Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

KEPEMIMPINAN USMAN BIN AFFAN Armyn Hasibuan
Hikmah Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v12i2.1046

Abstract

Usman bin Affan was chosen as the third khlaifah and was installed on 1 Muharram 24 H to coincide November 7 644 M. His leadership was quite proud of the first six years, because whatever programs and achievements the second caliph could he continue, maintain, and develop with renewal in other fields. The field of administration made during the time of Umar bin Khattab was continued and various expansions continued as well even by taking other areas as an addition and expansion. Armed forces in the field of maritime were created to be able to beat and conquer the Romans who wanted to regain control of Alexandria, Egypt, and the surrounding area. The success can be lost no longer remembered, due to slander and the crime of other people, both friends and opponents.Keyword: Leadership, Usman bin Affan, Nepotism.
THE EFFECT OF KNOWLEDGE ON VOTING INTEREST PRODUCTS PT. MANDIRI SHARIA BANK PADANGSIDIMPUAN rusdi -; armyn hasibuan; damri batubara
Journal Of Sharia Banking Vol 4, No 1 (2023): Journal Of Sharia Banking
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/jsb.v1i1.6328

Abstract

Banks As intermediary institutions have a very important role in driving the economy in Indonesia, so banks must be managed very carefully and need special supervision from the government. The bank's health assessment method continues to grow, there are two new bank health assessment methods namely CAMELS and RGEC. This study aims to compare the CAMELS and RGEC methods in assessing the soundness of PT. Bank Panin Dubai Syariah Tbk in 2014-2018. This research is quantitative research. The population of this study is the financial statements of PT. Bank Panin Dubai Syariah Tbk. The sample of this study is the financial statements of PT. Panin Bank Dubai Syariah Tbk 2014-2018. The analysis technique used is descriptive analysis using the CAMELS and RGEC methods. The results of this study note that the assessment of bank health by the CAMELS and RGEC methods has different results. The CAMELS method is more focused on achieving profit and growth, while the RGEC method focuses on a combination of self-assessment that emphasizes risk management, GCG implementation, and financial ratios that measure the condition of a bank. So that the RGEC Method becomes a more comprehensive bank health assessment solution
RELIGIOUS AND CULTURAL DEMARCATION: THE MYSTICISM DIMENSION IN THE PAJONJONG BAGAS TRADITION BY THE BATAK ANGKOLA MUSLIM COMMUNITY Hasibuan, Armyn; Miswari, Miswari; Nasution, Ismail Fahmi Arrauf
Islam Futura Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v24i2.19585

Abstract

Abstract This study aims to determine the mystical dimensions of the pajonjong bagas ceremony, a series of rituals in building a new house, as part of the culture of the Batak Angkola community. In this traditional ceremony, several rituals contain mystical elements, to influence the beliefs of Ahlu Sunnah wal Jama'ah. Based on the qualitative study, an ethnographic approach was employed, with data obtained through observation, interviews, and documentation of the entire pajonjong bagas ceremonial processes in the Batang Angkola sub-district, South Tapanuli. The results showed that the pajonjong bagas encompassed a high philosophical value and were highly beneficial for the community, specifically for those establishing new houses and still deeply rooted in local traditions or wisdom. However, several elements of the rituals were not explicitly studied or significant in the teachings of Islam. Various symbols were also used in the ceremony, such as coconut, sugarcane and palm sugar, chayote, and banana symbolizing usefulness, sweet speech actualization, continuity, and coolness. All these symbols were assembled and hung on the rabung bukkulan, a wooden structure used as a framework. This cultural accommodation was subsequently associated with local and Sufi mysticism.
Analisis Praktik Gadai Sawah di Desa Batang Onang Baru dalam Perspektif Islam Harahap, Almaida Syari; Hasibuan, Armyn; Nasution, Ja’far
PROFJES: Profetik Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/profjes.v2i2.10305

Abstract

Praktik gadai sawah yang berlaku pada masyarakat Desa Batang Onang Baru pihak penerima gadai (murtahin) menerima hasil pemanfaatan sawah serta mendapatkan keuntungan yang banyak dari uang yang dipinjamkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat di Desa Batang Onang Baru mengenai gadai dalam Islam serta mengetahui praktik gadai sawah yang dilakukan masyarakat di Desa Batang Onang Baru dalam perspektif Islam.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian yang diambil berjumlah 9 informan, sumber data yang digunakan ialah data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka, teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan ialah triangulasi sumber data, triangulasi teori dan triangulasi waktu, serta teknik analisa data yang digunakan ialah reduksi data, pengumpulan, penyajian dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti ini ialah sebagian besar masyarakat Desa Batang Onang Baru tidak memahami gadai dalam Islam dan praktik gadai sawah yang terdapat di Desa Batang Onang Baru terdapat dua jenis yaitu gadai biasa (mandondon biasa) dan gadai gantung (mandondon manggantung). Ditinjau dari perspektif Islam praktik gadai sawah di Desa Batang Onang Baru hukumnya tidak sah karena syarat yang berkaitan dengan sighat tidak terpenuhi, adanya pemanfaatan barang gadai dan unsur riba, ketidakjelasan waktu dan praktik gadai sawah tersebut termasuk kegiatan eksploitasi karena sangat menguntungkan penerima gadai dan merugikan pemberi gadai. Solusi yang adil terhadap praktik gadai sawah dapat dilakukannya akad ijarah, akad mukhabarah dan muzara’ah serta akad muḍarabah. Kata Kunci: Praktik, Gadai Sawah, Perspektif Islam.
STRATEGI PEMULIHAN EKONOMI MELALUI ETOS KERJA ISLAM PADA USAHA MUSLIM Jamila, Fitri; Hasibuan, Armyn; Batubara, Sarmiana
PROFJES: Profetik Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/profjes.v3i1.10757

Abstract

Penilitian ini di latar belakangi oleh, bagimana seseorang pengusaha dapat membuat strategi pemulihan ekonomi pada usaha yang kini sedang mengalami penurunan pendapatan dan etos kerja usaha yang tidak stabil dimana semangat bekerja dalam Islam berkaitan dengan nilai-nilai etos kerja Islam yaitu berusaha atau bekerja dengan didasarkan keikhlasan, bersikap jujur, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana strategi pemulihan ekonomi melalui etos kerja Islam pada usaha muslim di toko sobar mulana kabupaten padang lawas utara. Serta apa saja yang menjadi kendala toko sobar mulana dalam pemulihan ekonomi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan yang menghimpun data kualitatif, sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer maupun sumber data sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada pemilik toko sobar mulana, para karyawan toko sobar mulana, dan para konsumen/pembeli toko sobar mulana kabupaten padang lawas utara. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar strategi pemulihan ekonomi melalui etos kerja Islam pada usaha toko sobar mulana sudah tepat, dapat dilihat dari semangat dan kegigihan dalam bekerja terdapat strategi yang dilakukan yaitu strategi promo bundling produk (paket barang dengan harga diskon), mengadakan promo besar-besaran dan mensortir barang yang telah terjual serta barang yang telah kadaluarsa dilengkapi dengan penerapan prinsip etos kerja Islam diantaranya disiplin, memiliki komitmen, kemampuan mengatur waktu antara waktu bekerja dan ibadah, memiliki moralitas, menjaga kebersihan, memiliki pandangan masa depan adapun yang menjadi kendala usaha toko sobar mulana ditandai pada penerapan etos kerja Islam pada tingkat kejujuran yang terletak pada karyawan toko dapat menjadi faktor ketidak nyaman para konsumen namun hal ini tidak menjadi pengaruh besar bagi pemilik toko dikarenakan pemilik toko dapat mengganti karyawan baru sehingga usaha tetap berjalan dan berkembang
Determinan Keputusan Membayar Zakat Profesi di BAZNAS Kota Padangsidimpuan Siahaan, Sonya Mutiara Zahra; Hasibuan, Armyn; Batubara, Damri
Journal of Islamic Social Finance Management Vol 5, No 2 (2024): JULI - DESEMBER 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/jisfim.v5i2.12657

Abstract

Observasi yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Padangsidimpuan, terdapat beberapa masalah yang menyebabkan minimnya dana zakat yang terhimpun bila dibandingkan dengan jumlah Pegawai Negeri Sipil yang ada di Kota Padangsidimpuan diantaranya tingkat  kepercayaan, pengetahuan, maupun religiusitas terhadap keputusan membayar zakat profesi di BAZNAS Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan keputusan membayar zakat profesi di BAZNAS Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Probability sampling dengan jumlah sampel 97 orang  Pegawai Negeri Sipil. Metode analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan Sofware SmartPLS versi 4.0, dengan menggunakan pengujian Inner Model dan outer model. Hasil R-square menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan oleh persepsi kepercayaan, pengetahuan, dan religiusitas (tergolong cukup baik) berarti variabel keputusan membayar zakat (Y) dapat dijelaskan oleh variabel konstruk sebesar 49,5 persen terdapat dalam model penelitian ini dan sebesar  50,5 persen yang tidak ada dibahas dalam penelitian ini atau dipengaruhi oleh variabel lain. Kemudian hasil  f-square menunjukkan hasil nilai pada persepsi kepercayaan dengan nilai 0,031 (kecil), persepsi pengetahuan dengan nilai 0,117 (menengah), dan pada persepsi religiusitas (menengah) maka dapat dinyatakan penelitian ini tergolong lemah dan menengah dalam setiap model strukturalnya.
SUFISTIC APPROACH OF CHARACTER EDUCATION IN AN INDONESIAN ISLAMIC BOARDING SCHOOL Hasibuan, Armyn; Mumtaz, Nadhif Muhammad; Anwar, Khairul; Haq, Moh Mansur Abdul; Nurjaman, Andri
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 49, No 1 (2025)
Publisher : State Islamic University North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/miqot.v49i1.1332

Abstract

This article explores the role of Kiai leadership and management strategies in fostering character education at Islamic boarding schools, with a focus on the integration of Sufism as a spiritual approach to shaping students’ Islamic character (akhlak). Conducted at the At-Tamur Islamic Boarding School in Bandung, the study employs a qualitative method using interviews with the school’s director, a teacher, and alumni, alongside observations and documentation. Secondary data were drawn from scholarly articles, books, and other relevant literature. The findings reveal that the Kiai’s character education strategy is deeply rooted in Sufistic principles, emphasizing both hablu minallah (relationship with God) through weekly Friday night religious recitations, and hablu minannas (relationship with others) through active community service. The study contributes to the discourse on Islamic education by showcasing the practical application of Sufism in contemporary pesantren leadership.
Evaluasi peran Tim Kode Etik dalam mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap pelanggaran peraturan di Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Pulungan, Wafiq Azizah; Hasibuan, Armyn; Handayani, Ricka
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 7, No 1 (2025): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v7i1.16329

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh proses pengawasan kode etik di UIN Syahada Padangsidimpuan yang masih belum maksimal dalam mengawasi dan memonitoring peraturan yang berlaku oleh tim monitoring kode etik, salah satu peraturan yang ada di kampus dibidang kode etik berpakaian. Hal ini terlihat dari adanya mahasiswa yang kurang mengindahkan peraturan kode etik berpakaian. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer yang diperoleh dari anggota Tim Kode Etik, dan sumber data sekunder yang diperoleh dari mahasiswa/i di UIN Syahada Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengawasan yang dilakukan oleh tim kode etik kepada mahasiswa terhadap peraturan kode etik yang berlaku yaitu: Penetapan tim monitoring karakteristik dan kode etik mahasiswa, Tim melakukan razia kode etik di awal semester, Tim melakukan sosialisasi rutin pada masa PBAK, Tim melakukan monitoring dan sosialisasi di Asrama dan memberikan masa pembelaan terhadap mahasiswa pelanggar kode etik. Proses evaluasi yang dilakukan oleh tim kode etik terhadap hasil monitoring yang telah dijalankan yaitu: Memperbaiki penyesuaian jadwal dan tempat razia, Meningkatkan solidaritas tim dalam memonitoring kode etik, melakukan kerja sama dengan civitas akademik dan meningkatkan kembali program monitoring kode etik. Kegiatan Kode Etik tidak harus dibagian pengawasan saja tetapi proses evaluasi tim pun sangat berpengaruh untuk memberikan program yang lebih baik dalam memonitoring kode etik mahasiswa di UIN Syahada Padangsidimpuan
Formulasi Ma’Rifat Tasawuf Pada Terapi Gangguan Jiwa Pimpinan Porlet Pakpahan Aek Balakka Sipirok Tapanuli Selatan Hasibuan, Armyn; Fahmi, Ismail; Amin, Muhammad
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2024): AL-IRSYAD: JURNAL BIMBINGAN KONSELING ISLAM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/bki.v6i1.12349

Abstract

Gangguan jiwa meliputi depresi, stress, skizofrenia, gangguan bipolar merupakan masalah signifikan baik secara internasional, nasional dan regional. Data WHO lebih dari 264 juta jiwa manusia mengalami gangguan jiwa disebabkan berbagai faktor. Sejatinya di era modern ini sesuai perkembangan dan kemajuan obat dan pengobatan dapat di tekan ke nominal persen yang lebih kecil. Sepertinya pengobatan alternatif perlu di kembangkan lebih modern dan bergengsi jangan pengobatan tradisional dipandang kolot, tidak menominasi bahkan termarjinalkan, padahal  memiliki andil dan pengabdian yang luar biasa sampai menyembuhkan pasien dengan baik seperti di salah satu panti pengobatan tradisional pimpinan Porlet Pakpahan di daerah Sipirok Tapanuli Selatan Sumatera utara. Tulisan ini bertujuan menguak formulasi terapi gangguan jiwa dan menggambarkan fenomena terapi itu sebagai pengobatan alternative tradisional islam dengan pendekatan ma’rifah dalam tarekat tasawuf. Metode penulisan artikelnya kualitatif deskriptif dengan memakai analisis domain, taksonomi, komponensial. Adapun hasil temuan bahwa ternyata ma’rifah pada tarekat tasawuf merupakan kunci utama dalam terapi tradisional islam khususnya dalam setiap mendo’akan obat racikan berupa ramuan ramuan herbal yang dibuat oleh terapis. Kemudian forced labor (kerja paksa) dan minum ramuan obat secara tepat dan teratur merupakan bagian tak terpisahkan dari formulasi terapi gangguan jiwa di panti ini.
Pondok Persulukan dan Manajemen Perubahan Hasibuan, Armyn
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 5, No 2 (2023): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v5i2.10458

Abstract

AbstractThe purpose of this article is to provide an idea of renewal at the level of local wisdom in the Pondok  Persulukan in Tabagsel (South Tapanuli) so that in the practice of tasawuf tarekat using change management effectively and efficiently, not only relying on tradition and negating what has been passed down from generation to generation. Good management includes conceptual and action that can be tested as standard operating procedures (SOP). Tasawuf tarekat as part of Islamic teachings that are in the corridor of zany al-Dhilalah should be able to accept modernity such as the application of digital which greatly helps sheikhs, murshids, caliphs, founders, heads of foundations or other executors in storing data on tarekat students, the ins and outs of correspondence, let alone practicing the elements of management that should exist in the world of persulukan starting from designing, organizing, implementing, supervising to evaluating even though it is a non-formal educational institution. In the area of South Tapanuli (Tabagsel), almost all of the Tariqah shaykhs have not implemented a good managerial system in the Pondok Persulukan that they foster, seeming monotonous, static and not developing as expected, even though management in it is found in the arrangement of data and administration which is very important in the development of educational institutions in responding to contemporary life today. Allah Swt. also likes order, neatness and order that is beautifully arranged like an army in a prade line or like a neatly arranged and sturdy building. Many Quranic verses are related to management either explicitly or implicitly as found in Q.S.10:1 and 31, Q.S.13:2 and Q.S. 33: 5. Likewise, the hadith of the Prophet Saw. about leadership management that every leader will be held accountable which is interpreted broadly including how governance as an inseparable part of leadership and its work. Abstrak                Tujuan artikel ini memberikan ide pembaruan setingkat kearifan local pada pondok persulukan di Tabagsel  (Tapanuli Bagian Selatan) agar dalam praktik tasawuf tarekat memakai manajemen perubahan secara efektif dan efesien, tidak hanya mengandalkan tradisi dan memadakan apa yang ada secara turun temurun. Manajemen yang baik terdapatnya konseptual dan action yang dapat diuji coba sebagai standar operasional prosedur (SOP). Tasawuf tarekat sebagai bagian dari ajaran islam yang berada dalam koridor zany al-Dhilalah seharusnya dapat menerima modernitas seperti penerapan digital yang amat membantu syekh, mursyid, khalifah, pendiri, ketua yayasan atau pelaksana lainnya dalam menyimpan data data murid tarekat, seluk beluk persuratan apalagi memperaktekkan unsur unsur manajemen sudah selayaknya ada dalam dunia persulukan mulai perancangan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan sampai pengevaluasian meskipun sebagai lembaga pendidikan non formal. Di daerah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) hampir semua para syekh tarekat belum melaksanakan manajerial yang baik di pondok persulukan yang mereka asuh, terkesan monoton, statis dan tidak berkembang sesuai harapan, padahal manajemen di dalamnya ditemui penataan data data dan administrasi yang amat penting dalam perkembangan lembaga pendidikan dalam menyahuti kehidupan kontemporer dewasa ini. Allah Swt. juga senang kepada ketertiban, kerapian dan keteraturan yang tertata dengan indah bagaikan tentara dalam barisan prade atau bagaikan bangunan tersusun rapi dan kokoh. Banyak ayat alquran yang berkaitan manajemen baik secara eksplisit maupun implicit seperti terdapat pada Q.S.10/Yunus:31, Q.S.13/Arra’d:2 dan Q.S. 33 Al-Ahzab: 5. Demikian juga hadis Rasul Saw. tentang menanejemen kepemimpinan bahwa setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawabannya yang dimaknai secara luas termasuk di dalamnya bagaimana tata kelola sebagai bagian takterpisahkan dari kepemimpinan dan pekerjaannya itu