Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Emotional eating pada mahasiswa tingkat akhir : Bagaimana peran kecemasan dan regulasi emosi? Safira, Ayu; Ramadhani, Hetti Sari; Utami, Adnani Budi
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aimed to examine the relationship between anxiety and emotion regulation with emotional eating among final-year students. A quantitative correlational design was employed with a sample of 111 final-year students from one public and one private university in Surabaya, selected using purposive sampling, with the sample size determined through an a priori analysis using G*Power. The instruments used were the Anxiety Scale, the modified Emotion Regulation Questionnaire, and the modified Dutch Eating Behaviour Questionnaire. Data were analyzed using multiple linear regression. The results showed that anxiety and emotion regulation were simultaneously significantly associated with emotional eating (F = 28.868; R² = 0.348). Partially, anxiety was positively associated (t = 2.365; p = 0.010), whereas emotion regulation was negatively associated with emotional eating (t = −3.067; p = 0.003). These findings highlight the importance of anxiety management and strengthening emotion regulation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecemasan dan regulasi emosi dengan emotional eating pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan sampel 111 mahasiswa tingkat akhir dari satu universitas negeri dan satu universitas swasta di Surabaya yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel ditentukan melalui analisis a priori menggunakan program G*Power. Instrumen penelitian meliputi Skala Kecemasan, Emotion Regulation Questionnaire, dan Dutch Eating Behaviour Questionnaire yang telah dimodifikasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan dan regulasi emosi secara simultan berhubungan signifikan dengan emotional eating (F = 28,868; R² = 0,348). Secara parsial, kecemasan berhubungan positif dengan emotional eating (t = 2,365; p = 0,010) dan regulasi emosi berhubungan negatif dengan emotional eating (t = −3,067; p = 0,003). Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan kecemasan dan regulasi emosi.
Emotional eating pada remaja akhir di surabaya: Bagaimana peran self-control dan stres akademik ? Laili Aulia, Luthfi Alifatul; Santi, Dyan Evita; Utami, Adnani Budi
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Emotional eating is an eating behavior that often occurs as a response to psychological stress. In late adolescence, various academic demands and self-control are thought to play a role in the emergence of this behavior. This study aimed to determine the relationship between self-control and academic stress and emotional eating in late adolescents in Surabaya. This study used a quantitative correlational approach, with 138 late adolescent respondents in Surabaya. The sampling technique used was incidental sampling, with 138 late adolescent participants from various areas in Surabaya. The research instruments consisted of an emotional eating scale, a self-control scale, and an academic stress scale. Data analysis was performed using multiple linear regression analysis with the help of SPSS. The results of the study showed that there was a significant positive relationship between self-control and academic stress with emotional eating (F = 23.570; p < 0.05). These two variables together contribute 25.9% to the tendency towards emotional eating behavior, while the remainder is influenced by other factors. Abstrak Emotional eating merupakan perilaku makan yang sering muncul sebagai respons terhadap tekanan psikologis. Pada remaja akhir, berbagai tuntutan akademik dan kemampuan pengendalian diri diduga berperan dalam munculnya perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-control dan stress akademik dengan emotional eating pada remaja akhir di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan subjek penelitian sebanyak 138 responden remaja akhir di Surabaya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah incidental sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 138 remaja akhir dari berbagai daerah di Surabaya. Instrumen penelitian terdiri dari skala emotional eating, skala self-control, dan skala stres akademik. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self-control dan stres akademik dengan emotional eating (F = 23,570; p < 0,05). Kedua variabel tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 25,9% terhadap kecenderungan perilaku emotional eating, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.