Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

IMPLEMENTASI MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM KEGIATAN EKSTRAKULIKULER DI MADRASAH IBTIDA’IYAH MUHAMMADIYAH KOTA METRO Kuliyatun, Kuliyatun
Jurnal PTK dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2020): JANUARI - JUNI
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.699 KB) | DOI: 10.18592/ptk.v6i1.3777

Abstract

Penelitian mencoba fokus dalam  persoalan tentang cara mengaplikasikan Kecerdasan Ganda dalam kegiatan Ekstrakulikuler Madrasah Ibtida?iyah Muhammadiyah Kota Metro yang dimulai dengan proses input dan juga outputnya. Sebagai jawaban dari persoalan itu, maka kemudian dipilihlah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan pengumpulan datanya adalah tanya jawab, pengamatan dan pendokumentasian. Data yang didapat kemudian dianalisa menggunakan metode analisis domain, yaitu dengan memilih data sedemikian rupa hingga terlihat adanya persamaan khusus yang bisa dikategorikan dengan ciri khusus. Sehingga dapat menguji kevalidannya dengan cara triangulasi. Hasil dari penelitian menampilkan yaitu pada proses pemasukan data, pengaplikasian Kecerdasan ganda di dalam kegiatan Ekstrakulikuler ini cukup memiliki progres yang optimal karena ada alat khusus yang dapat digunakan dalam mengukur Kecerdasan ganda. Selanjutnya, di tahap proses, penerapan Kecerdasan ganda dalam kegiatan Ekstrakulikuler juga belum sepenuhnya optimal karena belum ada sebuah follow up khusus yang membahas mengenai Kecerdasan ganda untuk para guru Ekstrakulikuler. Terakhir, tahap keluaran, penerapan Kecerdasan ganda dalam kegiatan Ekstrakulikuler sedang mengupayakan maksimal karena belum mampu menilai secara absolut dan kompleks
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP PPAKMT IMADUL BILADTAHUN AJARAN 2020/2021 Isnaini, Fauziyah; Kuliyatun, Kuliyatun; Noormawanti, Noormawanti
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2020): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.739 KB) | DOI: 10.24127/profetik.v1i1.408

Abstract

Model pembelajaran Inside Outside Circle adalah model pembelajaran dengan sistem lingkaran kecil dan lingkaran besar dengan pembentukan kelompok besar dalam kelas yang terdiri dari kelompok lingkaran dalam dan kelompok lingkaran luar. Model pembelajaran ini memungkinkan siswa untuk saling berbagi informasi pada waktu yang bersamaan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi guru Pendidikan Agama Islam terhadap model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP PPAKMT Imadul Bilad, mengetahui aktivitas model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP PPAKMT Imadul Bilad dan mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam implementasi model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentaasi, mengggunakan teknik analisis data SWOT. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas pembelajaran (PAI) di SMP PPAKMT Imadul Bilad menerapkan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam aktivitas pembelajaran yang efektif dan menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan atau tidak membosankan proses pembelajaran saat berlangsung siswa lebih aktif. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Implementasi model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC)pada peserta didik, seorang guru harus memiliki kompetensi seperti pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC)memiliki faktor penghambat dan pendukung, faktor pendukung seperti sarana dan prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya adalah alokasi waktu pembelajaran (PAI) yang dianggap masih kurang oleh pendidik dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran (PAI).
STUDI KOMPARASI PESERTA DIDIK PROGRAM TAHFIDZ QUR`AN DAN REGULER DALAM HASIL BELAJAR AL-QUR`AN HADITS DI MTs PSA ISTIQOMAH ISLAMIYYAH TULANG BAWANG BARAT Aini, Naharin; Kuliyatun, Kuliyatun; Iswati, Iswati
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2020): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.577 KB) | DOI: 10.24127/profetik.v1i1.410

Abstract

Hasil belajar Al-Qur`an Hadits peserta didik dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil pembelajaran Al-Qur`an Hadits di MTs PSA Istiqomah Islamiyyah antara peserta didik program Program Tahfidz Qur`an Dan Reguler dan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Al-Qur`an Hadits antara peserta didik program Program Tahfidz Qur`an Dan Reguler. Jenis penelitian merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, interview dan observasi, dengan jumlah populasi 26 peserta didik yang terbagi dari 13 peserta didik program Tahfidz Qur`an dan 13 peserta didik program Reguler. Hasil Belajar Peserta Didik Program Tahfidz dapat disimpulkan bahwa nilai hasil belajar Al-Qur`an Hadits tergolong cukup. Sementara hasil belajar peserta didik program Reguler dapat disimpulkan bahwa nilai hasil belajar Al-Qur`an Hadits tergolong baik. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis uji T tes dengan hasil penelitian bahwa t hitung = 67,61 lebih besar dari t yang berada pada tabel baik pada taraf signifikansi 5% = 2,063 maupun 1% = 2,796. Dengan demikian pengujian hipotesis menunjukan bahwa ada prestasi belajar antara peserta didik Reguler dan Tahfidz Pada Mata Pelajaran Al-Qur`an Hadits.
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DALAM PERSPEKTIF BUYA HAMKA DAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG GURU DAN DOSEN NOMOR 14 TAHUN 2005 Rismawan, Arbi; Iswati, Iswati; Kuliyatun, Kuliyatun
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 1 (2023): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v4i1.5100

Abstract

Setiap guru mempunyai kepribadian dan latar belakang yang berbeda. Kepribadian yang sebenarnya adalah suatu yang abstrak, hanya dapat dilihat lewat penampilan, ucapan, tindakan, dan cara menjawab persoalan. Beberapa kasus yang telah terjadi dalam dunia pendidikan yakni, kurangnya kompetensi guru dalam beretika. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memotret kompetensi kepribadian guru dalam perspektif Buya Hamka dari buku pribadi hebat dan untuk memotret kompetensi kepribadian guru menurut UU RI No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kajian dengan pendekatan kualitatif dengan library research. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, teks dan wacana, dokumentasi. Penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi kepribadian guru perspektif Buya Hamka yaitu seorang guru harus percaya kepada diri sendiri, bijak dalam berbicara, kesehatan tubuh, tahu diri, berpandangan baik, bijaksana, berani, menimbang rasa, cerdik, dan daya tarik. Kompetensi kepribadian guru menurut UU RI No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yaitu kemampuan kepribadian yang disiplin, jujur dan adil, mantap, stabil, dewasa, arif dan penyabar, berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, memiliki rasa percaya diri dan berakhlak mulia. Dengan demikian, ada kesesuaian antara pendapat Buya Hamka dengan UU RI No.14 Tahun 2005. Sehingga kompetensi kepribadian menurut Buya Hamka bisa diaplikasikan oleh guru pada masa sekarang.
MINAT GENERASI MILENIAL DALAM MENGIKUTI KAJIAN KEISLAMAN DI MASJID DARUL LUKMAN DESA TAMBAH LUHUR PURBOLINGGO LAMPUNG TIMUR Alviana, Rendi; Kuliyatun, Kuliyatun; Widayat, Prabowo Adi
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 1 (2023): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v4i1.5103

Abstract

Perkembangan teknologi ibarat pisau bermata dua yang menyebabkan maraknya peristiwa bullying, kekerasan, pelecehan seksual, dan nilai-nilai negatif pada generasi milenial, dampak ini menjadi ciri khas kondisi saat ini. Posisi pendidikan agama kadang menempati posisi terakhir. Oleh karena itu masjid harus mempunyai kegiatan-kegiatan yang dapat menarik perhatian terutama para remaja. remaja perlu mendapatkan tempat dan perhatian dari berbagai elemen masyarakat salah satunya berasal dari pengurus masjid (ta’mir masjid) yaitu dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya remaja seperti belajar ilmu tauhid dan ilmu akhlak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dilihat dari masalah yang ada penelitian ini tergolong dalam penelitian studi kasus, dimana peneliti menganalisis mengenai permasalahan Minat Generasi Milenial dalam mengikuti Kajian Keislaman. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan oleh Risma Al Furqon dalam minat generasi milenial dalam mengikuti kajian keislaman di Masjid Darul Lukman Desa Tambah Luhur Purbolinggo masih minim, Hal ini di sebabkan Banyak dari remaja yang sedang menempuh studi sehingga tidak bisa membersamai, dalam kegiatan tersebut. Agar pemahaman tentang kesadaran generasi milenial dalam mengikuti kajian keislaman atau pemahaman mengenai keagamaan tidak hanya berupa teoritis namun perlu pendekatan dan keakraban oleh risma itu sendiri dalam mengajak generasi milenial ikut andil maka perlu ada beberapa upaya yang harus di lakukan oleh Komunitas Risma Al-Furqon Mencari pengisi materi yang tidak Monoton untuk mengisi kajian keislaman, Tema-tema kajian yang disukai generasi milenial, metode pendekatan yang intens, menjaga hubungan komunikasi agar tercipta nya hubungan yang baik.
Methods of Islamic Religious Education for Children with Special Needs in Muslim Families in Banjarmasin, Indonesia Hasanah, Mila; Afifah, Neela; Kuliyatun, Kuliyatun; Norliana, Norliana; Arba’iyah, Arba’iyah
Journal of ICSAR Vol 8, No 1 (2024): January
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um005v8i1p115

Abstract

Children with Special Needs have different problems from children in general. They need special attention because of their limitations. Parents should pay attention to methods of Islamic Religious Education for Children with Special Needs to support children's development. The research method used is field research with a multi-site-based qualitative approach. The subjects in this study were 5 Muslim families from 5 sub-districts in the city of Banjarmasin, who had children with special needs in the mild category and had applied various methods of Islamic religious education and were accepted at the Inclusion State Elementary School in the city of Banjarmasin. The results of this study indicate that the Islamic religious education methods applied to children with special needs in Muslim families in Banjarmasin City are exemplary methods, advice, habituation, motivation and attention, punishment, communication-oriented, task analysis, direct instruction methods, and Method Prompts
KONSEP GLOBALISASI & PERAN PENDIDIKAN SPIRITUAL: Sebuah Analisis Terhadap Posisi Pendidikan Islam di Tengah Absurditas Peradaban Global Kuliyatun, Kuliyatun
AL-IDZAAH: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 1 No. 01 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.875 KB) | DOI: 10.24127/al-idzaah.v1i01.133

Abstract

Globalisasi sebagai proses integrasi karakteristik lokal kepada arus global, yang sebagian besar dilakukan melalui teknologi komunikasi dan informasi. Secara historis, globalisasi bukanlah fenomena baru tapi perubahannya dapat diselidiki dalam hal skala, kecepatan dan kognisi. Dalam kerangka skala, hubungan ekonomi, politik dan sosial antara Negara telah menjadi lebih dari sebelumnya. Globalisasi telah mengalami semacam kompresi temporal dan spasial dalam hal kecepatan yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Dalam kerangka kognisi yang dianggap dunia sebagai ruang kecil di mana setiap fenomena dan peristiwa memiliki beberapa konsekuensi pada kehidupan ekonomi, sosial dan politik.
Understanding Hadith On Social Ethics Among Generation Z:: A Living Hadith Study Luhuringbudi, Teguh; Kuliyatun, Kuliyatun; Abdiguno, Panggih
Jurnal Man-anaa Vol. 2 No. 1 (2025): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v2i1.306

Abstract

This study focuses on the understanding of hadith on social ethics among generation Z, adopting a living hadith approach. The main objective of this study is to identify how the teachings of hadith are applied in daily social interactions, including on social media. The data collection method was carried out through a questionnaire distributed online, while data analysis used a combination of qualitative and quantitative approaches. Primary sources consisted of relevant hadiths that were used as references by respondents in developing morality. The results indicate that the majority of respondents recognise the significance of honesty and politeness, with 72.8% incorporating these principles into their social interactions.The study's novel contribution lies in its exploration of generation Z's distinctive integration of religious teachings with intricate social realities.The study's limitations include its restricted scope and reliance on quantitative data, necessitating further research to develop a more in-depth qualitative approach. The study opens up new opportunities in discussions about the application of religious ethics in a modern context, which can provide implications for moral education among adolescents.
Arabic as A Window in Perceiving The World: A Contextualizing The Sociology of Literature Luhuringbudi, Teguh; Liza, Fitri; Kuliyatun, Kuliyatun; Utami, Dewi Nita
TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences Volume 1, Issue 1 (2024)
Publisher : International Tatho Academics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70512/tatho.v1i1.8

Abstract

In an effort to avoid the negative effects of modern globalization on the existence of a scientific discipline, such as the science of Arabic, it is important to make Arabic contribute to presenting Arabic as a medium in photographing various social phenomena of modern society. This study presents a systematic literature review on the topic of 'Arabic Language as a Window in Viewing the World.' It is based on the primary source dissertation 'Literature and Nationalism: A Study of the Poems of Mahjar 'Alī Aḥmad Bākathīr' by Minatur Rokhim (2021). The purpose of this systematic literature review (SLR) is to reconstruct the theoretical and practical understanding of Arabic as a window for viewing the world. This will be achieved by analysing the substance and principles of the dissertation. This study concludes that incorporating environmental needs and interests, both locally and nationally, can position Arabic language knowledge as an asset in promoting global unification in a scientific, applied, and commercial manner.
Implementation And Implication Of The Arabic Curriculum at MAN 1 Metro Lampung Kuliyatun, Kuliyatun; Widayat, prabowo Adi; Rahim, Husni; Raya, Ahmad Thib
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5476

Abstract

This study aims to elucidate the implementation and implications of the Arabic language curriculum for students at Madrasah Aliyah Negeri 1 in Metro Lampung City. The study examines the application of the curriculum and the outcomes it yields for students. The study utilized a descriptive qualitative approach for research and collected data through interviews and analyzing MAN 1 Arabic curriculum documents in Metro City. The implementation of the Arabic language curriculum during the reform era, from KBK and KTSP to the 2013 Curriculum, has affected students' Arabic language proficiency. The findings indicate that the Arabic language curriculum's execution aligns with academic conventions and supports student learning. The study reveals that the implementation of the Arabic language curriculum runs smoothly in Madrasah Aliyah Negeri 1 Metro City. The teacher regularly evaluates students through questions on the categorization of Arabic words - isim, fi'il, and letters- and their associated divisions and characteristics. As part of this process, students must memorize and comprehend 200-300 vocabularies and engage in spoken communication in Arabic. The teacher serves as a facilitator and guide to aid students in learning the language. The new curriculum's implications for teaching and learning activities are relevant, although objective evaluations are required. Students can learn independently and think critically, enhancing their linguistic abilities. The field provides substantial opportunities for students to broaden their knowledge and understanding of the Arabic language.