Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Resiko Kecelakaan Kerja pada Pekerja Mekanik Alat Berat PT Bandang Rezeki Lestari Khadafi, Mhd Imam; Parlin, Winda; Suryani, Suryani; Fitriani, Iyang Maisi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.350

Abstract

Masalah kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di Indonesia masih sering di abaikan, hal ini dapat di lihat dari survey pendahuluan yang di lakukan pada bulan Maret di PT Bandang Rezeki Lestari (BRL), berdasarkan hasil survei pendahuluan dan wawancara yang dilakukan pada bulan Maret 2025, diperoleh data bahwa pada tahun 2024 terjadi sebanyak 19 kasus kecelakaan kerja di PT Bandang Rezeki Lestari. Sementara itu, pada periode Januari hingga Maret 2025, tercatat 4 kasus kecelakaan kerja yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Resiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Mekanik Alat Berat PT Bandang Rezeki Lestari (BRL). Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan mekanik alat berat PT Bandang Rezeki Lestari (BRL) yang berjumlah 43 responden (total sampling). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara APD dengan p-value (0,003) <0,05 dan sikap dengan nilai p-value (0,046) < 0,05 , sedangkan tidak ada hubungan antara masa kerja dengan P-value (0,981) > 0,05 dan pengetahuan dengan nilai P-value (1.000) > 0,05 dengan kecelakaan kerja pada pekerja mekanik alat berat PT Bandang Rezeki Lestari (BRL).
PELAKSANAAN INOVASI SEKOLAH HAMIL DAN CATIN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI TATANAN POSYANDU MAWAR KUALU Wahyuni, Islah; Kirana, Desi Nidya; Fitriani, Iyang Maisi; Salim, Anisa; Fadilah, Nurul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27201

Abstract

Abstrak: Percepatan penurunan AKI agar ibu mampu mengakses pelayanan ANC ibu hamil berkualitas, membantu persiapan persalinan minim komplikasi, kelahiran bayi yang sehat, dapat dilakukan dengan sekolah hamil yang ikut dihadiri oleh suami/keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan ibu hamil dan calon ibu ayah, kader, melalui pendampingan persiapan kehamilan, persalinan yang sehat dan lancar. Kegiatan ini dilakukan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dengan metode ceramah, diskusi, demontrasi. Mitra kegiatan ini adalah posyandu mawar mekarsari, pustu kualu yang berada diwilayah kerja puskesmas tambang melibatkan 20 ibu hamil, 15 calon pengantin, 64 kader posyandu diwilayah kualu. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner dan pemeriksaan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan Ibu hamil tentang persiapan kehamilan sehat setelah diberikan pendidikan kesehatan kategori baik 10 orang (58,8%), kadar HB sesudah pendampingan tablet Fe menunjukkan penurunan, terdapat 1 ibu anemia ringan (5,9%). Pengetahuan calon pengantin dan ibu promil tentang persiapan kehamilann mencegah stuting kategori baik 10 orang (66,7%), kadar HB sesudah pemberian Fe menunjukkan penurunan dimana terdapat 2 ibu mengalami anemia ringan (13,3%) serta pengetahuan 36 kader berkategori baik (56%).Abstracts: Accelerating the reduction of MMR so that mothers are able to access quality ANC services for pregnant women, helping preparation for labor with minimal complications, the birth of healthy babies, can be done with pregnant schools that are attended by husbands/families. Community service activities aim to increase the knowledge, skills of pregnant women and prospective mothers, cadres, through assistance in pregnancy preparation, healthy and smooth delivery. This activity is carried out socialization, training, and mentoring with lecture, discussion, and demonstration methods. The partners of this activity are posyandu mawar mekarsari, pustu kualu in the working area of puskesmas tambang involving 20 pregnant women, 15 prospective brides, 64 posyandu cadres in the kualu area. Evaluation was carried out by questionnaire and before after action examination. The results of the activity showed an increase in knowledge of pregnant women about healthy pregnancy preparation after being given health education in the good category of 10 people (58.8%), HB levels after Fe tablet assistance showed a decrease, there was 1 mild anemia mother (5.9%). The knowledge of prospective brides and promotive mothers about pregnancy preparation to prevent stuting was in the good category of 10 people (66.7%), HB levels after Fe administration showed a decrease where there were 2 mothers experiencing mild anemia (13.3%) and the knowledge of 36 cadres was in the good category (56%).