Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Rancang Ulang Prototipe AIS Mobile Dengan User Centered Design (UCD) Untuk Penggunaan Yang Lebih Optimal Mauludin, Bintang Fajar; Raharja, Muhammad Ridwan Ali; Rayhan, Muhammad Shaquille; Huda, Muhammad Qomarul; Nurmiati, Evy
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i1.53962

Abstract

Aplikasi Academic Information System (AIS) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta berfungsi sebagai sarana informasi mengenai jadwal perkuliahan, penilaian, pengambilan Kartu Rencana Studi dan berbagai informasi akademik lainnya. Pengguna AIS Mobile UIN Jakarta masih mengalami kesulitan dalam navigasi aplikasi, menemukan informasi yang dibutuhkan, atau bahkan merasa tidak puas dengan antarmuka pengguna yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang prototipe aplikasi AIS Mobile UIN Jakarta dengan menggunakan metode User Centered Design (UCD) yang fokus pada pengguna. Tahapan UCD yang dipilih meliputi analisis konteks penggunaan, definisi kebutuhan pengguna, desain awal prototipe, dan pengujian kegunaan yang melibatkan pengguna aktual. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap penelitian, yaitu dengan melakukan studi literatur, identifikasi pengguna, analisis kebutuhan pengguna, desain solusi, dan evaluasi desain. Berdasarkan hasil penelitian Aplikasi AIS Mobile UIN Jakarta masih memiliki hal-hal yang perlu diperbaiki dengan rancang ulang prototype yang lebih meningkatkan kepuasan pengguna. Penulis telah merancang ulang tampilan aplikasi AIS Mobile UIN Jakarta berdasarkan umpan balik yang diberikan beberapa koresponden sebagai pengguna. Prototipe yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi pengguna aplikasi AIS UIN Jakarta.
Evaluating Social Technology Utilization on Employee Performance Using Positivism Paradigm Huda, Muhammad Qomarul; Irawan, Romi; Kumaladewi, Nia; Koondhar, M. Yaqoob
Applied Information System and Management (AISM) Vol. 5 No. 2 (2022): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aism.v5i2.22978

Abstract

Employees who are performing are assets in an organization to improve effectiveness and efficiency of work. The use of Social Technology has experienced a significant increase in the context of the company to help employee performance. This study proposes a model of employee performance measurement in terms of the use of Social Technology. The method used is a quantitative method with an extended Social Technology model. This model has seven variables: collaboration, communication, frequency of access, resource sharing, usefulness as independent, employee performance as dependent and social technology use which is the mediator. In its testing using PLS-SEM data analysis technique with SmartPLS 3.0. The test results show that there are six hypotheses tested, with five hypotheses accepted or influential and one hypothesis not accepted. Five accepted hypotheses prove that collaboration, communication, resource sharing, and usefulness have a significant effect on the use of Social Technology use and the use of Social Technology use which has a significant relationship to employee performance.
Analisis Validitas dan Reliabilitas Sosial Budaya dan Organisasi terhadap Adopsi E-Commerce UMKM Tangerang Selatan Huda, Muhammad Qomarul; Kusumaningtyas, Rinda Hesti; Aini, Qurrotul; Hidayah, Nur Aeni; Yulian, Icha
Applied Information System and Management (AISM) Vol. 6 No. 1 (2023): Applied Information System and Management (AISM)
Publisher : Depart. of Information Systems, FST, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aism.v6i1.25198

Abstract

Tingginya perkembangan teknologi informasi, sejalan dengan tingginya terobosan yang dapat dilakukan bagi masyarakat. E-commerce menjadi salah satu contoh teknologi yang sudah berkembang dan banyak membantu masyarakat hingga saat ini. Pelaku UMKM banyak yang sudah beralih menggunakan e-commerce sebagai media penjualan namun dalam penerapannya masih memiliki hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hambatan sosial budaya dan organisasi bagi pelaku UMKM Tangerang Selatan dengan menggunakan framework hambatan adopsi e commerce Zaied. Berdasarkan hasil uji validitas untuk keseluruhan item yang diajukan menunjukkan hasil yang valid. Kemudian hasil uji reliabilitas untuk mengetahui konsistensi jawaban dari responden mendapatkan nilai 0,830 dengan kata lain memiliki nilai yang reliabel. Penelitian ini memberikan hasil bahwa adanya hambatan pada nilai, keyakinan, pelaku UMKM dalam menerapkan e-commerce dengan angka sebesar 58% pada sosial & budaya. Hambatan lainnya pada organisasi mengenai kurangnya dukungan manajemen dan memilki keterbatasan akses informasi dengan angka sebesar 63% dalam menerapkan e-commerce sebagai media penjualan.
Analisis Modul ERP Inventory dalam Mendukung Efektivitas Supply Chain Management: Metode SLR Muhammad Qomarul Huda; Andika Putramadani; Marsha Eriana Chalidi; Afkayla Nasywa Nurkhalisa; Nuryasin Nuryasin
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i4.9403

Abstract

Abstrak - Penelitian ini menganalisis peran krusial modul ERP Inventaris dalam meningkatkan efektivitas Supply Chain Management (SCM) menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Latar belakang penelitian ini adalah kompleksitas rantai pasok global dan kebutuhan mendesak akan efisiensi operasional. Tujuannya adalah untuk memahami kontribusi modul ERP Inventaris terhadap akurasi data, efisiensi operasional, dan responsivitas SCM, mengidentifikasi tantangan implementasi, serta memproyeksikan tren teknologi masa depan. Metode penelitian melibatkan identifikasi 200 catatan dari berbagai basis data, penyaringan, dan penilaian kualitas studi, menghasilkan 25 studi yang relevan untuk sintesis. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi modul ERP Inventaris dengan sistem SCM lainnya sangat penting untuk meningkatkan visibilitas dan efisiensi. Keunggulan kompetitif dicapai melalui kelincahan, ketahanan, efisiensi, dan visibilitas. Faktor organisasional seperti dukungan manajemen puncak dan manajemen perubahan berperan krusial dalam keberhasilan. Tren masa depan mengarah pada SCM otonom yang didukung IoT, AI/ML, komputasi awan, blockchain, dan RPA. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modul ERP Inventaris secara fundamental mentransformasi SCM menuju operasi yang lebih efisien dan tangguh.Kata Kunci: ERP Inventaris; Supply Chain Management; Systematic Literature Review; Efisiensi Rantai Pasok; Transformasi Digital; Abstract - This research analyzes the crucial role of ERP Inventory modules in enhancing Supply Chain Management (SCM) effectiveness using a Systematic Literature Review (SLR) approach. The study is motivated by the increasing complexity of global supply chains and the pressing need for operational efficiency. Its aim is to comprehend the contributions of ERP Inventory modules to data accuracy, operational efficiency, and SCM responsiveness, identify implementation challenges, and project future technological trends. The methodology involved identifying 200 records from various databases, screening, and quality assessment, resulting in 25 relevant studies for synthesis. Findings indicate that integrating ERP Inventory modules with other SCM systems is essential for improving visibility and efficiency. Competitive advantages are achieved through agility, resilience, efficiency, and visibility. Organizational factors like top management support and change management play a crucial role in success. Future trends point towards autonomous SCM powered by IoT, AI/ML, cloud computing, blockchain, and RPA. This study concludes that ERP Inventory modules fundamentally transform SCM towards more efficient and resilient operations.Keywords: ERP Inventory; Supply Chain Management; Systematic Literature Review; Supply Chain Efficiency; Digital Transformation;
Analisis Kepercayaan Pelanggan E-Commerce Berdasarkan Persepsi Pembeli Ramadhany, Emha Diambang; Huda, Muhammad Qomarul; Mahendra, I Dewa Made Yuda
Jurnal Simki Economic Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v6i2.374

Abstract

E-commerce is a medium of online trading that will help the efficiency and productivity of buying and selling for business owners and consumers. Less physical presences both parties raised doubts on consumers to transact online. Therefore, trust is a key factor in transactions. Therefore, the trust in e-commerce needs to be addressed. An analysis is done by examine what factors can improve the Indonesian's trust in e-commerce. The research model is adapted from the selected previous research models which consisted of six hypotheses The study sampling method was purposive sampling technique. 102 main samples is obtained to be analyzed. Hypothesis test results stated that the website quality / application has a significant effect on customer trust. This means that factor that makes increase trust for online transactions is a good quality website of an online store. The quality of a good website including quality of information, ease of use, the actuality of the product, and the service quality on the website.
Pemanfaatan TOGAF untuk Transformasi Digital yang CyberResilience dan Sustainable: Systematic Literature Review Alkadrie, Syarifah Aflia; Amelia, Silva; Santoso, Danar Budi; Huda, Muhammad Qomarul
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v5i2.12952

Abstract

Transformasi digital telah menjadi agenda strategis bagi organisasi dalam menghadapi kompleksitas teknologi, persaingan global, dan meningkatnya ekspektasi pengguna. Namun, proses ini tidak lepas dari tantangan seperti fragmentasi sistem, kebutuhan interoperabilitas, keterbatasan sumber daya, serta risiko serangan siber. Penelitian ini bertujuan meninjau peran TOGAF (The Open Group Architecture Framework) dalam mendukung transformasi digital yang berorientasi pada cyber-resilience dan sustainability melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan metode PRISMA. Sebanyak 23 artikel terpilih dianalisis menggunakan pendekatan bibliometric untuk memetakan tren penelitian serta hubungan antar konsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa TOGAF telah digunakan di berbagai sektor, seperti perbankan, pendidikan, pemerintahan, telekomunikasi, hingga manufaktur, dengan kontribusi utama pada peningkatan efisiensi operasional, integrasi keamanan siber, dan penguatan keberlanjutan digital. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi tantangan implementasi, termasuk keterbatasan sumber daya, kompleksitas integrasi, serta kebutuhan akan regulasi yang adaptif. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik arsitektur perusahaan yang tidak hanya selaras dengan tujuan bisnis, tetapi juga mendukung keamanan siber dan keberlanjutan jangka panjang.
PROCESS MODELLING OF K-POP CONCERT TICKETING USING BPMN: A CASE STUDY Putri, Amanda Rahmadani; Anggraini, Umi Dwi; Baihaqi, Adrian; Huda, Muhammad Qomarul
Ekono Insentif Vol 19 No 2 (2025): Ekono Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jei.v19i2.2106

Abstract

Abstract The Korean Wave (Hallyu) has positioned K-Pop concerts as major cultural events in Indonesia, generating economic impacts but also exposing persistent ticketing challenges. Issues such as limited supply, technical failures, lack of transparency, and fraudulent resales often lead to fan dissatisfaction. This study applies Business Process Model and Notation (BPMN) within a qualitative case study to examine and improve the ticketing workflow. Data were obtained from documentation, observation, literature review, and limited fan interviews. The current “as-is” model revealed inefficiencies including unclear digital queues, system errors, failed payments, and opaque quota distribution. A redesigned “to-be” model introduces improvements such as real-time quota visibility, One ID One Ticket enforcement, third-party purchase restrictions, and identity-based wristbands. Findings show that BPMN provides clarity of roles among stakeholders while enhancing transparency, fairness, and trust. This research demonstrates the value of process modeling for creating more reliable ticketing systems in cultural industries. Abstrak Gelombang Korea (Hallyu) menjadikan konser K-Pop sebagai peristiwa budaya besar di Indonesia yang tidak hanya berdampak ekonomi tetapi juga memunculkan berbagai kendala dalam sistem tiket. Permasalahan seperti keterbatasan kuota, kegagalan teknis, kurangnya transparansi, dan praktik penjualan ulang ilegal sering menimbulkan ketidakpuasan penggemar. Penelitian ini menerapkan Business Process Model and Notation (BPMN) dalam studi kasus kualitatif untuk menganalisis sekaligus merancang perbaikan alur kerja tiket. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, kajian literatur, serta wawancara terbatas dengan penggemar. Analisis proses “as-is” mengungkap ketidakefisienan berupa antrian digital yang tidak jelas, kesalahan sistem, pembayaran gagal, dan distribusi kuota yang tidak transparan. Model “to-be” yang dirancang mencakup visibilitas kuota secara real-time, penerapan aturan One ID One Ticket, larangan pembelian pihak ketiga, serta distribusi gelang berbasis identitas. Hasil menunjukkan BPMN memperjelas peran pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan transparansi, keadilan, dan kepercayaan konsumen. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemodelan proses dalam menciptakan sistem tiket yang lebih andal di industri budaya.