Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Optimalisasi Peralatan Keselamatan Melaut bagi Perahu Nelayan Keputih Timur: Pelatihan dan Pendampingan: Pengabdian Mudiyanto; Djamaludin Malik; Kuncowati; Teguh Wiyono; Dedy Kristiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1955

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan melaut nelayan tradisional di Kampung Nelayan Keputih Timur, Gang Pompa Air, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan peralatan keselamatan kapal kecil. Permasalahan utama yang dihadapi nelayan setempat adalah rendahnya pemahaman dan penggunaan alat keselamatan standar seperti pelampung, alat isyarat darurat, dan APAR. Kegiatan dilaksanakan selama 3 bulan dengan pendekatan partisipatif berbasis pelatihan, simulasi, dan evaluasi langsung di lapangan. Sebanyak 35 nelayan mengikuti pelatihan, dan dilakukan survei pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman keselamatan sebesar 67,4%, dari rata-rata nilai pre-test 42,6 menjadi post-test 71,3. Setelah pelatihan, 91% peserta menyatakan siap menggunakan alat keselamatan sesuai prosedur, dan 77% telah melengkapi perahunya dengan minimal satu alat keselamatan baru yang disarankan. Pendampingan teknis dilakukan selama 4 minggu dengan kunjungan langsung ke 22 perahu nelayan, yang menghasilkan 18 perahu (81,8%) telah memenuhi standar minimal keselamatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan pendampingan berbasis komunitas mampu mendorong kesadaran dan tindakan nyata nelayan terhadap pentingnya keselamatan melaut. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model replikasi di daerah pesisir lainnya dengan karakteristik serupa.
ANALISIS PENGARUH HUMAN FAKTOR TERHADAP KESELAMATAN PELAYARAN DI KAPAL PENUMPANG PERUSAHAAN SURABAYA Malik, Djamaludin; Mudiyanto; Widodo, Wisnoe
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.457

Abstract

Kecelakaan tidak disebabkan oleh kegagalan atau kesalahan tunggal, tetapi diakibatkan oleh serangkaian kesalahan. Kesalahan manusia dapat digambarkan sebagai kesalahan pengambilan keputusan, tindakan yang tidak dilakukan dengan benar. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menguji pengaruh human factor terhadap keselamatan pelayaran. Manusia mempunyai kemampuan dan keterbatasan tertentu. Kinerja manusia dipengaruhi oleh pengetahuan dan ketrampilan. Ada banyak faktor manusia yang mempengaruhi keselamatan dalam domain ini seperti yang kelelahan, kesadaran situasi, komunikasi, serta stress. Pendekatan kuantitatif dalam penelitian ini adalah dengan menguji teori dengan cara mengukur variabel-variabel dalam penelitian ini secara numerik dan menganalisis data menggunakan prosedur statistik. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data dengan teknik non-probability sampling pada Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan 120 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Metode statistik inferensial yang digunakan dalam analisis data penelitian adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa human factor berpengaruh signifikan terhadap keselamatan pelayaran. Artinya adalah Faktor ketrampilan awak kapal di kapal penumpang sebagai kompetensi wajib yang dimiliki untuk bernavigasi di laut lepas maupun di alur pelayaran. Keselamatan pelayaran juga dipengaruhi oleh komunikasi. Komunikasi sangat penting, baik komunikasi dengan pihak pelabuhan/agen, maupun komunikasi dengan perusahaan, terlebih penting komunikasi antar kapal untuk menghindari bahaya tubrukan
Efforts of MV. Vantage Crew in Preparation for PSC Inspection by USCG at Port Everglades Miami, USA Kesuma, Oktaprianto Setya; Malik, Djamaludin; Anggraeny, Elva Febriana
JURNAL APLIKASI PELAYARAN DAN KEPELABUHANAN Vol 16 No 1 (2025): bulan September
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/japk.v8i1.161

Abstract

This study examines the readiness of the crew aboard MV Vantage in preparing for Port State Control (PSC) inspections conducted by the United States Coast Guard (USCG) at Port Everglades, Miami, USA, with a focus on the maintenance and operation of safety equipment. Using a qualitative approach with a descriptive method, data was collected through interviews, direct observation during safety drills, and document analysis, which was then processed using thematic analysis. The findings indicate that crew readiness is highly dependent on effective supervision of training and a deep understanding of safety equipment operational procedures, with challenges such as limited training time and a lack of discipline among crew members. This study highlights the need for synergy between safety equipment maintenance and human factors to enhance maritime safety and provides recommendations for improving ship safety standards.
Evaluasi Ketersediaan Tugboat terhadap Tingkat Keselamatan Manuver Tambat di Pelabuhan Westport Malaysia Saiang, Heni Yolanda; Malik, Djamaludin; Anggraeny, Elva Febriana
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): (September) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i1.659

Abstract

Pelabuhan berfungsi sebagai simpul utama dalam sistem transportasi laut yang mendukung kelancaran logistik dan pergerakan kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketersediaan kapal tunda terhadap keselamatan penambatan kapal di Pelabuhan Westport, Malaysia sebuah pelabuhan dengan aktivitas pelayaran tinggi namun keterbatasan armada kapal tunda. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara ketersediaan kapal tunda, volume pergerakan kapal, dan tingkat keselamatan penambatan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung serta kuesioner kepada 45 responden yang terdiri dari nahkoda, mualim satu, dan masinis kapal tunda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan kapal tunda berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keselamatan penambatan, sedangkan volume pergerakan kapal tidak signifikan secara individual namun memiliki kontribusi saat diuji secara simultan bersama variabel lain. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan armada kapal tunda secara proporsional terhadap intensitas trafik pelabuhan. Studi ini diharapkan dapat memberikan dasar empiris bagi perumusan kebijakan keselamatan dan efisiensi operasional di pelabuhan, terutama di pelabuhan-pelabuhan besar dengan kompleksitas lalu lintas yang tinggi seperti Westport.
The Effect of Service Quality, Trust, and Corporate Image on Passenger Satisfaction of the Bawean Island Ferry Operated under the Port Authority and Harbormaster Office (KSOP) Class II Gresik Malik, Djamaludin; Purwiyanto, Ddik; Wiedodo, Wisnu
Maritime Park: Journal of Maritime Technology and Society Volume 5, Issue 1, 2026
Publisher : Department of Ocean Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/mp.vi.46644

Abstract

This study aims to analyze the influence of service quality, trust, and corporate image on customer satisfaction of the Bawean Island ferry service managed by the Port Authority and Harbormaster Office (KSOP) Class II Gresik. Using a quantitative approach with survey methods, primary data was obtained from 100 respondents of KM Express Bahari 3F and KM Express Bahari 6F passengers. The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that service quality and corporate image significantly affect customer satisfaction, while trust does not have a significant effect. Corporate image is the most dominant variable. Simultaneously, the three variables significantly affect customer satisfaction with an Adjusted R² of 0.742. This means that 74.2% of the variation in customer satisfaction can be explained by service quality, trust, and corporate image. The findings imply that service quality and a strong corporate image are essential for enhancing customer satisfaction, while trust needs to be strengthened through transparent communication and consistent operational reliability.
SOSIALISASI PROSEDUR KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM PENGOPERASIAN PESAWAT ANGKAT DI SMK KAL 2 SURABAYA : SOCIALIZATION OF SAFETY AND HEALTH PROCEDURES IN THE OPERATION OF LIFTING EQUIPMENT AT SMK KAL 2 SURABAYA Prawirosastro, Kuncowati; Malik, Djamaludin; Sugiarti, Dwi Lucky; Saiang, Heni Yolanda; Dwireswati, Eka Rahayu; Pramawati, Dyah Ayu; Pradana, Yongki Setya; Adi Setya, Rangga Surya; Yasmine, Olivia melanie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir VOLUME 4 NOMOR 2
Publisher : Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/jpmp.v4i2.154

Abstract

SMK KAL 2 Surabaya is a maritime-based vocational high school that prepares skilled human resources in the shipping sector. Graduates of SMK KAL 2 are directed to work on commercial ships, especially those that operate lift aircraft as part of loading and unloading activities, but the level of students' understanding of K3 procedures, especially in the context of shipping and the operation of lift aircraft, is still low. The purpose of this community service is to hold socialization of K3 procedures for the operation of lift aircraft on ships that are expected by graduates of SMK KAL 2 so that students understand and have awareness of the importance of K3 procedures in the operation of lift aircraft on ships, can identify work risks independently, and comply with safety procedures when working on ships, Community service activities in the form of socialization of Occupational Safety and Health (K3) procedures in the operation of lift aircraft at SMK KAL 2 Surabaya have been successfully carried out with a very good level of achievement. The main target of the activity, which is to increase the understanding and awareness of students and shipping teachers on the importance of implementing K3 procedures, was achieved significantly, as evidenced by the results of the pre-test and post-test, which showed an increase in the average score of the participants.
SOSIALISASI PROSEDUR KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM PENGOPERASIAN PESAWAT ANGKAT DI SMK KAL 2 SURABAYA : SOCIALIZATION OF SAFETY AND HEALTH PROCEDURES IN THE OPERATION OF LIFTING EQUIPMENT AT SMK KAL 2 SURABAYA Prawirosastro, Kuncowati; Malik, Djamaludin; Sugiarti, Dwi Lucky; Saiang, Heni Yolanda; Dwireswati, Eka Rahayu; Pramawati, Dyah Ayu; Pradana, Yongki Setya; Adi Setya, Rangga Surya; Yasmine, Olivia melanie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir VOLUME 4 NOMOR 2
Publisher : Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/jpmp.v4i2.154

Abstract

SMK KAL 2 Surabaya is a maritime-based vocational high school that prepares skilled human resources in the shipping sector. Graduates of SMK KAL 2 are directed to work on commercial ships, especially those that operate lift aircraft as part of loading and unloading activities, but the level of students' understanding of K3 procedures, especially in the context of shipping and the operation of lift aircraft, is still low. The purpose of this community service is to hold socialization of K3 procedures for the operation of lift aircraft on ships that are expected by graduates of SMK KAL 2 so that students understand and have awareness of the importance of K3 procedures in the operation of lift aircraft on ships, can identify work risks independently, and comply with safety procedures when working on ships, Community service activities in the form of socialization of Occupational Safety and Health (K3) procedures in the operation of lift aircraft at SMK KAL 2 Surabaya have been successfully carried out with a very good level of achievement. The main target of the activity, which is to increase the understanding and awareness of students and shipping teachers on the importance of implementing K3 procedures, was achieved significantly, as evidenced by the results of the pre-test and post-test, which showed an increase in the average score of the participants.
Implementasi Digitalisasi Navigasi Berbasis Smart Coastal Village 4.0 dalam Meningkatkan Keselamatan Pelayaran dan Literasi Digital Nelayan Pesisir: Pengabdian Mudiyanto; Djamaludin Malik; Bambang Ispribandono; Kuncowati; Teguh Wiyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7578

Abstract

Keselamatan dan keamanan pelayaran merupakan aspek penting dalam aktivitas penangkapan ikan, namun masih banyak nelayan tradisional yang memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai penggunaan alat keselamatan, identifikasi risiko pelayaran, dan prosedur tanggap darurat di laut. Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan pelayaran yang dapat mengakibatkan kerugian jiwa maupun materi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan melalui edukasi, simulasi, dan pendampingan mengenai keselamatan dan keamanan pelayaran. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tanjungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, dengan melibatkan 40 orang nelayan sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi penggunaan alat keselamatan (life jacket, lifebuoy, APAR, dan alat komunikasi), simulasi prosedur keadaan darurat, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 menjadi 86,9, atau mengalami peningkatan sebesar 48,8%. Persentase peserta yang memiliki kategori pengetahuan baik meningkat dari 27,5% menjadi 87,5%, sedangkan keterampilan penggunaan alat keselamatan meningkat dari 35,0% menjadi 90,0%. Selain itu, 95,0% peserta menyatakan mampu menerapkan prosedur keselamatan dasar sebelum melaut, dan 92,5% peserta menyatakan puas terhadap materi serta metode pelatihan yang diberikan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang dipadukan dengan simulasi dan pendampingan efektif dalam meningkatkan kompetensi nelayan terhadap aspek keselamatan dan keamanan pelayaran. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk budaya keselamatan (safety culture) di kalangan nelayan sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan pelayaran dan mendukung aktivitas penangkapan ikan yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.