Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Baterai untuk Mengurangi Beban Puncak dan Meningkatkan Penyerapan Energi Regenerative Braking pada Kereta Api Hari Maghfiroh
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 22 No. 1 (2020): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v22i1.1601

Abstract

Semakin meningkatnya kebutuhan transportasi dan meningkatnya pemanasan global akibat polusi, maka sistem transportasi massal merupakan alternative utama. Kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang paling effisien dari segi energi dibandingkan moda transportasi lain. Kereta api listrik merupakan kereta yang ramah lingkuangan. Akan tetapi, kereta ini memerlukan energi listrik yang besar. Salah satu cara untuk mengurangi konsumsi energi kereta listrik adalah dengan regenerative braking. Listrik hasil regenerative braking kurang dapat termanfaatkan dan kebanyakan dibuang di brake resistor. Energy Storage System (ESS) dapat dipakai untuk menyimpan energi hasil regenerative braking. ESS dapat diletakkan disamping lintas (track-side) maupun pada sarana kereta api (on-board). ESS on-board (ESS-OB) memiliki efisiensi dan manajemen energi yang lebih mudah. Baterai dipilih menjadi ESS-OB karena marupakan salah satu jenis ESS yang lebih unggul dibanding tipe lain yaitu flywheel dan super-capacitor. Pengujian simulasi dilakukan dengan memodelkan substasiun, kereta api, ESS-OB, dan brake resistor. Pada pengujian kereta berjalan diantara dua substasiun dan berhenti di tiga stasiun kereta api. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan baterai sebagai ESS-OB di kereta mampu menyerap energi hasil regenerative braking dengan baik dan mampu mengurangi beban puncak hingga 2,11 %. Penghematan energi akan lebih banyak jika diterapkan pada beberapa unit kereta dan frekuensi perjalanan yang lebih tinggi. Penambahan baterai ini juga meningkatkan massa kereta hingga 0,07%.
Co-Authors Abdel-Nasser Sharkawy Abu Saleh Musa Miah Afrizal Mayub Agus Ramelan Agus Ramelan Agus Ramelan Agus Ramelan Agus Ramelan Ahmad Jaelani Sidik Alfian Ma’arif Angelo Marcelo Tusset Anif Jamaluddin Anisa Ulya Darajat Anrico Gideon Alfano Aqsha Al Madani Kurniawan Arif Wibowo Arthur Joshua Titus Atinkut Molla Augustinus Sujono Augustinus Sujono Augustinus Sujono Augustinus Sujono Augustinus Sujono Augustinus Sujono Augustinus Sujono Aulia Vici Yunitasari Azis Ubaidilah Berlian Shanaza Andiany Chico Hermanu B.A. Daru Kusumastuti Dimas Dwika Saputra Dodi Saputra Fahmizal Fahmizal Fahmizal Fahmizal Fahmizal Fahmizal Fahmizal Fahmizal Feri Adriyanto Fifin Nugroho Furizal Furizal Gibran Nabil Sentana Harsito, Catur Henry Probo Santoso Henry Probo Santoso Henry Probo Santoso Heriansyah Hidayat Nur Isnianto Inayati Inayati Innes Danarastri Irwan Iftadi Iswanto Suwarno Joko Slamet Saputro Joko Slamet Saputro Joko Slamet Saputro Lora Khaula Amifia M. Iqbal Zidny Mariusz Jabłoński Matthew Sebastian Pratikno Maulana Afif Miftahul Anwar Moch. Iskandar Riansyah Mohammad Farhan Ferdous Mohammad Hakim Adhiguna Mufti Reza Aulia Putra Muhammad Ahmad Baballe Muhammad Arrofiq Muhammad Dhafier Mu'afa Muhammad Fiqih Al Faishal Muhammad Hamka Ibrahim Muhammad Hamka Ibrahim Muhammad Hamka Ibrahim Muhammad Hammam Al-Choiri Muhammad Nizam Muhammad Raflie Pangestu Muhammad Renaldy Darmawan Muhammad Renaldy Darmawan Muhammad Rizal Sahiddin Muhammad Rizqi Subeno Musyaffa' Ahmad Musyaffa’ Ahmad Musyaffa’ Ahmad Phichitphon Chotikunnan Pinto Anugrah Piotr Borkowski Priyo Herlambang Priyova Muhammad Rafief R Lulus Lambang GH Rahmadhia, Safinta Nurinda Ramadhan Prihananto Rania Majdoubi Rebbeka Siswandina Sari Refansyah Basu Dewa Ricky Aston Susetyo Subuh Pramono Supriyanto Praptodiyono Supriyanto Praptodiyono Supriyanto Praptodiyono Supriyanto Praptodiyono swadexi istiqphara Taufik Widyastama URI ARTA RAMADHANI Vernanda Sitorini Zul Hizmi Warindi Warindi Yulian Lingga Permana Zainal Arifin