Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA DAN KETERAMPILAN BERNYANYI BAHASA INGGRIS BAGI MUDA MUDI GEREJA HKBP MARTUBUNG: Improving Language Ability And English Singing Skills For Youth Of Hkbp Martubung Church Rony Arahta Sembiring; Kamaluddin Galingging; Jubilezer Sihite; Dewi Sartika Sitompul; Sari Febriyanti Situmorang; Yoan Novri Yanti Japardi
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v2i4.120

Abstract

The ability to speak English in today's digital era has become a must for everyone to be able to survive in global competition. For this reason, the team from the Faculty of Languages and Arts, University of HKBP Nommensen Medan, provided training to the young people of the HKBP Martubung church to develop their English language skills and their application in singing techniques. In this training, the method used is interactive question-and-answer discussions and lectures to increase the motivation and participation of participants in each activity. Based on the results of the learning evaluation obtained by the Language and Arts Faculty team, there was a good change and an increase from the first month of training to the end of this activity. All participants were very enthusiastic about showing their ability to sing in English, although there were still some children who seemed reluctant to show their abilities in singing. Given the limited time available, it is hoped that the intensity of training like this can be carried out regularly so that the motivation and desire to learn among young people can continue to be developed in order to gain better skills.
ANALISIS UNSUR MUSIK JAZZ DAN RAP PADA MUSIK ENIGMA KARYA INTHESKY BAND Christian Nainggolan; Simangunsong Simangunsong; Kamaluddin Galingging
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20888

Abstract

Skripsi ini membahas tentang Analisis Unsur Musik Jazz dan Rap Pada Musik Enigma Karya Inthesky Band. Penulis menggunakan metode penelitian partisipatif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah bahwa musik Enigma memiliki unsur-unsur musik jazz dan rap. Unsur musik jazz terdapat empat elemen, yaitu blue note, improvisasi, sinkopasi, dan shufle note. Pada unsur rap yang ditemui pada musik Enigma, yaitu punchline. Lirik Enigma termasuk kedalam permainan kata-kata metafora. Pada ritme musik Enigma ditemui ada swing jazz dan suffle note yang memperjelas unsur jazz dan rap di dalamnya. Harapan penulis lewat skripsi ini dapat lebih memahami unsur-unsur musik jazz dan rap yang terkandung didalamnya. Karena itu dapat membantu luasnya pengetauan kita tentang genre musik yang ada di dunia.
IDENTIFIKASI DAN SOLUSI PERMASALAHAN INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN DI DESA PARIKSABUNGAN Simanjuntak, Hendrik L.; Galingging, Kamaluddin; Sidabutar, Regina Halmin Br; Zai, Berkat Syukur
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3556

Abstract

Kegiatan pengabdian di Universitas HKBP Nommensen Medan memiliki manfaat yang signifikan bagi berbagai pihak terkait. Bagi mahasiswa, program ini menjadi kesempatan untuk memperdalam pengetahuan dan kemampuan interdisipliner, meningkatkan pemahaman tentang kontribusi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam pembangunan, serta mengenali kesulitan yang dihadapi masyarakat. Selain itu, melalui praktik langsung di lapangan, mahasiswa juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir, penalaran, serta kemampuan pemecahan masalah secara pragmatis. Bagi masyarakat dan pemerintah daerah/mitra, pengabdian memberikan bantuan pemikiran dan tenaga dalam merencanakan dan melaksanakan pengembangan serta pemberdayaan masyarakat setempat. Hal ini juga meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari serta mendapatkan ide dan pembaharuan yang diperlukan dalam pemberdayaan wilayah setempat. Selain itu, masyarakat dapat memperoleh bantuan dalam menyelesaikan berbagai masalah, seperti dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
Komposisi Musik Alam Menyapa sebagai Media Terapi Pasien Narkoba di Yayasan Mutiara Abadi Binjai (MAB) Sumatera Utara Galingging, Kamaluddin; Batubara, Junita; Marbun, Tulus; Marbun, Juliaster
Resital: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 24, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/resital.v24i2.7864

Abstract

The objective of this research is to provide an alternative treatment for people affected by drugs at Mutiara Abadi Binjai Foundation (MAB). Currently, music therapy has been promoted as one of the treatments for various patient conditions. This treatment can be conducted through auditory system in which the audio is then connected to the nerves of the brain. These nerves have relationship with the emotional behavior system. The composition of the instrumental music of Alam Menyapa was used by the author as a therapeutic media for drug patients at Mutiara Abadi Binjai Foundation. The choice of the composition of the instrumental music of Alam Menyapa was based on the strains of the music which are more calming since it combines natural sounds and musical instruments in the form of digital music. The author applied mixed method or both qualitative and quantitative. In this research, the author implemented passive music therapy as it is an easy and highly effective therapy. The patients were instructed to sit down, then listened to the instrumental music through BmT (Music Box Therapy). The results of this research show that patients who take part in music therapy of Alam Menyapa feel they can decrease their stress levels while staying in rehabilitation at Mutiara Abadi Binjai Foundation (MAB). Moreover, they are also able to increase their self-esteem to return for living in society when they release.Terapi musik adalah sebagai salah satu alternatif sistem pengobatan bagi orang-orang yang terdampak narkoba di Yayasan Mutiara Abadi Binjai (MAB). Saat ini sedang mulai digalakkan terapi musik dapat menjadi salah satu pengobatan dengan berbagai kondisi pasien. Perlakuan ini bisa dilakukan dengan cara melalui sistem pendengaran. Melalui pendengaran yang kemudian dihubungkaitkan dengan saraf otak dimana memiliki hubungan dengan sistem perilaku emosional. Karya komposisi musik instrumental Alam Menyapa digunakan sebagai alat pengobatan terapi kepada pasien narkoba di Yayasan Mutiara Abadi Binjai. Pemilihan komposisi musik instrumental Alam Menyapa ini berdasarkan alunan musiknya lebih bersifat menenangkan dengan adanya penggabungan suara-suara alam dan instrumen musik digital. Metode penelitian yang yang digunakan adalah metode penelitian campuran yaitu kualitatif dan kuantitatif Pemilihan terapi musik secara pasif merupakan terapi yang lebih mudah dilakukan dan sangat efektif, dimana pasien duduk, kemudian mendengarkan musik isntrumental melalui Box musik Terapi (BmT). Hasil dari penelitian ini adalah pasien-pasien yang mengikuti terapi musik Alam Menyapa merasakan dapat menurunkan tingkat stress mereka selama dalam rehabilitasi di Yayasan Mutiara Abadi Binjai (MAB) dan memiliki kepercayaan diri untuk kembali melakukan kehidupan ditengah-tengah masyarakat.
Pemanfaatan Terapi Musik sebagai Pengobatan Alternatif Korban Penyalahgunaaan Narkoba di Panti Rehabilitasi Mutiara Abadi Binjai Junita Batubara; Juliaster Marbun; Hendro T.G Samosir; Kamaluddin Galingging
PANGGUNG Vol 31 No 4 (2021): Implementasi Revitalisasi Identitas Seni Tradisi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v31i4.1788

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu pasien yang sedang menjalani rehabilitasi yang sebelumnya menggunakan narkoba sebagai salah satu pengobatan. Terapi musik menjadi terapi yang universal dan bisa diterima oleh semua orang karena kita tidak membutuhkan kerja otak yang berat untuk menginterpretasi alunan musik. Terapi musik sangat mudah diterima organ pendengaran kita dan kemudian melalui saraf pendengaran disalurkan kebagian otak yaitu sistem limbic yang mempunyai hubungan dalam perilaku emosional. Pada penelitian ini, terapi musik yang dilakukan adalah terapi musik pasif, alasan pemilihan terapi musik pasif karena terapi musik menjadi lebuh murah, mudah, dan efektif. Pasien tinggal mendengarkan dan menghayati suatu alunan musik tertentu yang disesuaikan dengan masalahnya, di mana terapi musik tersebut dapat mengurangi rasa sakit, membuat fisik dan pikiran menjadi lebih rileks serta manfaat lain disesuaikan dengan muatan isi musiknya. Hal terpenting dalam terapi musik pasif adalah pemilihan jenis musik harus tepat dengan kebutuhan pasien. Hasil penelitan menunjukkan bahwa mendengar musik bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu pasien yang sedang rehabilitasi bisa pulih sehingga para pasien ini bisa beraktivitas dan memiliki percaya diri untuk kembali melakukan kegiatannya dan dapat diterima masyarakat seperti biasanya.Kata kunci: musik, terapi, narkoba, rehabilitasi
Perbahasan Musikal dan Lingual dalam Penerjemahan Andung Tonggo Raja: Ditinjau dari Melodi dan Kountur Jubilezer Sihite; Junita Batubara; Arsen Nahum Pasaribu; Kamaluddin Galingging
PANGGUNG Vol 32 No 2 (2022): Ragam Fenomena Budaya dan Konsep Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v32i2.2055

Abstract

Tulisan ini membahas hasil terjemahan, struktur melodi dan kontur nyanyian Andung pada video Tonggo Raja. Permasalahan dalam tulisan ini bahwa para pendengar tidak selalu memahami struktur makna, melodi, dan kontur lirik Andung. Adapaun metode yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif. Untuk permasalahan ini digunakan teori Ilzamudin Ma’mur (2004) dan Malm (1997). Tulisan ini menghasilkan kesimpulan di antaranya Andung memiliki melodi repetitive, interatif, reverting, stropic dan progressif, serta memiliki kontur ascending, descending, pendulous, terraced dan static. Andung tidak dipelajari, tetapi timbul dari perasaan penutur. Andung dapat dinyanyikan oleh orang tertentu, waktu dan tempat tertentu. Andung dinyanyikan pada saat sedih, susah, senang sesuai dengan situasi emosional yang melakukannya. Dalam hal ini doa yang disampaikan dalam bentuk Andung yang terdapat dalam video merupakan representasi dari harapan tentang baik atau buruknya perasaan atau situasi yang dihadapi oleh seorang raja yang melihat kondisi lingkungan sekitar.Kata Kunci : andung, melodi, kontur, tonggo raja
KAJIAN STRUKTUR DAN BENTUK MUSIK PIANO “HUNGARIAN RHAPSODY NO. 2” BY FRANS LISZT DIMAINKAN OLEH YANNI TAN Kamaluddin Galingging; Ance Juliet Panggabean; Junita Batubara; Chris Riveldi Wesley Purba
PANGGUNG Vol 32 No 4 (2022): Keragaman Budaya, Kajian Seni, dan Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v32i4.2299

Abstract

Penelitian ini berjudul Kajian Struktur dan Bentuk Musik Piano “Hungarian Rhapsodyno. 2” by Frans Liszt Dimainkan Oleh Yanni Tan. Metode dasar yang akan diterapkan di dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Selain itu metode pendekatan yang dilakukan metode kepustakaan sehingga ditemukan dan dihasilkan Kajian Struktur dan Bentuk Musik Piano “Hungarian Rhapsodyno. 2” by Frans Liszt Dimainkan Oleh Yanni Tan.. Melalui Kajian Struktur dan Bentuk Musik Piano “Hungarian Rhapsodyno. 2” by Frans Liszt Dimainkan Oleh Yanni Tan. yang terkenal dengan ciri khas musik rhapsodynya, mengenai bentuk dan pola strukturnya serta bagian-bagian yang terdapat dalam konstruksi musiknya, bagian awal, bagian kelanjutan, bagian komplikasi dan bagian resolusi. Selain elemen kesesuaian musiknya dengan narasi , Musik Piano “Hungarian Rhapsody no 2” By Frans Lisz. yang cemerlang dalam masanya. Dengan penggunaan tingkat akor (progressi harmoni) dan permainan solois serta tempo menjadikan Rhapsody ini lebih cemerlang pada masanya. Kata Kunci: Rhapsody, Composition Structure, Piano Music, Franz Liszt
MUSIC STRUCTURE ANALYSIS OF THE SONG SUNO LOWALANGI ARRANGEMENT BY BRIAN HAREFA Galingging, Kamaluddin; Waruwu, Happy Majesty; Saragih, Ronald H; Simangunsong, Emmi; Situmorang, Yulia Ruth
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol. 17 No. 1 (2025): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v17i1.65315

Abstract

This research aims to discuss the structure of the musical arrangement of the song "Suno Lowalangi" by Brian Harefa. Suno Lowalangi means Praise the Lord, which is one of the songs in the ZinunÖ Book (songs of praise), BNKP No. 69, and is used in BNKP congregational worship using a single organ accompaniment, tempo 99-104 (moderato). Suno Lowalangi, meaning "praise God," is a song whose melody is adopted from the song "From the Islands and Continents" with translation into the Nias language (li niha). In 2013, Brian Harefa, an artist from Nias, composed the song "Suno Lowalangi" into a jazz music concept accompanied by piano, bass guitar, and drums. The musical arrangement of the song "Suno Lowalangi" by Brian Harefa makes the song a contemporary musical work that comes from the musical concept as in the Zinuno Book. This research was carried out using descriptive-analytical qualitative research methods through a transcription analysis study approach, namely an activity of changing sound (audio) signals into notational form, which is then analyzed using theories of musical structure analysis. The song "Suno Lowalangi" is one of the song titles in the Zinunö Book (hymns) used in congregational worship at the Banua Niha Keriso Protestant (BNKP) church. This song is recorded in the Zinunő Book No. 069, which is included in the theme fa'atumbu yesu (the birth of Jesus Christ), so this song is generally sung in almost every Christmas celebration service. "Suno Lowalangi," which means "praise the Lord," is a translation of the song "From the Island and the Continent," which is also a Christmas-themed song. Suno Lowalangi adopts some of the lyrics and melody that are exactly the same as the song "From the Island and the Continent," only the lyrics are translated into the Nias language (li niha). The process of translating the lyrics into the Nias language was carried out so that it could be easily accepted by the Nias people as the majority of the BNKP church congregation members. The song Suno Lowalangi has been adopted into the Zinunö Book since 2014. The song "Suno Lowalangi" has a diatonic scale and is sung with a tempo of 94-104 (moderato) with a single organ accompaniment. In 2013, Brian Harefa gave a new color to the musicality of the song "Suno Lowalangi" in a form that was slightly different from the presentation of the song at the BNKP congregation's worship. The use of improvisation and syncopation in the chords and melody made the song "Suno Lowalangi" come out of its musical concept as a hymn in church worship, becoming a jazz genre song with a more modern musical concept. Some of the instruments used to accompany the song are piano, bass, and drums.
Komposisi Musik ˜Sampaniara™ Karya Amir Pasaribu Dalam Perspektif Musik Modern Indonesia: Unsur Pentatonik dan Elemen Harmoni Tonal Panggabean, Ance Juliet; Hirza, Herna; Simangunsong, Emmi; Batubara, Junita; Galingging, Kamaluddin
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (December)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v11i2.39256

Abstract

Komposisi Musik  ˜Sampaniara™ Karya Amir Pasaribu Dalam Perspektif Musik Modern Indonesia: Dengan Unsur Pentatonik Dan Elemen Harmoni Tonal metode dasar menggunakan metode deskriptif  kualitatif.  Selain itu, metode pendekatan yang dilakukan dengan metode kepustakaan. Komposisi musik Sampaniara teridentifikasi sebagai sebuah komposisi musik modern, karena dari segi bentuk free form dengan pola A A B C B dan Coda,  serta unsur pentatonik yang mirip laras pelog sebagai dasar tangganadanya. Dasar harmoni, yang diharmonisir dengan elemen-elemen harmoni tonal barat terkandung didalamnya. Komposisi Sampaniara diciptakan oleh seorang komponis Indonesia yang terkenal Amir Pasaribu dengan ciri khas musik pianonya, Dengan penggunaan tingkat akor (progressi harmoni) dan permainan solois menjadikan komposisi  ini sebagai salah satu komposisi musik modern Indonesia lebih  unik dan menarik pada masanya.
Komunikasi Musikal dalam Konteks Upacara Adat Kematian pada Masyarakat Batak Toba Simangunsong, Emmi; Saragih, Ronald Heriko; Galingging, Kamaluddin; Waruwu, Happy Majesty; Siburian, Jeri
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 14 No. 1 (2025): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v14i1.65598

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi musikal dalam konteks upacara adat kematian pada masyarakat Batak Toba melaui interaksi yang terjadi antara music gondang, tortor (tarian adat) dan unsur-unsur dalihan na tolu. Penelitian ini menggunakan  metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukandengan observasi, wawancara, danstudi pustaka dengan teknik keabsahan data yaitu trianguasi data untuk menelaah, mengeksplorasi dan mengolah pustaka yang terkait dengankomunikasi musikal, dalihan na tolu, musik gondang dan tortor.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa musik gondang, tortor dan adat dalihan na tolu sangat erat hubungannya dalam pelaksanaan upacara adat kematian pada masyarakat Batak Toba yang memperlihatkan adanya pesan komunikasi musikal  non verbal tetapi dapat dipahami di antara unsur-unsur dalihan na tolu yaitu hula-hula, dongan tubu dan boru. Gerakan tortor,   tempo dan melodi musik gondang yang dimainkan pargonsi (pemain musik gondang) berfungsi sebagai komunikator dalam mewujudkan komunikasi musikal non verbal antara unsur-unsur dalihan na tolu, khususnya antara hula-hula dan boru.