Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Panggung

Pemanfaatan Terapi Musik sebagai Pengobatan Alternatif Korban Penyalahgunaaan Narkoba di Panti Rehabilitasi Mutiara Abadi Binjai Junita Batubara; Juliaster Marbun; Hendro T.G Samosir; Kamaluddin Galingging
PANGGUNG Vol 31, No 4 (2021): Implementasi Revitalisasi Identitas Seni Tradisi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.359 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v31i4.1788

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu pasien yang sedang menjalani rehabilitasi yang sebelumnya menggunakan narkoba sebagai salah satu pengobatan. Terapi musik menjadi terapi yang universal dan bisa diterima oleh semua orang karena kita tidak membutuhkan kerja otak yang berat untuk menginterpretasi alunan musik. Terapi musik sangat mudah diterima organ pendengaran kita dan kemudian melalui saraf pendengaran disalurkan kebagian otak yaitu sistem limbic yang mempunyai hubungan dalam perilaku emosional. Pada penelitian ini, terapi musik yang dilakukan adalah terapi musik pasif, alasan pemilihan terapi musik pasif karena terapi musik menjadi lebuh murah, mudah, dan efektif. Pasien tinggal mendengarkan dan menghayati suatu alunan musik tertentu yang disesuaikan dengan masalahnya, di mana terapi musik tersebut dapat mengurangi rasa sakit, membuat fisik dan pikiran menjadi lebih rileks serta manfaat lain disesuaikan dengan muatan isi musiknya. Hal terpenting dalam terapi musik pasif adalah pemilihan jenis musik harus tepat dengan kebutuhan pasien. Hasil penelitan menunjukkan bahwa mendengar musik bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu pasien yang sedang rehabilitasi bisa pulih sehingga para pasien ini bisa beraktivitas dan memiliki percaya diri untuk kembali melakukan kegiatannya dan dapat diterima masyarakat seperti biasanya.Kata kunci: musik, terapi, narkoba, rehabilitasi
Perbahasan Musikal dan Lingual dalam Penerjemahan Andung Tonggo Raja: Ditinjau dari Melodi dan Kountur Jubilezer Sihite; Junita Batubara; Arsen Nahum Pasaribu; Kamaluddin Galingging
PANGGUNG Vol 32, No 2 (2022): Ragam Fenomena Budaya dan Konsep Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.53 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v32i2.2055

Abstract

Tulisan ini membahas hasil terjemahan, struktur melodi dan kontur nyanyian Andung pada video Tonggo Raja. Permasalahan dalam tulisan ini bahwa para pendengar tidak selalu memahami struktur makna, melodi, dan kontur lirik Andung. Adapaun metode yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif. Untuk permasalahan ini digunakan teori Ilzamudin Ma’mur (2004) dan Malm (1997). Tulisan ini menghasilkan kesimpulan di antaranya Andung memiliki melodi repetitive, interatif, reverting, stropic dan progressif, serta memiliki kontur ascending, descending, pendulous, terraced dan static. Andung tidak dipelajari, tetapi timbul dari perasaan penutur. Andung dapat dinyanyikan oleh orang tertentu, waktu dan tempat tertentu. Andung dinyanyikan pada saat sedih, susah, senang sesuai dengan situasi emosional yang melakukannya. Dalam hal ini doa yang disampaikan dalam bentuk Andung yang terdapat dalam video merupakan representasi dari harapan tentang baik atau buruknya perasaan atau situasi yang dihadapi oleh seorang raja yang melihat kondisi lingkungan sekitar.Kata Kunci : andung, melodi, kontur, tonggo raja
KAJIAN STRUKTUR DAN BENTUK MUSIK PIANO “HUNGARIAN RHAPSODY NO. 2” BY FRANS LISZT DIMAINKAN OLEH YANNI TAN Kamaluddin Galingging; Ance Juliet Panggabean; Junita Batubara; Chris Riveldi Wesley Purba
PANGGUNG Vol 32, No 4 (2022): Keragaman Budaya, Kajian Seni, dan Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.956 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v32i4.2299

Abstract

Penelitian ini berjudul Kajian Struktur dan Bentuk Musik Piano “Hungarian Rhapsodyno. 2” by Frans Liszt Dimainkan Oleh Yanni Tan. Metode dasar yang akan diterapkan di dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Selain itu metode pendekatan yang dilakukan metode kepustakaan sehingga ditemukan dan dihasilkan Kajian Struktur dan Bentuk Musik Piano “Hungarian Rhapsodyno. 2” by Frans Liszt Dimainkan Oleh Yanni Tan.. Melalui Kajian Struktur dan Bentuk Musik Piano “Hungarian Rhapsodyno. 2” by Frans Liszt Dimainkan Oleh Yanni Tan. yang terkenal dengan ciri khas musik rhapsodynya, mengenai bentuk dan pola strukturnya serta bagian-bagian yang terdapat dalam konstruksi musiknya, bagian awal, bagian kelanjutan, bagian komplikasi dan bagian resolusi. Selain elemen kesesuaian musiknya dengan narasi , Musik Piano “Hungarian Rhapsody no 2” By Frans Lisz. yang cemerlang dalam masanya. Dengan penggunaan tingkat akor (progressi harmoni) dan permainan solois serta tempo menjadikan Rhapsody ini lebih cemerlang pada masanya. Kata Kunci: Rhapsody, Composition Structure, Piano Music, Franz Liszt
Pemanfaatan Terapi Musik sebagai Pengobatan Alternatif Korban Penyalahgunaaan Narkoba di Panti Rehabilitasi Mutiara Abadi Binjai Batubara, Junita; Marbun, Juliaster; Samosir, Hendro T.G; Galingging, Kamaluddin
PANGGUNG Vol 31 No 4 (2021): Implementasi Revitalisasi Identitas Seni Tradisi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v31i4.1788

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu pasien yang sedang menjalani rehabilitasi yang sebelumnya menggunakan narkoba sebagai salah satu pengobatan. Terapi musik menjadi terapi yang universal dan bisa diterima oleh semua orang karena kita tidak membutuhkan kerja otak yang berat untuk menginterpretasi alunan musik. Terapi musik sangat mudah diterima organ pendengaran kita dan kemudian melalui saraf pendengaran disalurkan kebagian otak yaitu sistem limbic yang mempunyai hubungan dalam perilaku emosional. Pada penelitian ini, terapi musik yang dilakukan adalah terapi musik pasif, alasan pemilihan terapi musik pasif karena terapi musik menjadi lebuh murah, mudah, dan efektif. Pasien tinggal mendengarkan dan menghayati suatu alunan musik tertentu yang disesuaikan dengan masalahnya, di mana terapi musik tersebut dapat mengurangi rasa sakit, membuat fisik dan pikiran menjadi lebih rileks serta manfaat lain disesuaikan dengan muatan isi musiknya. Hal terpenting dalam terapi musik pasif adalah pemilihan jenis musik harus tepat dengan kebutuhan pasien. Hasil penelitan menunjukkan bahwa mendengar musik bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu pasien yang sedang rehabilitasi bisa pulih sehingga para pasien ini bisa beraktivitas dan memiliki percaya diri untuk kembali melakukan kegiatannya dan dapat diterima masyarakat seperti biasanya.Kata kunci: musik, terapi, narkoba, rehabilitasi
KAJIAN STRUKTUR DAN BENTUK MUSIK PIANO “HUNGARIAN RHAPSODY NO. 2” BY FRANS LISZT DIMAINKAN OLEH YANNI TAN Galingging, Kamaluddin; Panggabean, Ance Juliet; Batubara, Junita; Purba, Chris Riveldi Wesley
PANGGUNG Vol 32 No 4 (2022): Keragaman Budaya, Kajian Seni, dan Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v32i4.2299

Abstract

Penelitian ini berjudul Kajian Struktur dan Bentuk Musik Piano “Hungarian Rhapsodyno. 2” by Frans Liszt Dimainkan Oleh Yanni Tan. Metode dasar yang akan diterapkan di dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Selain itu metode pendekatan yang dilakukan metode kepustakaan sehingga ditemukan dan dihasilkan Kajian Struktur dan Bentuk Musik Piano “Hungarian Rhapsodyno. 2” by Frans Liszt Dimainkan Oleh Yanni Tan.. Melalui Kajian Struktur dan Bentuk Musik Piano “Hungarian Rhapsodyno. 2” by Frans Liszt Dimainkan Oleh Yanni Tan. yang terkenal dengan ciri khas musik rhapsodynya, mengenai bentuk dan pola strukturnya serta bagian-bagian yang terdapat dalam konstruksi musiknya, bagian awal, bagian kelanjutan, bagian komplikasi dan bagian resolusi. Selain elemen kesesuaian musiknya dengan narasi , Musik Piano “Hungarian Rhapsody no 2” By Frans Lisz. yang cemerlang dalam masanya. Dengan penggunaan tingkat akor (progressi harmoni) dan permainan solois serta tempo menjadikan Rhapsody ini lebih cemerlang pada masanya. Kata Kunci: Rhapsody, Composition Structure, Piano Music, Franz Liszt
Terapi Musik pada Perawat untuk Menurunkan Tingkat Stres di Rumah Sakit Advent Medan Galingging, Kamaluddin; Batubara, Junita; Waruwu, Happy Majesty; Colleen, Colleen; Saragih, Ronald Heriko; Sihombing, Jenni Ria
PANGGUNG Vol 34 No 1 (2024): Artistik dan Estetik pada Rupa, Tari, dan Musik
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v34i1.3221

Abstract

Penelitian ini mengulas salah satu alternatif metode untuk menurunkan tingkat stres pada perawat di Rumah Sakit Advent dengan melihat efektivitas dan memberikan solusi alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan perawat, baik di lingkungan kerja maupun di dalam keluarga. Selain itu, dapat memberikan rekomendasi bagi pihak rumah sakit dan manajemen perawat dalam mengimplementasikan terapi musik sebagai salah satu metode pengurangan stres pada perawat. Didasarkan pada pemahaman di atas bahwa profesi perawat adalah pekerjaan yang penuh tekanan, tuntutan fisik, emosional, dan mental yang tinggi. Rumah Sakit Advent sebagai lingkungan kerja yang sibuk dan sering kali menghadapi situasi darurat, di mana dapat menimbulkan tingkat stres yang tinggi pada para perawat. Stres yang tinggi pada perawat dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mereka, seperti kualitas tidur yang buruk, peningkatan kelelahan, penurunan kualitas pekerjaan, dan peningkatan risiko masalah kesehatan fisik dan mental. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test terhadap perawat. Hal ini dilakukan dengan tujuan dapat mendeteksi tingkat stres perawat sebelum perlakuan terapi musik dan sesudah perlakuan terapi musik. Terapi musik dianggap sebagai salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi stres. Musik memiliki efek psikofisiologis yang dapat meredakan ketegangan, menurunkan tingkat kecemasan, mengurangi tekanan darah, serta meningkatkan suasana hati dan kualitas tidur. Namun, belum banyak penelitian yang mengeksplorasi efektivitas terapi musik khususnya pada perawat di Rumah Sakit Advent. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BmT mampu menurunkan tingkat stres perawat dari kategori moderate stres menjadi relax. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan performa kinerja perawat di Rumah Sakit Advent Medan. Kata Kunci: BmT, Musik Terapi, Perawat, Stres, Rumah Sakit Advent