Perkembangan industri kedai kopi di Indonesia mengalami peningkatan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan gaya hidup, peningkatan daya beli masyarakat, dan kebutuhan akan ruang sosial yang nyaman mendorong tumbuhnya berbagai kedai kopi dengan konsep yang unik. Salah satunya adalah Kedai Kopi Darkst yang berada di Kota Medan, mengusung konsep gelap sebagai identitas utama. Meskipun memiliki lokasi yang tidak terlalu besar, kedai ini tetap ramai dikunjungi sejak pertama kali berdiri pada tahun 2020. Fenomena ini menjadi dasar dalam penelitian ini, di mana peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Kedai Kopi Darkst mampu menarik dan mempertahankan minat konsumen. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana strategi komunikasi pemasaran pada Kedai Kopi Darkst di Kota Medan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan berdasarkan empat elemen dalam bauran pemasaran (4P): Produk (Product), Harga (Price), Tempat (Place), dan Promosi (Promotion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Kopi Darkst menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang efektif, di antaranya adalah penyediaan beragam varian minuman kopi dan non-kopi, penetapan harga yang kompetitif dan terjangkau, penyediaan suasana tempat yang nyaman dan tematik sesuai dengan konsep gelap yang diusung, serta promosi aktif melalui media sosial, khususnya Instagram. Selain itu, kedai ini juga melakukan kolaborasi dengan brand lain untuk memperluas jangkauan pasar. Strategi-strategi ini membuktikan bahwa komunikasi pemasaran yang tepat dapat membangun citra merek yang kuat dan meningkatkan loyalitas konsumen, sehingga Darkst mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan industri kedai kopi yang kompetitif.