Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Improving Mathematical Ability and Skill Using Microsoft Excel in SMP Kristen Kefamenanu Simarmata, Justin Eduardo; Mone, Ferdinandus; Bete, Hendrika; Naimnule, Maria; Bone, Dominifridus; Chrisinta, Debora
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v8i2.11283

Abstract

Microsoft excel is application that used as a learning aid in schools. The use of microsoft excel has been very commonly used in education activity. Microsoft excel is very useful to help learning process for students and educators. Microsoft excel has been known as a spreadsheet worksheet application program that is very helpful in data processing and reporting activities. It is equipped with calculation and graph creation features in the form of a number processor with various formulations to process data automatically including basic calculations, data management and data creation. SMP Kristen Kefamenanu had many students in the school that are still who do not understand and skilled in using computers. The lack of use of computers in learning materials except for Learning Information Technology and Computers (ICT) which is generally used as an extracurricular subject. The purpose of this community service activity is to introduce microsoft excel as a mathematics learning tool carried out at SMP Kristen Kefamenanu. The results of the activity can be knowing the basics of microsoft excel and finding mean values, median and single data mode with microsoft excel. At every lesson activity that has been conducted, students can show improvement in operating microsoft excel and can be seen from the test results provided.
PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU-GURU MATEMATIKA DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Novianti Salsinha, Cecilia; Enny Murwaningtyas, Chatarina; Andhy Rudhito, Marcellinus; Julie, Hongki; Stanislaus, Amsikan; Nahak, Selestina; Bete, Hendrika
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.204-214

Abstract

Peluncuran Kurikulum Merdeka di Indonesia telah menandai perubahan penting dalam sektor pendidikan, khususnya bagi para guru matematika di Kabupaten Timor Tengah Utara. Tantangan baru dan peluang untuk pengembangan profesional ini menuntut pemahaman yang lebih mendalam tentang kurikulum dan adaptasi metode pengajaran yang sesuai. Untuk mendukung transisi ini, sebuah program pelatihan khusus telah dirancang, bertujuan untuk memperdalam pemahaman guru tentang berbagai aspek Kurikulum Merdeka dan meningkatkan keterampilan praktis mereka dalam penerapannya. Melalui diskusi interaktif dan tugas-tugas kreatif, fokus pelatihan diberikan pada pengembangan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan modul pembelajaran yang inovatif, mendorong pendekatan pengajaran yang lebih efektif dan kreatif. Hasilnya, terlihat peningkatan signifikan dalam kemampuan guru untuk menerapkan strategi dan metode yang diajarkan, menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis dan menarik. Kemajuan ini tidak hanya memperkuat keterampilan pedagogis guru tetapi juga meningkatkan kualitas pengalaman belajar siswa, memberikan dampak positif pada pengajaran matematika secara umum.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR SEBAGAI SARANA PENGUATAN KOMPETENSI GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Salsinha, Cecilia Novianti; Bete, Hendrika; Bone, Dominifridus; Solo, Prudensius Manek Maria Fransiska Venidora; Nifu, Martha Marsela; Kasa, Andreas Roberto; Timutang, Moses
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1290

Abstract

Introduction (background): One of the government's steps to restore learning due to the Covid 19 pandemic is to issue a policy on the use of the Independent Learning Curriculum (KMB). However, in its implementation, schools are given the freedom to implement the curriculum in accordance with school conditions. St. Aloysius Niki-Niki Catholic Private Junior High School is in the IKM Mandiri Belajar category. This shows that KMB implementation has not been optimal. This is because this platform has only been used by schools since August 2022. In addition, schools are constrained by the categorization given which limits the school's space to implement KMB. Purpose of activities: One way that can be used to accelerate SMIs is to maximize the use of PMM. PMM comes with a high-tech approach that can help teachers in obtaining references, inspiration, understanding, and training independently to implement the Independent Curriculum. Method of activity: Pengabdi optimizes the use of PMM to teachers by providing training on the use of PMM. This activity was attended by the Principal and 19 teachers. In addition to providing guidance containing PMM, the service team also provides questionnaires at the end of activities as part of feedback on service activities. Results of activities: PMM optimization activities are also considered very interesting because 80% of teachers are new to this kind of training, even though 60% of teachers take a long time to explore PMM. This is due to the unstable internet network and teachers are not used to using this platform. However, the results of the St. Aloysius Niki-Niki Catholic Junior High School Education report card also provide promising results regarding teacher participation in the use of PMM where the participation rate in 2022 is 10, increasing by 622% in 2023 to 72.2. This makes this school in the top ranking category at the Regency / City level and in the upper middle category nationally. Conclusion: This kind of mentoring activity for teachers is very necessary considering that teachers also need additional insight and sharing experiences about IKM. The teachers have also committed to continue to optimize the use of PMM and will change the status of SMIs to Mandiri Change, in 2024.
PELATIHAN ANEKA BERHITUNG CEPAT (ABC) PADA SISWA SDK YASWARI NIKI – NIKI III Bete, Hendrika; Salsinha, Cecilia N; Naimnule, Maria; Bone, Dominifridus
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2469-2473

Abstract

Pendidikan Sekolah Dasar (SD) merupakan suatu upaya untuk mencerdaskan dan mencetak kehidupan bangsa yang bertaqwa, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, terampil, kreatif, berbudi pekerti, dan santun serta mampu menyelesaikan permasalahan dengan pola pikir yang baik. Kemampuan berhitung pada siswa sangat berkaitan erat dengan kemampuan matematika, keduanya tidak dapat dipisahkan. Berdasarkan hasil wawancara dan survey tim pelaksana kegiatan pelatihan di SDK Yaswari Niki-Niki III, guru mengeluh karena kebanyakan siswa mengalami kesulitan dalam berhitung seperti pemahaman terhadap perkalian masih kurang ini terjadi karena rendahnya minat belajar siswa  khususnya pada keterampilan berhitung. Salah satu cara untuk menumbuhkan minat belajar siswa adalah dengan membuat pembelajaran menjadi tidak kaku. Berhitung cepat adalah solusi bagi siswa dalam belajar matematika, karena dengan berhitung cepat siswa menjadi lebih kreatif dan pembelajaran lebih menyenangkan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengenalkan kepada siswa Aneka berhitung Cepat (ABC) pada siswa SDK Yaswari Niki – Niki III yakni memahami konsep dasar berhitung dan menumbuhkan ide-ide kreatif dari siswa melalui teknik berhitung cepat. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pretest dan posttest meningkat yakni kemampuan siswa dalam berhitung cepat sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan aneka berhitung cepat persentasenya adalah dari 23% meningkat menjadi 94% sehingga pembelajaran lebih menyenangkan, siswa belajar dengan lebih antusias dan mendapatkan nilai yang lebih baik. 
Numeracy across field-dependent and field-independent cognitive styles of junior high students in Indonesia Son, Aloisius Loka; Bete, Hendrika; Salsinha, Cecilia Novianti
Jurnal Elemen Vol 12 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v12i1.32267

Abstract

This study explores differences in numeracy between junior high school students with Field-Dependent (FD) and Field-Independent (FI) cognitive styles. Using a qualitative descriptive approach, the study was conducted in two junior high schools in Kefamenanu, West Timor, Indonesia. Forty students, evenly distributed across the two schools, participated in the study. Data were collected through numeracy tests and in-depth interviews to examine students’ performance across three numeracy components: understanding, application, and reasoning. The findings reveal that students with an FI cognitive style generally demonstrated competence in all three components, although some experienced difficulties in reasoning tasks requiring critical evaluation and formal justification. In contrast, students with an FD cognitive style tended to achieve only the understanding and application components and faced persistent challenges in progressing to the reasoning component. These results highlight the importance of differentiated numeracy instruction. FD students benefit from visual representations, explicit guidance, and collaborative learning to strengthen foundational, whereas FI students require non-routine and argumentative tasks to enhance higher-order reasoning. This study recommends that educators and future researchers implement inclusive numeracy literacy practices aligned with students’ cognitive styles.
GAMIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS ALAT PERAGA SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN KEMAMPUAN MATEMATIS SISWA Cecilia Novianti Salsinha; Hendrika Bete; Elinora Naikteas Bano
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.3989-3997

Abstract

Pemanfaatan alat peraga merupakan salah satu cara efektif dalam meningkatkan kemampuan matematis siswa. Alat peraga biasanya didesain dengan sederhana, menarik, mudah digunakan dan mudah dieksplorasi sehingga memudahkan siswa dalam penggunaan dan proses menemukan sendiri kesalahannya dan memperbaikinya. Alat peraga dapat menjadi solusi terutama dalam mengatasi rendahnya nilai Matematika siswa. Penyebab rendahnyaa tingkat kemampuan matematis ini selain disebabkan karena perbedaan kemampuan kognitif siswa, juga disebabkan karena siswa berasal dari Sekolah Dasar yang berbeda-beda. Solusi yang ditawarkan tim pengabdian adalah dengan memberikan pendampingan pembuatan alat peraga bagi guru-guru SMPN Kota Baru. Pengabdi juga melakukan pembelajaran dengan memanfaatkan alat peraga yang telah dirangkai yaitu Papan Dakon dan Dakota sebagai bagian dari pendampingan bagi siswa. Pengabdi meyakini bahwa kesuksesan pembelajaran pada jenjang SMP ini dimulai dengan penguasaan pada materi awal seperti Bilangan Bulat. Oleh karena itu pengabdian ini merupakan salah satu solusi yang diyakini dapat meningkatkan kemampuan matematis siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai Pre-Test dan Post-Test yang memberikan hasil bahwa penggunaan alat peraga Papan Dakon dan Dakota memberikan dampak positif bagi peningkatan hasil belajar siswa dalam operasi hitung bilangan bulat. Hasil pengujian rata-rata nilai Pretest dan Posttest menggunakan software SPSS juga memberikan hasil bahwa nilai Pretest yang dihasilkan lebih rendah dibandingkan dengan nilai Posttest yang semakin meyakinkan bahwa penggunaan alat peraga meningkatkan kemampuan matematis siswa pada operasi hitung bilangan bulat.
PENGGUNAAN MEDIA TANGRAM PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SDK YASWARI NIKI-NIKI III Maria Naimnule; Hendrika Bete; Cecilia Novianti Salsinha; Dominifridus Bone
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1035-1041

Abstract

Mata pelajaran matematika diajarkan di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi (PT). Salah satu tantangan dalam pembelajaran matematika adalah bagaimana seorang pengajar dapat memberikan pemahaman yang baik agar siswa/mahasiswa tersebut dapat mengerti apa yang dijelaskan, sehingga tidak muncul kesan yang negatif saat belajar matematika. Pada SDK Yaswari Niki-niki III masih banyak kesulitan yang ditemui dalam penguasaan siswa terhadap materi geometri. Salah satunya adalah karena kurangnya penggunaan media atau alat peraga yang dapat membantu siswa memahami konsep geometri sehingga materi yang disampaikan bersifat abstrak dan menimbulkan kejenuhan bagi sebagian besar siswa. Kegiatan pendampingan ini ditujukan untuk mengenalkan Permainan Tangram  sebagai alat bantu pembelajaran matematika yang dilaksanakan di SDK Yaswari Niki-niki III sehingga siswa/i mampu memahami konsep matematika dalam materi bangun datar dan meningkatkan kreativitas dan siswa-siswi dalam mempelajari konsep Geometri. Hal ini terlihat dari keterlibatan siswa/i yang begitu kreatif dalam pembelajaran yang ditantang untuk menggabungkan, membagi dan mengatur ulang potongan-potongan tangram yang sudah diacak oleh tim pengabdi. Hal ini dapat dibuktikan juga dari hasil pretest dan posttest meningkat yakni kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran dengan media tangram dengan rata-ratanya adalah adalah dari 38,57 % meningkat menjadi 63,33%.
Determinants and Strategies for Strengthening Junior High Students’ Numeracy in the Indonesia–Timor Leste Border Region Palla, Yovita Maria; Son, Aloisius Loka; Bete, Hendrika; García-García, Javier; Rodríguez-Nieto, Camilo Andrés
Indonesian Educational Research Journal Vol. 3 No. 3 (2026): Innovative and Inclusive Pathways to Strengthening 21st-Century Skills in Educa
Publisher : CV. Samuel Manurung and Co

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/ierj.v3i3.139

Abstract

The low numeracy skills of students in Indonesia remains a major challenge in many schools, including Junior high school students in the border area of ​​the Republic of Indonesia and the Democratic Republic of Timor Leste. The purpose of this study is to describe the level of students’ numeracy skills, identify aspects that still need improvement, explore the factors affecting students’ numeracy skills, and examine the efforts made to support numeracy development among junior high school students. This study employs a qualitative research design with a case study approach, conducted at one Junior High School in Kefamenanu City, Indonesia, during the odd semester of the 2024/2025 academic year. The participants were 21 eighth-grade students who completed a written test, followed by interviews with six students, their parents, and the mathematics teacher. Test items and interview guidelines were used to collect data. Results indicate that students’ numeracy skills are still relatively low, as reflected in the low average test scores. The numeracy aspects that require the most improvement are application and reasoning. Factors influencing numeracy skills include internal factors-such as interest, motivation, understanding, and attitude-and external factors, including the learning environment, facilities and infrastructure, parental involvement, and teaching strategies. Efforts to enhance numeracy skills include increasing students’ interest and motivation, strengthening conceptual understanding, developing application and reasoning skills, and implementing context-based learning strategies