Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE, TRAINING AND EXPERIENCE WITH FIRE EMERGENCY PREPAREDNESS IN WAREHOUSE PT. X BATAM IN 2023 Wulandari, Dita; amaliah, rizqi ulla; Sundaru, Agung
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v5i1.691

Abstract

Latar Belakang: Kebakaran adalah peristiwa yang melibatkan pembakaran bahan-bahan yang mudah terbakar seperti kayu, kertas, plastik, atau bahan bakar. Ini adalah kejadian darurat yang seringkali dapat menyebabkan kerusakan besar, cedera fisik, atau bahkan kematian. Kebakaran dapat terjadi di berbagai lokasi, termasuk rumah, bangunan komersial, hutan, dan fasilitas industri. Tujuan: mengetahui hubungan kompetensi pekerja dengan kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di Warehouse PT. X Kota Batam. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah jenis penelitian jenis penelitian survey dengan metode kuantitatif, dikarenakan dalam menentukan hubungan kompetensi pekerja dengan kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di warehouse PT. X Kota Batam. Metode: Penelitiankuantittatif cross sectional dengan populasi dan sampel sebanyak 40 pekerja di Warehouse PT X Kota Batam. Uji Chi-Square digunakan untuk analisis data uji statistik. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesinoner. Hasil Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran di Warehouse PT. X Kota Batam Tahun 2023, dibuktikan dengan nilai P-value sebesar 0.18 atau nilai sig a 0.05. Terdapat hubungan antara pelatihan dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran di Warehouse PT. X Kota Batam Tahun 2023, dibuktikan dengan nilai P-value sebesar 0.014 atau nilai sig a 0.05. Terdapat hubungan antara pengalaman dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran di Warehouse PT. X Kota Batam Tahun 2023, dibuktikan dengan nilai P-value sebesar 0.18 atau nilai sig a0.002. Kesimpulan: Ada hubungan antara kompetensi pekerja dengan kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di Warehouse PT X Kota Batam 2023. Saran: Pekerja perlu meningkatkan kembali kesadaran akan pentingnya pengetahuan mengenai kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran yang ada di tempat kerja.
Analisis Penerapan K3 Laboratorium Berdsarkan Permenkes No 43 Tahun 2013 Di Laboratorium RS X. Di Kota Batam Tahun 2024 ayu martini; Rizqi Ulla Amaliah; Krismadies Krismadies
Journal Occupational Health Hygiene and Safety Vol. 3 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Health Science Udinus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60074/johhs.v3i1.11349

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Laboratorium ialah Segala kegiatan yang dilakukan untuk menjamin dan melindungi sumber daya manusia di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk pasien, pendamping pasien, karyawan, dan pengunjung rumah sakit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui standar penerapan K3 di Laboratorium Rumah Sakit X Kota Batam. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif (wawancara mendalam) dan tringulasi data . Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yaitu Direktur Rumah Sakit, Tim K3RS, Ka Laboratorium Rumah Sakit, Laboratorium analyst. Hasil penelitian ini adalah adanya komitmen dan kebijakan manajemen secara tertulis dan secara perencanaan terhadap standar penarapan K3 Sumber daya manusia, dana, sarana penunjang K3 di Laboratorium Rumah Sakit hanya saja belum terimplementasi sepenuhnya Dalam penerapan standar K3 di Laboratorium Rumah Sakit X sudah ada yang dijalankan, seperti kegiatan, prinsip ergonomi, kesehatan berkala, perilaku hidup bersih , pengelolaan peralatan medis aspek K3, pengelolaan limbah B3, pengendalian penyakit akibat kerja dan dan kecelakaan akibat kerja. Saran untuk manajemen rumah sakit tetap mempertahankan penerapan standar K3 yang sudah terlaksana dan bertambahnya program-program K3.
BLS Training and Welders’ Knowledge and Attitudes Toward Workplace Emergency Management: A Study in the Erection Area at PT X, Karimun Regency Amaliah, Rizqi Ulla; Parisma, Wan Intan; Wiranto, Wiranto
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 5 No 5 (2026): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v5i5.580

Abstract

Introduction: Welding work in the construction sector carries a high risk of workplace accidents that may require emergency response, including sudden cardiac arrest. Basic life support is a vital skill to sustain victims until medical assistance arrives. Objective: This study analyzed the relationship between basic life support training and welders’ knowledge and attitudes toward managing workplace accidents in the erection area of PT X, Karimun Regency. Method: This quantitative study used a cross-sectional design and involved 32 welders recruited through total sampling. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability, then analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-square test at a significance level of 0.05. Result and Discussion: A significant association was found between basic life support training and workers’ knowledge (p < 0.001); 94.4% of trained workers demonstrated a high level of knowledge. However, no significant association was identified between training and workers’ attitudes (p = 0.145), although a tendency toward more positive attitudes was observed among trained workers. Conclusions: Basic life support training plays an important role in improving welders’ knowledge, whereas developing positive attitudes may require additional strategies such as simulation-based practice, habituation, and reinforcement of a safety culture
HUBUNGAN PENGETAHUAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN LIMBAH B3 DI PT X Kafit, M.; Utami, Leni; Razali, Roni; Amaliah, Rizqi Ulla; Aini, Nur
Jurnal Liga Ilmu Serantau Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Liga Ilmu Serantau
Publisher : LPPM Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jlis.v3i1.1402

Abstract

The behavior of hazardous waste (B3) management is influenced by knowledge of occupational health and safety (K3) and infrastructure. Inadequate K3 knowledge and insufficient infrastructure can affect the behavior of hazardous waste management. This study aims to determine the relationship between K3 knowledge and infrastructure on hazardous waste management behavior at PT X Pekanbaru City. This research employs a quantitative descriptive approach with a cross-sectional design. The sampling technique used was total sampling, resulting in a sample size of 50 participants. Data collection methods included primary data through K3 knowledge questionnaires, infrastructure questionnaires, and hazardous waste management behavior questionnaires. Secondary data were obtained from the administrative records of PT X. The research results indicate that there is a relationship between OHS (Occupational Health and Safety) knowledge (p = 0.002) and infrastructure facilities (p = 0.011) and hazardous waste (B3) management behavior (p < 0.05). The conclusion of this study shows that the majority of respondents have fairly good OHS knowledge, adequate infrastructure, and good behavior in managing hazardous waste (B3). It is recommended that the company consider improvements for further development, particularly in enhancing OHS knowledge, given that 66% of respondents have only a moderate level of OHS knowledge; therefore, it is important to strengthen education and training efforts regarding occupational health and safety (OHS)