Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Cendikia Pendidikan

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE DISKUSI KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MAHASISWA Hadi, Muhammad; Threesnaldy, Muhammad Rezky; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i9.11092

Abstract

This research investigates the effectiveness of the group debate method in enhancing students' speaking abilities. Employing a qualitative approach, data were collected through observations involving 27 student participants, complemented by a Google Form questionnaire. The findings reveal that the group debate method positively impacts students' speaking skills, particularly in boosting self-confidence, improving the ability to structure ideas, and enhancing communication skills. Furthermore, group debates significantly contribute to expanding students' understanding of diverse perspectives, thereby enriching the quality of discussions. This study recommends the broader implementation of this method in educational settings to optimize the development of students' speaking proficiency. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas metode debat kelompok dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi yang melibatkan 27 siswa sebagai responden, dilengkapi dengan kuesioner melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode debat kelompok memberikan kontribusi positif terhadap keterampilan berbicara siswa, terutama dalam meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan menyusun ide, dan keterampilan komunikasi. Selain itu, debat kelompok juga berperan penting dalam memperluas pemahaman siswa terhadap berbagai perspektif, sehingga meningkatkan kualitas diskusi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode ini secara luas dalam pembelajaran untuk mengoptimalkan pengembangan keterampilan berbicara siswa.
DAMPAK TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLEGENCE (AI) TERHADAP POLA BELAJAR MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI Ulya, Dinda Zuhrotul; Huda, Fathia Nurul; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i10.11163

Abstract

This study explores the impact of Artificial Intelligence (AI) technology on student learning patterns. It addresses questions regarding how AI influences student learning in higher education, aiming to fill the scientific gap concerning the integration of AI in educational settings. This research employs a quantitative approach, utilizing a structured questionnaire to collect measurable data from a randomly selected sample of 32 university students. The findings indicate that AI can enhance the learning experience by improving efficiency and effectiveness, presenting challenges such as reduced social interaction and potential dependence on technology. Ultimately, this study seeks to provide insights into how AI can be leveraged to prepare students for a technology-driven workforce better, while also considering implications for teaching methods and student engagement. Studi ini mengeksplorasi dampak teknologi Artificial Intelligence (AI) terhadap pola belajar mahasiswa. Ini membahas pertanyaan tentang bagaimana AI mempengaruhi pembelajaran siswa di pendidikan tinggi, yang bertujuan untuk mengisi kesenjangan ilmiah mengenai integrasi AI dalam pengaturan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengumpulkan data terukur dari sampel 32 siswa yang dipilih secara acak di berbagai universitas. Temuan menunjukkan bahwa AI dapat meningkatkan pengalaman belajar dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas, sementara juga menghadirkan tantangan seperti berkurangnya interaksi sosial dan potensi ketergantungan pada teknologi. Studi ini pada akhirnya berusaha memberikan wawasan tentang bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan siswa dengan lebih baik untuk tenaga kerja yang digerakkan oleh teknologi, sementara juga mempertimbangkan implikasi untuk metode pengajaran dan keterlibatan siswa.
ANALISIS DAMPAK PEMBELAJARAN DARING TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA Damanik, Hera Vani; Suhendro, Daniel Dwi; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i10.11164

Abstract

The purpose of this study was to describe the impact of online learning on students' learning independence. This study uses a quantitative method with the research subjects being non-regular students of the YSC class at Indraprasta PGRI University. The data collection technique used was a survey using a questionnaire. The impact of online learning is a decrease in discipline, understanding and learning outcomes and student skills. The inhibiting factor is the expensive internet quota. The supporting factors are the existence of cellphones or laptops, internet networks, learning media, learning strategies and parental support. Other impacts for lecturers are not being able to supervise students directly, having to do bolstering, limited provision of motivation and advice, only being able to discuss the main points of learning materials, limited assignments. The impact on parents is the increase in parental duties, namely acting as teachers at home and having to spend money to provide online learning facilities for their children. Based on the results of research and data processing related to online learning on student learning independence, it can be concluded that online learning has a positive impact on student learning independence. Most respondents felt more independent in learning during online learning. Thus, it can be concluded that online learning has the potential to increase student learning independence. More targeted efforts need to be made to support the development of student learning independence in the context of online learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak pembelajaran daring terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa non reguler kelas Y5C universitas Indraprasta PGRI. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner. Dampak dari pembelajaran daring adalah menurunnya kedisiplinan, pemahaman dan hasil belajar serta keterampilan mahasiswa. Faktor penghambat nya adalah kuota internet yang mahal. Adapun faktor pendukungnya adalah keberadaan handphone atau laptop, jaringan internet, media pembelajaran, strategi pembelajaran dan dukungan orang tua. Dampak lainnya bagi dosen adalah tidak bisa mengawasi mahasiswa secara langsung, harus melakukan Guling, terbatasnya pemberian motivasi dan nasehat, hanya bisa membahas pokok- pokok materi pembelajaran, pemberian tugas terbatas. Dampak bagi orang tua adalah bertambahnya tugas orang tua yaitu berperan sebagai guru di rumah dan harus mengeluarkan uang untuk menyediakan fasilitas belajar daring bagi anak mereka. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data terkait dengan pembelajaran daring terhadap kemandirian belajar mahasiswa maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring memiliki dampak positif terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Sebagian besar responden merasa lebih mandiri dalam belajar selama pembelajaran daring. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring memiliki potensi untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa. Perlu dilakukan upaya yang lebih terarah untuk mendukung pengembangan kemandirian belajar mahasiswa dalam konteks pembelajaran daring.
PENGARUH PELATIHAN MENULIS KARYA ILMIAH TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS MAHASISWA Febriani, Nada’a Rizka; Aryati, Dila; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i11.11181

Abstract

This study aims to determine the impact of scientific writing training on students’ writing skills. The research method employed is descriptive quantitative survey using a questionnaire as the data collection instrument. The respondents consisted of 21 students who participated in the scientific writing training. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques to identify changes in writing skills before and after the training. The results indicate that the training had a positive effect on improving students’ writing skills. A total of 85% of respondents reported an increased understanding of the structure of scientific writing., while 90% felt more confident in constructing academic arguments. Additionally, the average score of students ‘writing skills increased by 25% after the training compared to before. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan menulis karya ilmiah terhadap kemampuan menulis mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Responden dalam penelitian ini berjumlah 21 mahasiswa yang telah mengikuti pelatihan menulis karya ilmiah. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk mengidentifikasi perubahan kemampuan menulis sebelum dan setelah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan menulis mahasiswa. Sebanyak 85% responden melaporkan peningkatan pemahaman terhadap struktur penulis karya ilmiah, sedangkan 90% responden merasa lebih percaya diri dalam menyusun argumen akademik. Selain itu, rata-rata skor kemampuan menulis mahasiswa meningkat sebesar 25% setelah pelatihan dibandingkan sebelumnya.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGEMBANGAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL MAHASISWA Fajriah, Okti; Handriyani, Kiki; Sulaeman, Eka Gilang Wicaksana; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11216

Abstract

This research was carried out with a purpose sampling technique approach through literature research, digital research, and surveys on 33 students. This research uses the social media theory of Paul G. Zurkowski, namely the Information Literacy Theory. The concept of Zurkowski's theory explains that information literacy is the ability to utilize various tools and sources of information to solve problems. The results of the study show that students spend more than 3-5 hours per day, students are able to understand and utilize digital technology effectively, and are able to increase critical thinking on digital literacy. This study recommends a method of using social media as a means of learning to increase the level of literacy and criticality of students. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan teknik purpose sampling melalui riset pustaka, riset digital, dan survei pada 33 mahasiswa menggunakan kuesioner Google Form. Penelitian ini menggunakan teori media sosial dari Paul G. Zurkowski yaitu teori Literasi Informasi (Information Literacy Theory). Konsep teori Zurkowski menjelaskan bahwa literasi informasi adalah kemampuan untuk memanfaatkan berbagai alat dan sumber informasi untuk memecahkan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghabiskan waktu berselancar di media sosial lebih dari 3-5 jam per hari, mampu untuk memahami dan memanfaatkan teknologi digital secara efektif, serta mampu meningkatkan daya berfikir kritis terhadap literasi digital. Penelitian ini merekomendasikan metode menggunakan media sosial sebagai salah satu sarana pembelajaran untuk meningkatkan tingkat literasi dan kekritisan mahasiswa.
MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) PADA ANAK SMA Antika, Rindi; Saputra, Rendys; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11217

Abstract

This study aims to improve students' learning motivation by implementing the Student Teams Achievement Divisions (STAD) learning model in high school students. The STAD model is a cooperative learning method that emphasizes group cooperation, individual responsibility, and group evaluation to achieve learning objectives. This study uses a classroom action research method with two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of the study were 30 students in grade X of a high school. Data were collected through observation, interviews, learning motivation questionnaires, and learning outcome tests. The results showed that the application of the STAD model significantly increased students' learning motivation. In the first cycle, the average student learning motivation was in the moderate category, and increased to the high category in the second cycle. In addition, student learning outcomes also showed a significant increase, with the average student score increasing from 70 in the first cycle to 85 in the second cycle. The conclusion of this study is that the STAD model is effective in improving the motivation and learning outcomes of high school students. It is recommended that teachers use the STAD model as an alternative in developing fun and effective learning strategies. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada siswa SMA. Model STAD merupakan salah satu metode pembelajaran kooperatif yang menekankan kerja sama kelompok, tanggung jawab individu, dan evaluasi kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X di salah satu SMA yang terdiri atas 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket motivasi belajar, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada siklus pertama, rata-rata motivasi belajar siswa berada pada kategori sedang, dan meningkat ke kategori tinggi pada siklus kedua. Selain itu, hasil belajar siswa juga menunjukan peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata nilai siswa meningkat dari 70 pada siklus pertama menjadi 85 pada siklus kedua. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model STAD efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa SMA. Disarankan agar guru menggunakan model STAD sebagai salah satu alternatif dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang menyenangkan dan efektif.
PERAN MEDIA DIGITAL DALAM MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Hia, Lestari Iman Putri; Sarah, Sartika; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11218

Abstract

The advancement of digital technology has brought significant changes in the world of education, including in learning Indonesian. Digital learning media, such as interactive videos, e-books, educational applications, and online learning platforms, have been used to improve the effectiveness of the learning process. The use of this media allows for the delivery of more interesting materials, increases students' learning motivation, and provides flexibility in accessing learning resources anytime and anywhere. In addition to these benefits, there are challenges that still need to be overcome, such as limited access to technology, low digital literacy among teachers and students, and the potential for disruption due to uncontrolled use of digital media. Therefore, the use of digital learning media needs to be balanced with the right strategy so that it can have a positive impact on the process of learning Indonesian. Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Media pembelajaran digital, seperti video interaktif, e-book, aplikasi edukasi, dan platform pembelajaran daring, telah digunakan untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Penggunaan media ini memungkinkan penyampaian materi yang lebih menarik, meningkatkan motivasi belajar siswa, serta memberikan fleksibilitas dalam mengakses sumber belajar kapan saja dan di mana saja. Selain manfaat tersebut, terdapat tantangan yang masih harus diatasi, seperti keterbatasan akses terhadap teknologi, rendahnya literasi digital di kalangan guru dan siswa, serta potensi gangguan akibat penggunaan media digital yang tidak terkontrol. Oleh karena itu, pemanfaatan media pembelajaran digital perlu diimbangi dengan strategi yang tepat agar dapat memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN PRODUKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA Indiani, Rara; Ardhana, Muhammad Firzha; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i1.11244

Abstract

This research aims to analyze the relationship social media usage and students' study productivity. The background highlights the widespread use of social media among students, which potentially affects their time management and learning efficiency. The study uses a quantitative approach, employing questionnaires as the data collection instrument. The sample consists of 150 students from various academic programs. The findings reveal a negative correlation between social media usage and study productivity, primarily related to time management issues. The study concludes that effective time management in social media usage can improve students' learning productivity. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial dengan produktivitas belajar mahasiswa. Latar belakang penelitian adalah tingginya penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa yang dapat mempengaruhi efektivitas waktu belajar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari 150 mahasiswa dari berbagai program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki korelasi negatif dengan produktivitas belajar, terutama dalam hal manajemen waktu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan waktu yang tepat dalam penggunaan media sosial dapat meningkatkan produktivitas belajar mahasiswa
DAMPAK PEMBELAJARAN DARING TERHADAP PRESTASI AKADEMIK SISWA PASCA COVID-19 Ramadhan, Hamdi; Oktavia, Annisa; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i2.11364

Abstract

The COVID-19 pandemic has caused a shift in the education system from face-to-face learning to online learning. This study analyzes the impact of online learning on students' academic achievement after the pandemic by considering factors such as understanding the material, learning motivation, academic grades, effectiveness of learning media, and teacher support. Through a descriptive quantitative method involving 12 students of SMK Darur Roja Kholiliyah, it was found that 41.7% of students had difficulty understanding the material, and their learning motivation decreased. As many as 41.6% of students reported a decrease in academic grades, although 33.3% felt that online learning media were quite helpful. Teacher support had a positive effect on 75% of students, but social interaction was still less than optimal. Most students (41.7%) preferred face-to-face learning because it was considered more effective in improving academic achievement. The effectiveness of learning media and teacher support factors have a significant role in students' academic success. Therefore, innovative strategies are needed to improve the effectiveness of online learning to support students' academic achievement in the future. Pandemi COVID-19 telah menyebabkan pergeseran sistem pendidikan dari pembelajaran tatap muka ke pembelajaran daring. Penelitian ini menganalisis dampak pembelajaran daring terhadap prestasi akademik siswa pasca pandemi dengan mempertimbangkan faktor pemahaman materi, motivasi belajar, nilai akademik, efektivitas media pembelajaran, serta dukungan guru. Melalui metode kuantitatif deskriptif yang melibatkan 12 siswa SMK Darur Roja Kholiliyah, ditemukan bahwa 41,7% siswa mengalami kesulitan memahami materi, dan motivasi belajar mereka menurun. Sebanyak 41,6% siswa melaporkan penurunan nilai akademik, meskipun 33,3% merasa media pembelajaran daring cukup membantu. Dukungan guru berpengaruh positif bagi 75% siswa, namun interaksi sosial masih kurang optimal. Sebagian besar siswa (41,7%) lebih menyukai pembelajaran tatap muka karena dianggap lebih efektif dalam meningkatkan prestasi akademik. Faktor efektivitas media pembelajaran dan dukungan guru memiliki peran signifikan dalam keberhasilan akademik siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi inovatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran daring guna mendukung prestasi akademik siswa di masa depan.