Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Innovation and Collaboration for Inclusive Sustainable Development: A Thematic Analysis of Social-Political Research Groups Wahyunengseh, Rutiana Dwi; Suharto, Didik Gunawan; Abisono, Firya Qurratu'ain; Sunesti, Yuyun; Hastjarjo, Sri; Sandria, Andriko
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 20, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sp.v20i1.93654

Abstract

The background of this study is the complex challenges of sustainable development in the era of globalization and digitalization, which require innovative solutions through cross-sectoral collaboration. The research problem centers on how the research ideas of Research Groups at FISIP Universitas Sebelas Maret contribute to transforming innovation and collaboration to strengthen policies and governance for sustainable development. This study aims to explore the transformation of innovation and collaboration in the context of sustainable development based on a thematic analysis of various research conducted by research groups in the Faculty of Socialand Political Sciences at Universitas Sebelas Maret. The main focus is to identify and analyze how technological innovation, community empowerment, and good governance contribute to development goals. Thematic analysis from Social and Political Research Groups was used, involving data collection through document analysis. The findings indicate that integrating digital technology, enhancing digital literacy, and adaptive governance are crucial for promoting inclusive and sustainable development. Additionally, collaboration among various stakeholders, both locally and internationally, has proven to be effective in addressing environmental and socialchallenges. Social and Political Research Groups have also highlighted the importance of cultural preservation in maintaining local identity and fostering community participation in development. Practical and strategic recommendations are provided for governments, educational institutions, and communities to implement effective innovation and collaboration to achieve development goals. The theoretical contribution of this research adds examples of research outcomes usingthematic analysis from collections of studies in specific academic fields.
Ecopreneurship: Mengubah Sampah Menjadi Berkah Wahyunengseh, Rutiana Dwi; Suharto, Didik Gunawan; Nurhardjadmo, Wahyu; Haji, Son
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.53216

Abstract

Sampah setiap hari bertambah dan sudah menimbulkan masalah karena keterbatasan kapasitas mengolah. Produksi sampah di Kota Surakarta masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 303.819 kg per hari. Perempuan, salah satu aktor produsen sampah terbesar, karena aktivitas domestik.  Di sisi lain, perempuan, potensial sebagai pengolah sampah bernilai ekonomi.  Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini mengamankan dua tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs);  membantu perempuan menghasilkan produk bernilai ekonomi dari limbah sampah, dan mengurangi produksi sampah. Metode yang dipakai adalah persuasuif, edukatif, dan partisipatif.  Hasil dari pelatihan ini menambah pemahaman peserta tentang (i) mengapa perlu mengurangi sampah, (ii) bagaimana mendaurulang sampah menjadi produk yang layak jual; (iii) menghasilkan sampel craft sebagai contoh produk. Peserta yang terlibat tidka hanya perempuan, tetapi juga laki-laki. Testimoni pserta di akhir pelatihan menunjukan bahwa kegiatan ini bermanfaat, membangun kesadaran agen perubahan mengurangi sampah.  Seluruh peserta berhasil menyelesaikan penugasan dalam pelatihan ini. Dari pelatihan ini peserta juga dibekali dengan peralatan dasar untuk melanjutkan karya di rumah, berupa mesin lem tembak, gunting, dan pola dasar. Pelatihan ini a berkontribusi memperlengkapi ketrampilan bagi pasukan pengolah sampah menjadi berkah.Kata kunci : sampah, daur ulang, ecopreneurship, sustainable development goals, tujuan pembangunan berkelanjutan
Efektivitas Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam Pengentasan Kemiskinan di Desa Karangduwur, Kabupaten Kebumen Azarine, Talita Amanda; Suharto, Didik Gunawan
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i1.89672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam pengentasan kemiskinan di Desa Karangduwur, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan teori analisis kebijakan dengan mengukur efektivitas program yang dilihat dari empat aspek efektivitas menurut Budiani (2007) antara lain sosialisasi program, ketepatan sasaran program, pemantauan atau pengawasan program, dan tujuan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui metode deskriptif kualitatif yang dimulai dengan proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Karangduwur, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen jika dilihat dari aspek efektivitas belum terlaksana dengan baik. Hasil tersebut dilihat dari aspek sosialisasi program yang belum berjalan dengan efektif karena informasi yang disampaikan pada saat sosialisasi belum tersampaikan dengan baik kepada para KPM. Sedangkan ketiga aspek lainnya sudah berjalan dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Karangduwur, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen masih perlu dilakukan peningkatan efektivitasnya.
Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan APBDes Tahun 2021 (Studi di Desa Teter, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali) Muhammad, Ihya Fadhil; Suharto, Didik Gunawan
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v5i1.99153

Abstract

Tujuan studi ini menganalisis transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES) Tahun 2021  di Desa Teter, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali. Studi ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik  pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling dan metode penghimpunan data menggunakan wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif pasif serta dokumentasi. Adapun penelitian akan menggunakan empat standar penilaian transparansi milik Kristianten (2006:73) dan tiga standar penilaian akuntabilitas milik Solihin (2007:17). Hasil penelitian menunjukkan Transparansi dalam pengelolaan APBDes meliputi indikator ketersediaan dan aksesibilitas dokumen berupa media cetak  baliho, MMT dan papan informasi namun kurang bisa memanfaatkan media publik website. Kejelasan dan Kelengkapan Informasi di susun oleh TPK dalam bentuk LPJ melewati musyawarah bersama BPD, LPMD, dan Tokoh Masyarakat. Keterbukaan Proses dalam Proses Pengelolaan berupa Melibatkan BPD, LPMD, dan Masyarakat dalam  RKPDes rencana kerja pada rancangan APBDes disusun melalui MUSDES musyawarah desa dan MUSDUS musyawarah dusun yang kemudian MUSRENBANGDES musyawarah perencanaan pembangunan desa. Adanya Kerangka Regulasi berupa Undang-Undang No. 6 tahun 2014 perihal Desa, PERMENDAGRI No. 20 perihal pengelolaan keuangan Desa, peraturan pemerintah, peraturan bupati No. 94 tahun 2018 dan peraturan pemerintah desa. Akuntabilitas APBDes  indikator terkait kesesuaian di antara pelaksanaan dengan standar prosedur pelaksanaan berupa Perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan yang kemudian dibuat laporan SPJ. Adanya sanksi yang ditentukan berdasar kesalahan atau kelalaian pada penyelenggaraan kegiatan berupa membentuk tim pelaksana kegiatan TPK., penyelidikan, pidana kurungan penjara. Adanya output serta outcome yang terukur yaitu di sambut masyarakat sangat positif dan banyak warga yang terbantu. seperti pembangunan fisik talud untuk pengairan sawah sehingga membantu petani. pembangunan selokan sehingga desa teter terhindar dari banjir. pembangunan jalan sehingga membantu akses masyarakat ke pasar setempat.