Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH KETERIKATAN, KEDISPLINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT DYNACAST INDONESIA Waruwu, Sarniwati; Khoiri, M.
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i6.2023.3109-3116

Abstract

Persaingan bisnis yang ketat secara tidak langsung memaksa setiap perusahaan untuk menyiapkan semua strategi yang tepat agar mampu bertahan dan memenangkan persaingan. Perusahaan melakukan cara ini agar dapat mencapai tujuan sehingga menunjukkan kinerja perusahaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterikatan, kedisiplinan dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Dynacast Indonesia. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner melalui google from. Populasi penelitian sebanyak 165 karyawan pada departemen produksi PT Dynacast Indonesia. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Non probability sampling yaitu teknik sampling jenuh. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan program SPSS versi 27. Temuan penelitian yaitu keterikatan berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan, kedisiplinan berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan. Serta keterikatan, kedisiplinan dan kepuasan kerja mempunyai pengaruh positif dan secara simultan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 16,162 F tabel sebesar 2,66 dengan tingkat signifikan 0,000 0,05.
Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas XI IPA 3 SMA Negeri 4 Pamekasan Kusyairi, Kusyairi; Khoiri, M.; Sahrullah, Sahrullah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.3251

Abstract

Keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia salah satunya ditentukan oleh model pembelajaran yang digunakan guru. Dalam hal ini model yang dipilih adalah model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar, respon, dan peningkatan prestasi belajar siswa kelas XI IPA 3 SMAN 4  Pamekasan pada pelajaran bahasa Indonesia pokok bahasan membaca pemahaman dengan menggunakan model pembelajaran CIRC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penggunaan model pembelajaran CIRC mencakup pembentukan kelompok secara heterogen, pemberian biografi tokoh, dilanjutkan dengan siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta menanggapinya, mempresentasikan hasil kerja kelompok, terakhir guru membuat kesimpulan dari keseluruhan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan model CIRC dapat meningkatkan aktivitas belajar dari 37 siswa (siklus I) menjadi 43 siswa (siklus II), (2) respon siswa terhadap model pembelajaran CIRC mengalami peningkatan yaitu 12 siswa menjadi 26 siswa menjawab ya, dan (3) hasil tes belajar siswa juga meningkat dari 61,5 % (siklus I) menjadi 75,3 (siklus II).
The Component of At-Taufiq Arabic-Java-Indonesia Multilanguage Dictionary on Dr. Ali Al Qasimy’s Perspective: Lexicography Approach Khoiri, M.; Hadawiyah, Rabiatul; Al Farisi, Ach. Faridhal Athros; Aminudin, Aminudin
JURNAL ISLAM NUSANTARA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Ta'lif wa An-Nasyr (LTN) PBNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33852/jurnalnu.v9i2.617

Abstract

This study reveals that the At-Taufiq Arabic–Javanese–Indonesian Multilanguage Dictionary only partially meets the structural components established by Dr. Ali Al-Qasimi. Several essential features are present, including a clearly stated purpose, semantic explanations, contextual usage examples, functional tables, and a historical chronology. However, important elements such as phonetic information, transliteration rules, detailed grammatical notes, appendices, maps, and biographical information about the compiler are absent. These findings indicate that the dictionary adopts a practical, pesantren-oriented approach that prioritizes usability for readers of classical Arabic texts rather than achieving full lexicographical completeness. Thus, the study affirms that dictionary usefulness is shaped not only by structural components but also by contextual relevance and alignment with user needs. This research provides the first systematic evaluation of the dictionary using Al-Qasimi’s framework, bridging theoretical lexicography with practical dictionary production in Islamic educational settings. Its qualitative design, however, limits generalizability and excludes empirical user testing. Future studies should compare multiple multilingual dictionaries and incorporate usability assessments to propose more standardized revisions. Strengthening missing components would enhance the At-Taufiq Dictionary’s academic value while preserving its functional strengths for learners.
DEIKSIS DALAM ADEGAN FILM KETIKA CINTA BERTASBIH KARYA SUTRADARA CHAIRUL UMAM Khoiri, M.; Gufron, Ach. Afif
Jurnal Komposisi Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Komposisi
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jk.v5i1.1751

Abstract

Tujuan peneliopdtian ini adalah untuk menjelaskan bentuk-bentuk deiksis dalam film “Ketika Cinta Bertasbih”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sehingga data yang diambil merupakan data kualitatif, dimana keseluruhan data diperoleh, diolah dan disajikan dalam bentuk uraian naratif bukan dalam bentuk statistik. Adapun data juga bersifat deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Peneliti dalam hal ini mencoba sebagai orang maha tahu untuk mendeskripsikan masalah-masalah tanpa mengabaikan aturan-aturan yang berlaku. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa deiksis yang dilakukan tokoh Azam ketika berdialog dengan tokoh lainnya tidak hanya menggunakan satu macam deiksis saja, akan tetapi menggunakan empat macam deiksis, yaitu deiksis orang (meliputi kata ganti orang pertama, kata ganti orang kedua, dan kata ganti orang ketiga), deiksis tempat (di sini, di situ, dan di sana), deiksis wacana, dan deiksis waktu (tadi sore, kemarin, tadi pagi, dan beberapa tahun).
Makna Kontekstual dalam Iklan TV Indonesia: Analisis Semantik pada Bahasa Periklanan Digital Khoiri, M.; Adawiyah, Robiatul
Jurnal Komposisi Vol 10, No 2 (2025): JURNAL KOMPOSISI
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jk.v10i2.2917

Abstract

Perkembangan media digital mendorong perubahan signifikan dalam penyajian dan konsumsi iklan televisi. Iklan TV tidak hanya ditayangkan melalui televisi konvensional, tetapi juga disebarluaskan melalui platform digital seperti YouTube, sehingga memperluas jangkauan audiens dan memperkaya konteks pemaknaan pesan. Penelitian ini berfokus pada analisis makna kontekstual dalam bahasa iklan TV Indonesia dengan tujuan mengidentifikasi bagaimana konteks sosial dan situasional memengaruhi pesan yang disampaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semantik. Data penelitian berupa ujaran dan cuplikan bahasa dari beberapa iklan TV Indonesia yang diunggah ke YouTube. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, catat, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan teori makna kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan TV Indonesia memanfaatkan berbagai wujud makna kontekstual, meliputi konteks orangan, situasi, tujuan, waktu, tempat, suasana, objek, serta kebahasaan. Setiap unsur konteks tersebut berperan dalam memperjelas, memperkuat, dan memperkaya pesan persuasif yang dibangun oleh iklan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas iklan televisi dalam era digital sangat dipengaruhi oleh kemampuan produsen iklan dalam memadukan elemen bahasa dan konteks secara tepat. Dengan demikian, makna kontekstual menjadi aspek penting dalam strategi komunikasi periklanan untuk menarik perhatian audiens dan membangun pemahaman pesan secara lebih mendalam.
Pelatihan Penyuntingan Dasar sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Bahasa Indonesia Praktis pada Pelajar MA Nurul Islam Ragang Pamekasan Khoiri, M.; Amiruddin, Mohammad; Habibi, Nur Syakherul
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i2.115

Abstract

Rendahnya literasi bahasa Indonesia praktis pada pelajar, khususnya dalam keterampilan menyunting teks, masih menjadi permasalahan nyata di lingkungan pendidikan menengah. Banyak pelajar mengalami kesulitan dalam menerapkan kaidah ejaan, memilih diksi yang tepat, serta menyusun kalimat yang efektif dalam berbagai bentuk teks tulis. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pelajar MA Nurul Islam Ragang Pamekasan, yang menunjukkan keterbatasan pemahaman dan keterampilan penyuntingan bahasa dalam kegiatan akademik maupun administratif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi bahasa Indonesia praktis pelajar melalui pelatihan penyuntingan dasar yang terstruktur dan aplikatif. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi kegiatan pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung penyuntingan teks, seperti surat dan laporan sederhana. Subjek kegiatan adalah pelajar MA Nurul Islam Ragang Pamekasan yang dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menyunting ejaan dan tanda baca sesuai kaidah, memperbaiki ketepatan diksi, serta menyusun struktur kalimat yang lebih efektif dan komunikatif. Selain itu, pelajar menunjukkan peningkatan kesadaran berbahasa yang baik dan benar dalam konteks penggunaan bahasa Indonesia praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelatihan penyuntingan dasar efektif dalam meningkatkan literasi bahasa Indonesia praktis pada pelajar MA, sehingga kegiatan serupa direkomendasikan untuk dikembangkan dan diterapkan pada satuan pendidikan lainnya.