Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Activities for Fostering Disability Awareness and Friendship in Inclusive School Wardany, Ossy Firstanti; Wagimin; Hidayatullah, M. Furqon
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.207 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2018.5.1.12

Abstract

Fostering disability awareness is important to improve peer acceptance and friendship between students with special needs and regular students. This study is a narrative review of previous research on activity for fostering disability awareness. We reviewed 16 studies that fit the criteria that we found on E-resources National Library of Indonesia. We find some activity to build awareness, namely, reading books about disability, peer network strategy, thematic intervention, puppets show, drawing comics, simulation, play intervention and sports activities. These activities can be references for teachers to improve acceptance and friendship in inclusive schools.
The Effectiveness of the Equality Dynamic Learning Model in Increasing Disability Awareness of Students in Inclusion Classes Sani, Yulvia; Wardany, Ossy Firstanti; Vernanda, Genesa; Herlina, Heni
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 7 No. 1 (2020)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.554 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2019.007.01.4

Abstract

The background of research is low acceptance problem of the presence of students with disabilities caused by the lack of disability awareness in every student that arises due to low social contact. The lack of acceptance can be seen from the reactions of other students when learning. The problem will be very clear when there is of work groups learning, it is very rarely condition, there are other students who immediately propose themselves in one group with him. In addition, there is lacking of support for "AH" when he gets difficulties. On the other hand "AH" has a lack of self-esteem, insecure, easy to give up, and despair with activities related to the obstacles they experience. Based on the problems that arise in the inclusion class, the researchers therefore provide a model of equality dynamic learning to solve existing problems. The equality dynamic learning model conceptualizes "dynamic learning that creates equal rights in learning", it means that learning activities are designed in such a way that takes into account the diversity that is owned by students (students with special and regular needs) and accommodates all these needs in learning activities so that all students in the class have meaningful learning. The subjects in this study were 19 students, 1 student with special needs with physical disabilities, a18 normal students. The research methodology in this study is a quasi-experimental design with one group pretest-posttest without control class. The results of the study showed that the condition of pretest disability awareness of students in the moderate category was 63%, the high category was 37%. The condition of posttest of disability awareness for high category students was 16%, very high category was 84%. The disability awareness condition experienced a significant increase after the dynamic learning equality model was given to students in the inclusive class. Wilcoxon calculations were performed with the result that in the asymp sig (2-tailed) column to be tested 2 sides were 0,000. Because the case is a one-tailed test, the probability becomes 0,000 / 2 = 0,000. Here the probability is below 0.05 So, based on the results of this study, the equality dynamic learning model is effective in increasing the disability awareness of students in inclusive classes.
How Do Regular Students in Inclusive Primary Schools Interpret the Term of 'Students with Special Needs'? Wardany, Ossy Firstanti
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.505 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2020.007.02.13

Abstract

A positive perception toward the student with special needs required to build positive attitudes and behaviours in inclusive schools. The aim of this study is to determine the perception of regular students in inclusive primary schools toward students with special needs. This study is a survey and the participants are 146 regular students in inclusive primary school. The study used questionnaires. The results show that only 35% of regular students who know and can interpret the definition of the student with special needs into the text. Most students interpret based on what they see, such as a physical problem, low academic achievement or help by shadow teacher. There are still misconceptions, stereotypes, and negative perception toward students with special needs. It suggests for the teachers in inclusive school for increase disability awareness to overcome the negative perception.
Efektivitas Game Quizziz dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Jam pada Siswa Tunarungu Wardany, Ossy Firstanti; Ulfa, Dwi Arnia
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 8, No 1 (2022): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i12022p19-26

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui keefektifan game Quizziz dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi waktu pada siswa tunarungu. Metode penelitian merupakan kuantitatif eksperimen dengan pendekatan penelitian subjek tunggal. Desain SSR berupa A1-B-A2 digunakan pada penelitian. Subjek merupakan siswa tunarungu kelas VI di SLB Nurul Bayan. Pengumpulan data menggunakan tes soal terkait materi jam sebanyak 10 soal dengan skala nilai 0-100. Analisis data menggunakan analisis dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor A1 (Baseline-1) sebesar 50, rerata skor B (Intervensi) 94,28, dan 94 untuk rerata Skor A2 (Baseline-2). Terjadi peningkatan dari rerata A1 ke rerata A2 sebanyak 44 poin. Sehingga disimpulkan bahwa pembelajaran Quizziz efektif meningkatkan hasil belajar matematika materi waktu pada siswa tunarungu. Keefektifan Quizziz dikarenakan (1) meningkatkan keaktifan sekaligus menyenangkan; (2) kemudahan mengakses mendukung PJJ yang interaktif; (3) meningkatkan konsentrasi, fokus, motivasi dan ketelitian; (4) tampilan menarik yang mendukung kebutuhan visual tunarungu; (5) adanya skor dan batas waktu menjawab memotivasi siswa untuk cepat dan tepat; serta (6) membantu siswa mengevaluasi hasil belajar secara mandiri.
Kendala Dan Kebutuhan Guru Sekolah Dasar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di Lampung Herlina, Heni; Wardany, Ossy Firstanti; Sani, Yulvia; Maharani, Revita Zalsyabila
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6086

Abstract

Transisi dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka bagi PDBK (Peserta Didik Berkebutuhan Khusus) diasumsikan menimbulkan tantangan baru bagi guru dalam mengimplementasikannya. Penelitian bertujuan untuk menggali kendala sekaligus merumuskan kebutuhan guru SD dalam implementasi Kurikulum Merdeka bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) di Provinsi Lampung. Penelitian menggunakan metode survei dengan bantuan Google Form, dan terdapat 32 guru yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka dan memiliki PDBK di kelas. Hasil penelitian menemukan bahwa 56% guru mengaku belum pernah mempelajari mengenai Kurikulum Merdeka bagi PDBK. Guru SD di Lampung diketahui mengalami kesulitan dalam merancang pembelajaran, melakukan adaptasi kurikulum, serta merancang dan melakukan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan jawaban guru diketahui guru membutuhkan orang tua yang lebih aktif dalam berkolaborasi (94%), dukungan sarana dan prasarana yang aksesibel (84%), dukungan sekolah (84%), aplikasi dalam mengidentifikasi PDBK saat PPDB (75%) serta di rentang 63-66% guru membutuhkan panduan asesmen, serta berbagai pelatihan dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran dengan desain universal, adaptasi kurikulum, hingga memahami serta menangani PDBK di kelas. Temuan permasalahan dan rumusan kebutuhan ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pemerintah, akademisi, maupun organisasi terkait dalam membantu guru mengimplementasikan Kurikulum Merdeka bagi PDBK di SD regular.
Media dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan pada Anak Tunagrahita Adiatama, Willy; Wardany, Ossy Firstanti; Utami, Ratna Tri
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6124

Abstract

Tunagrahita memiliki masalah dalam menulis permulaan dan membutuhkan media dalam melatih menulis. Diperlukan media-media untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan menulis. Peneliti melakukan literature riview dari hasil-hasil penelitian sebelumnya dengan tujuan mengetahui media-media yang dapat membantu tunagrahita dalam mengembangkan keterampilan menulis permulaan. Pencarian dilakukan di Google Scholar dengan kriteria artikel hasil penelitian yang terbit di rentang waktu 2013-2023 dan terkait menulis permulaan pada tunagrahita. Hasil pencarian didapat 12 artikel yang memenuhi kriteria. Media yang terbukti efektif yakni clay tepung, papan pasir, Kartu kata bergambar, finger painting, VAKT dengan pasir, VAKT dengan kartu kata dan pasir, magic whiteboard ,buku huruf bergambar, kolase dan playdough. Keseluruhan media memberikan pengaruh dalam melatih menulis permulaan. Namun, media kartu hewan tidak memberikan dampak yang signifikan. Media yang dapat digunakan untuk meningkatkan menulis permulaan yakni media yang melatih motorik halus, serta media yang membantu memori siswa mengingat bentuk huruf. Selain media yang menarik, kebermaknaan media dan waktu intervensi juga penting dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan
Metode – Metode dalam Pembelajaran Keterampilan Vokasional pada Siswa Tunarungu Andini, Indria; Wardany, Ossy Firstanti; Herlina, Heni
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.7216

Abstract

Tak hanya akademik, siswa tunarungu juga membutuhkan pembelajaran keterampilan vokasional. Keterampilan vokasional dapat memberikan kemandirian, kesiapan, dan bekal kepada siswa untuk terjun dilingkungan masyarakat dan dunia kerja setelah lulus sekolah. Peneliti melakukan studi literatur mengenai metode-metode pembelajaran keterampilan vokasional, dengan tujuan untuk mencari tahu metode-metode apa saja yang efektif dan dapat digunakan guru dalam meningkatkan keterampilan vokasional siswa tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode systematic literatur review, melakukan pencarian di Google Scholar dengan kriteria artikel hasil penelitian yang dipublikasi dari tahun 2019-2024. Peneliti menemukan 16 artikel yang memenuhi kriteria. Berdasarkan pencarian yang sudah ditemukan dan direview, terdapat 9 metode yang efektif dan dapat digunakan dalam pembelajaran untuk melatih dan meningkatkan berbagai keterampilan vokasional yang diajarkan pada siswa tunarungu. Metode-metode yang dapat digunakan diantaranya metode demonstrasi, direct instruction (pembelajaran langsung), drill, praktek, practise rehearsal pair, pembelajaran berbasis proyek, self regulated learning, mastery learning, dan modeling. Kesembilan metode tersebut memiliki kesamaan yaitu adanya praktik langsung terhadap keterampilan yang diajarkan, dan metode-metode tersebut dapat digunakan dalam pembelajaran keterampilan vokasional pada siswa tunarungu
Efektivitas Media Pembelajaran Tiga Dimensi dalam Materi Bangun Ruang bagi Siswa Tunanetra Indriyani, Hesti; Herlina, Heni; Wardany, Ossy Firstanti
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8254

Abstract

Siswa tunanetra mengalami hambatan pada penglihatannya. Hal ini yang membuat tunanetra kesulitan dalam belajar, termasuk dalam pembelajaran matematika dengan materi bangun ruang. Berlatar belakang masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran tiga dimensi untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa tunanetra pada materi bangun ruang kubus di SLB-A Bina Insani Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini siswa tunanetra kelas IX  di SLB-A Bina Insani Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Media yang digunakan media bangun ruang kubus yang terbuat dari kardus lapis karton dan puzzle pipet. Hasil dari penelitian ini yaitu siswa mengalami peningkatan disetiap siklus nya, pada prasiklus nilai rata-rata siswa yaitu 13,3, siklus 1 meningkat menjadi 53,3 dan siklus 2 meningkat menjadi 83,3. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran tiga dimensi dalam materi bangun ruang kubus efektif bagi siswa tunanetra kelas IX di SLB-A Bina Insani Bandar Lampung dalam proses pembelajarannya.
Efektivitas Total Task Presentation untuk Meningkatkan Kemampuan Toilet Training Siswa dengan Gangguan Spektrum Autis Indarti, Fajar Rahma; Wardany, Ossy Firstanti; Herlina, Heni
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8631

Abstract

Penelitian ini berfokus pada permasalahan yang ditemukan peneliti di lapangan yaitu terdapat siswa dengan gangguan spektrum autis yang belum menguasai keterampilan toilet training khususnya buang air kecil (BAK). Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui apakah prosedur total task presentation efektif untuk meningkatkan kemampuan toilet training buang air kecil pada siswa dengan gangguan spektrum autis kelas IV di SLB IT Cahaya Bintang. Peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain A-B-A. Peneliti menggunakan 1 orang subjek laki-laki dengan gangguan spektrum autis di kelas IV. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil analisis data  menunjukkan bahwa pada baseline (A1) dilakukan sebanyak tiga kali dengan perolehan skor 36, Setelah diberikan intervensi (B) dilakukan sebanyak tujuh kali pertemuan kemampuan anak meningkat menjadi 75, Selanjutnya pada tahap baseline (A2) jumlah nilai rata-rata yang diperoleh anak adalah 84. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur Total Task Presentation terbukti efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan toilet training khususnya buang air kecil pada siswa dengan gangguan spektrum autis di kelas IV SLB IT Cahaya Bintang, Lampung Tengah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kemampuan toilet training buang air kecil pada siswa dengan gangguan spektrum autisme dapat ditingkatkan melalui prosedur Total Task Presentation.
Peran Orang Tua dalam Membantu Mengembangkan Keterampilan Bina Diri Anak Autis Seran, Dominggas Abuk; Wardany, Ossy Firstanti; Herlina, Heni
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9762

Abstract

Setiap siswa memiliki karakteristik unik yang memengaruhi perkembangannya, termasuk siswa dengan gangguan spektrum autisme di SLB Pelita Kasih Bandar Lampung yang memiliki keberagaman kemampuan bina diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam mengembangkan kemampuan bina diri anak autis di SLB Pelita Kasih Bandar Lampung serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pengembangan kemampuan bina diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui angket survei kepada 12 orang tua siswa autis kelas 1 hinga kelas 6 di SLB Pelita Kasih Bandar Lampung, yang dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% orang tua memahami kondisi dan kebutuhan anak mereka serta berperan aktif dalam mengajarkan keterampilan bina diri seperti makan, mandi, dan berpakaian. Faktor pendukung utama adalah ketersediaan media belajar dan waktu luang orang tua, sedangkan faktor penghambat utama adalah karakteristik anak yang sulit diajarkan (100%), serta kurangnya kolaborasi dengan guru (17%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah peran aktif orang tua, pemanfaatan media belajar, dan kolaborasi dengan guru menjadi faktor yang dapat meningkatkan keterampilan bina diri anak autis