Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Gerakan Anti Bullying untuk Meningkatkan Pengetahuan Kognitif Bullying pada Siswa Sekolah Menengah Atas Aisyah, Popy Siti; Hikmat, Rohman; Maharani , Herdiana Aisya
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/078j5r40

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan serius di lingkungan sekolah yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, akademik, dan sosial siswa. Rendahnya pemahaman siswa mengenai bentuk, dampak, dan strategi pencegahan bullying sering kali menyebabkan perilaku ini dianggap wajar sehingga diperlukan intervensi edukatif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kognitif siswa Sekolah Menengah Atas melalui Gerakan Anti Bullying. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat dengan melibatkan 60 siswa kelas X dan XI. Instrumen berupa kuesioner berisi 20 butir pertanyaan yang diadministrasikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi. Program edukasi dilaksanakan selama dua sesi dengan total durasi 180 menit melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, simulasi peran, serta pembentukan duta anti bullying. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 62,5% menjadi 83,7% setelah intervensi, dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,001). Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek bentuk bullying (27%), sedangkan peningkatan terendah pada strategi pencegahan (14%). Simpulan dari kegiatan ini adalah gerakan anti bullying efektif dalam meningkatkan pengetahuan kognitif siswa mengenai perundungan. Implikasi kegiatan ini menekankan pentingnya integrasi program anti bullying ke dalam kegiatan rutin sekolah, sedangkan rekomendasi diarahkan pada pendampingan berkelanjutan dan perluasan program ke sekolah lain.
EFEKTIFITAS TERAPI QUR’ANIC HEALING TERHADAP HALUSINASI PENDENGARAN PADA SKIZOFRENIA Febrita Puteri Utomo, Shella; Aisyah, Popy Siti; Andika, Gilang Tresna; utomo, shella
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.527 KB) | DOI: 10.33867/jka.v8i1.250

Abstract

Skizofrenia merupakan kerusakan pada proses pikir, ditandai oleh gejala negatif dangejala positif. Prevalensi tertinggi masalah keperawatan pada gangguan jiwa yaituhalusinasi. Pendekatan spiritual sebaiknya diberikan untuk mengurangi gejala halusinasi.Terapi Qur’anic Healing digunakan kerena merupakan salah satu terapi modalitas denganpendekatan spiritual yang memiliki manfaat dan dapat dilakukan di rumah sakit jiwadalam memberikan asuhan dengan mendengarkan ayat suci Al-Qur’an. Tujuan penelitianini untuk mengetahui efektifitas Terapi Qur’anic Healing terhadap halusinasi padaskizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Rancangan penelitian menggunakanMetode Quasi Eksperimen Pretest- Posttest with Control Design. Penelitian dilakukanterhadap 36 responden yaitu 18 kelompok kontrol dan 18 kelompok intervensi. Teknikpengambilan sampel dengan purposive sampling. Kriteria inklusi yaitu pasien skizofreniadengan halusinasi, skor RUFA (Respon Umum Fungsi Adaptif) III, beragama Islam,di ruang perawatan hari ke-1, usia >18 tahun. Terapi dilakukan selama 6 hari dengandurasi 15 menit dengan Terapi Qur’anic Healing kemudian dilakukan posttes di akhirsesi. Instrumen yang digunakan yaitu AHRS (Auditory Hallucinations Rating Scale).Hasil penelitian terdapat perbedaan antara kelompok kontrol dan intervensi sebelumdan setelah pemberian terapi dengan nilai p-value= 0,000. Dapat disimpulkan TerapiQur’anic Healing efektif diberikan pada pasien halusinasi pada skizofrenia.
Spiritual Care Education for Enhancing Clinical Competence, Confidence, and Caring Attitude: Mixmethod Study Puspita Dewi, Inggriane; Wilandika, Angga; Aisyah, Popy Siti; Seman, Nordianna
Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia Vol 11, No 2 (2025): Volume 11, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpki.v11i2.82066

Abstract

Introduction. Spiritual care is a vital component of nursing that meets patients' spiritual needs, particularly in palliative care. However, spiritual care education should be included in nursing curricula, especially in culturally diverse settings like Indonesia.Objective. This study aimed to evaluate the effectiveness of spiritual care education on nursing students' clinical competence, self-confidence, and caring attitudes during a four-week clinical rotation in a palliative care unit in Indonesia.Methods. A sequential explanatory design was used, combining quantitative and qualitative approaches. The quantitative phase involved 127 nursing students in a quasi-experimental design to assess changes in competencies. Data collection included questionnaires measuring self-efficacy, caring attitudes, clinical competency, and clinical judgment. The qualitative phase involved focus group discussions with ten purposively selected students to explore experiences and challenges in providing spiritual care. Quantitative data were analyzed using the Wilcoxon test, while qualitative data were analyzed through thematic analysis.Results. Quantitative findings significantly improved students' self-efficacy, caring attitudes, and clinical competence. Qualitative results revealed barriers to spiritual care, including communication difficulties, fear of errors, and cultural sensitivity.Conclusion. Integrating spiritual care into nursing education enhances nursing students' competence and caring attitudes. Addressing cultural and communication barriers is crucial for improving holistic patient care in diverse contexts