Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN TERAPI SUPORTIF VITAMIN E DAN ASAM FOLAT TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN PENYANDANG THALASEMIA RSUD KOTA TEGAL Himawan, Fatchurrozak; Suparjo, Suparjo; Fatkhiyah, Natiqotul
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2159

Abstract

Thalasemia adalah kelainan darah bawaan (yaitu diturunkan dari orang tua ke anak melalui gen) yang disebabkan ketika tubuh tidak menghasilkan cukup protein yang disebut hemoglobin, yang merupakan bagian penting dari sel darah merah. Ketika hemoglobin (Hb) tidak mencukupi, sel darah merah tubuh tidak berfungsi dengan baik dan hanya bertahan dalam jangka waktu yang lebih singkat, sehingga lebih sedikit sel darah merah sehat yang mengalir dalam aliran darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh vitamin E dan Asam folat terhadap perubahan kadar haemoglobin pada Penyandang Thalasemia di RSUD kota Tegal. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan metode deskriptif korelasi. Jumlah sampel sebanyak 30 orang terdiri atas 15 orang pada kelompok intervensi yang mendapatkan intervensi pemberian vitamin E dan asam folat dan 15 orang pada kelompok kontrol. Hasil : Ada hubungan konsumsi vitamin E dan asam folat terhadap kadar Hb penyandang thalasemia dengan p value 0,021.
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG THALASSEMIA PADA GENERASI MUDA: STUDI PADA SISWA SMA DAN MAHASISWA KEPERAWATAN TINGKAT AWAL Himawan, Fatchurrozak; Suparjo, Suparjo
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v4i2.12492

Abstract

Thalassemia merupakan kelainan genetik autosomal resesif yang berdampak pada produksi hemoglobin. Pengetahuan tentang thalassemia pada generasi muda menjadi penting dalam upaya pencegahan kelahiran anak dengan thalassemia mayor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan thalassemia pada siswa SMA kelas 3 dan mahasiswa keperawatan tingkat awal. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan jumlah responden sebanyak 100 orang, terdiri dari 70 siswa SMA dan 30 mahasiswa keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, dengan kontribusi masing-masing 30% dari mahasiswa keperawatan dan 37% dari siswa SMA. Sebanyak 17% memiliki pengetahuan sedang, dan 16% memiliki pengetahuan kurang. Hasil ini menggarisbawahi perlunya edukasi yang lebih intensif untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja mengenai thalassemia.Pengetahuan yang baik diharapkan dapat mendorong perilaku self-care, seperti skrining pranikah, sebagai upaya memutus rantai kelahiran generasi dengan thalassemia. Studi ini merekomendasikan program edukasi terstruktur dan kolaboratif antara lembaga pendidikan dan layanan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya pencegahan thalassemia.
Factors That Influence The Incident Of Stunting In Infants And Toddler Utomo, Deddy; Baequni, Ahmad; Himawan, Fatchurrozak; Hartono, Mardi
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Stunting is a serious public health problem in Indonesia, with a prevalence reaching 27.7% in 2021. The problem of stunting is considered to disrupt human resource potential and is related to health levels, even child mortality, so it is important to resolve it. This research aims to identify factors related to the incidence of stunting in infants and toddlers in Indonesia. The factors studied in this research include birth weight and family income. The study was designed to use a cross-sectional research approach. In this study, the dependent variable is the incidence of stunting and the independent variables include: factors such as birth weight and family income are evaluated at the same point. The research results show that the birth weight of the baby and the incidence of stunting show a significant influence, with a significance value of 0.001 (< 0.05), as well as the family income variable showing a significant influence on the incidence of stunting with a significance value of 0.003 (< 0.005). The conclusion is that there is a significant influence between birth weight and family income on the incidence of stunting. Keywords: Stunting, birth weight, family income
Pengetahuan Perawat Tentang Australasian Triage Scale (ATS) dengan Pelaksanaan ATS di IGD RSU Kota Tegal Suparjo, Suparjo; Himawan, Fatchurrozak; Cuciati, Cuciati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.451

Abstract

Pendahuluan: Instalasi Gawat Darurat merupakan unit rumah sakit sebagai pintu pertama yang memberikan pelayanan tanggap dan cepat, untuk mencegah adanya kecacatan dan kematian maka dibutuhkan sebuah sistem triase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Perawat tentang Australasian Triage Scale (ATS) dengan Pelaksanaan ATS di IGD RSU Kota Tegal. Metode: Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 responden dengan  teknik pengambilan data menggunakan random sampling dan menggunakan alat ukur kuesioner dan lembar observasi, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif  korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil: Sebagian besar responden mempunyai pengetahuan tentang ATS Cukup (88,0%). Pada uji bivariat antara pengetahuan dengan pelaksanaan ATS menunjukan nilai signifikansi 0,707 (>0,05). Simpulan: Tidak ada Hubungan Signifikan antara  Pengetahuan dengan Pelaksanaan ATS di IGD RSU Kota Tegal
Identifikasi Faktor Risiko pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Slawi Kabupaten Tegal Purwaningsih, Tinah; Ulfah, Maria; Himawan, Fatchurrozak
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 2 (2023): JIK-Oktober Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i2.708

Abstract

Faktor risiko penyebab tingginya angka kematian Ibu di Indonesia terkait faktor maternal dan neonatal, diantaranya  faktor penyakit, permasalahan/status gizi pada wanita usia subur serta adanya faktor 4T (usia Terlalu muda dan Terlalu tua untuk hamil dan persalinan, interval Terlalu dekat dengan kehamilan atau persalinan lalu dan frekuensi Terlalu banyak hamil dan persalinan). Tujuan penelitian untuk megidentifikasi faktor risiko pada ibu hamil di wilayah kerja Pusekesmas Slawi Kabupaten Tegal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 38 ibu hamil dengan sumber data sekunder dari laporan bulanan Puskesmas dan Kohort KIA. Hasil penelitian diketahui faktor risiko ibu hamil yang tertinggi yaitu kehamilan dengan 4 terlalu sebesar 18,42% (7 kasus) dan faktor risiko terendah yaitu primipara <16 tahun sebesar 10,52% (4 kasus). Disarankan bagi tenaga kesehatan berperan aktif dalam mendeteksi kehamilan resiko tinggi melalui antenatal care terpadu dengan standar minimal pelayanan  ANC 14 T.
KOMBINASI ISTIGHFAR, SYUKUR DAN EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE DAPAT MENURUNKAN TINGKAT STRES PENYANDANG DIABETES MELLITUS Khasanah, Dwi Uswatun; Himawan, Fatchurrozak; Suparjo, Suparjo
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.556

Abstract

Stress merupakan salah satu masalah psikososial yang dialami penyandang Diabetes Mellitus, terlebih di masa pandemi COVID-19. Stres jika tidak tertangani dengan baik dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan menurunkan kualitas hidup penyandang Diabetes Mellitus. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh kombinasi Istighfar, Syukur dan Emotional Freedom Technique terhadap tingkat stres penyandang Diabetes Mellitus. Desain penelitian quasi eksperimental pre test-post test with control group. Jumlah sampel 31 responden, terdiri atas 16 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol dengan tehnik purposive sampling. Tingkat stres pre dan post diukur dengan menggunakan kuesioner Subjective Unit of Distress (SUDS). Hasil: Hasil uji Independent T-test diperoleh perbedaan penurunan tingkat stress yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p value= 0,013; ɑ<0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh pemberian kombinasi Istighfar, Syukur dan Emotional Freedom Technique terhadap penurunan tingkat stres penyandang Diabetes Mellitus.
EFEKTIFITAS BROSUR TERHADAP PENINGKATAN PENDAFTARAN ONLINE DENGAN MOBILE JKN DI RSUD KOTA TEGAL Himawan, Fatchurrozak; Purwaningsih, Tinah; Inayah, Maslahatul; Hermawan, Didi
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i2.695

Abstract

Latar Belakang: Inovasi pendaftaran online dirawat jalan tidak akan dirasakan manfaatnya secara maksimal apabila adanya keterbatasan pengetahuan masyarakat, Penggunaan Brosur panduan pendaftaran online diharapkan membantu mengatasi keterbatasan pengetahuan masyarakat. Tujuan: Mengetahui hubungan penggunaan brosur panduan pendaftaran online peserta BPJS dengan jumlah pendaftaran rawat jalan yang menggunakan pendaftaran secara online dengan mobile JKN di RSUD Kota Tegal. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel 40. Desain penelitian yang digunakan kuasi eksperimen dan uji korelasi menggunakan chi square. Hasil: Nilai chi square 0,111 dengan catatan nilai ekpetasi kurang dari 5 sehingga pengambilan keputusan melihat nilai uji fisher exact sebesar 0,182 > 0.05 artinya Ho diterima Tidak ada hubugan pemberian brosur dengan jumlah pendaftaran online melalui aplikasi mobile JKN. Saran: Upaya promosi penggunaan brosur perlu dibarengi dengan upaya sosialisasi yang lain seperti edukasi, atau disediakan pojok layanan pendaftaran online yang dilakukan secara rutin.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Makanan Tambahan bagi Balita untuk Cegah Stunting Suparjo, Suparjo; Himawan, Fatchurrozak; Utomo, Deddy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.16630

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama terjadi selama periode 1.000 hari pertama kehidupan, dimulai dari kehamilan hingga usia dua tahun. Secara nasional, prevalensi stunting pada tahun 2021 mencapai sekitar 24,4 persen, sedangkan di Kota Tegal, prevalensinya mencapai 16,8 persen pada tahun 2022. Kasus stunting masih menjadi permasalahan di wilayah kelurahan Bandung, di mana terdapat potensi pangan lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal, seperti jagung. Jagung merupakan sumber pangan yang kaya akan nutrisi, termasuk protein dan mineral, yang dapat digunakan untuk meningkatkan asupan gizi pada balita. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi dan memberdayakan keterampilan ibu balita serta kader dalam menyiapkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, yaitu puding jagung mutiara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan dan demonstrasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi peserta (rata-rata skor sebelum = 5,875; skor sesudah = 7,425; p = 0,000), serta tingkat antusiasme yang tinggi dalam pelatihan pembuatan puding jagung mutiara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat untuk memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai solusi terhadap masalah gizi, yang diharapkan dapat turut berkontribusi dalam menurunkan prevalensi stunting di Kota Tegal dan wilayah sekitarnya. Kata Kunci: Pelatihan, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Balita, Stunting  ABSTRACT The Stunting is a condition of growth failure in toddlers due to chronic malnutrition, especially during the first 1,000 days of life from pregnancy to two years old. Nationally, the prevalence of stunting in 2021 was approximately 24.4 percent, while in Kota Tegal, it reached 16.8 percent in 2022. Stunting remains a problem in the Bandung district, where there is untapped potential in local foods such as corn. Corn is a nutrient-rich food source, including proteins and minerals, which can be utilized to enhance nutritional intake in toddlers. The objective of this community service activity is to increase knowledge about nutrition and empower mothers and community health workers in preparing locally-based Supplementary Feeding Programs (SFPs), such as pearl corn pudding. Methods employed in this activity include education and demonstrations. Results indicate a significant increase in nutritional knowledge among participants (average score before = 5.875; after = 7.425; p = 0.000), along with high enthusiasm during training sessions on preparing pearl corn pudding. This community service aims to empower the community to utilize the potential of local foods as a solution to nutritional issues, thereby contributing to reducing the prevalence of stunting in Kota Tegal and surrounding areas. Keywords: Training, Supplementary Feeding (PMT), Toddlers, Stunting
PENGARUH DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTESI DI WILAYAH PUSKESMAS BANDUNG Suparjo, Suparjo; Himawan, Fatchurrozak; Nurcholis, Nurcholis
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v3i2.10395

Abstract

Prevalensi penyakit hipertensi di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan peningkatan penyakit hipertensi dari tahun 2013 sebesar 25,8% menjadi 34.1% pada tahun 2018. Penderita hipertensi mengalami tekanan darah yang tinggi, bila tekanan darah yang berlangsung dalam jangka waktu lama tidak dideteksi secara dini dan tidak mendapat pengobatan yang memadai hal tersebut bisa memicu kerusakan pada ginjal, jantung dan otak. selain mendapatkan terapi farmakologi, juga harus mendapatkan terapi nonfarmakologi. Karena mengingat manusia itu sendiri tidak bisa lepas dari konsep bio, psiko, sosio, dan spiritual. Pemenuhan kebutuhan spiritualnya dengan pendekatan diri kepada Allah SWT melalui berdzikir mampu memberi ketenangan, menghilangkan kesedihan dan stress, serta mampu menurunankan tekanan darah. Tujuan Mengetahui pengaruh dzikir terhadap penurunan tekanan darah di Wilayah Puskesmas Bandung Kota Tegal. Desain penelitian  yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode pre test dan post test control group design. Instrumen penelitian menggunakan Spigmomanometer. Jumlah sampel sebanyak 40 orang terdiri atas  20 orang pada kelompok intervensi yang mendapatkan intervensi dzikir dan 20 orang pada kelompok kontrol. Hasil diperoleh sebagian besar responden pada kelompok intervensi adalah berjenis kelamin perempuan sebanyak 16 orang (80%), pada kelompok kontrol berjenis kelamin perempuan sebanyak 11 orang (55%), pada kelompok intervensi usia terbanyak adalah 50-60 tahun sebanyak 11 orang (55%), sedangkan kelompok kontrol terbanyak adalah usia 30-49 tahun sebanyak 12 orang (60%). Pekerjaan pada kelompok intervensi terbanyak adalah bekerja sebanyak 11 (55%) sedangkan pada kelompok kontrol terbanyak adalah bekerja terbanyak 13 orang (65%).
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TENTANG PELAYANAN PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT DI RSUD KARDINAH KOTA TEGAL Yudyarto, Hudinoto Eko; Nurcholis, Nurcholis; Handayani, Trimar; Himawan, Fatchurrozak; Prihandana, Sadar
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v4i1.11559

Abstract

      Instalasi Gawat Darurat (IGD salah satu lini utama sebagai jalan masuknya pasien, untuk kemudian diberikan pertolongan. penanganan pasien gawat darurat di instalasi gawat darurat ada filosofinya yaitu Time Saving is Life Saving artinya bahwa semua tindakan yang dilakukan pada saat kondisi gawat darurat haruslah benar-benar efektif serta efisien. Hal ini dikarenakan bahwa pasien dapat kehilangan nyawa hanya dalam hitungan menit saja. Karakteristik pekerjaan perawat IGD menyebabkan seringkali perawat lebih memperhatikan proses penyelamatan pasien dibandingkan interaksi dengan pasien dan keluarga pasien, sehingga memungkinkan persepsi pasien atau keluarga pasien terhadap pelayanan perawat menjadi kurang baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui Gambaran  tingkat kepuasan pasien Tentang pelayanan perawat di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Kota Tegal. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Deskriptif, Jumlah sampel 95 responden dengan teknik Accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisis menggunakan uji importance performance analysis (IPA), bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien tentang pelayanan perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Kota Tegal. Hasil penelitian(1) tingkat kenyataan pasien sebagian besar adalah puas, (2) tingkat harapan pasien sebagian besar adalah puas, (3) dimensi pelayanan yang harus ditingkatkan dalam peningkatan pelayanan di IGD RSUD Kardinah Kota Tegal adalah perawat memberikan informasi sebelum pelayanan, pasien menyapa dengan ramah, perawat mendengar keluhan pasien, perawat bersikap sabar dalam memberikan penyuluhan, perawat bersikap sabar dalam memberikan pelayanan, perawat berpenampilan rapi dan menarik dalam memberikan penyuluhan. Kesimpulan: tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan perawat di IGD RSUD Kardinah Kota Tegal adalah Puas yaitu pada dimensi keandalan (reliability), kepastian (assurance), dan berwujud (tangible),  sedangkan pada dimensi daya tanggap (responsiveness) dan empati (empathy)adalah sangat puas..         Â