Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Zingiber Officinale and Pure Honey in Overcoming The Invisibility Of Back Pain in Trimester III Pregnant Women Dewi Nurlaela Sari; Yanyan Mulyani
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.481

Abstract

Low back pain is one of the discomfort felt by pregnant women, especially pregnancies that are in the third trimester. This study aims to determine the effect of Zingiber Officinale and pure honey in the handling of low back pain discomfort in Trimester III pregnant women. This type of research method is a quasi-experiment with one group pre-post test design approach. The sampling method used purposive sampling, namely as many as 51 respondents. The bivariate test used was the Wilxocon test with a paired t-test. The results showed that offering food and honey was effective in reducing the low back pain scale in pregnant women with a p-value (2-tailed) of 0.000 (p <0.05). In conclusion, it is found that there is an effect of offering female labor and pure honey in the management of low back pain in third-trimester pregnant women.
Pendidikan Kesehatan Kelompok Sebaya (Peer Group) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Dhysmenorrhea di Pondok Pesantren Sukamiskin Bandung Yanyan Mulyani; Nurul Khoirunisa
Journal for Quality in Women's Health Vol. 3 No. 1 (2020): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v3i1.51

Abstract

Salah satu cara agar dapat meningkatkan pengetahuan maupun perilakunya dengan metode Peer Group, yaitu metode pembelajaan dengan berdiskusi mengenai suatu masalah dimana tiap anggotanya adalah teman sebaya.Desain penelitian menggunakan Quasi-experimental dengan pretest posttest one group without control design. Populasinya adalah remaja putri di Pondok Pesantren Sukamiskin Bandung dan sampel berjumlah 52 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Untuk analisa univariat dan bivariate dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test.Hasil penelitian sebelum dilakukan Peer Group menunjukan 29 responden memiliki pengetahuan kurang dan 28 responden dengan sikap tidak mendukung, setelah dilakukan pendidikan kesehatan yaitu 35 responden memiliki pengetahuan cukup dan 39 responden memiliki sikap mendukung. Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukan p value < 0,05 berarti terdapat pengaruh Peer Group tentang Dhysmenorrhea terhadap pengetahuan dan sikap.
Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Pencegahan Penularan Penyakit Hepatitis B Pada Janin Di Puskesmas Ciaparay Kabupaten Bandung Tahun 2019 Yanyan Mulyani; Vaurel Nurul Salsabil
Journal for Quality in Women's Health Vol. 3 No. 2 (2020): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v3i2.68

Abstract

Hepatitis B merupakan penyakit menular dan menginfeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) Cara agar tidak terjadi penularan adalah dengan memberikan imunisasi hepatitis B pada bayi baru lahir. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pencegahan penyakit hepatitis B. Jenis penelitian adalah deskriptif yaitu mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini menggunakan sampel ibu hamil 64 responden dengan teknik Accidental Sampling. Hasil dari penelitian sebanyak 34 responden (53.1%) memiliki pengetahuan kurang. 19 responden (29.7%) memiliki pengetahuan cukup, 11 responden (17.2%) memiliki pengetahuan baik. Sedangkan 28 responden (43.8%) memiliki sikap negative, dan 36 responden (56.2%) memiliki sikap positif. Simpulan dari penelitian ini adalah dari 64 responden lebih memiliki pengetahuan kurang dan sikap yang positif. Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi bagi mahasiswa, ibu hamil mengenai pencegahan penularan penyakit Hepatitis B pada janin
Enhancing Capacity of Health Workers and Community Health Cadres in Preterm Infant Care Through Behavior Change Communication: A Community-Centric Training Initiative in Bandung District Mira Miraturrofiah; Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani; Dwi Agustian; Yanyan Mulyani; Citra; Niknik Nursifa; Hana Nurhanifah; Ika Khairunnisa; Wenny Desmana; Nenden Nurul Aulia; Dany Hilmanto
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v4i2.690

Abstract

Background: Preterm birth, characterized as childbirth prior to 37 weeks of gestation, continues to pose a significant challenge in mother and child health due to the heightened susceptibility of preterm newborns to complications, including respiratory issues, hypothermia, infections, feeding difficulties, and developmental issues. Efficient post-discharge care is crucial to avert difficulties and hospital readmissions; nevertheless, numerous families possess insufficient knowledge and abilities to care for preterm newborns at home. Enhancing the capabilities of healthcare professionals and community health workers is essential to support families and maintain treatment continuity, thereby improving families’ ability to provide appropriate home care for preterm infants and reducing the risk of complications and readmissions. Aims: This study sought to enhance the capabilities of health workers and community health cadres to assist families of preterm children through a Behavior Change Communication (BCC)-oriented mentorship strategy in Bandung Regency, Indonesia. Methods: This community-oriented program employed a participatory capacity-building training methodology, engaging 69 participants, including 23 midwives and 46 community health workers from 23 primary health facilities. The program was delivered over three days, utilizing a blended learning strategy that integrated online lectures, workshops, discussions, simulations, role-playing, and skill-based practice stations. Knowledge enhancement was evaluated by pre-test and post-test assessments. Results: The findings indicated a significant enhancement in participants' understanding. The percentage of cadres with adequate knowledge rose from 58.7% to 91.3%, while among health workers it increased from 65.2% to 91.3%. Knowledge scores enhanced in 89.1% of cadres and 87.0% of health workers. Conclusion: The findings demonstrate that participatory training, which combines clinical care and behavior change communication, effectively enhances the capabilities of health workers and community cadres to support families in the home care of preterm newborns.
EFEKTIVITAS EDUKASI LEAFLEAT DAN PMT PUDING DAUN KELOR TERHADAP MOTIVASI KADER DALAM PENCEGAHAN STUNTING Yanyan Mulyani; Antri Ariani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v13i2.2425

Abstract

Masalah gizi kurang, khususnya stunting pada anak merupakan masalah yang cukup mengkhawatirkan terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia Kejadian stunting semakin meningkat dari setiap tahunnya dan diderita oleh sekitar 8,9 juta atau satu dari tiga anak Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas edukasi leafleat dan PMT daun kelor dalam meningkatkan motivasi kader dalam pencegahan stunting. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain single-group pretest-posttest design. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling sebanyak 50 orang. Metode analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa pemberian edukasi leafleat dan PMT pudding daun kelor efektiv meningkatkan motivasi kader dalam pencegahan stunting (p value = 0,000).