Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PENGENALAN KONSEP SMART VILLAGE DI DESA SUNGAI PINANG KECAMATAN RAMBUTAN KABUPATEN BANYUASIN Januar Eko Aryansah; Raniasa Putra; Dedeng Dedeng
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 11: November 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatar belakangi oleh Kondisi belum dikenalnya konsep Smart Village sebagai Konsep terbaru dalam penyelenggraan tata kelola pemerintah Desa. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukan bahwa konsep Smart Village atau Desa cerdas ini merupakan sebuah konsep yang baru dan belum dikenal baik oleh Perangkat Desa Maupun oleh BPD Desa Sungai Pinang, Namun beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh perangkat desa sebanarnya sudah melaksankan salah satu ciri dari konsep ini. Dengan Pengenalan dan penjelasan konsep Smart Village ini Pemerintah desa Sungai Pinang Mewujudkan konsep tersebut terutama dalam kosep pertama yaitu Smart Governance yang telah diupayakan dengan menyediakan Internet di Kantor Desa serta lebih mengefektifkan medsos Sebagai sarana Komunikasi dan pemberian Informasi Pelayanan kepada Masyarakat. Adapun saran dalam pengabdian ini adalah, Pemerintahan Desa Sungai Pinangdapat menyusun perencanan dan anggaran tahun berikutnya untuk mendapatkan pembimbingan dan pembinaan terkait Smart Village dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin, kemudianPemerintah Desa Sunagi Pinang dapat menerapkan beberapa konsep Smart Village yang mudah dan memiliki dukungan sumber daya yang sudah tersedia di desa
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN INDUSTRI KEMPLANG TUNU DENGAN MENERAPKAN STRATEGI PACKAGING DI DESA TANJUNG PERING KECAMATAN INDRALAYA UTARA KABUPATEN OGAN ILIR Raniasa Putra; Alfitri Alfitri; Sena Putra Prabujaya; Muhammad Yusuf Abror; Maudy Noor Fadhlia; Januar Eko Aryansah; Dimes Akbar Perdana
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 11: November 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemplang tunu merupakan salah satu produk cemilan khas masyarakat Sumatera Selatan khususnya Desa Tanjung Pering Kabupaten Ogan Ilir yang memiliki populasi usaha industri terbanyak dan sangat banyak diminati. Kemplang tunu merupakan industri rumahan yang jika digeluti dengan serius akan mendatangkan income yang signifikan. Namun, permasalahan Kemplang tunu di Desa Tanjung Pering ini yaitu pengemasan produk yang masih sangat sederhana dan belum melakukan pengemasan dengan model yang menarik. Tujuan artikel ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada pelaku industri Kemplang tunu di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara tentang pentingnya inovasi dan kreativitas dalam meningkatkan produksi. Metode pelaksanaan yang digunakan pada pengabdian ini diawali dengan memberikan pemahaman terkait strategi pengembangan usaha, bagaimana cara membranding produk dengan baik, packaging yang menarik, pembuatan yang mengedepankan kebersihan produk, dan mengoptimalkan daya tahan produk tanpa menggunakan bahan pengawet berbahaya.
Basic GIS training for upgrading local government spatial planning Muhammad Izzudin; Stevanus Nalendra Jati; Wijaya Mardiansyah; Januar Eko Aryansah; Ferdiansyah R
Community Empowerment Vol 7 No 9 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.7131

Abstract

The existence of the Indonesian government's One Map Policy (OMP) demands synergy to the regions. Sumatra is one of the areas that captures this opportunity. One of the follow-up actions to this policy is regional readiness in preparing qualified human resources in the geospatial field. Sriwijaya University as one of the universities in Indonesia that focuses on developing human resources in South Sumatra, facilitates local governments in developing employee capacity. This program was carried out for 5 days to learn about the basic level Geographic Information System (GIS) for Bappeda Lahat employees. This program is carried out in 3 stages, namely identification of partner problems, training, and evaluation. This training program has a positive impact on employees in Bappeda Lahat, namely being able to make location points for regional planning with SmartGPS, making spatial shapefile data and making thematic spatial maps according to the main tasks of the job fields of employees in Bappeda Lahat.
Product photography assistance for micro, small, and medium enterprises in Banyuasin, South Sumatra Farisha Sestri Musdalifah; Krisna Murti; Annisa Rahmawati; Januar Eko Aryansah; Harry Yogsunandar
Community Empowerment Vol 7 No 10 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.7586

Abstract

In this digital era, online trade transactions have become a new culture. Small business owners in Sungai Pinang Village are familiar with technology and have been assisted in expanding the market to the online realm via smartphones. However, the challenge experienced by small business actors is that there are not proper and not attractive product photos to upload to social media and online stores, so they cannot attract the attention of potential consumers. This community empowerment activity aims to assist small business actors in being able to take photos of their business products in marketing and promoting their products digitally. There are 30 business owners attended the workshop with various types of business products. Small business participants were given materials about marketing, promotion, and basic knowledge of product photography. They also participated in workshops and mentoring on making attractive product photos so the photos could be promoted online. In addition, there are follow-up activities by monitoring the social media of small business owners to see the implementation of uploaded product photos in promoting their products. The result of this event is an increase in the general knowledge of small business owners about the basics of product photography so that it can be applied when marketing and promoting their business products online.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN BANK SAMPAH DENGAN MENGGUNAKAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT UNTUK MENCIPTAKAN DESA BERSIH DAN SEHAT DI DESA BURAI KECAMATAN TANJUNG BATU KABUPATEN OGAN ILIR Januar Eko Aryansah; Alfitri Alfitri; Sena Putra Prabujaya; Muhammad Yusuf Abror; Abdul Kholek
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.126

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh instansi perguruan tinggi setiap tahunnya yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa dengan objek sasaran yang terdapat dalam sebuah desa binaan. Upaya pemerintah dalam penanggulangan sampah di Indonesia tidak hanya pada penyediaan saran dan prasana tetapi juga pemerintah bertanggungjawab dengan terselenggaranya pengelolaan sampah. Pemerintah bertugas untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, mengadakanpenelitian, pengembangan alat dan teknologi, serta memfasilitasi pengembangan manfaat hasil dari pengelolaan sampah. penguatan dan pemanfaatan modal sosial dalam upaya mewujudkan desa bersih, sehat, hijau dan nyaman melalui pembentukan Bank Sampah. Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) mempunyai manfaat di masyarakat agar mampu menciptakan lingkungan hidup yang sehat, melaksanakan pencegahan penyebaran wabah penyakit, Kegiatan ini diantaranya : koordinasi, sosialisasi dan pendampingan, penyampaian materi. Dari kegiaatn ini bertujuan agar dapat dilakukan secara berkelanjutan kedepannya guna menciptakan desa yang bersih dan sehat, selain itu juga dapat memberdayakan sistem pengelolaan sampah agar dapat menjadi barang yang bemanfaat
Analisis Pengelolaan Stadion Sukung Kotabumi di Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung Elfira Kurnia Putri; Syaifudin Zakir; Januar Eko Aryansah
PESIRAH: Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2022): PESIRAH: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : lmu Administrasi Publik, FISIP, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.874 KB) | DOI: 10.47753/pjap.v3i1.39

Abstract

Pengelolaan bangunan olahraga merupakan hal yang sangat penting di bidang keolahragaan. Stadion merupakan salah satu barang milik daerah yang mempunyai suatu potensi ekonomi untuk mendukung peran serta fungsi pemerintah sebagai pemberi pelayanan publik kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Stadion Sukung Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data skunder dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori fungsi manajemen menurut George R. Terry, yang terdapat empat aspek fungsi manajemen yaitu, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan Stadion Sukung Kotabumi Kabupaten Lampung Utara masih terdapat beberapa kendala yang ditemukan artinya pengelolaan Stadion Sukung Kotabumi belum terkelola dengan baik.
CULTURAL RESILIENCE OF STUDENTS’ UNIVERSITY OF PGRI PALEMBANG BASED ON SUBCULTURE IN SOUTH SUMATRA Syska Purnama Sari; Januar Eko Aryansah; Etty Pratiwi; Dewi Kartikasari
JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jomsign.v7i1.46592

Abstract

Culture is one of the factors that influence resilience. Cultural diversity plays an important role for individuals in adapting to difficult conditions and situations. The purpose of this article was to analytically describe the differences in cultural resilience of students’ University of PGRI Palembang based on indigenous South Sumatran ethnic groups and immigrant ethnic groups in South Sumatran. The respondents of this study were students’ Guidance and Counseling study program of University of PGRI Palembang in semester II, IV, VI, and VIII of the indigenous tribes of South Sumatra with a total number of respondents as many as 80 students. The data collection method in this study used a cultural resilience questionnaire which was designed based on the theory developed by Clauss Ehlers and Reivich K and Shatte which consisted of six aspects of resilience, namely emotion regulation, impulse control, achievement, global coping, adaptive coping and socio-cultural support. The data analysis method used in this study by the Anova test. The results showed that there was no difference in resilience between students’ indigenous and immigrant in South Sumatran.
Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Pajak Elektronik (E-Tax) terhadap Peningkatan Pendapatan Pajak Daerah Kota Palembang Januar Eko Aryansah; Muhammad Yusuf Abror; Dwi Mirani
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v9i1.54974

Abstract

Kota Palembang menerapkan digitalisasi perpajakan melalui kebijakan pajak elektronik (E-Tax) pada pajak parkir, hotel, restoran, dan hiburan. E-Tax diharapkan memberikan kemudahan bagi wajib pajak untuk melakukan pembayaran pajak, memudahkan pengawasan oleh petugas pajak, dan terwujudnya optimalisasi sektor perpajakan. Dalam pelaksanaannya kebijakan E-Tax di kota Palembang terdapat beberapa kendala: Penolakan oleh sebagian wajib pajak dan permasalahan kejujuran wajib pajak.  Hasil dari penelitian ini E-Tax merupakan potensi dalam optimalisasi penerimaan pajak ketika dijalankan secara maksimal menjadikan fenomena ini menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan (E-Tax) di kota Palembang. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan studi pustaka.  Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukkan pelaksanaan E-Tax di kota Palembang berdasarkan analisis CIPP (conteks, input, proses, product). Indikator Proses memegang peranan paling penting dari hasil penelitian karena berpengaruh terhadap kesadaran masyarakat untuk menggunakan E-Tax dan indikator product menduduki posisi paling rendah karena sudah hanya membicarakan tentang kualitas dan dampak kebijakan sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap pendapatan pajak kota Palembang.
Social Capital and Slum Communities: How to Fulfill Their Basic Needs in Palembang City during The Covid-19 Pandemic Muhammad Izzudin; Yunindyawati Yunindyawati; Candra Wardana; Putri Wulandari; Muhammad Ibrahim; Tasya Amelia Putri; Januar Eko Aryansah; Sena Putra Prabujaya
Jurnal Kawistara Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.77040

Abstract

The problem of slum settlements is still a major problem faced in Indonesia and other developing countries. One of the triggers for the emergence of slum settlements is due to the high rate of population growth, both through the birth process and the urbanization process. This study discusses the social capital of the people of the slum area of Palembang City in fulfilling basic needs, precisely in the 12 Ulu Village Area, Palembang City during the Covid-19 pandemic. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Sampling used a purposive sampling method with data collection using observation techniques and in-depth interviews. The study's findings indicate that (1) a high level of social capital as measured by networks, norms, and beliefs enables slum communities to survive the COVID-19 pandemic, and (2) the slum area communities' strategy for survival is to utilize yard land, home industries, social gathering, recitation, and mutual cooperation. There are several policy implications from this research: (1) Strengthen social capital, (2) Enhance community engagement, (3) Targeted support for vulnerable groups, (4) Ensure food security and (5) Strengthen social safety nets. 
Pengalaman Pengguna (User Experience) Pada Aplikasi Electronic Tax (E-Tax) di Kota Palembang Januar Eko Aryansah; Athifah Rahmawati
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 18, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sp.v18i1.72633

Abstract

Palembang is one of the autonomous regions of Indonesia that already applying the concept of E-Government through the Electronic Tax program (E-Tax) can increase local government income through electronic tax collection. As the online tax system on the E-Tax application grows, on the other side of the user experience is one of the key factors in supporting the success of building an application. Therefore, a review should be given as to whether the application has been appropriate to the user's needs in the self-sufficient and honest tax payment of  Palembang. This type of research uses qualitative methods with a string of string phenomena. Researchers conducted deep interviews for eleven people to measure the user experience so that users' opinions on the E-Tax application could be known. The study found that the quality of the E-Tax application in Palembang remains inadequate to meet users' need for independent tax payments. However, E-Tax in use in the Palembang makes it easier for users in the form of a tax accounting to report to the municipal revenue agency. Of their function and usage, the 3 features most often accessed by users on the e-tax application have not completely met the criteria of usability theory in user experience except on memorability variable.