Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN SALURAN DRAINASE BERSILINDER PORI BERWAWASAN LINGKUNGAN (Eco Drain) SEBAGAI PEREDUKSI GENANGAN BANJIR DI PERUMAHAN GOWA ASRI KECAMATAN SOMBA OPU KAB. GOWA Nenny, Nenny; Antaria, Sukmasari; Al Imran, Hamzah; Zainuddin, Amir
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2631-2636

Abstract

Permasalahan banjir di perumahan adalah masalah yang sering terjadi di banyak wilayah di seluruh Indonesia. Beberapa penyebab terjadinnya  banjir di perumahan antara lain peningkatan urbanisasi, perubahan iklim, kurangnya infrastruktur drainase yang memadai, pencemaran saluran drainase, perubahan topografi dan aliran air alamiah dan ketidakseimbangan pembangunan lahan basah. Akibat perilaku manusia yang  mengabaikan lingkungan, genangan  air terbentuk dan meluap saat musim hujan.  Perumahan Gowa Asli yang terletak di Jalan Bate Sarapan, Kecamatan Tamaruang, hampir setiap tahun dilanda genangan dan banjir karena saluran yang  tidak mampu menyerap air hujan.  Saluran pembuangan tersebut tidak mampu lagi menampung aliran air yang mengalir melewatinya.  Sebab, debit air  melebihi kapasitas drainase dan kapasitas drainase sudah tidak optimal atau  berkurang.Solusi yang diberikan adalah dengan menerapkan model saluran drainase silinder pori yang ramah lingkungan untuk meminimalisr terjadinya genangan  banjir.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperbaiki saluran drainase untuk menampung air hujan, untuk membuat saluran drainase berbentuk silinder yang ramah lingkungan, dan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga dan membersihkan saluran drainase, untuk melaksanakan kegiatan kehumasan.
Analisis Keamanan dan Stabilitas Bangunan Pesisir Terhadap Hantaman Gelombang di Pantai Merpati, Kab. Bulukumba Zulhaidir DJ, Muhammad; Arman, Muayyanah; Nenny; Kasmawati; Al Imran, Hamzah; Kuba, Muh.Syafa’at S.; Syamsuri, Andi Maqbul; Antaria, Sukmasari
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v2i1.336

Abstract

Pantai Merpati merupakan sebuah Lokasi yang berada di Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba yang dimana daerah tersebut merupakan daerah perindustrian seperti pasar,dermaga dan juga sebagai ikon baru untuk Kabupaten Bulukumba,terdapat beberapa bangunan pengaman pantai yang tentunnya sangat berperan penting untuk menjaga daerah pesisir dari abrasi pantai, dari hasil survey yang kami lakukan terdapat beberapa titik kerusakan terjadi pada banguna tersebuyang jika dibiarkan secara perlahan akan merusak bagian lain hingga berpotensi merusak seluruh bagian bangunan yang dapat mengakibatkan terjadinya abrasi sekitar bangunan dan merusak jalanan. Adapun tujuan dari penelitian yang kami lakukan adalah untuk mengetahui presentasi kerusakan yang tejadi pada bangunan pengaman antai serta menghitung stabilitas bangunan terhada gaya geser dan guling. Dari hasil yang kami dapatkan untuk setelah menganalisis dan survey langsung adalah kerusakan yang terjadi yaitu dibawah 1% dimana dalam CERC ditetakan bahwa bangunan dikatakan aman apabila kerusakan ≤ 5% dan stabilitas terhadap guling dan geser aman.
PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KELURAHAN CAMBAYA KOTA MAKASSAR DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM WATERCAD Antaria, Sukmasari; Indriyanti, Indriyanti; kasmawati, Kasmawati; Nursaidah, Nursaidah; Musyarafah, A. Hesty
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.4850-4855

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi umat manusia. Kecamatan Cambaya Kota Makassar dengan luas 16,68 km2 memiliki layanan air bersih yang terbatas. Tingkat pelayanan yang hanya 29% atau 1.672 orang dari 5.733 jiwa menyebabkan kebutuhan akan air bersih, sehingga perlu direncanakan sistem jaringan pasokan air minum yang optimal di Kecamatan Cambaya, Kota Makassar. Perencanaan jaringan distribusi ini dibantu oleh software WaterCad. Perangkat lunak ini menggunakan potensi energi untuk melihat seberapa jauh air dari mata air dapat mengalir melalui jaringan distribusi. Mata air digunakan sebagai sumber air dengan debit pegas 1,5 L/s. Jaringan distribusi yang direncanakan merupakan sistem cabang dengan tipe aliran gravitasi, dan dapat memenuhi kebutuhan air bersih hingga tahun 2027. Kebutuhan air bersih dihitung berdasarkan proyeksi populasi menggunakan analisis aritmatika. Dari hasil perhitungan, kebutuhan air bersih pada tahun 2027 dengan populasi 417 jiwa akan mencapai 0.400 L/s. Selanjutnya, jaringan distribusi air bersih di Kecamatan Cambaya Kota Makassar dirancang menggunakan WATERCAD. Hasil analisis menggunakan WATERCAD adalah jaringan pipa memenuhi persyaratan tekanan minimum berdasarkan Kriteria Pipa Transmisi dan Distribusi sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum no. 18 tahun 2007, yang memiliki tekanan lebih dari 10 m dan kurang dari 75 m. Sementara itu, kecepatan aliran dalam pipa memenuhi persyaratan, yaitu kecepatan aliran di dalam pipa antara 0,3–0,6 m/s.
SOSIALISASI OPERASI DAN PEMELIHARAAN IRIGASI P3A LIMBUA Kasmawati, Kasmawati; Antaria, Sukmasari; Gaffar, Farida; Indriyanti, Indriyanti; Kasmi, Kasmi; Fadilah, Sri
Jurnal BALIRESO Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v8i2.262

Abstract

The Program for Accelerating the Improvement of Irrigation Water Use Use is one of the programs based on the Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing of the Republic of Indonesia Number 24/Prt/M/2017 concerning General Guidelines for the Program for the Acceleration of Increasing Irrigation Water Use Use. Implementation of P3-TGAI activities in the form of repairing irrigation networks, rehabilitation of irrigation networks and improvement of irrigation networks. P3-TGAI is a program to repair, rehabilitate or improve irrigation networks based on the participation of farming communities implemented by Associations of Water-User Farmers (P3A). As for this research, it is planned to procure socialization regarding the operating and maintenance procedures of the P3A irrigation system, so that it can be utilized properly and for a long time. P3A institutions must contribute to irrigation management and be able to carry out the duties and obligations in maintaining irrigation networks. It is also expected to be able to carry out the development and management of an irrigation system properly and sustainably and be able to increase agricultural productivity and production.