Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Osteoarthritis pada Lansia di RSUD Pantura M.A Sentot Patrol Tahun 2021 - 2023 Safitri, Siva Eka; Ruslim, Daniel
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.167

Abstract

Indeks massa tubuh (IMT) merupakan alat ukur yang dilakukan untuk skrining obesitas dan risiko kesehatan yang ditimbulkannya. Semakin tinggi indeks massa tubuh, maka semakin tinggi risiko penyakit yang dapat dialami, salah satu penyakit yang timbul dari indeks massa tubuh tinggi atau obesitas ialah osteoartritis. Osteoartritis dapat terjadi diberbagai rentang usia, yang paling banyak terkena adalah kelompok lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadian osteoartritis pada lansia di RSUD Pantura M.A sentot patrol. Penelitian ini menggunakan desain analitik cross sectional dan pengolahan data dilakukan dengan teknik analisis univariat. Hasil penelitian ini, dari 116 lansia yang mengalami osteoarthritis, mayoritas memiliki berat badan berlebih dengan 64 orang (55,2%). Namun, hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,933. Penelitian ini menyimpulkan bahwa IMT tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian osteoarthritis pada lansia di RSUD Pantura M.A Sentot Patrol.
Kegiatan Deteksi Dini Pemeriksaan Komposisi Tubuh pada Populasi Usia Produktif Ruslim, Daniel; Destra, Edwin; Gunaidi, Farell Christian; Yulishaputra, Muhammad Daffa Alghifari
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1941

Abstract

Body composition refers to the distribution of fat, muscle, bone, and other tissues in the human body, which is often expressed as a percentage of total body weight consisting of fat mass and lean body mass. Obesity, characterized by excess fat in adipose tissue, poses a significant health risk and is increasing in countries with low and medium mortality rates, especially in metropolitan areas. Factors contributing to this include genetics, a lack of physical activity, socioeconomic status, unhealthy eating patterns, psychosocial factors, smoking, and alcohol consumption. Excess body fat significantly contributes to morbidity and mortality. Although optimal body fat levels vary, excess fat increases the risk of health issues such as joint problems and cardiovascular disease. People widely use bioimpedance analysis (BIA), an efficient, non-invasive method, to assess nutritional status and body composition. This activity uses the PDCA (Plan-Do-Check-Action) method, which is carried out at PT. Narindo, North Jakarta, in the productive age population. The examination results showed that the average levels of total body fat, visceral fat, total subcutaneous fat, total muscle mass were 28.6%; 11%; 22.2%; 28.3%. Early detection of body composition is critical for assessing nutritional and health status as well as diagnosing disease, potentially reducing obesity-related morbidity and mortality.
Edukasi dan Skrining Kardiomegali melalui Foto Polos Toraks di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat Ruslim, Daniel; Goh, Daniel; Enike, Syilvia Cendy; Khoto, Anthon Eka Prayoga; Santoso, Alexander Halim
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i12.2929

Abstract

Kardiomegali merupakan tanda radiologis penting yang mencerminkan adanya perubahan struktural jantung akibat berbagai faktor risiko kardiovaskular. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan jantung sekaligus melakukan skrining kardiomegali melalui pemeriksaan foto polos toraks. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, pada Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta dari berbagai kelompok usia. Peserta mendapatkan edukasi mengenai faktor risiko dan pencegahan penyakit jantung, dilanjutkan pemeriksaan radiologi dengan analisis rasio kardiotorakal (Cardio Thoracic Ratio/CTR). Hasil pemeriksaan menunjukkan mayoritas peserta memiliki gambaran toraks normal, sementara 2,4% di antaranya teridentifikasi mengalami kardiomegali. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun proporsi kelainan rendah, keberadaan kasus tetap perlu diperhatikan sebagai indikator awal risiko penyakit jantung. Edukasi interaktif dan skrining sederhana terbukti mampu meningkatkan kesadaran sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perkotaan. Kegiatan ini merekomendasikan pemantauan kesehatan jantung secara berkala, terutama pada individu dengan faktor risiko metabolik dan usia lanjut. Dengan demikian, program serupa dapat menjadi strategi preventif berkelanjutan untuk menekan beban penyakit kardiovaskular dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Perbandingan antara CT Score dan Saturasi Oksigen pada Pasien COVID-19 di Rumah Sakit UKI Tahun 2021 Elizabeth, Patricia Roulin; Ruslim, Daniel
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i3.p294-298.2025

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease that has caused pandemic effects on world demographics. It is caused by severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV 2). COVID-19 can attack various organs, especially the lungs. The first time a COVID-19 case was discovered in Indonesia was announced on March 2, 2020. The number of casesspread rapidly in Indonesia. The objective of this study is to findout the comparison of CT scores and oxygen saturation of COVID-19 patients at UKI Hospital in East Jakarta. This study uses a cross-sectional design using medical records and data analysis using Mann– Whitney. Based on the result of the study, high CT-Score causes low Oxygen Saturation, Furthermore, there is a relationship between CT Score and oxygen saturation of COVID- 19 patients at UKI Hospital in East Jakarta with a p-value of 0.05.
Edukasi dan Skrining Status Gizi melalui Pengukuran IMT dan Komposisi Tubuh di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat: Education and Screening of Nutritional Status through BMI and Body Composition in Kelurahan Kota Bambu, West Jakarta Ruslim, Daniel; Santoso, Alexander; Daniel Goh; Muhammad Fikri Dzakwan; Rifandra Rifqi Adi Hendrianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.113

Abstract

Pendahuluan: Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat dan berhubungan dengan risiko penyakit metabolik serta kardiovaskular. Di Indonesia, prevalensi obesitas pada orang dewasa mengalami peningkatan signifikan, terutama di wilayah perkotaan dengan gaya hidup sedentari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai status gizi dan kesehatan metabolik melalui edukasi serta pemeriksaan komposisi tubuh. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat pada Juni 2025 dengan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA), melibatkan 168 peserta. Pemeriksaan dilakukan menggunakan timbangan digital berbasis bioelectrical impedance analysis (BIA) untuk mengukur indeks massa tubuh (IMT), lemak tubuh, lemak viseral, restiung metabolic rate dan usia metabolisme. Hasil: Hasil menunjukkan rata-rata IMT 26,74 kg/m², lemak tubuh 31,46%, lemak viseral 11,46%, RMR 1426.01 kkal dan usia metabolisme 53,42 tahun, lebih tinggi dibandingkan usia kronologis. Sebagian besar peserta termasuk kategori obesitas (62,5%). Diskusi: Penelitian ini menekankan bahwa obesitas tidak hanya dapat dinilai dari IMT, tetapi juga dari parameter metabolik yang lebih komprehensif. Edukasi, skrining, dan intervensi berkelanjutan diperlukan untuk mencegah dampak jangka panjang obesitas. Kesimpulan: Kegiatan ini efektif meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai status gizi dan risiko metabolik, sekaligus menegaskan pentingnya upaya preventif di komunitas perkotaan.