Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KETEPATAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN WONOSOBO NOMOR 4 TAHUN 2016 (PASAL 13 TENTANG PENANGANAN SAMPAH) Abiyyu, Rainaldi Naufal; Yuniningsih, Tri; Afrizal, Teuku
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i2.2619

Abstract

Wonosobo one of the regions in Central Java that is experiencing a waste emergency. The lack of public awareness of in managing waste before disposal has an impact on the burden that must be received by the environment to accommodate the waste generated by the community. This research uses a descriptive analysis method with a qualitative approach. The purpose of this study is to see how the Accuracy of Policy Implementation Wonosobo District Regional Regulation Number 4 of 2016 (Article 13 Concerning Solid Management) with 5 accuracy theory according to Riant Nugroho, as well as describe supporting and inhibiting factors through Van Meter and Van Horn theories. The results showed that the implementation of this waste management policy has not been right policy, the right target, and the right process. Factors that are considered to hinder the implementation of solid waste management policy are resources, structure and objectives, social, economic and political conditions. Recommendations that can be given for the Wonosobo Environmental Agency to be more massive in socializing waste management policies, improving the quality and quantity of supporting facilities in waste management, improving waste processing facilities and infrastructure, and collaborating with the private sector.Kabupaten Wonosobo saat ini menjadi salah satu wilayah di Jawa Tengah yang mengalami darurat sampah. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sebelum dibuang berdampak pada beban yang harus diterima oleh lingkungan untuk menampung sampah yang dihasilkan oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat Ketepatan Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo Nomor 4 Tahun 2016 (Pasal 13 Tentang Penanganan Sampah) dengan teori 5 ketepatan menurut Riant Nugroho, serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat melalui teori Van Meter dan Van Horn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penanganan sampah ini belum tepat kebijakan, tepat target, dan tepat proses. Faktor yang dianggap menghambat implementasi kebijakan penanganan sampah yaitu sumber daya, struktur dan sasaran, kondisi sosial, ekonomi dan politik. Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonosobo lebih masif dalam mensosialisasikan kebijakan penanganan sampah, meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas penunjang dalam pengelolaan sampah, memperbaiki sarana dan prasarana pengolahan sampah, dan melakukan kerjasama dengan pihak swasta. 
E-Participation in Semarang Smart City Pradana, Satria Adhi; Astuti, Retno Sunu; Ningsih, Tri Yuni; Afrizal, Teuku
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Vol. 6 No. 3 (2020): Jurnal ilmiah Administrasi Publik (JIAP)
Publisher : Badan Penerbitan Jurnal (BPJ) FIA-UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiap.2020.006.03.6

Abstract

Era 4.0 in the context of e-government is less relevant for discussing smart cities. Because smart city is not only about public services, but smart city has developed into a means of realizing community participation who are involved in government activities. Semarang Smart City is one of the Smart City products which is quite good and general with the conditions of other cities that apply smart cities as well. Using netnographic methods and literature studies by collecting data, information, research journals, books, and literature from trusted sources in written and digital form that are relevant to this research. In this paper, the author will describe several forms of e-participation in the Semarang City Smart City program. Semarang Smart City has been able to provide open services, a place for community aspirations. By knowing the form of e-participation that is applied in Semarang Smart City, it is hoped that it can provide an overview of other local governments that implement smart city programs to better understand the smart city program, and can realize various participatory and collaborative decision-making that is right on target in order to create a highly respected government. high transparency and accountability.
MENGEMBANGKAN KERANGKA KEBIJAKAN MULTIDIMENSIONAL UNTUK PERDAGANGAN LINTAS BATAS DI PULAU SEBATIK Afrizal, Teuku; Rizkinta, Bryna; Samudra, Raihan
Journal Sains dan Teknologi Budidaya Perairan (SINTASAN) Vol 4 No 1: April 2026
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sintasan.v4i1.79

Abstract

Perdagangan lintas batas didefinisikan sebagai aliran barang dan jasa melintasi perbatasan darat internasional dalam jangkauan hingga tiga puluh kilometer (30 km) dan memainkan peran penting dalam mendukung mata pencaharian masyarakat perbatasan. Studi literatur ini memuat fenomena perbedaan yang setiap hari terjadi umumnya di wilayah perbatasan, khususnya di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, Indonesia. Dengan membedakan smokol dan kearifan lokal, diharapkan mampu membedah kondisi saat ini yang tergabung dalam perdaganngan lintas batas. Kajian ini diharapkan mampu: membangun model baru perdagangan berupa : inovasi multidimensi, dan multidisiplin ilmu. Dibutuhkan kebijakan yang mewakili semua tanpa merusak hal-hal yang mengganggu dari sisi kehidupan, dalam bentuk policy paper yang akan direncanakan pada masa yang akan datang.