Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Characteristics of Quality of Life of Children with Cancer in RSAB Harapan Kita Jakarta Sari, Widia; Mira Asmirajanti; Pamungkas, Rian Adi; Pamungkas, Fhasa Lifiansah Azzah; Anita Sukarno
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 5 No. 5 (2022): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v5i5.653

Abstract

Background: Cancer is a common health burden among children. Uncontrolled metastases of cancer cells produce various clinical manifestations in children that impact their quality of life. Objective: This study aims to determine the description of the quality of life which includes physical function, emotional function, social function, and school function in children with cancer undergoing treatment at RSAB Harapan Kita Jakarta. Method: This cohort study was conducted among 28 inpatient cancer children in RSAB Harapan Kita Jakarta. PedsQol 4.0 was used to assess the quality of life level among children in 7 days of follow-up during their hospital stay. We assessed the mean differences in 7 days follow-up using Repeated Measure ANOVA. Result: This study found that the highest score of quality of life domain was on social function on the 5 day (mean= 19.57, SD=1.069) and the lowest score was on school function (mean=13.57, SD=2.911). There were no significant differences in scores of quality of life domains including physical (p-value = 0.828) and emotional function (p-value = 0.081), whereas, only social (p-value= 0.002) and school function (p-value= 0.008) was significantly changed in day 7 follow-up. Conclusion: Nursing intervention improve quality of life among children with cancer was essential that may support children’s growth and development according their age. Recommendation: Nurse need to consider the component of quality of life in providing the management among children with cancer
PENINGKATAN LITERASI MIKROPLASTIK DAN PENERAPAN AUSDRISK TOOLS DALAM PENCEGAHAN RESIKO DIABETES TIPE 2 PADA IBU MAJELIS TAKLIM DI KAMPUNG KAPUK JAKARTA SELATAN Anita Sukarno; Erna Veronika; Yulia Wahyuni; Meisya Talahaturuson; Fransiskus Febri Juferta Telaumbanua; Mayliana Perangin Angin; Yunarti Yosefa M. Manec; Inggrid Tabalessy
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i3.1060

Abstract

Approximately 35% of the women of the Taklim At Taqwa Council suffer from hypertension and an increase in type 2 diabetes. Housewives are the heart of household life with big tasks, such as nurses and guarantors of nutrition for family members, and have the role of the main madrasah or first educator for children. his son. Empowerment of women is a major milestone in achieving optimal health and well-being for the family unit by increasing equality of access to health literacy. First, increase the ability to detect the risk of type 2 diabetes and literacy of mothers about microplastics and their negative impact on health, especially the risk of chronic disease and the ability to regulate diabetes nutritional patterns. The partner of the Community Partnership Program (PKM) is the Chairman of the Taklim Council At Taqwa Kampung Kapuk Lebak Bulus Village. This activity takes place from July to August 2023 in 5 stages, namely surveying problems, training on using AUSDRISK TOOLS in detecting the risk of type 2 diabetes, introducing microplastics, regulating the nutritional pattern of diabetics, and monitoring the evaluation of activities. This activity can increase partners' knowledge and skills in using instruments to detect the risk of type 2 diabetes, be able to read the numbering of plastic materials and identify safe plastic containers, and demonstrate the division of nutritional components of diabetes and making smoothies as a healthy snack for diabetics. Through this activity partners gain increased knowledge in detecting the risk of type 2 diabetes, the ability to identify safe plastic containers and prevent exposure to microplastics as well as the ability to regulate diabetic nutritional patterns.
Pelatihan Kegawatdaruratan Dalam Upaya Meningkatkan Kesiapan Menghadapi Situasi Gawat Darurat di Tengah Kerumunan Masa Budi Mulyana; Anita Sukarno; Tri Maharani; Rachmadin Ismail; Ulfa Rahayu; Rina Nurjanah; Ihsan Rezki Armanda; Novia Rahmawati; Nita Amelia; Siti Juleha; Della Fithria Khairunnisa; Lisa Amelia
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7392

Abstract

Kondisi kerumunan seperti konser musik dan pertandingan rentan terhadap berbagai potensi keadaan gawat darurat yang menimbulkan risiko signifikan terhadap keselamatan masyarakat. Kondisi gawat darurat tidak dapat diprediksi sehingga setiap anggota masyarakat harus mampu memberikan pertolongan. Keberhasilan pasien tertolong bergantung pada keberhasilan pada setiap tahapan SPGDT termasuk bagaimana peserta memberikan pertolongan pertama sebelum petugas kesehatan terampil datang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam menghadapi kondisi gawat darurat ditengah kerumunan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan ceramah dan demonstrasi 4 keterampilan kepada 40 peserta yang terdiri mahasiswa dan pegawai Universitas Esa Unggul serta peserta umum. Keterampilan yang diberikan yaitu bantuan hidup dasar, pertolongan luka dan perdarahan, pertolongan pada fraktur, dan proses evakuasi. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan bahwa pengetahuan meningkat dari rata-rata 50.2 menjadi 74.8. Untuk pengetahuan dan keterampilan jangka panjang, peserta dibekali video keterampilan dan buku saku. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini memberikan kepuasan kepada peserta, dimana peserta memberikan skor rata-rata 7 (0-10). Pelatihan kegawatdaruratan ini efektif dalam meningkatkan kesiapan melalui peningkatan pengetahuan
Pelatihan Kegawatdaruratan Dalam Upaya Meningkatkan Kesiapan Menghadapi Situasi Gawat Darurat di Tengah Kerumunan Masa Budi Mulyana; Anita Sukarno; Tri Maharani; Rachmadin Ismail; Ulfa Rahayu; Rina Nurjanah; Ihsan Rezki Armanda; Novia Rahmawati; Nita Amelia; Siti Juleha; Della Fithria Khairunnisa; Lisa Amelia
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7392

Abstract

Kondisi kerumunan seperti konser musik dan pertandingan rentan terhadap berbagai potensi keadaan gawat darurat yang menimbulkan risiko signifikan terhadap keselamatan masyarakat. Kondisi gawat darurat tidak dapat diprediksi sehingga setiap anggota masyarakat harus mampu memberikan pertolongan. Keberhasilan pasien tertolong bergantung pada keberhasilan pada setiap tahapan SPGDT termasuk bagaimana peserta memberikan pertolongan pertama sebelum petugas kesehatan terampil datang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam menghadapi kondisi gawat darurat ditengah kerumunan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan ceramah dan demonstrasi 4 keterampilan kepada 40 peserta yang terdiri mahasiswa dan pegawai Universitas Esa Unggul serta peserta umum. Keterampilan yang diberikan yaitu bantuan hidup dasar, pertolongan luka dan perdarahan, pertolongan pada fraktur, dan proses evakuasi. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan bahwa pengetahuan meningkat dari rata-rata 50.2 menjadi 74.8. Untuk pengetahuan dan keterampilan jangka panjang, peserta dibekali video keterampilan dan buku saku. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini memberikan kepuasan kepada peserta, dimana peserta memberikan skor rata-rata 7 (0-10). Pelatihan kegawatdaruratan ini efektif dalam meningkatkan kesiapan melalui peningkatan pengetahuan
GERAKAN SENAM LANSIA DAN DETEKSI STATUS METABOLIK UNTUK MENCIPTAKAN HIDUP SEHAT DI KAMPUNG BALI Dewi, Ratna; Sukarno, Anita; Linda, Erna Rosya; Sukaesti, Diah; Adisaputri, Oka Evita; Febriyani, Arum; Asmara, Challista Louis Angie Kusuma; Sapitri, Syaida Nur; Novitasari, Siti; Nendi, Zesica
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 9, No 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v9i02.6130

Abstract

Bertambahnya usia, fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat penunaan, sehingga banyak penyakit tidak menular bisa muncul dan juga terjadi penurunan fungsi imun tubuh sehingga rentan terkena penyakit menular yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, berdampak pada kualitas hidup lansia, baik Kesehatan fisik maupun mental. Data lansia yang diperoleh dari Kelurahan RW 05 Duri Kepa ditemukan kira-kira 70 orang yang penyakit yang paling tinggi hipertensi, asam urat dan kolesterol. Dalam rangka upaya menurunkan kasus penyakit dan meningkatkan kualitas hidup lansia maka diadakan pengabdian kepada masyarakat. Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan yaitu penyuluhan Kesehatan, pengecekan Kesehatan seperti pengukuran tekanan darah, menimbang berat badan, mengukur Indek masa tubuh (IMT), pengecekkan kadar gula darah, dan asam urat, dan mengikutsertakan lansia dalam senam lansia. Dari hasil kegiatan kepada masyarakat ini didapatkan cukup meningkat pengetahuan lansia terkait dengan hipertensi dan asam urat, terpantaunya pemeriksaan Kesehatan lansia dan senam lansia meningkatkan Kesehatan fisik dan mental lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memperoleh hasil sesuai dengan target berdasarkan kehadiran peserta lansia dan evaluasi program. Diperlukan tindak lanjut kegiatan di lanjutkan dalam program kegiatan posyandu lansia agar membantu menurunkan kasus penyakit hipertensi dan asam urat yang tinggi di Kampung Bali Duri Kepa Jakarta Barat. Kata kunci : Lansia, penyuluhan, pemeriksaan Kesehatan
GERAKAN PROGRAM CHILD SEXUAL ABUSE PREVENTION EDUCATION (C-SAPE) DALAM MEMBERANTAS KEKERASAN SEKSUAL SEJAK DINI DI SDIT AL USWAH Sukarno, Anita; Lestari, Sri; Khasanah, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 9, No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v9i01.5781

Abstract

Kekerasan seksual pada anak merupakan momok yang paling menakutkan pada anak dan keluarga yang dapat terjadi dimanapun, kapanpun dan siapapun. Dampak kekerasan seksual sangat kompleks seperti cidera fisik, penurunan kemampuan kognitif, harga diri rendah, depresi hingga keinginan untuk bunuh diri. Tujuan: bertujuan untuk menggalakkan program Child Sexual Abuse Prevention Education (C-SAPE) dalam kurikulum di SDIT Al Uswah. Metode: Pelaksanaan workshop dilaksanakan selama kurang lebih 3.5 jam dengan diawali oleh seminar implementasi program Child Sexual Abuse Prevention Education (C-SAPE) yang meliputi pengenalan anatomi tubuh dan fungsinya, mengenali bagian tubuh personal dan mewaspadai orang yang mencurigakan, kemampuan untuk menolak dan melindungi diri dan terbuka kepada orang yang dipercaya. Selanjutnya, workshop kurikulum dengan memilih metode dan media pembelajaran serta mengintegrasikan materi tersebut dalam mata ajar sekolah, dan deteksi dini tanda anak yang mendapatkan kekerasan seksual. Kegiatan ini diikuti oleh semua guru SDIT Al Uswah sebanyak 38 orang selama. Evaluasi kegiatan dengan menghasilkan kesepakatan kurikulum pencegahan kekerasan seksual anak yang diintegrasikan ke mata ajar potensial di setial level kelas siswa didik. Hasil: setelah dilakukan kegiatan workshop, 38 guru mampu menyusun media dan metode pembelajaran untuk 6 pertemuan aspek C-SAPE serta mengintegrasikan ke mata ajar. Kata Kunci: Kekerasan Seksual Anak; Pencegahan Kekerasan Seksual; Program C-SAPE
Diet and Menstrual Disorders in Women of Fertile Age Wahyuni, Yulia; Sukarno, Anita; Fadhilla, Reza; Novianti, Anugrah; Dewi, Tyas Laksita
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 13 No 2 (2024): JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36929/jpk.v13i2.962

Abstract

Menstrual disorders are caused by diet and sedentary life, stress, disease, genetic. The purpose of the study was to determine the relationship between the frequency of junk food consumption and menstrual cycle disorders. This study used a cross sectional design with respondents involved were WUS visiting the catin clinic at Puskesmas Duren Sawit, East Jakarta. The number of respondents was 55 people. Data analysis using chi square test. The results of the study respondents whose menstrual cycle was not normal as much as 23.6%. The youngest age of menarche was 12 years. The frequency of junk food consumption in the category of frequent consumption (7 times / week) is a group of foods / drinks containing a lot of sugar, fried foods, processed meat foods by 81.8%, 67.3%, 36.4%. The results of the chi square test showed that there was a significant relationship between the frequency of junk food consumption and menstrual cycle disorders with P <0.05. In conclusion, junk food consumption is a cause of menstrual cycle disorders and further research is needed to see the causes of menstrual cycle disorders as a whole.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Jiwa melalui Apliaksi Informasi Manajemen Asuhan Keperawatan Kesehatan Jiwa Saswati, Nofrida; Dinda, Aisa; Sukarno, Anita; Sianipar, Riski Marudur Ulina; Ulandari, Jelly; Fepriyanto, Sigit
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i4.18620

Abstract

ABSTRAK Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih mendapatkan stigma negatif dalam masyarakat yang beranggapan bahwa ODGJ berbahaya, sehingga menimbulkan banyak deskriminasi, pengucilan, penolakan serta marginalisasi dalam masyarakat, selain itu masalah ekonomi dan pendidikan juga mepengaruhi perawatan pada ODGJ. Tujuan dilakukan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman kader Kesehatan jiwa dalam melakukan peran dan fungsi kader Kesehatan jiwa. Metode kegiatan yang dilakukan berupa ceramah, diskusi dan role play. Hasil kegiatan terdapat peningkatan nilai post test yaitu 69,64, hasil deteksi Kesehatan mental menggunakan instrument SRQ didapatkan hasil masyarakat mengalami sehat mental yaitu sebanyak 68 orang (79.07%), gejala neurosis 10 orang (11.63%), gejala psikotik 2 orang (2.33%), PTSD 6 orang (6.97%). Terdapat warga yang mengalami psikotik diharapkan kader melakukan rujukan kepada pihak puskesmas melalui pelaporan perawat program Kesehatan jiwa. Kata Kunci: Kader, Kesehatan, Jiwa, Aplikasi, Infomasi, Askep Jiwa  ABSTRACT People with Mental Disorders (ODGJ) still get a negative stigma in society that assumes that ODGJ are dangerous, resulting in a lot of discrimination, exclusion, rejection and marginalization in society, in addition to economic and educational problems also affect the care of ODGJ. The purpose of this activity is to improve the understanding of Mental Health cadres in carrying out the roles and functions of Mental Health cadres. the method of activity carried out is in the form of lectures, discussions and role play. the results of the activity showed an increase in the post-test score of 69.64, the results of mental health detection using the SRQ instrument showed that the community experienced mental health, namely 68 people (79.07%), neurosis symptoms 10 people (11.63%), psychotic symptoms 2 people (2.33%), PTSD 6 people (6.97%). There are residents who experience psychosis, it is expected that cadres will make referrals to the health center through reporting to the Mental Health program nurse. Keywords : Cadres, Health, Soul, Application, Information, Mental Health Nursing
The Effectiveness of Dia-Care Telemonitoring on Diabetes Outcome among Type 2 Diabetes Patients Sukarno, Anita; Munthe, Evi Debora
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 9 No 3 (2021): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.212 KB)

Abstract

Introduction: Social media is essential during Covid-19 outbreak to deliver tele-diabetes care continuously.Aim: This study investigated the effectivity of Dia-Care Telemonitoring using WhatsApp on diabetes outcomessuch as psychological distress, blood glucose level, and diabetes knowledge. Method: Randomized ControlTrial was conducted on type 2 diabetes patients in Kebon Jeruk and Kalideres Primary Care. In a 1-monthintervention, patients (n=72) were randomized to control and intervention group. All outcomes such as FastingBlood Glucose, Diabetes Knowledge Test, and Depression Anxiety Stress Scale were collected at baseline andafter 1-month intervention. Result: 30 patients completed the study (15 control group, 15 intervention group).Both control and intervention group significantly improved the diabetes knowledge and fasting blood after 1-month follow-up. Only intervention group significantly improved depression (mean= 2.47, SD= 1.59, p= 0.04).Conclusion: Dia-Care Telemonitoring using WhatsApp improved diabetes knowledge, fasting blood glucoseand depression level.
INCREASING CAPACITY OF WOMEN AND CADRES TO PREVENT GESTATIONAL DIABETES AND STUNTING AT POSYANDU TERATAI 8 TANGERANG Sukarno, Anita; Azteria, Veza
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i2.57352

Abstract

Stunting and gestational diabetes are critical health issues that need to be addressed among pregnant women and children. The impact of stunting extends beyond the present, affecting the future of children as the younger generation, both in terms of growth and cognitive development, which influences their academic achievements. It is essential to prevent nutritional deficiencies or excesses to address these issues effectively. This initiative aims to empower women of reproductive age and the Posyandu Teratai cadres in Teluknaga Village, Tangerang Regency, in preventing stunting and gestational diabetes. The methods used include health education programs on stunting and gestational diabetes, the Specific, Measurable, Achievable, Rational, and Time (SMART) Self-Homecare method as a guideline for pregnancy preparation, health maintenance during pregnancy, and postnatal care, as well as training on stunting anthropometry and blood glucose and hemoglobin measurements for the cadres. The results of this program showed a significant increase in knowledge among women of reproductive age regarding stunting, gestational diabetes, and the SMART Self-Homecare method (p<0.001), and a 100% improvement in the cadres' skills in using stunting anthropometry tools and blood glucose and hemoglobin measuring instruments. The conclusion of this program is that health education and training programs for cadres and women of reproductive age can assist healthcare workers in enhancing the knowledge and skills of the target groups, contributing to the prevention of stunting and gestational diabetes. Stunting dan diabetes gestasional menjadi masalah kesehatan yang penting untuk ditangani pada ibu hamil dan anak. Dampak stunting tidak hanya pada masa ini, namun mempengaruhi masa depan anak sebagai generasi muda, baik dari aspek pertumbuhan maupun aspek kognitif dalam pencapaian prestasinya. Faktor nutrisi yang kurang dari kebutuhan atau berlebih dari kebutuhan harus dicegah untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberdayakan wanita usia subur dan kader Posyandu Teratai Desa Teluknaga Kabupaten Tangerang dalam pencegahan stunting dan diabetes gestasional. Adapun metode yang digunakan adalah  program pendidikan kesehatan mengenai stunting dan diabetes gestasional, metode Specific Measurable Achievable Rational and Time (SMART) Self-Homecare sebagai acuan dalam persiapan kehamilan, pemeliharaan kesehatan saat hamil, dan saat bayi dilahirkan, serta pelatihan antropometri stunting dan pengukuran gula darah dan hemoglobin pada kader. Hasil dari program ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan pada wanita usia subur tentang stunting, diabetes gestasional, dan mengenal metode SMART Self-Homecare (p< 0.001) dan terdapat 100% peningkatan keterampilan kader dalam penggunaan antropometri stunting dan alat ukur gula darah dan hemoglobin. Kesimpulan program ini adalah bahwa  pendidikan kesehatan dan pelatihan pada kader dan wanita usia subur dapat membantu tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sasaran sebagai upaya pencegahan stunting dan diabetes gestasional.