Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendampingan Kewirausahaan  Practice Young Entrepreneur Anak Muda Dalam Kewirausahaan dan Kekerasan Seksual Galih Satriyo; Fandi Ahmad; Suwarso Suwarso; Saiful Rohman; Yosi Mulyana Pratiwi; Janoko Janoko; Nadiya Lifa Ningrum
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/w9w3wn28

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membekali generasi muda, khususnya siswa SMA NU Gombengsari Kalipuro Banyuwangi, dengan wawasan dan keterampilan dalam bidang kewirausahaan serta pemahaman pentingnya manajemen bisnis dan isu kekerasan seksual. Program ini terdiri dari dua sesi utama, yakni pendampingan kewirausahaan bertajuk “Practice Young Entrepreneur” dan sosialisasi edukatif mengenai kekerasan seksual. Dalam sesi kewirausahaan, siswa diarahkan untuk mengenali potensi diri, menggali peluang usaha di lingkungan sekitar, dan menyusun rencana bisnis sederhana berdasarkan kreativitas masing-masing. Kegiatan ini juga menghadirkan para narasumber profesional dari kalangan akademisi dan praktisi usaha yang membagikan pengalaman serta strategi bisnis yang aplikatif. Di sisi lain, sosialisasi kekerasan seksual bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya kekerasan berbasis gender, baik di lingkungan sekolah maupun dunia digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, kepercayaan diri, serta semangat siswa untuk memulai usaha mandiri, disertai dengan kesadaran baru mengenai pentingnya menjaga keselamatan dan hak diri. Program ini diakhiri dengan presentasi rencana bisnis siswa dan penyerahan apresiasi, sebagai bentuk dukungan terhadap semangat wirausaha muda.
Pendampingan Pelayanan Pengguna Jasa Pelabuhan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk pada Momen Angkutan Lebaran 2026 Saiful Rohman; Geri Damayanto; Jovie Candra Purnama; Arman Hari Prasetyo; Moehammad Robith Nahdi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wrgxfc53

Abstract

Lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk merupakan jalur transportasi vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Bali. Pada setiap momen Angkutan Lebaran (Angleb), jalur ini mengalami lonjakan volume kendaraan dan penumpang yang sangat signifikan, mengakibatkan penumpukan di area buffer zone, meningkatnya waktu tunggu (waiting time), dan munculnya kendala teknis pada sistem e-ticketing Ferizy. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membantu pihak ASDP dalam mengurai kepadatan lalu lintas pelabuhan, meningkatkan literasi digital tiket penyeberangan, serta memastikan kelancaran arus mudik dan balik melalui kolaborasi lintas sektor. Metode yang diterapkan adalah Participatory Action Researce (PAR) yang dikombinasikan dengan pendekatan Service Learning dengan menerjunkan tim yang terdiri atas 5 dosen pembimbing lapangan dan 80 taruna. Personel dibagi ke dalam dua wilayah operasional, yakni Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk, dengan sistem piket 2 shift selama 24 jam penuh. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kehadiran tim PkM mampu mempercepat proses pengisian kapal (loading time) dari 30 menit menjadi 15-20 menit perkapal melalui penataan saf kendaraan yang teratur dan sistematis. Pendampingan proaktif di area toll gate juga secara signifikan menekan angka kegagalan transaksi tiket digital Ferizy. Selain memberikan dampak nyata pada kelancaran pelayanan publik sektor transportasi, kegiatan ini menjadi experiental learning yang berhasil mengonversi pemahaman teoritis taruna menjadi kompetensi praktis di lingkungan kerja bertekanan tinggi.
Proses Clearance In/Out dalam Penanganan Docking Kapal TB Bomas Setia oleh PT. Anugerah Tirta Samudra April Maulana Saputra; Galih Satriyo; Saiful Rohman; Jovie Candra Purnama
Port Management and Maritime Administration Journal Vol. 2 No. 2 (2026): July: Port Management and Maritime Administration Journal
Publisher : Indonesian Maritime Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65428/portman.v2i2.161

Abstract

This study aims to analyze the clearance in and clearance out service processes carried out by PT Anugerah Tirta Samudra in handling the docking of the tugboat TB. Bomas Setia and to identify the parties involved, in order to ensure compliance with maritime regulations and smooth operations. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through field observation, in-depth interviews with three operational informants selected using purposive critical case sampling, and documentation studies of the vessel's certificates. The findings show that the agency workflow relies on the integrated Inaportnet system and unfolds through three main stages. First, clearance in covers arrival notification, document verification, and port health quarantine clearance. Second, the docking maneuvering stage involves securing a Movement Approval Letter (SPOG) before the vessel enters the shipyard. Third, post-repair clearance out includes conducting a sea trial, reactivating seaworthiness certificates, settling non-tax state revenue obligations, and obtaining the Sailing Approval Letter (SPB). The success of the entire process depends heavily on close coordination between the shipping agency and the Harbor Master and Port Authority Office, PT Pelindo, the Port Health Quarantine Office, the Indonesian Classification Bureau, and the shipyard.
LEGAL ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF PKWT FOR BANYUWANGI MARITIME ACADEMY CADETS (AKABA) IN THE IMPLEMENTATION OF EID HOMECOMING TRANSPORTATION AT KETAPANG PORT, BANYUWANGI - GILIMANUK, BALI Janoko Janoko; Saiful Rohman
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 2 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i2.7851

Abstract

Sea transportation plays a strategic role in supporting mobility in Indonesia, especially during the Lebaran homecoming period, which is marked by a significant increase in passenger and vehicle flows. The Ketapang–Gilimanuk crossing route is one of the busiest corridors during this period. To support operational services, maritime cadets from institutions such as Akademi Kelautan Banyuwangi (AKABA) are often involved. Their participation can be carried out through a fixed-term employment agreement (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu / PKWT), as regulated in Indonesian labor law. This study aims to analyze the legal implementation of PKWT for AKABA cadets in Lebaran transportation operations and to examine the forms of legal protection provided. The research uses a normative legal method with statutory and conceptual approaches. The results show that the application of PKWT for cadets is legally permissible as long as it complies with regulations, particularly for temporary or seasonal work. However, its implementation must also ensure legal protection, work safety, and clarity of employment status to prevent violations of cadets’ rights as both workers and students. Therefore, clearer regulations and stronger coordination between educational institutions, transport operators, and related stakeholders are needed to ensure legal certainty and protection for cadets involved in Lebaran transportation activities.