Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Inkuiri terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains dan Sikap Ilmiah Peserta Didik Anita Kintan Pratiwi; Muh Makhrus; Muhammad Zuhdi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.240

Abstract

Pengembangan perangkat pembelajaran yang baik yaitu dengan merancang perangkat pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan pengetahuan kognitif tetapi juga mengembangkan kompetensi lain seperti kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kemampuan dalam menyelesaikan suatu masalah serta kemampuan literasi sains dan sikap ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika berbasis model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan literasi sains dan sikap ilmiah peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model penelitian yang dikembangkan adalah 4D Models. Produk yang dikembangkan berupa silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik, dan instrumen tes berupa soal kemampan literasi sains dan sikap ilmiah. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi perangkat. Analisis data dilakukan dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Hasil validitas yang diperoleh menunjukkan perangkat silabus, RPP, LKPD, dan instrument tes dengan rata-rata keseluruhan 93,63% berada pada kriteria sangat valid. Reliabilitas perangkat pembelajaran menggunakan Percentage Agreement (PA). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan menunjukkan rata-rata keseluruhan nilai 94,34%  berada pada kriteria reliabel dengan ditinjau dari ketercapaian indikator pembelajaran yang memiliki nilai PA lebih dari 75% menunjukkan keseluruhan aspek yang dinilai termasuk dalam kategori reliabel. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika berbasis model inkuiri terbimbing sangat valid dan reliabel untuk meningkatkan kemampuan literasi sains dan sikap ilmiah peserta didik.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Konflik Kognitif Berbantuan Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik Haerunnisa Haerunnisa; Muh Makhrus; Hikmawati Hikmawati; Muhammad Zuhdi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.341

Abstract

Proses pembelajaran fisika disekolah cenderung menggunakan metode pembelajaran langsung atau metode ceramah saja dan belum optimal dalam menggunakan media pembelajaran. Hal tersebut mengakibatkan  hasil belajar yang rendah karena rendahnya penguasaan konsep fisika peserta didik. Oleh sebab itu, solusi dari permasalahan tersebut, yaitu dengan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan konflik kognitif berbantuan video pembelajaran untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika peserta didik sebagai produk yang valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa silabus, RPP, LKPD, video pembelajaran dan instrumen penilaian penguasaan konsep. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan metode 4D (define, design, develop, disseminate). Penelitian ini dibatasi sampai pada tahap pengembangan (develop), yang mencakup uji validitas. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran dalam kategori sangat valid dan reliabel. Berdasarkan hasil tersebut perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Pada Materi Getaran Harmonis Menggunakan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Peserta Didik Elfatihan Egista; Muhammad Taufik; Muhammad Zuhdi; Kosim Kosim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.397

Abstract

Rendahnya penguasaan konsep fisika peserta didik mengakibatkan pembelajaran fisika menjadi terkesan sulit dan banyak rumus, selain itu proses pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik menyebabkan peserta didik kurang aktif dalam melakukan proses belajar, sedangkan dalam kurikulum 2013, peserta didik di tuntut aktif dalam memperoleh sendiri pengetahuannya. Oleh karenanya, dibutuhkan suatu perubahan agar keaktifan peserta didik semakin meningkat, sehingga penguasaan konsep fisika dapat tercapai. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model discovery learning yang layak untuk meningkatkan penguasaan konsep peserta didik pada materi getaran harmonis. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja peserta didik (LKPD), dan instrument penilaian. Desain penelitian yang digunakan yaitu desain penelitian dengan model 4D yaitu tahap define,  tahap design, tahap develop dan tahap dissiminate, tetapi dalam penelitian ini hanya lakukan sampai dengan tahap develop.  Validasi perangkat pembelajaran dinilai oleh 3 validator ahli dan 2 validator praktisi. Hasil validitas perangkat pembelajaran menggunakan skala Likert 1 sampai 4 menunjukkan rata-rata 89,39% sampai dengan 97,73% dengan kategori sangat valid. Hasil perhitungan reliabilitas menggunakan persamaan Percentage of Agreement (PA) menunjukkan rata-rata 93,65% sampai dengan 97,80% dengan kategori reliabel. Berdasarkan analisis hasil uji coba terbatas instrument penilaian penguasaan konsep menggunakan SPSS seri-26 diperoleh 10 soal valid dan 5 soal tidak valid dengan rtabel sebesar 0,468, serta 11 soal reliabel dan 4 soal tidak reliabel dengan Cronbach Alpha sebesar 0,632. Berdasarkan analisis respon peserta didik terhadap LKPD dan instrument penilaian penguasaan konsep menunjukan rata-rata sebesar 81,21% dan 77,99% dengan kategori sangat positif dan positif. Berdasarkan hasil analisis data, perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika peserta didik pada materi getaran harmonis dalam proses pembelajaran daring.
Analisis Pola Belajar Luring dan Daring pada Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Mataram Hikmah Tullah; Kosim Kosim; Muhammad Zuhdi; Muh. Makhrus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.400

Abstract

Indonesia saat ini sedang dilanda oleh musibah pandemi covid-19 dimana mengharuskan pemerintah untuk mengubah kegiatan pembelajaran yang semula dilaksanakan secara luring menjadi sistem daring. Keberhasilan dalam belajar baik secara luring ataupun daring adalah dengan adanya pola belajar yang baik agar proses belajar berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pola belajar yang terjadi selama belajar luring dan belajar daring pada mahasiswa Pendidikan fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Responden yang berkaitan adalah mahasiswa semester VII Pendidikan Fisika. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner yang terstruktur, pertanyaan disusun dan dikaitkan serta dikembangkan dengan literatur terkait, menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian analisis pola belajar luring dan daring pada mahasiswa pendidikan fisika adalah terjadi pola belajar berdasarkan indikator yang telah ditentukan yaitu persiapan belajar, cara mengikuti pelajaran, pembuatan jadwal dan catatan dan pengerjaan tugas. Terdapat perubahan berdasarkan indikator pola belajar yaitu pada persentase kemunculan pola belajar. Ditinjau dari prestasi ada perbedaan yang terlihat yaitu rata-rata nilai mahasiswa yang mengikuti pembelajaran secara luring lebih tinggi jika dibandingkan dengan nilai rata-rata mahasiswa yang mengikuti pembelajaran secara daring. 73,7 merupakan rata-rata nilai mahasiswa saat pembelajaran luring dan 69,2 merupakan rata-rata nilai mahasiswa saat pembelajaran daring. Penelitian ini didapatkan pola belajar mahasiswa saat pembelajaran luring dan daring dalam menunjang prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah instrument pengukuran fisika.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran PjBL berbasis STEM dalam Meningkatkan Kreativitas Fisika Peserta Didik Muhammad Rasyid Ridha; Muhammad Zuhdi; Syahrial Ayub
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.447

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatar belakangi karena lemahnya kemampuan kreativitas peserta didik yang disebabkan kurang aktif-interaktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran serta pemilihan metode pembelajaran yang masih menggunkan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa perangkat pembelajaran model PjBL berbasis STEM dalam meningkatkan kreativitas peserta didik yang valid, efektif, dan praktis. Penelitian ini termasuk dalam Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall. Produk yang dikembangkan yaitu silabus, rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja peserta didik (LKPD), dan instrumen tes kreativitas. Instrumen penelitian menggunakan lembar validasi, lembar kepraktisan dan instrumen tes kreativitas. Kevalidan perangkat pembelajaran menggunakan angket validasi yang dinilai oleh enam validator yaitu tiga dosen dan tiga guru praktisi yang kemudian dianalisis menggunakan skala likert. Efektivitas perangkat pembelajaran model PjBL berbasis STEM diperoleh dari hasil pretest dan posttest dengan analisis menggunakan uji N-Gain. Kepraktisan perangkat pembelajaran menggunakan angket respon guru dan peserta didik. Hasil analisis kevalidan perangkat pembelajaran menggunakan skala likert menunjukkan rata-rata perangkat pembelajaran yaitu silabus 92.18% dengan kategori sangat layak, RPP 90.62% kateogori sangat layak, LKPD 88,93 kategori sangat layak, dan Instrumen tes 93,05% kategori sangat layak. Kreativitas mengalami peningkatan dengan menggunakan hasil rata-rata uji N-Gain adalah 0.40 dengan kategori sedang. Hasil analisis angket respon guru dan peserta didik terhadap pembelajaran model PJBL-STEM menunjukkan kepraktisan sebesar berturut-turut 4.00 (sangat baik) dan 3.17 (baik). Hasil keterlaksanaan kegiatan guru model dan peserta didik berturut-turut 3.92 (sangat baik) dan 3.00 (baik). Sehingga, dapat disimpulkan perangkat pembelajaran model PjBL berbasis STEM dikembangkan valid, efektif dan praktis digunakan untuk meningkatkan kreativitas peserta didik.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Dina Novsiani; Ni Nyoman Sri Putu Verawati; Ahmad Harjono; Muhammad Zuhdi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, hasil pengembangan perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian (Define), perancangan (Design), pengembangan (Develop) dan penyebaran (Disseminate). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Bahan Ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan instrumen tes. Hasil validasi menunjukkan komponen perangkat pembelajaran dalam kategori sangat valid sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. Reliabilitas silabus, RPP, Bahan Ajar, LKPD dan instrumen tes, diatas 75 % menunjukkan semua komponen yang dinilai berada pada kategori reliabel. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik layak digunakan.
The Analysis of Concept Mastering and Creative Thinking Skills of Prospective Physics Teachers Post-Online Learning During the Covid-19 Pandemic Ahmad Busyairi; Muhammad Zuhdi; Muh. Makhrus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.958

Abstract

The current era of globalization and technology confronts humans with new challenges and increasingly complex problems. Mastery of concepts and creative thinking skills are two of several competencies that must be possessed by almost all professions at this time. This study aims to determine the extent of mastery of concepts and creative thinking skills of prospective physics teachers on dynamic electricity. This research is descriptive researcher. The population of this study was 60 prospective physics teachers who were studying at the University of Mataram, West Nusa Tenggara, Indonesia. The number of samples used was 28 students who were taken using a simple random sampling technique. The instrument consists of cognitive tests at levels C1-C3 in the form of multiple choice and tests of creative thinking skills in the form of real-world problems that are open-ended so that they can allow students to provide many solutions to the problems given. There are four aspects of creative thinking skills used in this study, namely; fluency, flexibility, originality, and elaboration. The research data showed that 85.71% of students were able to correctly answer C1 cognitive level questions (remembering), 67.86% of students were able to solve C2 cognitive level questions (understanding), and 60.71% of students were able to solve questions C3 cognitive level questions (applying). Furthermore, for creative thinking skills, the fluency aspect is in the Moderate category with a score of 1.86, and flexibility is in the Low category with a score of 1.14. For aspects of Originality and Elaboration, students are included in the non-creative category with a score of 0.18 and 0.56.
Aplikasi Konsep Gelombang dalam Menentukan Struktur Bawah Permukaan Persawahan Sembalun Bumbung bagi Mahasiswa Calon Guru Syahrial Ayub; Muhammad Zuhdi; Syamsuddin Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1055

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan pengalaman, pengetahuan dan keterampilan aplikatif konsep gelombang pada mahasiswa calon guru dalam menentukan struktur bawah permukaan persawahan Sembalun Bumbung. Dalam penelitian ini, geophone digunakan untuk menangkap gelombang seismik yang memancar dari bawah permukaan bumi. Gelombang yang ditangkap oleh geophone diubah menjadi data seismik yang dapat dibaca oleh seismograf. Data seismik yang terbaca oleh seismograf sudah tersimpan di unit utama PASI 16S24-P sebagai data digital.  Struktur bawah tanah yang teridentifikasi berdasarkan hasil analisis data seismik di sawah Sembalu Bumbung adalah: a) Penerapan konsep gelombang adalah menentukan struktur permukaan bumi menggunakan gelombang seismik yang dibiaskan, b) Terdapat 2 lapisan dengan ketebalan 1,8 meter dan 8,2 meter, c) Lapisan pertama merupakan lapisan tanah dan lapisan kedua lapisan pasir halus kering yang permeabel terhadap air, dan d) metode yang dapat digunakan dalam menerapkan pembelajaran aplikatif adalah kuliah lapangan, serta respon mahasiswa terhadap kuliah lapangan matakuliah pengantar geologi dan geofisika sangat baik.
Utilization of Milk Fish as A Basic Ingredient for Food Processed in Lembar Village, Lombok Barat District Muhammad Zuhdi; Evi Ariani Sutomo; Ni Luh Vidya Wulandhari; Rujiatul Azmi; Winda Yuli Alfina; Qotrin Mujahidah; Safira Safira; Tina Sonia; Miftahul Rizkia Mulia Azani; Arrum Fitrianingsih; Yogi Saputra
Unram Journal of Community Service Vol. 4 No. 1 (2023): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v4i1.417

Abstract

Milkfish is a type of fish that has good nutritional content for the human body and can be processed into any processed food, such as pilus amplang for milkfish. The reason for choosing milkfish as the basic ingredient for making pilus amplang is because most of the people in Lembar Village work as pond fishermen who have various types of fish, one of which is milkfish. The expected goal of this community service program is to be able to become an alternative in increasing the source of community income, as an effort in the forerunner of the emergence of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) and being able to increase the productivity of the people of Lembar Village. The method used in community service is through socialization and demonstration activities related to how to make milkfish amplang pilus to the people of Lembar Village, especially PKK mothers in Lembar Village, how to pack it, and market it properly
ANALISIS KEPRAKTISAN DAN KEEFEKTIFAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL KAUSALITIK PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS PESERTA DIDIK Yudia Nikmatul Warodiah; Joni Rokhmat; Muhammad Zuhdi; Syahrial Ayub; Kosim Kosim; Rangga Alif Faresta
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/orbita.v9i1.13659

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepraktisan dan keefektifan perangkat pembelajaran model kausalitik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif momentum dan impuls peserta didik. Analisis kepraktisan dan keefektifan Perangkat pembelajaran model kausalitik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif momentum dan impuls peserta didik yang dikembangkan terdiri dari silabus, RPP, LKPD, tugas pendahuluan, dan instrumen tes kemampuan berpikir kreatif (KBK). Pengumpulan data dilakukan melalui validasi dengan menggunakan instrument peneltian berupa angket respon peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta uji coba terbatas. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Narmada mulai pada tangal 7 oktober smpai tanggal 24 Oktober 2020. Hasil respon dari peserta didik memperoleh nilai > 80% dengan kriteria baik, dan rerata keterlaksanaan pembelajaran untuk tiga kali pertemuan yaitu 3,6 dengan kriteria sangat baik. Hasil perhitungan N-gain kemampuan berpikir kreatif peserta didik yaitu 0,43 yang tergolong kriteria sedang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model kausalitik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif momentum dan impuls peserta didik dapat dikatakanuntuk  praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci: perangkat pembelajaran; model pembelajaran kausalitik; praktis dan efektif  ABSTRACTThis research aims to determine the practicality and effectiveness of the causal learning model as a tool to improve creative thinking skills in students regarding momentum and impulse. The analysis of the practicality and effectiveness of the causal learning model tool was developed including syllabus, lesson plans, introductory tasks, and a creative thinking ability (KBK) test instrument. Data was collected through validation using student response questionnaires, observation sheets of the implementation of learning, and limited testing. The research was conducted at SMAN 1 Narmada from October 7 to October 24, 2020. The response from students received a score of >80% with the criteria of being good, and the average implementation of learning for three meetings was 3.6 with the criteria of being very good. The N-Gain calculation result of the students' creative thinking ability was 0.43, which is considered to be average. Based on these results, it can be concluded that the causal learning model tool for improving creative thinking skills in students regarding momentum and impulse is practical and effective to use in learning. Keywords: learning tool; causal learning model; practical and effective
Co-Authors 'Ardhuha, Jannatin A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agus Wachid Habiburrahman Agus Wahid Habiburrohman Ahmad Busyairi, Ahmad Ahmad Harjono Anita Kintan Pratiwi Annisa Sadela Suhada Aris Doyan Arrum Fitrianingsih Baiq Nurul Alya Bakti Sukrisna Bakti Sukrisna Bakti Sukrisna Bakti Sukrisna Bakti Sukrisna Deyan Syahirah Khairunnisa Dian W.Kurniawidi Dian Wijaya Kurniawidi Dina Novsiani Elfatihan Egista Evi Ariani Sutomo G. Gunawan, G. Gusti Afifah Haerunnisa Haerunnisa Hairunisyah Sahidu Hairunnisyah Sahidu Hikmah Tullah Hikmawati Hikmawati I Wayan Gunada Jannatin 'Ardhuha Jannatin Ardhuha Jannatin ‘Ardhuha Joni Rokhmat Joni Rokhmat Joni Rokhmat Kosim . Lalu Haditya Arria Rahmana M. Zaenal Abidin Miftahul Rizkia Mulia Azani Muh Makhrus Muh Makhus Muh. Makhrus Muhammad Rasyid Ridha Muhammad Taufik Muhammad Taufik Muhammad Taufik Muhammad Taufik Muhammad Taufik Mukh Makhrus Ni Luh Vidya Wulandhari Ni Nyoman Sri Putu Verawati Nindi Claudia Nisrina Zuhra Nur Erika Winda Putri Nurmala Hidayah Pranowo Raharjo Qotrin Mujahidah Rangga Alif Faresta Ricko Kardoso Rujiatul Azmi Safira Safira Satutik Rahayu Susilawati - Susilawati Susilawati Sutrio Syahral Ayub Syahrial A Syahrial A Syahrial Ayub Syahrial Ayub Syahrial Ayub Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Tegar Agusfian Mandiri Teguh Ardianto, Teguh Tesya Aprilia Tia Listiani Tina Sonia Verawati, NNSP Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi, Wahyudi Winda Yuli Alfina Yogi Saputra Yudia Nikmatul Warodiah Yuliana Husniati Ridwan Yunara Nurmaya