Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM AKTIVITAS BISNIS BAGI UMKM DI BANGKA BELITUNG Euis Widiati; Levyda Levyda; Kania Ratnasari
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v4i2.628

Abstract

Jumlah UMKM semakin hari kian bertambah, hal tersebut menandakan bahwa masyarakat saat ini mulai tertarik untuk berwirausaha. Adanya wabah pandemi Covid-19 membuat para pengusaha menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Untuk menumbuhkan jumlah pelaku UMKM yang berselancar di dunia maya, Kemenkop UKM dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama dengan para pelaku e-commerce menggagas program bertajuk 8 Juta UMKM Go Online. Bangka Belitung sebagai daerah yang memiliki potensi wisata pantai yang indah, memberikan peluang bagi para pelaku usaha di sekitar objek wisata. Beragam jenis usaha yang telah dirintis oleh para UMKM setempat. Untuk mendukung keberlangsungan usaha di era digital, diperlukan keterampilan bagi para pelaku usaha untuk dapat mengoperasikan media sosialnya dengan baik sebagai penunjang aktivitas pemasaran. Berdasarkan kondisi dan permasalahan tersebut di atas maka tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Sahid Jakarta mengadakan pelatihan, yaitu program optimalisasi media sosial Instagram sebagai penunjang aktivitas usaha bagi pelaku UMKM di Bangka Belitung diharapkan mampu meningkatkan perekonomian daerah setempat. Progam pelatihan yang bertujuan membekali kemampuan menggunakan system informasi dan teknologi dalam aktivitas bisnis di dunia digital ini diharapkan mampu dan berhasil menciptakan industri kreatif di Bangka Belitung.
JUMPA Vol.3 No.3 Okt 2016 HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA KARYAWAN DI FAVEHOTEL GATOT SUBROTO JAKARTA: HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA KARYAWAN DI FAVEHOTEL GATOT SUBROTO JAKARTA Muhammad Iffandi Universitas Sahid, Jakarta; Titin Astuti Universitas Sahid, Jakarta; Kania Ratnasari Universitas Sahid, Jakarta
Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA) Vol. 3 No. 3 (2016): Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I - Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.38 KB) | DOI: 10.55963/jumpa.v3i3.202

Abstract

One of the important assets owned by the company cannot be separated from the employee’s performance. To obtain a good performance, it is required an employee high motivation. Certainly, a good leader will always motivate the employees with the goal of keeping the spirit of the work and provide maximum performance. Motivation is an important factor to obtain a good performance. This research was conducted in order to determine the relationship work motivation and performance of employees at favehotel Jakarta. The method used in this research is descriptive quantitative method by using SPSS to help analyze the data obtained from the field. Data in this study were obtained by distributing questionnaires to 40 respondents as the population, then processed using the correlation formula of Rank Spearman, to determine whether there is a relationship between work motivation and employee performance, continues to find the correlation coefficient (R) to determine the relationship posed motivation work on employee performance. The results showed that the work motivation had a strong relationship with employee performance. It was evident from the results of the calculation of correlation coefficient of 0.623. This suggests a positive relationship between work motivation and employee performance with coefficient of determination obtained further by 38.8% and the remaining 61.2% is influenced by other factors.
JUMPA Vol. 5 No. 2 Juli 2018 Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Struktur Modal Pada Perusahaan Jasa: Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Struktur Modal Pada Perusahaan Jasa Kania Ratnasari Universitas Sahid
Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA) Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I - Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.916 KB) | DOI: 10.55963/jumpa.v5i2.258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada perusahaan jasa, sub sektor hotel, restoran dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan, struktur aktiva dan struktur modal. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan jasa sub sektor hotel, restoran dan periwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 8 perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Model analisis data dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan menggunakan model data panel dan menggunakan aplikasi program Eviews 9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial likuiditas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Sedangkan profitabilitas, ukuran perusahaan dan struktur aktiva tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Secara simultan, hasil penelitian ini menujukkan bahwa profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan dan struktur aktiva tidak berpengaruh secara signifikan terhadap struktur modal.
PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN INDIHOME DI DKI JAKARTA Fitri Umaroh; Kania Ratnasari
Management & Accounting Expose Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/mae.v5i2.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan IndiHome diDKI Jakarta. Obyek dan populasi penelitian ini adalah 100 orang pengguna produk IndiHome yang bertempat tinggal di DKI Jakarta dan pengguna aktifyang berlanggananIndiHome dengan menggunakan Metode Purposive Sampling, Analisis Data menggunakan Regresi Linear Sederhana terdapat Uji Determinasi dan Uji Hipotesis dengan Uji-T yang menggunakan SPSS V25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara dua variableterdapat perolehan data, dari uji-t hitung sebesar 19.9951.987 dan nilai signifikan 0,0000,05 sehingga dapat dinyatakan dengan pernyataan hipotesis Ho ditolak  dan Ha diterima, serta hasil uji Determinasi  menunjukkan kontribusi variabel independen  (bebas) terhadap variabel dependen  (terikat) sebesar 80,3% sisanya 19,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulannya, penelitian antara variable X dan Ymenunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan IndiHome di DKI Jakarta. 
ANALISIS POTENSI DAYA TARIK WISATA GASTRONOMI DI KAWASAN PETAK SEMBILAN GLODOK, JAKARTA BARAT Susy Bhudiharty; Kania Ratnasari; Sihono Dwi Waluyo
Jurnal Industri Parawisata Vol 1, No 2 (2019): JANUARY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v1i2.20

Abstract

Pendampingan Story Telling Pada Anak Terdampak Gempa Cianjur Di Kp. Seuseupan Kec. Cugenang, Cianjur Kania Ratnasari; Annisa Retno Utami; Fahririn Fahririn
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v6i2.2616

Abstract

Pada 21 November 2022, Indonesia dilanda gempa bumi tepatnya di daerah Cianjur, Jawa Barat. Salah satu lokasi yang terdampak dari adanya gempa tersebut yaitu Kampung Seuseupan RT 05, RW 01, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang. Pada kampung tersebut terdiri dari 130 KK (kartu keluarga) dan 90 orang anak-anak yang terdampak akibat adanya gempa tersebut. Hal tersebut membuat khususnya anak-anak merasa trauma dan takut. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membantu anak-anak mengembalikan rasa trauma dan takut adalah dengan cara mendongeng (story telling). Story telling yang dilakukan dengan membuat suasana rileks kepada anak-anak, serta melakukan interaksi dan bermain games untuk membuat suasana rileks tersebut. PKM ini bertujuan untuk mengembalikan sedikit demi sedikit rasa trauma dan takut pasca gempa, membantu anak-anak lainnya lebih dekat dan saling kenal untuk menumbuhkan kembali rasa aman dan rasa kebersamaan serta membuat mereka tertawa senang dan sejenak melupakan ketakutan akan bencana yang mereka alami dan terhibur dengan dongeng yang dibawakan. Pengabdian masyarakat ini menfokuskan dengan memberikan materi trauma healing berupa story telling dan games. Kemudian pendistribusian perlengkapan sekolah lengkap, terpal dan makan siang serta pendampingan berupa trauma healing dengan pendekatan story telling dan games kepada anak-anak korban gempa selain itu kegiatan ini juga memberikan pendampingan kepada anak-anak korban gempa untuk dapat mengurangi rasa takut dan trauma yang dialami oleh anak-anak dan mereka kembali semangat melakukan aktivitasnya terutama belajar dan sekolah.
ANALISIS POTENSI WISATA BAHARI DAN BUDAYA DI BELITUNG, KAB. BELITUNG BARAT Bhudiharty, Susy; Ratnasari, Kania; Marizka, Diana
Jurnal Industri Parawisata Vol 2, No 1 (2019): JULY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v2i1.29

Abstract

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN FOTO PRODUK SEBAGAI MEDIA PROMOSI DIGITAL DAN QRIS PADA UMKM WOMENPRENUER BOGOR Annisa Retno Utami; Kania Ratnasari; Fahririn Fahririn
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19384

Abstract

ABSTRAKPerkembangan bisnis digital menuntut pelaku usaha untuk dapat memanfaatkan media digital yang ada seperti promosi media sosial dan menerapkan pembayaran digital. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra pada kegiatan ini yaitu kurangnya kemampuan dalam melakukan promosi di media sosial, belum memiliki foto produk yang eye catching, belum mampu melakukan editing foto secara basic dan belum mengimplementasikan QRIS sebagai pembayaran digital. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman mengenai media promosi Instagaram dan Whatsapp, melakukan mini workshop foto produk, editing foto dengan smartphone dan implementasi dan pendaftaran QRIS sebagai pembayaran digital. Mitra dalam kegiatan ini adalah pelaku UMKM yang merupakan Ibu-Ibu rumah tangga yang melakukan usaha atau biasa disebut dengan Womenpreneur yang terdiri dari 25 pelaku usaha seperti usaha makanan & minuman, fashion dan aksesoris. Metode kegiatan ini dengan Pra Kegiatan (identifikasi, klasifikasi dan persiapan), Pelaksanaan Kegiatan (Pre test & post test, Pelatihan dan Workshop, Pendaftaran QRIS), Evaluasi (Evaluasi dan Pelaporan). Hasil dari kegiatan ini yang dinilai dari hasil pre-test dan post-test terdapat perubahan siginifikan antara pengetahuan sebelum dilaksanakan pelatihan dan sesudah dilaksanakan pelatihan, selain itu peserta juga mampu melakukan foto produk yang lebih baik dari sebelumnya dan masing-masing pelaku usaha sudah memiliki QRIS yang dapat digunakan sebagai pembayaran digital. Kata kunci: foto produk; promosi digital; QRIS; UMKM; womenpreneur ABSTRACTThe development of digital business requires business actors to be able to take advantage of existing digital media such as social media promotion and implementing digital payments. The problems faced by partners in this activity are the lack of ability to promote on social media, do not have eye-catching product photos, have not been able to do basic photo editing and have not implemented QRIS as a digital payment. The purpose of this activity is to provide an understanding of Instagaram and Whatsapp promotional media, conduct mini product photo workshops, photo editing with smartphones and implementation and registration of QRIS as a digital payment. Partners in this activity are MSME actors who are housewives who do business or commonly referred to as Womenpreneur consisting of 25 business actors such as food & beverage, fashion and accessories businesses. The method of this activity is Pre-Activity (identification, classification and preparation), Implementation of Activities (Pre test & post test, Training and Workshop, QRIS Registration), Evaluation (Evaluation and Reporting). The results of this activity are assessed from the results of the pre-test and post-test there is a significant change between knowledge before the training and after the training, besides that participants are also able to take better product photos than before and each business actor already has QRIS that can be used as digital payment. Keywords: product photos; digital promotion; QRIS; MSMEs; womenpreneur
Understanding E-Learning Satisfaction Through Technology Acceptance Model: A Case Study of Edlink Implementation at Sahid University Kania Ratnasari; Rama Chandra; Didit Haryadi; R. Madhakomala
International Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 3 No. 4 (2025): International Journal of Advanced Multidisciplinary (January-March 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/ijam.v3i4.740

Abstract

Good electronic resources and student-lecturer interaction are essential to improve student satisfaction during online learning; e-learning satisfaction is a multifaceted construction that significantly affects student engagement and retention in online learning environments. This study aims to examine and evaluate a four-variable model, including E-learning, Perceived Ease of Use, E-learning Satisfaction, and Perceived Usefulness. Quantitative methods are used to test scales, research models, and hypotheses. These include testing scale reliability, testing the validity and consistency of the scale, and Structural Equation Modeling (SEM) for hypothesis testing. The sample used was an active student of the Faculty of Economics and Business in the odd semester of 2023/2024 who had used Edlink at Sahid University. The object was chosen because Sahid University has an e-learning site, namely Edlink, that supports teaching and learning activities and is already running. One hundred thirty-eight questionnaires were distributed directly through Google Forms to students who had used Edlink. The data analysis technique in this study uses SEM with SmartPLS version 4. Through the evaluation of the measurement model with a loading factor of >0.70, Composite Reliability > 0.70, Cronbuc's Alpha >0.70 and Average variances Extracted >0.50. Then, we use the hypothesis test with Bootstrapping to determine the direct and indirect influences. The results of the study showed that there was an Effect of Perceived Ease of Use on E-learning satisfaction, No Effect of Perceived Usefulness on E-learning satisfaction, Effect of E-Lerning on Perceived Ease of Use, Effect of E-Lerning on Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use did not mediate the Effect of E-Lerning on E-learning satisfaction, Perceived Usefulness mediated the Effect of E-Lerning on E-learning satisfaction.
Embracing Culinary Tourism as a Strategy for Boosting Regional Development: Bangka Belitung Case Studies Levyda, Levyda; Giyatmi, Giyatmi; Ratnasari, Kania; Valeriani, Devi
Integrated Journal of Business and Economics (IJBE) Vol 8, No 3 (2024): Integrated Journal of Business and Economics
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ijbe.v8i3.888

Abstract

Both regional and national growth are aided by culinary tourism. Every region needs to have an appropriate strategy in place to compete with the others in order to maximize development. Creating a supply-demand-driven culinary tourism strategy is the aim of this study. Hybrid technique was employed in this investigation. Participants in this study included chefs, tour operators, owners of agricultural tourism firms, local government representatives in the tourism sector, and operators of restaurants and hotels. SWOT analysis was conducted using the results of visitor surveys, aerial observations, focus group discussion, and secondary data. Suggested course of action: Priority plans are selected by government officials and executives of travel industry associations, and AHP is used to process them. Product, pricing, marketing communication, and collaboration are the recommended areas of concentration. To increase price competitiveness, culinary products from upstream to downstream must work together. Among the goods that must be created are facilities, culinary festivals and events, culinary-related activities, and organizations dedicated to culinary tourism. Collaborative marketing communications are needed to maximize culinary tourism-related media and messaging. There are restrictions on research involving horizontal stakeholders. Future research needs to look at the various ways that stakeholders collaborate.