Claim Missing Document
Check
Articles

Monumen Perjuangan Angsana Sari Desa Titab, Kecamatan Busungbiu, Buleleng (Latar Belakang Dan Strategi Pemanfaatannya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA) Hajaro, Nugraha; I Wayan Putra Yasa; I Wayan Pardi
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v13i1.85921

Abstract

ABSTRACT This research examines the Angsana Sari Struggle Monument in Titab Village, Buleleng, as a symbol of local struggle. The aim of the research is to explore the background to the erection of the monument, the character values ​​contained, and its use as a history learning resource in high school. The method used is descriptive qualitative. Data was obtained by conducting observations, interviews and document studies. The results of the research show that the monument was erected to commemorate the incident of the NICA army's ambush of young fighters. The character values ​​contained in the monument include religion, hard work, love of the country, democracy, national spirit, love of peace, respect for achievement, social care, responsibility and friendship. The use of monuments as a historical learning resource applies the Problem Based Learning (PBL) model in accordance with the curriculum. This research contributes to the preservation of historical values ​​and character for the younger generation. Keywords: Young generation, Angsana Sari Struggle Monument, character values, learning resources
Arca Perwujudan Di Pura Puseh Penataran Desa Adat Kabetan, Gianyar (Kajian Tentang Sejarah, Fungsi Dan Implementasinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah) Nama, Ida Bagus Putu Adi; Purnawati, Desak Made Oka; Yasa, I Wayan Putra
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v13i2.93813

Abstract

The purpose of this study is to explore the historical existence of embodiment statues at Pura Puseh Penataran, Desa Adat Kabetan, Bakbakan, Gianyar. It aims to examine the function and meaning of these embodiment statues in the context of modern society and to implement history learning by utilizing these statues as learning resources at vocational high schools (SMK). This research employs a qualitative method with several stages: determining the research location, selecting informants, data collection techniques (observation, interviews, document studies), data authenticity validation techniques (data triangulation, method triangulation), and data analysis techniques. The findings reveal that the embodiment statues at Pura Puseh Penataran reflect the development of religious culture in Bali from the 13th to the 14th century AD. These statues serve religious rituals, cultural symbolism, educational media, and academic studies, with evolving meanings as a cultural heritage. The implementation of history learning in Phase E through Project-Based Learning (PjBL) enhances historical understanding, critical thinking, and appreciation of cultural heritage. Keywords: embodiment statues, function, and implementation
POLA INTERAKSI PEDAGANG HINDU DAN ISLAM DI KECAMATAN SERIRIT BULELENG SERTA POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Abdurrahim, Habib; Yasa, I Wayan Putra; Nur, Irwan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v7i2.100796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola interaksi sosial antara pedagang Hindu dan Islam di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar sosiologi ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Kecamatan Seririt dikenal sebagai wilayah multikultural dengan interaksi ekonomi yang intens di pasar tradisional dan pusat perdagangan, menjadikannya lahan yang subur untuk studi hubungan antarkelompok sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola interaksi antara pedagang Hindu dan Islam didominasi oleh pola kerja sama (assosiatif) dalam bentuk gotong royong, saling membantu dalam kegiatan perdagangan, dan toleransi dalam menjalankan ibadah masing-masing. Konflik yang terjadi bersifat laten dan jarang muncul ke permukaan, karena adanya nilai-nilai kearifan lokal dan norma sosial yang kuat. Potensi hasil penelitian ini sebagai sumber belajar Sosiologi sangat tinggi, khususnya pada materi interaksi sosial, nilai dan norma, serta integrasi sosial. Pengalaman nyata dari masyarakat lokal dapat diintegrasikan dalam pembelajaran berbasis kontekstual untuk meningkatkan pemahaman dan empati sosial siswa.
Periode Akhir Revolusi Fisik di Bali, 1946-1949 Arta, Ketut Sedana; Yasa, I Wayan Putra; Pageh, I Made; Pardi, I Wayan
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v8i1.22326

Abstract

This research aims to investigate Puputan Margarana and its impact on the physical revolution in Bali, both from a military and psychological perspective, and then to gain a clearer understanding of the tactics and strategies of resistance in Bali following the Puputan Margarana. This study employs historical methods encompassing heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The research findings indicate that the impact of Puputan Margarana resulted in psychological turmoil for the fighters in the Buleleng region, leading to sadness and a profound sense of loss due to the fall of Ngurah Rai and his staff. The post-Puputan Margarana physical revolution in Bali witnessed the reorganization of MBU-DPRI and the emergence of MBI, along with various persuasive actions to implement the minimum Banyuning program, the infiltration of DPRI's influence into government organs, and acts of violence against those openly supportive of NICA. With the achievement of the Renville Agreement in 1948, the shift in resistance in Buleleng came to be known as the "penurunan" (covert withdrawal) and "penyerahan" (official surrender), as orchestrated by Wijakusuma and the core leaders of MBU-DPRI.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MEDIA SCHOOLOGY UNTUK PEMBELAJARAN DARING DI ERA PASCA PANDEMI COVID 19 BAGI GURU – GURU DI SMP SATAP N 3 SUKASADA Ketut Sedana Arta; Desak Made Oka Purnawati; I Wayan Putra Yasa; Raden Ahmad Ginajar Purnawibawa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Ganesha FHIS Vol 3 No 2 (2022): November, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Ganesha FHIS
Publisher : Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/p2mmgfhis.v3i2.1472

Abstract

The main objectives of this activity are: (1) Improving the professional development of teachers in the context of utilizing LMS (Schoology) media as online learning media (2) Improving the ability of teachers to compile and present learning materials and evaluations in LMS (Schoology) (3 ) Improving student learning outcomes by using the LMS (Schoology) application. The results of the activity showed that the teachers at SMP Negeri One Roof 3 Sukasada they did not have sources of information related to LMS (Learning Management System) media, especially schoology so that there was no attempt to update the online learning system, and only focused on using social media Whatshap; (2) teachers at SMP Negeri 3 Sukasada One Roof have done online learning but it has not been done optimally, this happens because most teachers use social media applications such as whatshaap and google classroom, and do not provide space for students to learn interactively; (3) most of the teachers complained about online learning because students had decreased interest in learning, this can be seen. Most of the students were late or did not submit their assignments for various reasons such as not having cellphones, damaged cellphones and network problems; (4) teachers at SMP SATAP Negeri 3 Sukasada have never received training on Learning Management Systems (LMS), such as Schoology, so they do not know the advantages or disadvantages of the schoology
Interaksi Sosial Antara Mahasiswa Agama Hindu Dengan Katolik Di Lingkungan FHIS Undiksha Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sosiologi SMA Tarigan, Mayarninta; Yasa, I Wayan Putra; Sitompul, Lola Utama
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 3 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.77593

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara majemuk dengan keberagaman suku, ras, agama, dan budaya yang menjadi ciri khas bangsa ini, termasuk pada lingkungan univesitas. Perbedaan ini menciptakan dinamika interaksi sosial yang menarik untuk dikaji, khususnya interaksi antara mahasiswa Hindu sebagai kelompok mayoritas dengan mahasiswa Katolik sebagai kelompok minoritas. Penelitian bertujuan mengidentifikasi bentuk, faktor dan interaksi sosial mahasiswa Hindu dengan Katolik di lingkungan FHIS Undiksha sebagai sumber belajar Sosiologi di SM. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dengan metode purposive sampling. analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yakni bentuk interaksi sosial banyak terwujud melalui kegiatan akademik dan organisasi, seperti kerja kelompok dalam mengerjakan tugas kuliah, mengikuti kepanitiaan bersama, serta berpartisipasi dalam organisasi mahasiswa dan kegiatan bakti sosial lintas agama. Faktor-faktor yang memengaruhi dapat dikaji dari beberapa aspek seperti adanya hubungan perbedaan agama justru mempererat hubungan melalui sikap saling menghargai dan membangun toleransi, adanya hubungan dengan struktur fungsi sosial yakni memperkuat kohesi sosial dan membangun interaksi yang inklusif serta produktif, adanya tujuan seperti mahasiswa saling mengenal tradisi dan budaya agama lain, seperti ikut merayakan hari besar agama teman, yang semakin mempererat hubungan dan memperdalam pemahaman lintas agama. Potensi sebagai sumber belajar sosiologi di SMA sangat besar, seperti pengertian interaksi sosial. Materi mengenai interaksi sosial tidak terlihat pembahasannya dengan jelas. Sehingga untuk memperkaya pemahaman mengenai interaksi sosial dalam hubungan sosial maka dibentuklah pembelajaran kontekstual dengan bahan interaksi mahasiswa FHIS Undiksha sebagai pelengkap materi hubungan sosial.
Co-Authors Abdurrahim, Habib Ahmad Ardiyansah Albertus Agas Anjali, Alina Ratna Arti, Luh Puji Arvitria, Devi Wina Aryantika, I Kadek Adi Berliana Dhea Shalsa Billa Bintang Prakasa Cala, Maria Ulda Desak Made Oka Purnawati Dr. Tuty Maryati,M.Pd . Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Gede Wirata Gregorius A.S Jamlean Hajaro, Nugraha Hestiqoma Maulida I Gusti Putu Suharta I Kadek Adi Aryantika I Ketut Sedana Arta I Made Arya Suta Wirawan I Made Pageh I Nyoman Ananta Wasistha I Putu Dandy Riartha I Putu Wisnu Saputra I Wayan Arya Mahendra I Wayan Lasmawan I Wayan Mudana I Wayan Pardi I Wayan Suartika I Wayan Suastra I Wayan Surya Eka Saputra Ida Bagus Putu Arnyana Irwan Nur Ivanka Angelina Dheyanita Prasada Jamlean, Gregorius A.S Kadek Arlinda Devi Suyanti Kardila, Maria Marisa Karo, Hemi Sari Br Ketut Sedana Arta Ketut Sedana Arta Ketut Tuti Ayu Komang Risna Anjliani Lola Utama Sitompul Luh Putu Sendratari M.Si Drs. I Ketut Margi . Mahayani, Ni Nengah Dwi Sri Maria Marisa Kardila Martayana , I Putu Hendra Mas Muhammad Daffy Rizaldy Nama, Ida Bagus Putu Adi Ni Kadek Marhaeni Desyantari Ni Made Ary Widiastini Ni Made, Putri Oktadewi Ni Putu Ratna Ayu Lestari Ni Wayan Fany Juniasih Ni Wayan Ratih Paramita Nova Dena Putri Irawan Nur, Irwan Nyoman Dini Andiani Paramita, Ni Wayan Ratih Putu Indah Rahmawati Putu, Putu Intan Novitalia Raden Ahmad Ginajar Purnawibawa Raden Ahmad Ginajar Purnawibawa Rara, Putu Rara Anggie Prasisthia Ridwan Aditya Rizaldy, Muhammad Daffy satria dwi mahendra Sitompul, Lola Utama Tarigan, Mayarninta Tarsisius Nogu, Gaudensia Yani Nogu Terezawati, I Gusti Ayu Made Diana Tuti Ayu, Ketut Wardana Putra, Putu Gilang Eka Wayan Ariastana Wirawan, I Gusti Made Arya Suta