Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Drama Pantomim di SMK untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani Alfaris, Lukman; Tresnowati, Idah; Berliani, Artika Putri; Muliana, Rofiqa Syahra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drama pantomime merupakan permainan drama gerak yang menceritakan semua dengan gerak tanpa mengunakan kata-kata dari adegan awal sampai adegan akhir. Dalam permainan ini sang actor dilarang berbicara semua apa yang ingin disampaikan harus dengan gestur, baik gerak tangan kaki, tubuh sampai ekspresi wajah.tentunya Ketika bermain drama ini para pemain harus sering Latihan gerak terutama dengan olah tubuh supaya tubuh tidak terasa kaku, dan harus dilakukan secara berulang-ulang. Bermain pantomime berbeda dengan bermain drama jenis yang lainnya yang bisa berbicara Ketika menyampaikan apa yang ada dalam pikirannnya. Pelatihan drama pantomime memang berat karena drama ini mengutamakan fisik, jika fisik lemah nanti drama yang akan disampaikan kurang sempurna, maka dari itu pemain pantomime harus sehat dan bugar, Kegiatan Pengabdian di SMK Muhammadiyah Bligo Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan 2 bulan, Dalam kegiatan ini, peneliti melatih cara memerankan atau memainkan pantomim yang baik dengan memulai dari apersepsi, ekspresi, dan gerakan.
Survey Sarana Prasarana Mata Pelajaran PJOK di SD Negeri 01 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Alkabbani, Maulana Hisyam; Yusuf, Jamaludin; Tresnowati, Idah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti ini bertujuan meneliti ketersediaan dan kondisi sarana prasarana di SD Negeri 01 Kedungwuni, Kabupaten Pakalongan. Peneliti berjudul "Survey Sarana Prasarana Mata Pelajaran PJOK di SD Negeri 01 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan" dengan tujuan mengumpulkan data jumlah, kondisi, dan kepemilikan sarana prasarana PJOK. Penelitian observasi terhadap sarana prasarana di SD Negeri 01 Kedungwuni karena sarana prasarana penting untuk menyampaikan materi. SD Negeri 01 Kedungwuni dipilih sebagai sampel karena peneliti melihat perlunya sarana prasarana yang memadai untuk membantu pelajar memahami. Mata pelajaran PJOK yang memerlukan fasilitas untuk mendorong siswa dalam kegiatan olahraga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggambarkan kondisi sarana prasarana PJOK di SD Negeri 01 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Data dikumpulkan melalui survei dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian sarana PJOK di SD Negeri 01 Kedungwuni mengalami kerusakan, sedangkan sebagian prasarana dalam kondisi baik. Secara keseluruhan, sarana prasarana di SD Negeri 01 Kedungwuni masih belum memadai dan belum mencapai standar untuk kegiatan belajar mengajar secara maksimal.
Hubungan Kekuatan Otot Lengan terhadap Hasil Servis Bawah Pada Ekstrakulikuler Bola Voli Putra SD Negeri Botolambat 01 Kabupaten Batang Widiyanti, Lintang; Panggraita, Gilang Nuari; Tresnowati, Idah; Yusuf, Jamaludin; Wijaya, M. Riski Adi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot legan serta koordinasi mata dan tangan terhadap servis bawah siswa ekstrakurikuler bola voli SD Negeri Botolambat 01 Kabupaten Batang.Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif karena data dalam penelitian ini berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. Berdasarkan konsep positivisme, penelitian kuantitatif adalah cara mengumpulkan data dengan menggunakan alat-alat penelitian, menganalisis data secara kuantitatif dan statistik, serta menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes push up, dan tes servis bawah bola voli. Berdasarkan hasil analisis data dan uji hipotesis, untuk kontribusi kekuatan otot lengan terhadap servis bawah bola voli. Penelitian ini diterapkan pada populasi atau sampel tertentu. Penelitian kuantitatif merupakan pendekatan untuk menguji teori-teori tertentu dengan cara meneliti hubungan antar variabel. Berdasarkan hasil analisis data dan uji hipotesis, untuk kontribusi kekuatan otot lengan terhadap servis bawah bola voli. Dengan R-hitung = 0,521 lebih besar dari R-tabel = 0,497, hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lain mempengaruhi nilai hubungan antara kekuatan otot lengan dan hasil servis bawah bola voli, dengan (Koefisien Determinasi) KD = 0,271. Ini menunjukkan bahwa hasil servis bawah siswa meningkat seiring dengan kekuatan otot lengan mereka. Hipotesis alternatif (Ha) menyatakan bahwa ada korelasi yang signifikan antara kekuatan otot lengan dan servis bawah bola voli pada siswa ekstrakulikuler SD Negeri Botolambat 01 Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang setelah pengujian hipotesis terhadap nilai tabel korelasi product moment. Oleh karena itu, penelitian yang dilakukan peneliti diterima.
Mental Training for Athletes in Achieving Maximum Performance Widya Putri, Mega; Nuari Panggraita, Gilang; Tresnowati, Idah; Nooryana, Syavira
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v6i1.4209

Abstract

Preparing athletes to be ready for competitions needs to be done as early as possible through systematic mental training procedures and processes, which take a considerable amount of time. The goal of training is to achieve performance. To achieve maximum performance, physical, technical, tactical, and mental abilities are required. These four elements are inseparable. Sometimes athletes already have good physical, technical, and tactical conditions, but experience a mental decline during competition. Observing this phenomenon, it is important to implement mental training in facing competitions. Mental training plays a significant role for athletes to prepare strong mental readiness, especially in facing competitions. Mental training involves all aspects of psychology in dealing with various pressures during competitions. There are three mental training techniques that need special attention according to practical needs in athlete training to face competitions. Proper mental training is necessary to enhance good mental quality for athletes. It is hoped that through this mental training, athletes can achieve their best performance. From this activity, it can be concluded that a champion's mentality is a skill possessed by someone, where this skill is not obtained or brought from birth, but is formed due to the influence of the surrounding environment and the athlete's own will. It can be concluded that mental training plays a significant role for athletes to prepare strong mental readiness, especially in facing competitions.