Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PEMANFAATAN JAGUNG SEBAGAI POTENSI LOKAL UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Mokodompis, Yasir; Amalia, Lia; Hiola, Faramita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.318-323

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak-anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan stunting, termasuk gizi yang tidak mencukupi dan pola makan yang tidak seimbang. Dampak dari stunting sangat serius, termasuk pertumbuhan fisik yang terhambat, keterlambatan dalam perkembangan kognitif, serta peningkatan risiko masalah kesehatan. Maka sangat penting untuk memberikan perhatian khusus pada gizi anak. Gorontalo salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki produksi jagung yang cukup besar termasuk diantaranya adalah Desa Botumoito. Jagung mengandung karbohidrat dan zat gizi lainnya yang dapat mendukung fungsi tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai solusi pencegahan stunting, sekaligus memberikan keterampilan dalam mengolah menjadi bubur Jagung. Kegiatan dilakukan dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), terdiri dari sosialisasi, demonstrasi pembuatan bubur jagung dan pembagian leaflet, sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Botumoito khususnya ibu hamil dan menyusui serta ibu-ibu yang memiliki balita. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan meningkatkan pengetahuan masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Desa Botumoito.
Studi Kasus Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dan Kebiasaan Sarapan Dengan Prestasi Belajar Pada Siswa Pomalingo, Anna Y; Mokodompis, Yasir; Amrain, Muhammad Zul Fadhoo’il
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 13, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.13.1.83-90.2024

Abstract

Physical activity and breakfast habits can affect a person's physiological condition and children's learning concentration at school. The formulation of the problem is to determine the relationship between physical activity breakfast habits and learning achievement. This study aims to determine the relationship between physical activity and breakfast habits and learning achievement in students (case study at State Elementary School 23 Dungingi, Gorontalo City). This research used quantitative research with a cross-sectional study design. The population in this study amounted to 42 students. The sampling technique was selected using total sampling. Data collection using a questionnaire. Data analysis used in this study was univariate analysis and bivariate analysis with a chi-square statistical test. The results showed light physical activity (73.8%) and moderate physical activity (26.2%), breakfast habits (71.4%), and not breakfast habits (28.6%), good learning achievement (47.6%), and poor learning achievement (52.4%). Physical activity with learning achievement (p-value =0.003 < α = 0.05) and breakfast habits with learning achievement (p-value =0.000 < α = 0.05) There is a relationship between physical activity and breakfast habits with learning achievement. Students are expected to get used to breakfast and pay more attention to the food consumed and regular physical activity.
PENGARUH PEMBERIAN JUS WORTEL DAN MINUMAN HERBAL KOMERSIAL TERHADAP PENURUNAN DERAJAT DISMENOREA PADA MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Putri Sudjawindra, Melina; Irwan, Irwan; Mokodompis, Yasir
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v5i1.4793

Abstract

Dysmenorrhea is a reproductive health problem commonly experienced by female students and can affect quality of life, mental health, and academic activities. This study aims to analyze the effect of carrot juice and commercial herbal drinks on reducing theseverity of dysmenorrhea and to compare the effectiveness of both interventions among Public Health students at Gorontalo State University.This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pre-and post-test without a control group. The study population consisted of 161 active female students from the 2022 cohort, with a sample of 30 respondents selected through purposive sampling and divided into two treatment groups. The research instrument used was the Numeric Rating Scale (NRS) to measure menstrual pain intensity before and after the intervention. Data analysis was conducted using paired sample t-test andindependent sample t-test with a significance level of 0.05.The results showed that both carrot juice and commercial herbal drinks significantly reduced the severity of dysmenorrhea, with p-values of 0.000 for each intervention. The average reduction in pain in the carrot juice group was 2.800, while in the commercial herbal drink group it was 2.933. However, there was no significant difference in effectiveness between the two interventions, with a p-value of 0.513.This study concludes that both carrot juice and commercial herbal drinks are equally effective as non-pharmacological alternatives in reducing the severity of dysmenorrhea among female students.
Analisis Faktor yang Berhubungan Keikutsertaan Wanita Usia Subur Pada Skrining Kanker Serviks di Puskesmas Kota Selatan Nur Khairun Nisa Adam; Irwan; Yasir Mokodompis
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2026 - Juli 2026)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v5i1.519

Abstract

Cervical cancer remains a global and national non-communicable health problem with a high incidence rate. Early detection through Visual Inspection with Acitic Acid screening is important for reducing morbidity and mortality, however, its coverage remains low. Globally, the participation rate of women of reproductive age screening is approximately 33,66%, while in Indonesia, it has not yet reached the 75% target. In Gorontalo Province, screening coverage is around 15 % and the Kota Selatan Community Health Center in 2025, only 1,77% of 2.039 women of reproductive age participated in screening. Low participation is influenced by several factors, including, knowledge, access to health services, access to information, husband’s support, and feelings of embarrassment. This study aims to analyze the factors associated with the participation of women in the Health Center. This quantitative study used an analytical survey with a Cross-sectional design and involved 55 respondents selected using Accidental sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Chi-square test. The result showed that access to information (p = 0.001) and feelings of embarrassment (p = 0.001), were associated with participation in cervical cancer screening, whereas knowledge (p = 0.664), access to health services (p = 0.080), and husband’s support (p = 0.512) were not. In conclusion, access to information and feelings and embarrassment are related to screening participation. Therefore, increased education and health services that ensure patient privacy are needed to improve the participation of women of reproductive age in cervical cancer screening.
Peningkatan Kesadaran K3 Melalui Upaya Promosi K3 pada Pengrajin Bantal Kapuk: Increasing K3 Awareness Through K3 Promotion Efforts for Kapok Pillow Craftsmen Putri Ayuningtias Mahdang; Yasir Mokodompis; Wimprid I Bempa
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5757

Abstract

Kemajuan dalam bidang industri terus meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan ini dapat memberikan berbagai dampak positif. Namun dampak negatif juga tidak dapat dielakkan, salah satunya adalah penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Khususnya pada sektor informal tidak sedikit pekerja yang tidak menyadari bahaya di lingkungan kerja. Faktor kurangnya pengetahuan yang berhubungan dengan metode kerja dan lingkungan kerja yang seharusnya memenuhi standar terkait keselamatan dan keamanan bekerja. Salah satu sektor industri rumahan yang banyak berkembang di Desa Buhu adalah industri rumahan (home industry) yang bergerak dalam bidang pembuatan bantal kapuk. Observasi awal yang dilakukan terdapat banyak pengrajin yang pekerjaannya masih dilakukan secara tradisional tanpa memperhatikan aspek-aspek K3 seperti tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) dan bekerja dengan postur yang tidak alamiah. Pengrajin berisiko mengalami gangguan pernafasan karena terpapar dengan debu kapuk dan berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak alamiah. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2023 di Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Pengabdian dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan sebagai bentuk promosi K3 dengan metode ceramah dan diskusi. Peserta kegiatan merupakan masyarakat Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo yang berprofesi sebagai pengrajin bantal kapuk. Kegiatan pengabdian ini dapat terlaksana dengan baik dan dapat mencapai tujuan pelaksana. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian ini masyarakat yang memiliki profesi sebagai pengrajin bantal kapuk dapat menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) saat melakukan pekerjaannya agar dapat menjamin keselamatan dan kesehatan mereka