Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PEMANFAATAN JAGUNG SEBAGAI POTENSI LOKAL UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Yasir Mokodompis; Lia Amalia; Faramita Hiola
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.318-323

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak-anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan stunting, termasuk gizi yang tidak mencukupi dan pola makan yang tidak seimbang. Dampak dari stunting sangat serius, termasuk pertumbuhan fisik yang terhambat, keterlambatan dalam perkembangan kognitif, serta peningkatan risiko masalah kesehatan. Maka sangat penting untuk memberikan perhatian khusus pada gizi anak. Gorontalo salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki produksi jagung yang cukup besar termasuk diantaranya adalah Desa Botumoito. Jagung mengandung karbohidrat dan zat gizi lainnya yang dapat mendukung fungsi tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai solusi pencegahan stunting, sekaligus memberikan keterampilan dalam mengolah menjadi bubur Jagung. Kegiatan dilakukan dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), terdiri dari sosialisasi, demonstrasi pembuatan bubur jagung dan pembagian leaflet, sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Botumoito khususnya ibu hamil dan menyusui serta ibu-ibu yang memiliki balita. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan meningkatkan pengetahuan masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Desa Botumoito.
Peningkatan Kesadaran K3 Melalui Upaya Promosi K3 pada Pengrajin Bantal Kapuk: Increasing K3 Awareness Through K3 Promotion Efforts for Kapok Pillow Craftsmen Mahdang, Putri Ayuningtias; Mokodompis, Yasir; Bempa, Wimprid I
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5757

Abstract

Kemajuan dalam bidang industri terus meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan ini dapat memberikan berbagai dampak positif. Namun dampak negatif juga tidak dapat dielakkan, salah satunya adalah penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Khususnya pada sektor informal tidak sedikit pekerja yang tidak menyadari bahaya di lingkungan kerja. Faktor kurangnya pengetahuan yang berhubungan dengan metode kerja dan lingkungan kerja yang seharusnya memenuhi standar terkait keselamatan dan keamanan bekerja. Salah satu sektor industri rumahan yang banyak berkembang di Desa Buhu adalah industri rumahan (home industry) yang bergerak dalam bidang pembuatan bantal kapuk. Observasi awal yang dilakukan terdapat banyak pengrajin yang pekerjaannya masih dilakukan secara tradisional tanpa memperhatikan aspek-aspek K3 seperti tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) dan bekerja dengan postur yang tidak alamiah. Pengrajin berisiko mengalami gangguan pernafasan karena terpapar dengan debu kapuk dan berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak alamiah. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2023 di Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Pengabdian dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan sebagai bentuk promosi K3 dengan metode ceramah dan diskusi. Peserta kegiatan merupakan masyarakat Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo yang berprofesi sebagai pengrajin bantal kapuk. Kegiatan pengabdian ini dapat terlaksana dengan baik dan dapat mencapai tujuan pelaksana. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian ini masyarakat yang memiliki profesi sebagai pengrajin bantal kapuk dapat menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) saat melakukan pekerjaannya agar dapat menjamin keselamatan dan kesehatan mereka
UPAYA PENINGKATAN GENERASI PEDULI LINGKUNGAN MELALUI GERAKAN BERSIH PULAU PONELO GORONTALO Nurfadillah, Ayu Rofia; Saleh, Reinaldi Julfirman; Arsad, Nikmatisni; Mokodompis, Yasir
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpkm.v6i0.28579

Abstract

Pulau Ponelo di Provinsi Gorontalo memiliki potensi besar sebagai destinasi ekowisata dengan pesona alam yang memikat. Namun, permasalahan lingkungan, terutama akumulasi sampah plastik di pesisir pantai, menjadi tantangan serius. Masyarakat Pulau Ponelo menghasilkan rata-rata 9,27 liter sampah per keluarga per hari dengan populasi 1.172 jiwa yang sebagian besar dibuang ke laut. Rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan lingkungan memperburuk situasi yang berdampak negatif pada ekosistem laut dan kesehatan masyarakat. Generasi muda hanya 25% di antaranya memiliki pemahaman dasar tentang pengelolaan sampah, memegang peran strategis dalam membangun kesadaran lingkungan. Program edukasi dan kegiatan pembersihan pantai dinilai mampu meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Kebaruan kegiatan terletak pada program gerakan bersih pulau sebagai upayan peningkatan generasi peduli lingkungan. Selain mendukung pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini bertujuan membangun generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober sampai dengan 2 November 2024. Sebanyak 60 mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat dimulai dari persiapan yaitu survei lokasi dan pengurusan izin mitra, pelaksanaan pengabdian yaitu Gerakan bersih Pantai dan edukasi peduli lingkungan dengan metode door to door kepada masyarakat. Kesimpulan bahwa edukasi terkait peduli lingkungan dengan kegiatan Gerakan Bersih pulau Ponelo membuat masyarakat lebih peduli tentang lingkungan terutama masalah sampah.
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dengan Kejadian Wasting pada Remaja Kelas VII di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo: The Relationship between Macronutrient Intake and Wasting Incidents in Class VII Adolescents at SMP Negeri 1, Gorontalo City Sadik, Karmila; Kadir, Sunarto; Mokodompis, Yasir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6658

Abstract

Wasting tidak hanya terjadi pada balita tetapi juga dapat terjadi pada remaja. Wasting dapat disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor penyebab langsung berupa kurangnya asupan zat gizi makro yang dibutuhkan oleh tubuh. Sedangkan faktor penyebab tidak langsung yaitu kurangnya ketersediaan pangan, body image serta tingkat pengetahuan. Dampak wasting membuat seseorang menjadi kurang bersosialisasi, kurang ceria, serta mengurangi kepedulian terhadap lingkungan. Dampak jangka panjang dari wasting yaitu masalah perilaku, menurunnya prestasi dalam belajar dan gangguan kognitif Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan zat gizi makro dengan kejadian wasting pada remaja kelas VII di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII yang berjumlah 165 orang, teknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling. Data dalam penelitian ini diambil dengan pengukuran antropometri, wawancara Food Recall. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p <0,05. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki status gizi wasting 53,9%, responden memiliki asupan protein kurang 54,5%, responden memiliki asupan karbohidrat kurang 50,9% dan responden memiliki asupan lemak kurang 53,3%. Berdasarkan hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa nilai p-value asupan protein (p-value 0,003), asupan karbohidrat (p-value 0,016) dan asupan lemak (p-value 0,001). Simpulan ada hubungan antara asupan zat gizi makro dengan kejadian wasting pada remaja kelas VII, disarankan siswa lebih memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi setiap hari agar asupan zat gizi yang dibutuhkan tubuh dapat terpenuhi dengan baik.
Hubungan Perilaku Merokok Keluarga dan Pemberian Asi Ekslusif dengan Kejadian Pneumonia pada Bayi 6-24 Bulan di Wilayah Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo: The Relationship between Family Smoking Behavior and Exclusive Breastfeeding with the Incidence of Pneumonia in Infants Aged 6-24 Months in the Kota Tengah Health Center Area, Gorontalo City Usman, Salwiyah Nur Azizah; Kadir, Laksmyn; Mokodompis, Yasir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6660

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di dunia, termasuk di Indonesia. Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa pneumonia menyumbang 16% dari seluruh kematian anak di bawah 5 tahun. Salah satu faktor risiko terbesar adalah perilaku merokok dalam keluarga, yang menyebabkan anak-anak menjadi perokok pasif. Selain itu, kurangnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan juga dapat melemahkan daya tahan tubuh anak. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku merokok keluarga dan pemberian ASI ekslusif dengan kejadian pneumonia pada bayi 6-24 bulan di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kota Tengah, Kota Gorontalo, dengan populasi bayi usia 6-24 bulan. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling, dengan 111 responden yang terdiri dari orang tua atau pengasuh balita yang bersedia berpartisipasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur perilaku merokok keluarga, pemberian ASI eksklusif, dan kejadian pneumonia. Hasil uji statistik dalam penelitian ini menunjukkan uji Fisher exact antara perilaku merokok dalam keluarga dan kejadian pneumonia dengan nilai p-value = 0,023<0,05 dan uji Fisher exact antara pemberian ASI eksklusif dan kejadian pneumonia juga menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai p-value = 0,000 <0,05. Hal ini berarti ada hubungan yang signifikan antara perilaku merokok dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia. Saran kepada orang tua terutama yang merokok, disarankan untuk tidak merokok di dalam rumah atau di dekat anak-anak. Paparan asap rokok telah terbukti meningkatkan risiko pneuonia pada bayi. Sangat penting untuk menciptakan lingkungan rumah yang bebas asap rokok demi kesehatan anak-anak.
Analisis Lingkup Pelayanan Klaster Ibu Dan Anak Dalam Penyelenggaraan Integrasi Pelayanan Primer Di Puskesmas Kabila: Analysis of the Scope of Mother and Child Cluster Services in the Implementation of Primary Service Integration at the Kabila Health Center Salihi, Sri Meysin; Jusuf, Herlina; Mokodompis, Yasir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6676

Abstract

Integritas Pelayanan Primer dilakukan untuk mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif, didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi. untuk menata dan mengoordinasikan berbagai pe layanan kesehatan primer dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup bagi perseorangan, keluarga dan masyarakat. Tujuan untuk mengetahui Bagaimana Lingkup Pelayanan klaster Ibu dan Anak Dalam Penyelenggaraan Integrasi Pelayanan Primer Di Puskesmas Kabila. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menggambarkan keadaan suatu fenomena, menggambarkan apa adanya suatu variabel, gejala atau keadaan. Informan Kepala tata usaha puskesmas, Satu penanggung jawab bidan kordinator, Satu ibu hamil, Data dan Sumber penelitian menggunakan data primer dan data sekunder.Hasil Penelitian menunjukkan ketersedian sumber daya manusia dan sarana prasarana sudah mencukupi untuk menjakau wilayah kerjanya baik dipuskesmas, kunjungan rumah, ataupun posyandu. Pelayanan kesehatan dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur dan komprehensif, melibatkan berbagai komponen dan sinergi antar lembaga, yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
PEMBUATAN TEMPAT SAMPAH PERCONTOHAN DALAM MERUBAH PERILAKU MASYARAKAT DESA YOSONEGORO Mokodompis, Yasir; Irwan, Irwan; Bempah, Suci Irawati; Pomalingo, Zihan; Wadipulu, Nurtiya; Ibrahim, Kasmita
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpkm.v6i0.29381

Abstract

Perilaku membuang sampah sembarangan dapat merusak lingkungan dan memiliki dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Sampah adalah barang yang sudah tidak terpakai lagi atau dibuang, yang berasal dari sisa-sisa kegiatan manusia. Kebaruan kegiatan ini yaitu merubah perilaku masyarakat dengan menggunakan media percontohan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kepedulian warga di desa Yosonegoro mengenai dampak negatif sampah terhadap kesehatan, serta menekankan pentingnya untuk membuang sampah pada tempatnya. Program pembuatan tempat sampah di desa Yosonegoro melibatkan masyarakat desa terutama perangkat desa dan karang taruna. Kegiatan ini berlangsung dari 8-14 Desember 2024 dimulai dengan mengadakan pertemuan dan memperoleh izin, serta melakukan penyuluhan dan survei lokasi untuk penempatan tempat sampah, pembangunan tempat sampah. Hasil penelitian menunjukan proses pengolahan sampah di desa Yosonegoro masih banyak yang di kumpulkan lalu di bakar dengan presentase sebesar 93.6%. Tindakan membuang sampah sembarangan di kalangan masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk ketiadaan fasilitas dan infrastruktur yang memadai, serta kurangnya dukungan dari pemerintah desa dalam pengelolaan sampah. Kesimpulan dari kegiatan ini  kurangnya sarana dan prasarana untuk pembuangan sampah sehingga masih banyak masyarakat yang tidak membuang sampah sesuai tempatnya.
EFEKTIVITAS PELATIHAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH PADA KADER REMAJA TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN HIPERTENSI Irwan, Irwan; Mokodompis, Yasir; Supu, Sry Fazria; Yasin, Hasni; Zakria, Iska
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpkm.v6i0.29386

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu hal yang paling mengancam dalam kehidupan manusia. Hipertensi menjadi penyebab tingginya angka kematian di Indonesia. Kebaruan kegiatan ini yaitu pencegahan hipertensi oleh kader remaja melalui pelatihan pengukuran tekanan darah. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan kemampuan kader remaja dalam pengukuran tekanan darah serta meningkatkan kesadaran dan juga pengetahuan mereka terhadap bahaya hipertensi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yakni pelatihan terhadap kader remaja dalam melakukan pengukuran tekanan darah. Peserta kegiatan ini yaitu kader remaja karang taruna Desa Yosonegoro yang berjumlah 20 orang dimana kader kesehatan diberikan alat berupa tensimeter untuk melihat kemahiran dari kader kesehatan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masih banyak kader kesehatan yang belum mahir dalam pengukuran tekanan darah dilihat dari jumlah peserta sebanyak 8 peserta (40%) yang belum mahir, setelah dilakukan pelatihan pengukuran tekanan darah kader kesehatan sudah mulai mahir dilihat dari 17 peserta (85%) yang sudah sangat baik dalam mengukur tekanan darah. Kesimpulannya yaitu kegiatan pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kemahiran kader remaja dalam melakukan pengukuran tekanan darah yaitu peningkatan dari 40% menjadi 85% peserta yang sangat mahir untuk mencegah kejadian Hipertensi.
KEJADIAN INFEKSI OPORTUNISTIK PADA ORANG DENGAN HIV/AIDS DI KOTA GORONTALO Irwan, Irwan; Gani, Fatrina M.; Mokodompis, Yasir
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 2 (2025): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i2.30986

Abstract

Penurunan sistem kekebalan tubuh akibat HIV pada penderita AIDS berkaitan erat dengan  Infeksi Oportunistik (IO) yang merupakan infeksi penyerta yang disebabkan karena menurunnya sistem imunitas tubuh akibat gangguan pada imunologis. Kebaruan penelitian ini adalah meniliti kejadian infeksi opotunistik pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHIV) berdasarkan karakteristik dan faktor risiko. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik responden dan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian  pada  ODHIV di Kota Gorontalo. Metode penelitian ini kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Penelitian dilakukan di Provinsi Gorontalo selama satu hari. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 35 responden. Hasil penelitian didapatkan dari 35 ODHIV, 23 diantaranya mengalami IO dengan karakteristik responden paling banyak berjenis kelamin perempuan (18 responden (51,4%)), umur terbanyak 24 tahun (25 responden (71,4%)), tingkat pendidikan terbanyak pendidikan tinggi (22 responden (62,9%)), status pernikahan terbanyak Belum menikah/cerai (27 responden (77,1%)) dan lama menderita HIV terbanyak 5 tahun (21 responden (60,0%)). Hasil analisis Bivariat didapatkan tingkat pendidikan, status pernikahan, pekerjaan, kadar CD4, stadium klinis, dan kepatuhan minum obat Anti Retro Viral (ARV) berhubungan dengan kejadian IO. Hasil analsis multivariat didapatkan tiga variabel yang mendominasi kejadian IO yaitu pekerjaan, kadar CD4 dan kepatuhan minum obat ARV. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara   dengan pekerjaan, kadar C4 terakhir, dan kepatuhan minum obat ARV.
Analisis Peran Pemerintah Kabupaten Bone Bolango Dalam Menjamin Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kabila : Analysis of the Role of the Bone Bolango District Government in Ensuring Legal Protection for Health Workers at the Kabila Health Center Frahmatillah Revikasyah Humola; Sylva Flora Ninta Tarigan; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 4: April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i4.7236

Abstract

Tenaga kesehatan di Puskesmas merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan primer di Indonesia. Namun, dalam menjalankan tugasnya tenaga kesehatan sering kali menghadapi risiko hukum akibat kurangnya pemahaman tentang regulasi, serta minimnya pendampingan hukum yang diberikan. Tujuan penelitian mengetahui peran pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam menjamin perlindungan hokum terhadap tenaga kesehatan di Puskesmas Kabila. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif untuk menggambarkan suatu fenomena, gejala atau keadaan. Informan kunci kepala bagian hukum pemerintah daerah, informan biasa kepala tata usaha Puskesmas Kabila, dan informan pendukung dua orang tenaga kesehatan. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Kabila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perlindungan hukum tenaga kesehatan telah di atur melalui Peraturan Daerah, Peraturan Bupati, dan kebijakan dari Dinas Kesehatan. Pendampingan hukum bagi tenaga kesehatan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan, tetapi akses bagi tenaga kesehatan non-ASN masih terbatas. Kesadaran hukum tenaga kesehatan masih perlu di tingkatkan melalui pelatihan yang lebih efektif.