Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ebers Papyrus

PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP RATA-RATA KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA LANSIA DESA Febriastuti, Abebi; Martin, Alfianto
Ebers Papyrus Vol. 30 No. 2 (2024): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v30i2.32956

Abstract

Background: When a person reaches the age of over 60 years they are referred to as elderly. The elderly will experience a decrease in body function, or damage at the cellular and molecular levels that takes place slowly over a long time. This decline in body function can have an impact on increasing a person's blood sugar levels. Physical activity is known to have a very good role in maintaining a person's blood sugar levels to remain stable. However, in reality, many elderly people are less physically active due to physical limitations and lack of awareness of the importance of physical activity in old age. Objective: This study aims to determine the relationship between physical activity and average blood sugar levels in the elderly in Ngrundul Village, Klaten Regency, Central Java. Methods: Analytic research with cross sectional method and collected 237 total samples from the elderly. The variables studied were physical activity and average blood sugar levels in Ngrundul Village, Klaten Regency, Central Java. Data collection using consecutive sampling technique and data analyzed using Kruskal Wallis test method . Result and Discussions: This study found that the sig value obtained was 0.860, which indicated that there was no effect of physical activity on current blood sugar in the elderly in Ngrundul village, Klaten, Central Java. (p = 0,86). Conclusion: This study did not find any relationship between physical activity and the mean of current blood sugar levels.
GAMBARAN TINGKAT FRAILTY PADA LANSIA DM TIPE 2 DAN NON-DM DI RS NAWACITA DATAH DAVE MAHAKAM ULU Devung, Agatha Maria Febrianne; Martin, Alfianto
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 1 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ep.v31i1.34829

Abstract

Penuaan adalah proses alami yang tidak dapat dihindari dan dapat berdampak pada semua aspek kehidupan, termasuk salah satunya di bidang kesehatan. Salah satu dampak penuaan adalah resiko frailty, dimana ditandai dengan penurunan daya tahan tubuh sehingga mengakibatkan peningkatan kerentanan. Diabetes melitus merupakan salah satu kondisi kesehatan yang ditemukan pada populasi lansia dan dapat meningkatkan resiko frailty namun bukan berarti semua lansia dengan Diabetes melitus akan mengalami frailty, banyak faktor lain yang berperan termasuk gaya hidup dan kondisi kesehatan lain. penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat frailty pada lansia Diabetes melitus tipe 2 dan Non-Diabetes melitus RS Nawacita Datah Dave, Kabupaten Mahakam ulu. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan metode potongan lintang; mengumpulkan 44 responden lansia. Pengumpulan data dengan teknik consecutive sampling. Penelitian ini menemukan hasil Sebanyak 41.46% pasien lansia dengan diabetes melitus tipe 2 tergolong ke dalam kelompok pre-frail dan sebanyak 52.94% pasien lansia dengan diabetes melitus tipe 2 tergolong ke dalam kelompok frail. Dan Sebanyak 58.54% pasien lansia non diabetes melitus tipe 2 tergolong ke dalam pre-frail dan sebanyak 47.06% lansia non diabetes melitus tipe 2 tergolong ke dalam kelompok frail. Pada penelitian didapatkan pasien lansia responden dengan status frail dan pre-frail sebanyak 26 responden yang terdiri atas 17 responden berstatus pre-frail dan 9 responden berstatus frail pada lansia yang memiliki diabetes melitus, dan sebanyak 32 responden yang terdiri atas 24 responden berstatus pre-frail dan 8 responden berstatus frail pada pasien lansia non-diabetes melitus tipe 2