Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Heavy Metal Absorption in Lasolo Bay using a Composite of Cashew-Based Activated Charcoal and Iron Sand, Southeast Sulawesi, Indonesia Eso, Rosliana; Irawati; Bahdat; Asmadin; Arman; Alfat, Syahdin; Hasan, Erzam S
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v17i2.63332

Abstract

This study used a composite of activated charcoal and iron sand extract to reduce the concentrations of heavy metals (Cu, Ni, Zn, Pb, and Cd) in polluted seawater. The grain size of the composite was varied to 60 mesh, 100 mesh, and 200 mesh, with a ratio of activated charcoal to iron sand of 2:3 to optimize absorption. The composite was then compacted into pellets with compaction pressures of 42.2 Pa, 84.8 Pa, and 141.5 Pa, respectively, to achieve optimum compressive strength. The concentrations of heavy metals were measured using an Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The optimal compaction pressure for the composite was found to be 141.5 Pa, with absorption efficiencies of 61% for Zn, 96% for Pb, 48% for Cd, 90% for Cu, and 94% for Ni. According to the research results, the highest absorption was obtained in composites with a grain size of 200 mesh, with absorption efficiencies of 62.21% for Zn, 96.87% for Pb, 48.14% for Cd, 90.98% for Cu, and 94.15% for Ni. The greater the compaction pressure exerted on the composite, the higher the absorption percentage of the composite pellets. Conversely, a finer grain size also contributes to higher absorption.
Analisis Kuantitatif Model SEMF: Studi Perbandingan Terhadap Data Eksperimen Massa Nuklida Napirah, Mardiana; Alfat, Sayahdin; Naim, Naim; Abdin, Abdin; Israwati, Wa Ode; Zaldin, Zaldin
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i2.16712

Abstract

Semiempirical Mass Formula (SEMF) merupakan salah satu model teoretis yang digunakan untuk memperkirakan massa inti dan energi ikat nuklida. Meskipun sederhana, akurasi SEMF sangat bergantung pada nilai parameter yang digunakan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja beberapa set parameter SEMF dari literatur berbeda dalam memprediksi massa nuklida ringan stabil. Data eksperimen diambil dari Atomic Mass Evaluation (AME2020), sedangkan perhitungan teoretis dilakukan menggunakan SEMF dengan empat set parameter berbeda. Seluruh perhitungan dilakukan menggunakan Microsoft Excel 2021 dengan presisi bawaan double-precision, tanpa pembulatan manual maupun penggunaan makro, sehingga operasi aritmetika berlangsung konsisten melalui formula standar spreadsheet.  Hasil analisis menunjukkan adanya variasi akurasi antar model. Model IV memberikan performa terbaik dengan nilai MAE terkecil, yaitu 0,00199 u, yang konsisten dengan kecenderungan selisih massa dan error absolut yang lebih kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk nuklida ringan stabil pada rentang A = 1 hingga A = 55, model tanpa suku pairing justru menghasilkan prediksi massa yang lebih baik. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa SEMF tetap relevan digunakan dalam studi massa nuklida, dan bahwa pembaruan atau reevaluasi parameter perlu dilakukan untuk memastikan ketepatan model dalam era data massa berpresisi tinggi.