Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Penerapan Regulasi tentang Pekerja Sosial terhadap Lembaga Pekerja Sosial di Kota Makassar Alfian, Muh.; Syamsuddin, Rahman; Fuady, Muhammad Ikram Nur
Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Vol 5 No 1 (2023): ALDEV
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aldev.v5i1.21313

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis rencana kerja Kementerian Sosial dalam melaksanakan perlindungan dan pembinaan anak jalanan di Kota Makassar, dan menganalisis faktor penghambat rencana kerja Kementerian Sosial. Pertanyaan penelitian ini adalah apakah implementasi rencana pembinaan dan perlindungan anak jalanan yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial telah memenuhi harapan/hasil, dan faktor-faktor yang menghambat Kementerian Sosial dalam melindungi dan membesarkan anak jalanan di Makassar. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem perlindungan dan pengasuhan bagi anak jalanan dilaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Kalaupun sudah diterapkan, masih ada anak jalanan yang turun ke jalan lagi. Oleh karena itu, perlu diupayakan kerjasama pemerintah, dari satu pemerintah ke pemerintah lain, dan bekerja sama dengan masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan instansi terkait lainnya dalam perlindungan dan pengembangan anak jalanan.
FORCED DEFENSE OF THE CRIME OF THEFT ACCORDING TO THE KUHP FROM THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC LAW As’ad, Muh. Fadel; Gassing HT, Abd. Qadir; Syamsuddin, Rahman
ANAYASA : Journal of Legal Studies Vol. 2 No. 2 (2025): ANAYASA
Publisher : PT. Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/ays.v2i2.198

Abstract

The purpose of this study is to reveal self-defense according to Islamic law and the Criminal Code article as well as the view of Islamic law on forced defense from the crime of theft based on the Criminal Code. This research is qualitative, the type of research is library research. The data collection method used is a literature study. The results showed that; 1) Islamic law views theft as a serious crime with strict hudud sanctions, while in the Indonesian Criminal Code, theft is regulated by imprisonment or fines according to the severity of the case. 2) Forced defense in the context of theft is recognized by both legal systems, with Islam emphasizing the obligation to defend oneself from arbitrariness, and the Criminal Code allowing self-defense with proportional action. 3) Forced defense regulated in the Criminal Code Article is largely per Islamic law, the person who defends himself gets legal protection, the defense must be proportional and the defense is carried out if there is no other way to avoid danger.
Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Eksploitasi Ekonomi di Kota Makassar: Telaah Undang-Undang Perlindungan Anak dan Hukum Islam Ismail, Khumaerah; Syamsuddin, Rahman; Irfan, Irfan
Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab VOLUME 5 ISSUE 3, SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/shautuna.v5i3.50357

Abstract

This study aims to examine the forms of child exploitation that occur in Makassar City, an analysis of regulations in Law Number 35 of 2014, as well as the views of Islamic law on the protection of child victims of exploitation. The method used is qualitative with data collection techniques through interviews, observations, documentation, and literature studies. The results of the study show that forms of child exploitation in Makassar include buskers, beggars, street vendors, and children in costumes. The main driving factor is economic problems. Many families depend on their children's activities on the street for their livelihoods. The government, through the social service, seeks to minimize this phenomenon with monthly assistance to poor families. Regulatively, Article 76I Jo Article 88 of Law No. 35 of 2014 prohibits economic and sexual exploitation of children, with a maximum penalty of 10 years in prison and/or a fine of up to Rp200 million. However, many cases do not proceed to legal proceedings due to a lack of evidence. Therefore, the restorative justice approach is considered more effective. In an Islamic perspective, child exploitation is contrary to the principles of Maqasid al-Sharia, which emphasizes the importance of safeguarding and protecting future generations. MUI Fatwa Number 1 of 2021 also emphasizes that the practice of begging involving children is classified as exploitation and unlawful. The implications of this study emphasize the importance of the role of the community and the government in increasing public awareness through education, seminars, social media campaigns, and stricter law enforcement for the protection of children's rights.
The Effectiveness of Legal Aid Provision at The Makassar District Court Firmansyah, Muhammad Fiqhi; Syamsuddin, Rahman; Amiruddin, Muh.; Fuady, Muhammad Ikram Nur
Jurnal Mulawarman Law Review Vol 9 No 1: Mulawarman Law Review - June 2024
Publisher : Faculty of Law, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/mulrev.v9i1.1313

Abstract

This research aims to find out the effectiveness of the legal aid center in the Makassar District Court. The research method used by the author is a type of empirical legal research where the approach used is a sociolegal approach where this research connects the objectives and data obtained in the field and the research location at the Makassar Court Class IA Special as for the data sources used, namely primary, secondary and tertiary data sources. The data collection techniques are observation and interview studies, using research instruments and descriptive data analysis. The discussion is an explanation of the research location and discussion by researchers in conducting interviews with employees and the community. The conclusion of this research is that the application is still lacking, and the opportunity is to help the community more the challenges faced are still many people who lack understanding of legal aid.
Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Kabupaten Enrekang: Pendekatan Naskah Akademik Syam, Febrianto; Rivai, Aspin Nur; Rukmana, Novayanti Sopia; Pababari, Barik ramadhani; Syamsuddin, Rahman
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i1.115

Abstract

Penyusunan rancangan peraturan daerah yang berkualitas memerlukan proses sistematis dan komprehensif. Penelitian ini mengkaji upaya LAB Acihr UIN Alauddin Makassar dalam menyusun rancangan peraturan daerah tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi di Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini berlangsung selama tujuh bulan dengan melibatkan observasi lapangan, analisis data, dan penyusunan naskah akademik. Observasi lapangan dilakukan untuk memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat terkait investasi, sedangkan analisis data melibatkan studi literatur yang relevan. Hasil observasi dituangkan dalam naskah akademik yang mengkaji secara akademis materi-materi penting seperti perumusan masalah, dasar hukum, landasan filosofis, sosiologis, yuridis, serta sasaran, ruang lingkup, dan arah pengaturan. Naskah akademik berfungsi sebagai acuan bagi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam merumuskan materi muatan rancangan peraturan daerah, dan memberikan masukan tentang urgensi serta substansi peraturan. Berdasarkan naskah akademik, tim menghasilkan rancangan peraturan daerah tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi yang berfungsi sebagai payung hukum dalam upaya menarik investasi. Rancangan ini kemudian dikaji lebih mendalam bersama DPRD dan Dinas terkait untuk memastikan kesesuaian dengan asas, manfaat, dan tujuan yang diharapkan serta dapat diterapkan secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyusunan rancangan peraturan daerah membutuhkan upaya sistematis dan komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak untuk menghasilkan peraturan yang berkualitas dan mendukung iklim investasi di daerah.
Maqasid Shari’ah Analysis of Shari’ah Bank Services in Makassar City Rahmawati Rahmawati; Rahman Syamsuddin; Subehan Khalik
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i1.6021

Abstract

This research aims to analyse the application of Maqasid Shari'ah principles in the services of Bank Syariah Indonesia (BSI) in Makassar City and its impact on customer satisfaction. This research uses a qualitative approach with normative juridical, normative theological (shar'i), and sociological methods. Data were collected through interviews, observation, and documentation with BSI and customers, as well as secondary data from related literature. The research findings show that BSI is committed to implementing maqasid shari'ah through services that prioritise the benefit, social justice and welfare of the people, such as the shari'ah education financing programme and worship services. Despite challenges related to the public's understanding of shariah banking, the majority of customers are satisfied with services that comply with shariah principles, despite complaints about mobile applications and ATM access. The implication of this study is the need for further development in customer education and improvement of service facilities to further optimise the implementation of maqasid shari'ah, as well as providing insights for shari'ah financial institutions in improving services that are more equitable and in accordance with Islamic principles.
Analisis Hukum Islam Terhadap Bimbingan Perkawinan dalam Mencegah Perceraian di Kementrian Agama Kabupaten Soppeng Aprinda, Ririn Aprinda; Kurniati, Kurniati; Syamsuddin, Rahman
Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Vol 9 No 1 (2022): June
Publisher : Jurusan Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-qadau.v9i1.23079

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan dalam tesis ini merupakan penelitian lapangan (field research). Penelitian ini tergolong jenis penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan pendekatan yang digunakan ialah adalah pendekatan teologis normatif (syar’i), pendekatan yuridis dan pendekatan sosiologis.Metode pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)analisis maqasid al syari’ah terhadap program bimbingan perkawinan yang dilakukan di Kementerian Agama Kabupaten Soppeng merupakan sebuah kemaslahatan.2) faktor penghambat dalam pelaksanaan bimwin adalah kurangnya anggaran sehingga kegiatan bimwin belum bisa menyentuh kepada semua catin.Sedangkan faktor pendukung terjalinya kerjasama yang baik dengan instansi lain .Kata Kunci : Hukum Islam, Bimbingan Perkawinan, Perceraian
Eksistensi Lembaga Bantuan Hukum Terhadap Penanganan Pelanggaran Hak Kebebasan Berpendapat Pada Masyarakat Kota Makassar Dalam Perspektif Syari’at Islam Alis, Sulfi; Sultan, Lomba; Syamsuddin, Rahman
Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Vol 9 No 1 (2022): June
Publisher : Jurusan Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-qadau.v9i1.24418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya advokasi yang telah dilakukan oleh LBH Makassar Sulawesi Selatan terhadap pelanggaran hak kebebasan berpendapat di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan menggunakan dua pendekatan yakni; Yuridis normatif dan Teologi normatif (syar’i), Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder, proses pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu membandingkan data primer dan data sekunder lalu diklasifikasikan kemudian dijabarkan dan disusun secara sistematis, sehingga diperoleh suatu pengetahuan. LBH Makassar dalam memberikan bantuan hukum dapat melalui beberapa upaya hukum baik itu litigasi maupun non litigasi. Secara litigasi LBH Makassar mendampingi kliennya hingga ke persidangan dan non litigasi LBH Makassar memberikan edukasi kepada kliennya yang bertujuan agar dia mengetahui dan memahami atas kasus yang tengah dihadapinya dan melakukan kampanye yang berupa petisi-petisi yang menandakan telah terjadi kasus pelanggaran hak kebebasan berpendapat sehingga masyarakat kota Makassar pada umumnya dapat mengetahui bahwa telah terjadi pelanggaran atas hak tersebut.
Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Kabupaten Enrekang: Pendekatan Naskah Akademik Syam, Febrianto; Rivai, Aspin Nur; Rukmana, Novayanti Sopia; Pababari, Barik ramadhani; Syamsuddin, Rahman
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i1.115

Abstract

Penyusunan rancangan peraturan daerah yang berkualitas memerlukan proses sistematis dan komprehensif. Penelitian ini mengkaji upaya LAB Acihr UIN Alauddin Makassar dalam menyusun rancangan peraturan daerah tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi di Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini berlangsung selama tujuh bulan dengan melibatkan observasi lapangan, analisis data, dan penyusunan naskah akademik. Observasi lapangan dilakukan untuk memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat terkait investasi, sedangkan analisis data melibatkan studi literatur yang relevan. Hasil observasi dituangkan dalam naskah akademik yang mengkaji secara akademis materi-materi penting seperti perumusan masalah, dasar hukum, landasan filosofis, sosiologis, yuridis, serta sasaran, ruang lingkup, dan arah pengaturan. Naskah akademik berfungsi sebagai acuan bagi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam merumuskan materi muatan rancangan peraturan daerah, dan memberikan masukan tentang urgensi serta substansi peraturan. Berdasarkan naskah akademik, tim menghasilkan rancangan peraturan daerah tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi yang berfungsi sebagai payung hukum dalam upaya menarik investasi. Rancangan ini kemudian dikaji lebih mendalam bersama DPRD dan Dinas terkait untuk memastikan kesesuaian dengan asas, manfaat, dan tujuan yang diharapkan serta dapat diterapkan secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyusunan rancangan peraturan daerah membutuhkan upaya sistematis dan komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak untuk menghasilkan peraturan yang berkualitas dan mendukung iklim investasi di daerah.
Code of Ethics of the State of Rahmatan: Formulating A Constitutional Profile Based on Islamic Sharia Maqashid Ahmad Abdullatif; Marliang Marliang; Rahman Syamsuddin
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v5i3.272

Abstract

The global political moral crisis characterized by structural corruption, social inequality, identity conflicts, and the degradation of the rule of law shows that the modern state paradigm of the rule of law that emphasizes formal legality has not been fully able to realize substantive justice and the public good. This research aims to formulate the Rahmatan State Code of Ethics as a constitutional profile based on maqāṣid al-syarī'ah in order to present an ethical, humanist, and just state model. This research uses a qualitative approach with juridical-normative and philosophical methods through the study of the constitution, maqāṣid al-syarī'ah literature, and modern constitutional theory. The results of the study show that the concept of the State of Rahmatan can be formulated as an ethical constitutional paradigm that places maqāṣid as the moral foundation for the administration of power. The constitutional profile of the state of rahmatan is formulated through the five pillars of maqāṣid, namely the protection of religion, soul, intellect, descendants, and property, which is compatible with the principles of modern human rights and the values of Pancasila in the 1945 Constitution. The Rahmatan State Code of Ethics serves as a constitutional moral guideline to close the gap between formal legality and moral legitimacy, so that the administration of the state is not only legally legal, but also substantively fair and humanely dignified.