Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

FORMULASI BISKUIT LAKTOGENIK BERBASIS PANGAN LOKAL TEPUNG TALAS (Colocasia Esulenta L. Schott) DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KATUK (Sauropus Androgynus L. Merr) SEBAGAI ALTERNATIF PMT IBU MENYUSUI Mulyanita; Rafiony, Ayu; Trihardiani, Ismi; Satria, Dedi; Gambir, Jurianto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i1.9016

Abstract

The study explores the potential of utilizing talas tuber flour (Colocasia Esculenta L. Schott) and katuk leaf flour (Sauropus androgynus L. Merr) in biscuit production to enhance nutritional value and promote lactation in breastfeeding mothers. Talas, rich in complex carbohydrates, fiber, minerals, and vitamins, and katuk leaves, high in protein, vitamins A and C, iron, and lactogenic active substances, were used to develop biscuits in three different formulations: F1 (95%: 5%), F2 (90%: 10%), and F3 (85%: 15%). The organoleptic test identified F1 as the best formulation, and proximate analysis showed that F1 contained 6.14% moisture, 2.52% ash, 27.04% fat, 8.59% protein, 50.3% carbohydrates, and 6.70% crude fiber. The biscuits also contained 0.209% phosphorus, 80.4 mg/kg iron (Fe), and 142 mg/kg calcium (Ca). These findings suggest that biscuits made from talas tuber and katuk leaf flour can be a valuable nutritional supplement, potentially aiding in the improvement of breast milk production.
GAMBARAN PENGETAHUAN, BESARAN UANG JAJAN DAN SIKAP TERHADAP PEMILIHAN JAJANAN PADA SISWA KELAS X DI SMAN 1 SUNGAI AMBAWANG Najwa Azra Felisa; Rafiony, Ayu; Suaebah
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 4 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Desember 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Latar Belakang : Jajanan sekolah menjadi pilihan utama bagi anak-anak karena warnanya yang menarik, rasanya enak, dan harganya yang terjangkau. Namun, rendahnya kesadaran akan gizi yang baik sering kali menyebabkan anak memilih makanan kurang sehat. Pemahaman tentang gizi yang baik sangat penting untuk mendorong anak memilih jajanan sehat dan bergizi. Selain itu, besarnya uang jajan juga memengaruhi kebiasaan anak dalam memilih makanan. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran pengetahuan, besaran uang jajan dan sikap terhadap pemilihan jajanan pada siswa kelas X di SMAN 1 Sungai Ambawang. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional untuk menganalisis pengetahuan, besaran uang jajan dan sikap yang mempengaruhi pemilihan jajanan sehat di kalangan siswa kelas X SMAN 1 Sungai Ambawang. Penelitian ini dilakukan November 2024, di SMAN 1 Sungai Ambawang. Sampel yang di hasilkan 70 responden. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling dengan perhitungan  menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil Penelitian : Penelitian menunjukkan bahwa 82,9% siswa memiliki pengetahuan baik, 65,7% memiliki uang jajan kurang dari rata-rata, dan 92,9% memiliki sikap baik. Siswa dengan sikap baik sebagian besar memiliki pengetahuan baik dan uang jajan yang kecil.. Kesimpulan : Siswa-siswi kelas X SMAN 01 Sungai Ambawang memiliki pengetahuan yang baik, besaran uang jajan masih banyak kurang dari rata-rata, dan  sikap yang baik. 
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PRAKTIK KONSUMSI BUAH DAN SAYUR TERHADAP ISI PIRINGKU DI SMA NEGERI 1 AMBAWANG Taufik; Dahliansyah; Rafiony, Ayu
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 4 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Desember 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi seimbang merupakan selogan yang tidak semua orang memahaminya dan diperlukan edukasi lebih mengenai hal tersebut. Pengetahun seseorang tentang gizi seimbang dapat berpengaruh pada sikap dan prilaku dalam memilih makanan. Dengan pengaturan makan yang memperhatikan golongan makanan untuk di konsumsi seseorang. meliputi makanan pokok, lauk hewani dan lauk nabati, sayur dan buah dapat meningkatkan status gizi yang akan berdampak pada kondisi gizi namun jika tidak terpenuhi maka akan berdampak pada seseorang. Untuk mengetahui pengetahuan dan praktik konsumsi buah dan sayur pada remaja kelas X di SMA Negri 1 Sungai Ambawang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 40 siswa kelas X SMA Negri 1 Sungai Ambawang, sampel berusia 15-16 tahun. Analisis data adalah univariat dengan variabel praktik konsumsi buah dan sayur. Penelitian menunjukkan bahwa 72,5% siswa memiliki pengetahuan baik, 80% siswa kurang mengkonsumsi sayur, dan 82,5% siswa kurang mengkonsumsi buah. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi tentangs pentingnya praktik dalam mengkonsumsi buah dan sayur. Siswa-siswi kelas X SMAN 01 Sungai Ambawang memiliki pengetahuan yang baik, dan konsumsi buah dan sayur yang kurang.