Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Key to Healthy and Radiant Skin with Balanced Nutrition Safitri, Nurul; Cahyaningtyas, Berliana Manik Ayu; Putri, Vika Sugianto; Dewani, Locita; Nugraheni, Eti; Nugrahanti, Arifa Nayla; Saputri, Mersita Septianti; Agustin, Eny Widhia
MAGNA MEDIKA Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): FEBRUARY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/magnamed.12.1.2025.87-93

Abstract

Background: Skin and appearance are essential indicators of overall health and age. Nutrition plays a crucial role in supporting the skin's structure, function, and resistance to environmental stressors, highlighting the importance of a balanced diet in maintaining youthful and radiant skin.Objective: This article exposes the fundamental relationship between balanced nutrition and skin health. It emphasizes how proper nutritional intake contributes to achieving and maintaining healthy skin. This study seeks to provide actionable insights into achieving radiant and healthy skin through balanced nutrition by exploring specific nutrients and their effects on skin function.Methods: A literature review was conducted using descriptive analysis to explore the relationship between dietary habits, specific nutrients, and their impact on skin health. This method allowed the synthesis of existing research to comprehensively understand how nutrients contribute to skin elasticity, hydration, and overall skin condition.Results: Key nutrients, such as vitamins A, E, C, and omega-3 fatty acids, are essential for maintaining skin elasticity, hydration, and protection from oxidative stress. Antioxidant-rich diets are more effective at slowing aging, preventing acne, and improving skin quality. Balanced nutrition is emerging as the cornerstone of skin health and beauty. Conclusion: Healthy, radiant skin has much to do with a balanced diet enriched with essential nutrients. Fulfilling nutritional needs supports cell regeneration, protects the skin from damage, and maintains its natural balance so that it is not dependent solely on external treatments.
Kajian Pustaka Analisis Karakteristik Formula Blush On dengan Pewarna Alami sebagai Kosmetik Dekoratif Agustin, Eny Widhia; Tumangger, Mia Hafizah; Wahyuti, Intan Vira; Fakhira, Nadiya Nur; Nurjanah, Tasya; Syaima, Zahra Ahlia; Aprilian, Zipora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosmetik dekoratif menjadi bagian penting bagi kehidupan saat ini terutama untuk wanita. Salah satu kosmetik yang sering digunakan adalah blush on. Blush on memiliki warna yang merona sehingga menimbulkan kesan estetika pada wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pustaka analisis karakteristik formula blush on dengan pewarna alami sebagai kosmetik dekoratif. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka. Berbagai ekstrak alami, seperti umbi bit merah, kulit buah melinjo, bunga mawar merah, terong belanda, kubis merah, dan bunga telang, diuji untuk melihat karakteristik tekstur, pigmentasi, serta ketahanannya dalam produk kosmetik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak umbi bit merah dan bunga mawar merah memiliki hasil yang optimal, dengan ketahanan warna dan daya lekat yang baik. Sementara itu, ekstrak kulit melinjo dan kubis merah menunjukkan hasil yang kurang memadai dan memerlukan penyempurnaan formulasi. Penggunaan bahan alami ini menawarkan solusi kosmetik yang lebih aman, ramah lingkungan, sekaligus memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan kulit.
Formula Ekstrak Kulit Buah Alpukat (Persea Gratissima Gaetn) Sebagai Cream Masker Rambut untuk Perawatan Rambut Berketombe Billa, Salwa Salsa; Agustin, Eny Widhia; Widowati, Trisnani; Setyowati, Erna
Beauty and Beauty Health Education Vol. 13 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit buah alpukat dapat dimanfaatkan sebagai bahan kosmetika karena memiliki berbagai kandungan seperti vitamin C, saponin, alkaloid, flavonoid, dan zinc yang mampu mengatasi rambut berketombe. Tujuan penelitian (1) mengetahui validitas produk cream masker rambut pada karakteristik ekstrak kulit buah alpukat untuk perawatan rambut berketombe. (2) mengetahui karakteristik produk masker rambut dari ekstrak kulit buah alpukat sebagai masker rambut untuk perawatan berketombe melalui uji inderawi dan uji pH. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif desain Research and Development (RnD). Validitas produk menggunakan 3 panelis ahli yaitu dokter, apoteker, dan pemilik salon kecantikan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, uji laboratorium, dokumentasi, dan angket. Analisis data menggunakan deskriptif persentase pada uji inderawi sedangkan pada uji pH menggunakan hasil laboratorium. Hasil analisis menunjukkan bahwa masker rambut ini dinyatakan valid oleh 3 panelis ahli dari validasi produk menunjukkan rata-rata F0 67%, F1 92%, dan F2 94%. Hasil uji inderawi menunjukkan kualitas produk sesuai dengan indikator warna, aroma, dan tekstur pada masing-masing formula F0 56%, F1 89%, dan F2 97% sedangkan hasil uji pH menujukkan rata-rata pH F0 6,69, F1 6,37, dan F2 6,04. Simpulan penelitian berdasarkan uji validitas produk, uji inderawi, dan uji pH pengunaan cream masker rambut ekstrak kulit buah alpukat dikategorikan layak dan efektif untuk pengurangan ketombe.
Pemberdayaan ODGJ Melalui Pelatihan Perawatan Kulit Wajah dan Rias Sehari-hari dalam Upaya Peningkatan Personal Diri Agustin, Eny Widhia; Ihsani, Ade Novi Nurul; Widowati, Trisnani; Nurhayati, Ifa; Nisa, Zakiya Ayu; Katarina, Lydia; Putri, Tiara Pradita; Febriani, Berliana Dwi; Septiningsih, Tri; Lestari, Wahyu; Sukron, Muhamad; MR, Witrie Sutaty
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.755

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa merupakan kondisi dimana proses fisiologis atau mental seseorang kurang berfungsi dengan baik sehingga mengganggu fungsi sehari-hari. Dalam upaya membantu mereka melewati gangguan yang dialami salah satunya dengan program rehabilitasi. Salah satu upaya rehabilitasi yang diberikan pada pasien ODGJ untuk meningkatkan kemandirian personal diri adalah dapat merawat kesehatan kulit dan berhias dengan baik. Oleh karena itu diperlukan disiplin ilmu kesehatan dan kecatikan kulit yang dapat memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perawatan diri khususnya dibidang kecantikan. Berdasarkan survey yang telah dilakukan diketahui bahwa Unit Rehabilitasi RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah mengalami kendala dalam melatih perawatan kulit wajah dan rias sehari-hari untuk meningkatkan kemandirian personal diri (ODGJ). Kondisi tersebut ditanggapi Prodi S1 Pendidikan Tata Kecantikan, untuk bekerjasama dan menjadi mitra sebagai pelaksana kegiatan pengabdian. Tujuan dari pengabdian ini memberikan pengetahuan dan keterampilan perawatan wajah serta rias sehari-hari kepada ODGJ untuk meningkatan kemandirian personal diri. Metode yang digunakan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Hasil yang didapat terjadi peningkatan minat serta pengetahuan untuk melakukan perawatan wajah dan rias sehari-hari, sehingga pasien mampu melakukan Activity Daily Living (ADL) untuk memenuhi kebutuhan perawatan diri dan membantu peningkatan personal diri serta membantu mempercepat pemulihan pasien ODGJ Unit Rehabilitasi Psikososial RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Semarang.
Compact Eyeshadow Preparations from Chiken Egg Shell and Rosella Flower Petals Extract (Hibiscus Sabdariffa L) as Natural Colorants and Preservatieves Agustin, Eny Widhia; Wara Dyah Pita Rengga
Rekayasa Vol. 20 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v20i2.2935

Abstract

Eyeshadow is used to give the eye dimension to look attractive, so the selection of eyeshadow materials needs to be considered to avoid side effects that can occur on the surface of the eyelids. Eyeshadow can be made from natural ingredients. One of the natural ingredients that can replace talcum chemicals is chicken eggshell powder because chicken eggshell powder contains a source of calcium that can nourish the skin. Rosella flower petal powder extract is also added as a natural colourant for manufacturing this compact eyeshadow powder. In addition to functioning as a colourant, Rosella flower petals contain anthocyanins and flavonoids, which have antioxidant and antibacterial properties. This study aims to determine the innovation process of chicken eggshell waste into Compact Powder Eyeshadow as decorative cosmetics by analyzing the feasibility of eyeshadow through organoleptic tests, pH tests, particle uniformity tests, specific gravity tests, and water content tests. This study's results show that formula III's physical quality with an extract concentration of 50% has good physical quality compared to other concentrations because the resulting colour is light. However, the colour resistance produced is the same as other formulas and does not last long.
Feasibility of Corn Silk Eco-Enzyme as Essence in Sheet Mask with Antioxidant Content Nisa, Zakiya Ayu; Agustin, Eny Widhia; Kusumastuti, Adhi; Achmadi, Taofan Ali
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 14, NUMBER 2, AUGUST 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air pollution level in Indonesia can cause oxidative stress which can impact the antioxidant defenses of the skin so it can trigger premature aging problems. Skin protection should focus on the application of topical antioxidants which include flavonoids as antioxidants. Furthermore, corn silk containing flavonoids has the potential to be used as a topical preparation in the form of a sheet mask as an antioxidant in preventing premature aging. Corn silk which is processed using the fermentation method becomes an eco-enzyme since it can act as a good catalyst and produce antioxidants. The aim of this research is to analyze the feasibility of eco-enzyme as an essence in sheet mask preparations with antioxidant content which meets the preparation evaluation requirements. The method used in this research consisted of making corn silk eco-enzyme which was homogenized with other chemicals to become an essence sheet mask and packaged by using paper sheets in foil bags. The research results show that preparations with eco-enzyme concentrations in each formula, namely 10% (F1), 20% (F2), and 30% (F3), have good physical evaluations and met test standards which included organoleptic, pH, homogeneity, spreadability, adhesion, and stability tests. Moreover, the antioxidant activity test shows the IC50 values for each formula are 190.67 µg/mL, 185 µg/mL, and 96.75 µg/mL, respectively. The conclusion is that the F3 with a concentration of 30%, shows the best antioxidant activity, having an IC50 value of 96.75 µg/mL, which is classified as strong. In addition, the results of this research prove that the eco-enzyme from corn silk is suitable for use in preparing essence sheet masks with antioxidant content.