Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Manajemen Sumber Daya Manusia serta Program Pelatihan dan Pengembangan terhadap Kinerja Organisasi di Sektor Pemerintahan Kota Parepare Reskiani, Reskiani; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin; Budiandriani, Budiandriani
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 7 No 2 (2024): Artikel Periode Research Juli 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v7i2.1767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terkait dengan pengaturan, persiapan, dan peningkatan pelaksanaan layanan publik di Kota Parepare. Penelitian ini sangat penting karena pengelolaan SDM yang efektif merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan efisiensi operasional di sektor pemerintah. Fokus pada variabel-variabel yang mempengaruhi pengelolaan SDM, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang dapat mempengaruhi kinerja layanan publik di Kota Parepare. Populasi penelitian terdiri dari 166 pekerja yang berada di divisi SDM di 23 layanan berbeda di Kota Parepare. Peneliti merancang dan menyebarkan survei kepada responden serta mengumpulkan data yang diperoleh dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Metode analisis yang digunakan mencakup pengukuran deskriptif dan analisis hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan SDM yang efektif—termasuk pengaturan, persiapan, dan peningkatan—berkorelasi positif dengan kinerja layanan publik di Kota Parepare. Temuan ini menegaskan urgensi penelitian ini, karena menunjukkan bahwa perbaikan dalam pengelolaan SDM dapat langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan publik.
Implementasi Teknologi dalam Manajemen Pemasaran Pendidikan: Tantangan dan Peluang Yandra, Rezali; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin; Suriyanti, Suriyanti
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1071

Abstract

Dengan semakin berkembangnya teknologi digital, sektor pendidikan menghadapi transformasi signifikan dalam berbagai aspek, termasuk manajemen pemasaran. Perubahan ini mendorong institusi pendidikan untuk mengadopsi teknologi guna meningkatkan efektivitas pemasaran dan mencapai audiens yang lebih luas. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji implementasi teknologi dalam manajemen pemasaran pendidikan serta tantangan dan peluang yang terkait. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber informasi yang relevan dengan topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi memainkan peran krusial dalam transformasi pemasaran pendidikan, memungkinkan institusi pendidikan untuk mencapai audiens yang lebih luas dan memperkuat hubungan dengan calon siswa. Namun, tantangan seperti kesenjangan digital, kurangnya keterampilan teknologi di kalangan staf pendidikan, dan masalah keamanan data juga perlu diatasi. Meskipun demikian, terdapat peluang besar untuk inovasi dalam pemasaran pendidikan melalui teknologi, dengan penggunaan analisis data dan kecerdasan buatan untuk personalisasi yang lebih baik. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya investasi dalam infrastruktur TIK, pelatihan keterampilan teknologi, dan perhatian yang lebih besar terhadap keamanan data
PENGARUH PERENCANAAN SDM, PELATIHAN, DAN PENGEMBANGAN TERHADAP KINERJA ORGANISASI PEMERINTAHAN KABUPATEN MAROS Muslimin, Muslimin; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin; Serlin, Serlin
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 4 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i4.15540

Abstract

This research is intended to look at the Human Resources (HR) that organize, prepare and improve hierarchical implementation in public authority services in Maros Regency. This study examined the variables that influence HRM organizing, preparing and improving in Maros District services. The review population, consisting of workers in the HR divisions of 23 Maros County services, consisted of 166 respondents. To accomplish the review target, specialists made and conveyed surveys, and gathered and deciphered information utilizing SPSS. General investigations were conducted utilizing expressive measurements and connection examination. The outcomes showed that the arrangement, preparing, and overall improvement of HR were related to authoritative exhibitions in Makassar City Services. This paper provides suggestions for further developing HR in Maros District Services.
MANAJEMEN PERSEDIAAN DAN KINERJA UKM DI SEKTOR MANUFAKTUR DI KOTA MAKASSAR Kendek, Yohanis Sampe; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin; Ramlawati, Ramlawati
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 4 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i4.15542

Abstract

The research evaluated inventory management (IM) strategies employed by small and medium-sized enterprises (SMEs) in Makassar City manufacturing sector, Indonesia. The study drew its participants from industrial zones including Sudiang, Perintis, Bumi Taman Permai, and Uripsumuarjo. Respondents were purposefully selected from companies within these areas. A qualitative, descriptive research design was adopted, utilizing purposive sampling. From a sample size of 244 participants, data was gathered through completed questionnaires. The study revealed that the majority of SMEs rely on the Just-In-Time (JIT) inventory management approach, with limited familiarity with other computerized inventory systems. Given the reliance on JIT, SMEs experience supply chain difficulties, as they must maintain consistent communication with suppliers and minimize material delivery times. However, due to a lack of computerized systems, orders are often placed only when needed, causing delays for customers. Based on these findings, the researchers suggested that further research be conducted to explore specific areas in greater depth.
Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Nelayan Melalui Pengolahan dan Digitalisasi Pemasaran Hasil Perikanan di Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar Budiandriani, Budiandriani; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin; Hasrat, Tasrik; Ramli, Ahmad Fadil; Syahrul, Ahmad
Celebes Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2026): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v5i1.3326

Abstract

Masyarakat nelayan di Kelurahan Untia, Kota Makassar, menghadapi masalah klasik berupa rendahnya nilai tambah hasil tangkapan, ketergantungan pada tengkulak, serta terbatasnya akses pasar. Ketidakmampuan dalam mengolah hasil perikanan dan minimnya pemanfaatan teknologi pemasaran digital semakin memperburuk kondisi ekonomi keluarga nelayan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pendapatan keluarga nelayan melalui pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah dan penerapan digitalisasi pemasaran. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-aplikatif dengan melibatkan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Rawe Dasar. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan nugget ikan, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan pemasaran digital, pendampingan usaha, serta evaluasi keberlanjutan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan indikator keberhasilan berupa peningkatan keterampilan, kualitas produk, strategi pemasaran, dan potensi pendapatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis mitra dalam mengolah ikan menjadi nugget sesuai standar higienitas sederhana, pemanfaatan teknologi tepat guna yang meningkatkan efisiensi produksi, serta perubahan pola usaha dari penjualan ikan segar menuju diversifikasi produk olahan. Pemasaran digital melalui WhatsApp Business, Instagram, dan marketplace memperluas jangkauan konsumen dan meningkatkan daya saing produk. Selain itu, terjadi penguatan modal sosial berupa solidaritas kelompok, tumbuhnya kesadaran branding, dan mental kewirausahaan. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga nelayan dan relevan dengan agenda pembangunan nasional terkait penguatan UMKM pesisir. Implikasi praktis dari kegiatan ini adalah pentingnya integrasi inovasi produk, pemanfaatan teknologi, dan digitalisasi pemasaran sebagai model pemberdayaan masyarakat pesisir di Indonesia.
EXPLORING THE IMPACT OF WORK-LIFE BALANCE ON EMPLOYEE PRODUCTIVITY IN HYBRID WORK SETTINGS Munzir, Ibnu; Suriyanti, Suriyanti; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 4 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Work-life balance (WLB) has become a critical factor in shaping employee outcomes within hybrid work environments that combine remote and on-site arrangements. This study aims to examine the impact of work-life balance on employee productivity in hybrid work settings, emphasizing the mediating role of job satisfaction and the moderating effect of organizational support. Using a quantitative approach, survey data were collected from 250 employees across multiple industries implementing hybrid work systems in Indonesia. The results reveal that a higher level of work-life balance significantly enhances employee productivity through increased job satisfaction. Moreover, organizational support strengthens the positive relationship between WLB and productivity, suggesting that human resource strategies should prioritize flexible work policies, supportive leadership, and digital collaboration tools. The findings provide theoretical implications for sustainable HRM practices and practical insights for organizations seeking to optimize performance in post-pandemic employment landscapes..
Nurses’ Competence and Operational Performance: Mediating Effects of Process Effectiveness and Service Reliability Wahyuni, Sri Ummi; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin; Suriyanti, Suriyanti
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v7i1.3600

Abstract

This study aims to analyze the effect of competence on nurses’ operational performance, with process effectiveness and service reliability as mediating variables at Andi Makkasau Regional General Hospital, Parepare City. The research employed a quantitative design using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The population consisted of 380 nurses, and 195 respondents were selected using the Slovin formula. Data were collected through structured questionnaires measuring competence, process effectiveness, service reliability, and operational performance. The results indicate that competence has a positive and significant effect on process effectiveness, service reliability, and nurses’ operational performance. Furthermore, both process effectiveness and service reliability significantly improve operational performance. Mediation testing shows that competence indirectly enhances operational performance through improving work process effectiveness and service reliability. These findings suggest that strengthening professional competence contributes not only directly to performance but also indirectly through better work systems and more dependable healthcare services. The study implies that hospital management should prioritize competency-based training, workflow optimization, and service standardization to improve service quality. Future research is recommended to explore additional organizational or psychological factors influencing healthcare performance in broader institutional contexts.
Digitalisasi dan Kolaborasi Sebagai Upaya Ketahanan Ekonomi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Astuti, Andi; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin; Imaduddin, Imaduddin
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v11i2.2579

Abstract

ABSTRAKDigitalisasi telah menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dalam meningkatkan kolaborasi antar UMKM. Pendekatan deskriptif-analitik digunakan untuk menggambarkan fenomena digitalisasi secara rinci dan mengidentifikasi hubungan dengan kolaborasi UMKM. Data diperoleh melalui tinjauan literatur, studi kasus, dan observasi pada UMKM yang telah mengadopsi teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi mempermudah UMKM dalam menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Selain itu, digitalisasi membuka peluang kolaborasi melalui pertukaran informasi, berbagi sumber daya, dan partisipasi dalam promosi bersama. Koperasi modern juga menjadi wadah strategis yang mendukung kolaborasi antar UMKM dengan menyediakan akses pembiayaan, pelatihan, dan layanan lainnya. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan akses teknologi di daerah terpencil masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait untuk menyediakan pelatihan, pendampingan, dan subsidi teknologi bagi UMKM. Digitalisasi tidak hanya menjadi alat untuk meningkatkan daya saing tetapi juga langkah strategis untuk menciptakan inovasi dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan optimalisasi digitalisasi, UMKM memiliki potensi besar untuk menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.Kata Kunci: Digitalisasi, UMKM, Kolaborasi, Efisiensi OperasionalABSTRACTDigitalization has become a crucial factor in supporting the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. This study aims to analyze the role of digitalization in enhancing collaboration among MSMEs. A descriptive-analytical approach was employed to provide an in-depth depiction of digitalization phenomena and to identify its relationship with MSME collaboration. Data were collected through literature reviews, case studies, and observations of MSMEs that have adopted digital technology. The findings reveal that digitalization facilitates MSMEs in accessing broader markets, improving operational efficiency, and strengthening customer relationships. Additionally, digitalization creates opportunities for collaboration through information exchange, resource sharing, and joint promotion participation. Modern cooperatives also serve as strategic platforms supporting MSME collaboration by providing access to financing, training, and other services. However, challenges such as low digital literacy, limited infrastructure, and restricted technology access in remote areas remain significant barriers. This study emphasizes the importance of support from the government and related institutions in providing training, mentoring, and technology subsidies for MSMEs. Digitalization is not merely a tool for enhancing competitiveness but also a strategic step toward fostering innovation and inclusive economic growth. By optimizing digitalization, MSMEs have the potential to tackle global challenges and contribute to sustainable economic development.Keywords: Digitalization, MSMEs, Collaboration, Operational Efficiency
Manajemen Strategis dalam Proses Pemilu: Meningkatkan Kepercayaan dan Partisipasi Pemilih di Papua Pegunungan – Studi Kasus Peran Komisioner KPU S, Ansar; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin; Ramlawati, Ramlawati
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v11i2.2586

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengkaji peran strategis Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan dalam meningkatkan partisipasi pemilih di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sebagai daerah pemekaran baru dengan tantangan geografis, sosial, dan budaya yang kompleks, Papua Pegunungan memerlukan pendekatan penyelenggaraan pemilu yang kontekstual dan sensitif terhadap kondisi lokal. Melalui metode kualitatif studi kasus, penelitian ini menggambarkan strategi yang digunakan oleh komisioner KPU, termasuk komunikasi personal dengan tokoh adat, sosialisasi berbasis budaya lokal, serta adaptasi terhadap keterbatasan infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kultural dan partisipatif lebih efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat dan meningkatkan keterlibatan pemilih. Keberhasilan ini menjadi bukti pentingnya pemahaman lokal dalam mengimplementasikan demokrasi secara substansial, serta memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan demokrasi inklusif di wilayah-wilayah marjinal Indonesia.Kata Kunci: Partisipasi Pemilih, Kepercayaan, Demokrasi Lokal, Pendekatan Budaya, Sistem Noken, Komunikasi Politik ABSTRACTThis research examines the strategic role of the Commissioners of the General Election Commission (KPU) of Papua Mountains Province in increasing voter participation in underdeveloped, frontier, and outermost (3T) areas. As a new expansion region with complex geographical, social and cultural challenges, Papua Pegunungan requires an approach to organizing elections that is contextual and sensitive to local conditions. Through a qualitative case study method, this research describes the strategies used by KPU commissioners, including personal communication with traditional leaders, local culture-based socialization, and adaptation to infrastructure limitations. The results show that cultural and participatory approaches are more effective in building community trust and increasing voter engagement. This success is a testament to the importance of local understanding in implementing democracy in a substantial way, and makes a significant contribution to the development of inclusive democracy in Indonesia's marginalized regions.Keywords: Voter Participation, Trust, Local Democracy, Cultural Approach, Noken System, Political Communication
Analisis Hubungan Antara Program Kesejahteraan dan Produktivitas Kerja: Studi Kasus Pada Sektor Pelayanan Publik Pemerintah Daerah Arif, Sufriadi; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin; Serang, Serlin
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v11i2.2587

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara program kesejahteraan dengan produktivitas kerja pegawai di sektor pelayanan publik pemerintah daerah, khususnya di lingkungan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kesejahteraan, baik dalam bentuk tunjangan finansial maupun non-finansial, memberikan pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai. Selain itu, faktor work-life balance dan lingkungan kerja yang mendukung juga terbukti berkontribusi terhadap peningkatan loyalitas dan kinerja pegawai. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program kesejahteraan yang lebih holistik dan terintegrasi untuk meningkatkan kinerja di sector publik.Kata Kunci: Kesejahteraan Pegawai, Produktivitas Kerja, Work-Life Balance, Pelayanan Publik ABSTRACTThis study aims to evaluate adaptive management strategies in addressing This study aims to analyze the relationship between welfare programs and employee work productivity in the local government public service sector, especially in the South Sulawesi Provincial DPRD Office. The method used is a qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews, literature studies, and documentation. The results showed that welfare programs, both in the form of financial and non-financial benefits, have a significant influence on employee work productivity. In addition, work-life balance factors and a supportive work environment are also proven to contribute to increased employee loyalty and performance. This study recommends the need for a more holistic and integrated welfare program to improve performance in the public service sector.Keywords: Employee Welfare, Work Productivity, Work-Life Balance, Public Service