Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Tinjauan Yuridis Tindakan Aneksasi Rusia di Krimea, Ukraina dari Perspektif Hukum Internasional Salsabila, Andyni Iftinan; Zunnuraeni, Zunnuraeni; Nugraha, Lalu Guna
Mataram Journal of International Law Vol. 1 No. 1 (2023): Mataram Journal of International Law
Publisher : Department of Law, Faculty of Law, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/majil.v1i1.2534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menganalisis tentang ketentuan-ketentuan di dalam Hukum Internasional yang berkaitan dengan aneksasi, selain itu juga untuk mengidentifikasi dan mengkaji dari perspektif Hukum Internasional mengenai keabsahan tindakan aneksasi Rusia di Krimea. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dan menggunakan 3 (tiga) macam metode pendekatan, yaitu; Pendekatan Perundang-undangan (Statute Approach), Pendekatan Kasus (Case Approach), dan Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach). Kesimpulan dari penelitian ini adalah berdasarkan Hukum Internasional, aneksasi merupakan pengambilalihan wilayah negara terhadap negara lain yang melanggar Hukum Internasional dan Piagam PBB. Kemudian alasan Rusia melakukan aneksasi yaitu intervention by invitation, self defence dan Crimean Referendum tidak sesuai dengan Hukum Internasional. Aneksasi Rusia di wilayah Krimea melanggar ketentuan hukum internasional yaitu Pasal 2 ayat 4 Piagam PBB tentang larangan melakukan intervensi terhadap persoalan internal dari suatu negara, serta larangan penggunaan kekuatan militer terhadap negara lain.
Feminism and the Birth of Sexual Crime as International Crime and the Challenge of Its Implementation in the Future Zunnuraeni, Zunnuraeni; Tarigan, Rehulina; Nurbani, Erlies Septiana; Jannah, Aisyah Wardatul
Indonesian Journal of International Law
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of international sexual crimes in international court jurisprudence and the international law instruments have evolve as an extensive crime from the abundance crime of outrages upon personal dignity, yet still have to front some challenges to attain triumph in its enforcement. This article aims to observe the sexual crimes as international crime in some aspect, namely, its development and the contribution of feminism, the challenges on the law enforcement against international criminal law and the position of feminism in addressing those challenges. In every stage of sexual crimes evolution as international crimes, feminism hold important contribution. Their impact made up in building international community opinion, sounding and criticizing, and engage in making court decisions through judges with a feminism paradigm. The success in ICTY and ICTR landmark decision and the determination of extensive sexual crimes in Rome Statue, renounce some obstacle which might eliminated by feminism ideas and movement. Once again through pressures and criticisms, awareness of sexual crimes shall increase so that come the incriminating in the completion of sexual crimes cases before international court. The role of feminism is also vital through the presence of prosecutors and judges with a feminism paradigm so that, as before, landmark decisions as produced in the ICTY and ICTR can be issued at the ICC.