Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Publikasi Pendidikan

Investigasi Kesalahan Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Kemampuann Awal Bahar, Bahar; Sayidiman, Sayidiman; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.67151

Abstract

Tujuan penelitian dalah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa Dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan dari kemampuan awal, dan untuk mendeskripsikan perbandingan karakteristik kesalahan siswa Dalam pemecahan masalah matematika. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tugas pemecahan soal matematika dan pedoman wawancara yang valid dan reliabel. Subjek penelitian adalah siswa UPT SPF SDN Sangir Makassar yang terdiri dari dua orang subjek yaitu subjek tinggi dan subjek rendah. Proses penelitiannya mengikuti tahap-tahap: (a) merumuskan indikator kesalahan (b) pedoman wawancara, (c) menetapkan dan mengambil subjek penelitian (d) melakukan pengambilan data (e) melakukan triangulasi data yang valid, (f) melakukan analisis dan pembahasan data, (g) penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan: 1) tidak ada perbedaan secara signifikan antara kesalahan yang dilakukan subjek tinggi dan subjek rendah dalam pemecahan soal matematika, 2) kesalahan yang dilakukan kedua subjek dalam pemecahan soal matematika pada tiap tahapan adalah: a) memahami soal. Pada tahapan ini, kedua subjek melakukan karakteristik kesalahan faktual dalam memahami fakta-fakta secara eksplisit, b) merencanakan penyelesaian. Pada tahapan ini, kedua subjek mengalami karakteristik kesalahan fakta dalam menuliskan model matematika, c) mengimplementasikan penyelesaian. Pada tahapan ini, kedua subjek melakukan karakteristik kesalahan operasi dalam menyelesaian model matematika
Effectiveness of Self-Regulated Learning-Based Instruction: Enhancing Student Learning Autonomy (Study on LMS Syam-Ok UNM) Sayidiman, Sayidiman; Ihsan, Andi; Hartoto, Hartoto; Syamsuddin, Afdhal; Pagarra, Hamzah; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i2.63830

Abstract

Learning autonomy is becoming essential in the 21st century, demanding individuals to master various fundamental skills. This article explores the self-regulated learning model as a solution to enhance student learning autonomy. A case study conducted in the music arts course at Universitas Negeri Makassar found that students' learning autonomy levels were still low, even among those considered active. Related research also confirms the low learning autonomy of students across various settings. The research methodology employed an experimental approach with a one-group pretest-posttest design. Data collection was carried out by observing student activities through a Learning Management System (LMS) before and after modifying instructional methods. Data analysis results showed a significant difference between pretest and posttest scores, with a notable increase in posttest scores. The findings indicate an improvement in student learning autonomy. Learning autonomy fosters the desire to learn and acquire new knowledge, facilitates individual ownership of learning, and enhances learning independence. The study concludes that modifying instructional methods based on the self-regulated learning model effectively improves student learning autonomy.Keywords: Learning Autonomy, Learning Models, Self-Regulation, Students, Education.
Royong Sebagai Bentuk Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Sekolah Dasar Manggau, Arifin; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Publikasi Pendidikan Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v13i3.57788

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menanamkan nilai-nilai moral pada anak usia dini melalui nyayian royong di Sulawesi selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian interdisiplin yaitu dengan menggunakan lebih dari satu disiplin ilmu menjadi satu. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi dan indepth interview serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa royong digunakan sebagai media pola asuh penanaman nilai-nilai Karakter pada anak Sekolah dasar, nilai-nilai yang terkandung didalamnya adalah penanaman budi pekerti etika yang baik. Lagu pengantar tidur (Royong), merupakan pola asuh seorang ibu/ nenek kepada anak/ cucunya karena isi/ lirik lagunya mengandung ajaran moral, nasehat atau doa-doa untuk anaknya yang dijadikan salah satu cara membuat anak selalu ingat akan petuah/ ajaran yang diucapkan ibu/ neneknya.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Digital Berbasis Liveworksheet pada Materi Sistem Organ Tubuh Kelas IV SD Inpres Borongkaluku Annisa, Nur; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i3.75068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital berbasis liveworksheet pada materi sistem organ tubuh kelas IV SD Inpres Borongkaluku dan (2) mengetahui kevalidan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital berbasis liveworksheet pada materi sistem organ tubuh kelas IV SD Inpres Borongkaluku. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D). Prosedur dalam penelitian dan pengembangan ini menggunakan model Alessi & Trolip. Model Alessi & Trolip memiliki tiga tahapan yakni: (a) planning, (b) design, (c) development. Produk yang dihasilkan pada penelitian dan pengembangan ini melalui dua tahapan uji coba yaitu uji alpa dan uji beta. uji alpa dilakukan oleh 1 orang ahli materi dan 1 orang ahli media. Hasil analisis validasi ahli materi diperoleh persentase nilai 96,66 dengan kategori “Sangat Valid” dan hasil analisis validasi ahli media diperoleh persentase nilai 91,66 dengan kategori “Sangat Valid”. Adapun uji beta dilakukan oleh pengguna atau responden yaitu 28 siswa dan 1 orang guru. Hasil analisis angket respon diperoleh persentase nilai masing-masing 91,06 dan 91,66. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan terbukti valid berdasarkan penilaian para ahli dan praktis digunakan oleh pengguna. Dengan demikian, LKPD digital berbasis liveworksheet ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran. LKPD digital yang dikembangkan dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/4iKgaK6.Kata kunci: LKPD Digital, Liveworksheet, Pembelajaran IPAS, Sekolah Dasar
Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Sayidiman, Sayidiman; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga; Ali, A. Muh.; S, Afdhal Patawuri
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v15i3.81579

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di Sekolah Dasar melalui peningkatan kapasitas guru dan penyediaan perangkat ajar yang operasional. Kegiatan dilaksanakan di SDN Centre Malino, Kabupaten Gowa, melibatkan 18 dari 20 guru. Intervensi mencakup workshop intensif dua hari, ko-desain perangkat (modul ±70 halaman, 12 RPP terintegrasi untuk kelas I–VI, 8 media interaktif, serta paket instrumen evaluasi), dan pendampingan implementasi selama 12 minggu (1 sesi/minggu/kelas). Nilai-nilai lokal—antara lain siri’ na pacce, lempu’, sipakatau, gotong royong, dan gettengdiintegrasikan secara kontekstual dalam aktivitas belajar (misalnya permainan tradisional) dan refleksi karakter. Evaluasi menggunakan desain satu-kelompok pre–post pada guru, observasi fidelitas RPP, observasi keterlibatan belajar, dan penilaian karakter siswa skala 1–4, dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi guru sebesar rerata +24 poin (57,67 → 80,72), fidelitas pelaksanaan RPP tinggi (rata-rata 0,96), keterlibatan belajar siswa naik +16 poin persentase (±67% → ±83%), serta skor karakter meningkat merata pada empat indikator utama (+0,4–0,6 poin), dengan lonjakan tertinggi pada lempu’. Temuan menegaskan bahwa perangkat lengkap (RPP–media–instrumen), praktik autentik berbasis budaya, dan pendampingan sebaya efektif mempercepat adopsi pendidikan karakter yang relevan secara kultural. Model ini layak direplikasi di sekolah dasar lain dengan penyesuaian konteks, disertai penguatan evaluasi lanjutan (reliabilitas instrumen dan uji efektivitas komparatif).