Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Aplikasi Sinergitas Mikrobia Terhadap Produksi Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Varietas Bulu Lawang di Kebun Ramban Wetan II PG Prajekan PTPN XI Nandita Faradina; Irawan, Triono Bambang; Fatimah, Titien; Madjid, Abdul
Jurnal Javanica Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v4i2.2025.117-125

Abstract

Pemupukan dilakukan dengan menggunakan Mikrobia berupa pupuk organik blotong, aplikasi bakteri akar tebu, bakteri eksplorasi tanah, aplikasi asam amino dimana pada pemberian perlakuan mikrobia pada tanaman tebu yang diharapkan memberikan pengaruh sinergitas sehingga dapat menjadi solusi untuk perkembangan pertumbuhan tanaman tebu pada lahan ramban wetan II dan populasi tebu untuk hasil yang melimpah. Penelitian ini bertujuan agar dapat beralih menggunakan pupuk organik dibandingkan dengan pupuk anorganik yang diaplikasikan pada tanaman tebu.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Uji Beda Independent Sampel T-test. Hasil yang diberikan dari penelitian ini bahwasannya pemberian sinergitas mikrobia berpengaruh terhadap Diameter batang, Jumlah anakan, klorofil, brix, rendemen, dan produktivitas. Namun tidak berpengaruh terhadap tinggi batang tebu.
Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Ekstrak Bawang Merah Sebagai ZPT Alami Terhadap Pertumbuhan Stek Lada (Piper nigrum L.) Bayu Aji, Agung; Fatimah, Titien
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/cmseqt98

Abstract

Pendahuluan. Budidaya lada dengan stek memerlukan waktu kurang lebih dua bulan untuk pertumbuhan akar. Salah satu cara untuk memacu tumbuh akar yaitu dengan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Pemakaian ZPT tergantung oleh beberapa faktor, dimana salah satunya adalah lamanya stek direndam pada larutan ZPT, semakin lama stek berada dalam larutan ZPT maka larutan akan meningkat. Ekstrak bawang merah mengandung auksin dan rhizokalin yang dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan akar. Observasi ini bertujuan akan memahami Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Perendaman Ekstrak Bawang Merah Sebagai ZPT Alami Terhadap Pertumbuhan Stek Lada (Piper nigrum L.). Metode Pengumpulan Data.  Terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak bawang merah yang terdiri dari 4 taraf yaitu K0 = 0% (kontrol), K1 = 30%, K2 = 60%, dan K3 = 90%. Faktor kedua adalah lama perendaman ekstrak bawang merah yang terdiri dari 3 taraf yaitu P1= 8 jam, P2 =12 jam, dan P3 = 16 Jam. Hasil dan Diskusi. Pemberian ekstrak bawang merah dengan berbagai macam konsentrasi 30%, 60%, 90% berpengaruh nyata pada pertumbuhan panjang tunas dan jumlah ruas stek lada pada umur 8MST. Pertumbuhan stek lada terbaik diperoleh pada perlakuan ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 30%. Lama perendaman 8 jam memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan tinggi tunas dan jumlah ruas stek lada. Interaksi konsentrasi dan lama perendaman ekstrak bawang merah hanya berpengaruh nyata terhadap panjang tunas 2 MST & 6 MST. Pertumbuhan stek lada terbaik diperoleh pada perlakuan kombinasi ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 30% terhadap perlakuan lamanya perendaman selama 8 jam. Simpulan. Hasil riset ini membuktikan bahwa dampak perlakuan dengan pemberian ekstrak bawang merah dengan beragam konsentrasi 30%, 60%, 90% memberikan hasil yang berdampak nyata pada parameter panjang tunas 8 MST,  dan jumlah ruas. Lama perendaman 8 jam ekstrak bawang merah berdampak berbeda sangat nyata terhadap jumlah ruas. Hubungan konsentrasi dan lama perendaman ekstrak bawang merah hanya berpengaruh nyata terhadap panjang tunas 2 MST.
Pengaruh Grindsize dengan Teknik Seduhan V60 Terhadap Uji Organoleptik Kopi Robusta Argopuro (Coffea canephora) Siska; Fatimah, Titien; Salim, Abdurrahman; Asmono, Sepdian Luri
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/mz70c826

Abstract

Pendahuluan. Peningkatan permintaan  kopi dalam pasar internasional dan pasar nasional. Cara kopi diproses dan disajikan mempengaruhi budaya kopi. V60 adalah teknik penyajian kopi manual yang populer yang melibatkan penuangan air di atas bubuk kopi menggunakan filter (metode pour over). Ukuran gilingan bubuk kopi mempengaruhi ekstraksi dan rasa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ukuran gilingan yang ideal untuk tiga kategori (P1 - halus, P2 - sedang, P3 - kasar) dalam kaitannya dengan teknik penyeduhan V60. Metode Pengumpulan Data. Faktor yang digunakan yaitu dengan beberapa grindsize kopi dengan 3 level grindsize yang berbeda, P1 grindsize 0,38 mm; P2 grindsize 1 mm, dan P3 grindsize 1,5 mm. Perlakuan masing – masing diulang 98 kali, dimana ulangan tersebut ialah panelis (pelaku uji organoleptik). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh panelis, termasuk mahasiswa dan pengunjung kafe Moka. Parameter pengamatan yang di uji adalah Aroma, Flavour, Acidity, Aftertaste, dan Body. Analisa Data. Penelitian ini menggunakan metode uji Rancangan Acak Kelompok non Faktorial. Hasil dan Diskusi. Pada penelitian ini, perbedaan ukuran gilingan pada aspek aroma dan aftertaste berpengaruh terhadap tingkat kesukaan konsumen pada kopi Robusta Jember. Sedangkan pada parameter lainnya seperti flavour, acidity, dan body, perbedaan ukuran gilingan hanya mempengaruhi dari segi nilai. Simpulan. Berdasarkan hasil dari penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pengaruh Grindsize dengan teknik seduhan V60 terhadap uji organoleptik kopi robusta argopuro berpengaruh sangat nyata.