Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Persepsi Kualitas Produk dan Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian You C-1000 Wildayanti, Rista; Halik, Johannes Baptista; Sambara, Kordiana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kualitas produk dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian minuman fungsional You C-1000 di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui metode survei terhadap 100 responden yang merupakan konsumen You C-1000, baik yang melakukan pembelian secara langsung maupun melalui platform digital. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan kriteria responden berusia minimal 17 tahun dan pernah mengonsumsi produk You C-1000 setidaknya satu kali. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil pengujian model menunjukkan bahwa seluruh indikator penelitian telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa persepsi kualitas produk berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas produk telah dianggap memenuhi standar yang diharapkan konsumen sehingga tidak lagi menjadi faktor pembeda utama dalam pengambilan keputusan. Sebaliknya, persepsi harga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian You C-1000. Konsumen cenderung lebih mempertimbangkan kesesuaian antara harga dan manfaat yang diperoleh dalam menentukan pilihan pembelian. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian perilaku konsumen, khususnya pada produk minuman fungsional, serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merumuskan strategi pemasaran yang menekankan pada penciptaan nilai dan penetapan harga yang kompetitif.
Pengaruh Employer Branding terhadap Minat Gen-Z untuk Melamar di Café Dari Hati Lande, Stella Windasari; Sambara, Kordiana; Tandirerung, Ch. Jeane
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employer branding terhadap minat Generasi Z dalam melamar pekerjaan di Café Dari Hati, sebuah usaha di sektor jasa kuliner yang menghadapi persaingan ketat dalam menarik tenaga kerja muda. Employer branding dipandang sebagai strategi penting dalam membentuk persepsi perusahaan sebagai tempat kerja yang menarik, terutama bagi Generasi Z yang dikenal selektif, berorientasi pada pengalaman kerja, serta mempertimbangkan nilai, reputasi, dan lingkungan kerja sebelum mengambil keputusan melamar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 20 responden Generasi Z yang telah mengajukan lamaran kerja di Café Dari Hati. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman, koefisien determinasi, dan uji t untuk menguji hubungan serta pengaruh employer branding terhadap minat melamar kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employer branding memiliki hubungan yang sangat kuat, positif, dan signifikan terhadap minat Generasi Z untuk melamar pekerjaan di Café Dari Hati, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,827 dan tingkat signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 70,8% mengindikasikan bahwa employer branding memberikan kontribusi besar terhadap minat melamar, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan strategi employer branding melalui citra perusahaan, budaya kerja, serta komunikasi yang relevan dengan karakteristik Generasi Z guna meningkatkan daya tarik perusahaan sebagai tempat kerja
Analisis Implementasi Balanced Scorecard Terhadap Kinerja SDM Di Kantor Regional VI Makassar PT. Pos Indonesia Yarib, Yarib; Sambara, Kordiana; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perspektif proses internal dan perspektif pembelajaran serta pertumbuhan dalam Balanced Scorecard terhadap kinerja sumber daya manusia di Kantor Regional VI Makassar PT Pos Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengukuran kinerja non-keuangan dalam organisasi jasa publik, khususnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN), guna mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan primer melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai Kantor Regional VI Makassar PT Pos Indonesia sebanyak 40 pegawai yang ditetapkan sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat SPSS untuk menguji pengaruh parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial perspektif proses internal dan perspektif pembelajaran serta pertumbuhan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja SDM, dengan nilai yang ditunjukkan signifikansi masing-masing 0,770 dan 0,070. Namun demikian secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja SDM dengan nilai F hitung 3,752 lebih besar dari F tabel 3,25 dengan nilai signifikansi 0,033. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus pengukuran dua perspektif non-keuangan Balanced Scorecard pada unit regional BUMN jasa publik, yang menunjukkan bahwa kontribusi strategi organisasi terhadap kinerja SDM baru terlihat ketika indikator proses internal serta pembelajaran dan pertumbuhan diterapkan secara terpadu. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi manajemen regional dalam memperbaiki proses kerja, meningkatkan kompetensi pegawai, serta memperkuat implementasi Balanced Scorecard sebagai alat evaluasi kinerja strategis.
Pengaruh Reward dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan Paranggai, Nuria Yulmar; Tandirerung, Jeane; Sambara, Kordiana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5544

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan pada PT Wijaya Karya Beton Tbk. Latar belakang penelitian berangkat dari permasalahan ketidakseimbangan penerapan sistem reward dan punishment yang belum sepenuhnya adil dan konsisten, sehingga berpotensi memengaruhi kinerja karyawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh yang melibatkan seluruh populasi sebanyak 37 karyawan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung 4,362 dan signifikansi 0,001 < 0,05, yang mengindikasikan bahwa semakin tepat pemberian penghargaan maka semakin meningkat kinerja karyawan. Punishment juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dengan nilai t hitung 3,049 dan signifikansi 0,004 < 0,05, menunjukkan bahwa sanksi yang diterapkan secara adil dan konsisten mampu meningkatkan kedisiplinan dan mendorong karyawan bekerja lebih baik. Secara simultan, reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung 64,822 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R² sebesar 0,780 menunjukkan bahwa 78% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara 22% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan sistem reward dan punishment yang jelas, adil, dan konsisten sebagai strategi perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan secara optimal
Pengaruh Digital Marketing dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian Kain Tenun Toraja (Suchi Collection) Panimba, Wirayanti; Halik, Johannes Baptista; Sambara, Kordiana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5893

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut pelaku usaha produk budaya lokal untuk mengadopsi strategi pemasaran yang lebih adaptif guna meningkatkan daya saing di pasar modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital marketing dan brand image terhadap keputusan pembelian kain tenun Toraja pada Suchi Collection. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 80 responden yang merupakan konsumen atau calon konsumen yang pernah terpapar konten digital marketing kain tenun Toraja. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien 0,392 (t-statistic = 3,426; p-value = 0,001) dan effect size sebesar 0,242 (kategori sedang). Brand image juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien 0,546 (t-statistic = 4,800; p-value = 0,000) dan effect size sebesar 0,469 (kategori besar). Nilai R-square sebesar 0,812 menunjukkan bahwa 81,2% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen. Temuan ini mengindikasikan bahwa brand image memiliki pengaruh lebih dominan dibandingkan digital marketing dalam mendorong keputusan pembelian. Implikasi penelitian menyarankan pelaku usaha untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital sambil memperkuat citra merek yang autentik guna meningkatkan daya saing produk tenun tradisional di era digital.
Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Agung Sarana Persada Kota Kendari Florenza, Florenza; Tandirerung, Jeane; Sambara, Kordiana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5882

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kepuasan kerja karyawan PT Agung Sarana Persada Kota Kendari. Tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi Indonesia yang mencapai 41,2% dari total kasus nasional pada tahun 2022 menunjukkan urgensi penerapan sistem K3 yang komprehensif sebagai upaya perlindungan pekerja dan peningkatan kesejahteraan psikologis karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal terhadap seluruh populasi karyawan berjumlah 23 orang melalui teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur berbasis skala Likert lima poin yang telah divalidasi, dengan analisis menggunakan korelasi Spearman Rank, uji parsial (uji t), dan koefisien determinasi melalui program SPSS versi 25. Variabel K3 diukur melalui enam dimensi meliputi komitmen manajemen, peraturan dan prosedur, komunikasi, kompetensi pekerja, kondisi lingkungan kerja, dan keterlibatan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif kuat antara implementasi K3 dengan kepuasan kerja, ditandai koefisien Spearman sebesar 0,764 pada tingkat signifikansi p<0,001. Uji parsial memperlihatkan nilai t hitung 5,958 (t tabel 2,080) dengan signifikansi p<0,001, mengonfirmasi pengaruh signifikan K3 terhadap kepuasan kerja. Koefisien determinasi terkoreksi (Adjusted R Square) menunjukkan kontribusi K3 sebesar 61,1% dalam menjelaskan variasi kepuasan kerja, sementara 38,9% dipengaruhi faktor eksternal seperti kompensasi, hubungan interpersonal, lingkungan fisik, dan beban kerja. Temuan ini memperkuat teori hierarki kebutuhan Maslow yang menempatkan keamanan sebagai fondasi kepuasan kerja. Penelitian merekomendasikan penguatan program K3 melalui penyediaan alat pelindung diri memadai, pelatihan keselamatan berkelanjutan, dan sistem pengawasan konsisten untuk mengoptimalkan kepuasan serta produktivitas karyawan di industri konstruksi.
DIGITAL MARKETING EFFECTIVENESS, PERCEIVED TRUST, AND YAMAHA MOTORCYCLE PURCHASE DECISIONS Daud, Yenni; Halik, Johannes Baptista; Sambara, Kordiana
Jurnal Manajemen Pemasaran Vol. 20 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/pemasaran.20.1.46-63

Abstract

This study addresses the growing challenge of converting digital marketing exposure into actual purchasing decisions in the motorcycle industry, where consumer trust remains a critical issue. The research focuses on the role of perceived trust in linking digital marketing activities with Yamaha motorcycle purchase decisions. The objective of this study is to examine how digital marketing contributes to purchasing decisions through the mediation of perceived trust. A quantitative approach was employed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) based on data collected from 80 Yamaha motorcycle users in Makassar through an online questionnaire. The results indicate that digital marketing significantly strengthens perceived trust, while perceived trust plays a decisive role in shaping purchasing decisions. The direct relationship between digital marketing and purchasing decisions is weak; however, digital marketing indirectly contributes to purchasing decisions through perceived trust, indicating a full mediation effect. These findings highlight that trust-oriented digital marketing strategies are essential for influencing consumer purchasing behavior in high-involvement products.
Pengaruh Penilaian Kinerja Terhadap Kepuasaan Karyawan Pada Koperasi Simpan Pinjam Balo’ta Di Cabang Rantepao Rasinan, Adriana Mendo; Bandhaso, Mira La’bi; Sambara, Kordiana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penilaian kinerja terhadap kepuasan karyawan pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Balo’Ta Cabang Rantepao. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi karyawan yang berjumlah 40 orang. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antara variabel penilaian kinerja dan kepuasan karyawan, Koefisien Determinasi untuk mengukur besarnya kontribusi penilaian kinerja terhadap kepuasan karyawan, serta Uji t untuk menguji signifikansi pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kinerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan karyawan. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,372 menunjukkan adanya hubungan positif dengan kategori rendah antara penilaian kinerja dan kepuasan karyawan. Koefisien determinasi sebesar 13,8% mengindikasikan bahwa penilaian kinerja memberikan kontribusi terhadap kepuasan karyawan, sedangkan 86,2% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain seperti gaji, lingkungan kerja, hubungan antar karyawan, serta peluang promosi. Hasil Uji t menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 2,470 lebih besar dari t-tabel sebesar 2,010, sehingga hipotesis penelitian diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sistem penilaian kinerja di KSP Balo’Ta telah berjalan cukup baik dan berpengaruh terhadap peningkatan kepuasan kerja karyawan, meskipun masih diperlukan perbaikan pada aspek umpan balik, transparansi, dan konsistensi penilaian.
Analisis Pengaruh Kualitas Kinerja Karyawan terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan di Toko Anty Shop28 di Makassar Pattola, Femina; Baharuddin, Baharuddin; Sambara, Kordiana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6000

Abstract

This study aims to examine the effect of employee performance quality on customer satisfaction at Anty Shop28 Cosmetics in Makassar. The research employs a quantitative approach using primary data collected through questionnaires distributed to 91 respondents who are customers of Anty Shop28 Cosmetics. The independent variable in this study is employee performance quality, while the dependent variable is customer satisfaction. Data were analyzed using Pearson correlation analysis, coefficient of determination, and partial hypothesis testing (t-test). The results indicate that employee performance quality has a positive and significant effect on customer satisfaction. This is evidenced by a significance value of 0.001, which is lower than the significance level of 0.05. The Adjusted R Square value of 0.711 suggests that 71.1% of the variation in customer satisfaction is explained by employee performance quality, while the remaining 28.9% is influenced by other factors not examined in this study. Furthermore, the t-test results show a t-value of 14.688, which exceeds the t-table value of 1.961, indicating that the proposed hypothesis is accepted. In conclusion, higher employee performance quality leads to higher levels of customer satisfaction. This study recommends that Anty Shop28 Cosmetics continuously improve employee performance through service training, discipline, effective communication, and accuracy in order to enhance customer satisfaction and maintain competitiveness in the cosmetic retail industry.
Pengaruh Pelatihan terhadap Peningkatan Kompetensi Karyawan: PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN Milasari, Milasari; Sambara, Kordiana; Bandhaso, Mira La’bi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap peningkatan kompetensi karyawan pada Credit Union (CU) Sauan Sibarrung di Tana Toraja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan CU Sauan Sibarrung yang berjumlah 27 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sensus. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pelatihan, sedangkan variabel dependen adalah peningkatan kompetensi karyawan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman, uji t, dan koefisien determinasi (Adjusted R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kompetensi karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi Spearman sebesar 0,708 dengan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga hubungan antara kedua variabel tergolong kuat. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R² sebesar 0,505, yang mengindikasikan bahwa pelatihan mampu menjelaskan sebesar 50,5% variasi peningkatan kompetensi karyawan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi kerja, pengalaman kerja, lingkungan kerja, dan karakteristik individu. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan yang dirancang secara sistematis, relevan dengan kebutuhan pekerjaan, dan dilaksanakan secara berkelanjutan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap kerja, serta efektivitas karyawan. Oleh karena itu, pelatihan dapat dijadikan sebagai strategi utama dalam pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing lembaga keuangan koperasi, khususnya pada Credit Union yang berbasis pemberdayaan masyarakat.