Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis Wacana Nilai Moral dalam Video Animasi Cerita Ubay dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Ramadhan Kusuma Yuda; Dewi Leni Mastuti; Elya Sasena
Cakrawala Indonesia Vol 11 No 1 (2026): Mei-Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v11i1.2709

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral dalam video animasi cerita Ubay serta menganalisis relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia . Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana dan pragmatik. Data berupa dialog dan adegan dalam video animasi yang dianalisis berdasarkan struktur wacana, tindak tutur, prinsip kerja sama, dan kesantunan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur wacana dalam video animasi tersusun secara sistematis melalui tahapan orientasi, komplikasi, dan resolusi. Selain itu, ditemukan berbagai jenis tindak tutur, seperti ekspresif, direktif, dan representatif, serta penggunaan implikatur dalam dialog. Prinsip kerja sama dan kesantunan berbahasa juga terpenuhi dalam interaksi antar tokoh. Nilai moral yang terkandung dalam cerita meliputi saling memaafkan, tanggung jawab, empati, dan kerukunan. Nilai-nilai tersebut disampaikan secara implisit dan eksplisit melalui alur cerita dan dialog. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa video animasi memiliki relevansi yang kuat dengan pembelajaran Bahasa Indonesia, terutama dalam pengembangan keterampilan menyimak, berbicara, pemahaman teks naratif, serta penanaman nilai karakter. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa video animasi tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang mampu mengintegrasikan pembelajaran bahasa dengan penanaman nilai moral secara efektif pada siswa.
Konstruksi Religiusitas Perempuan Intelektual dalam Novel Di Balik Kesabaran Cinta dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Sastra di Perguruan Tinggi Ramadhan Kusuma Yuda; Fitriani Fitriani; Arni Arni; Nur Haliza
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 9, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v9i2.38955

Abstract

Abstract: This study aims to describe the construction of religiosity among intellectual women in Leni Va’s novel Di Balik Kesabaran Cinta and to examine its relevance to literature education in higher education. The novelty of this study lies in its focus on analyzing religiosity in relation to the representation of intellectual women, as well as its relevance to literature education in the Contemporary Literature course, using qualitative methods with a literary studies approach, as this approach allows for a deep and interpretive understanding of textual meaning. The research data consists of the novel’s text containing religious values, collected through documentary study using the read-and-note technique. Data analysis was conducted using content analysis through the following steps: data reduction, categorization, interpretation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that religiosity is represented through the characters’ patience, steadfast faith, moral responsibility, and ability to face various life challenges. These findings hold practical relevance for literature education, particularly for student activities such as discussions, value analysis, and reflection, which enhance appreciation for literary works while fostering character development.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi religiusitas perempuan intelektual dalam novel Di Balik Kesabaran Cinta karya Leni Va serta menelaah relevansinya terhadap pembelajaran sastra di perguruan tinggi. Adapun kebaruan penelitian terletak pada fokus analisis religiusitas yang dihubungkan dengan representasi perempuan intelektual, sekaligus relevansi terhadap pembelajaran sastra dalam mata kuliah Sastra Mutakhir menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian sastra karena pendekatan ini memungkinkan penafsiran makna teks secara mendalam dan interpretatif. Data penelitian berupa teks novel yang memuat nilai-nilai religiusitas, yang dikumpulkan melalui studi dokumentasi dengan teknik baca-catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi melalui langkah-langkah berupa reduksi data, kategorisasi, interpretasi, kemudian penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas direpresentasikan melalui sikap kesabaran, keteguhan iman, tanggung jawab moral, serta kemampuan tokoh dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Temuan tersebut memiliki relevansinya secara aplikatif dalam pembelajaran sastra, terutama untuk kegiatan diskusi, analisis nilai, dan refleksi mahasiswa meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra sekaligus membentuk karakter.
Religious Values ​​and Filial Piety: The Short Story of the Shopper on Mother's Orders and the Relevance to Indonesian Language Learning Saptiana Sulastri; Aurel Aulia Salsabila; Juliawati; Siska Arini Putri; Widya Azhari; Ramadhan Kusuma Yuda
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i3.1432

Abstract

An article titled “Religious Values and Filial Piety in the Short Story Tukang Belanja Suruhan Ibu and Its Relevance to Indonesian Language Education.” This study aims to describe the religious values and filial piety toward parents in the short story Tukang Belanja Suruhan Ibu by Silawati and to analyze its relevance to Indonesian language instruction in elementary schools. The object of the study is the text of the short story Tukang Belanja Suruhan Ibu. The population in this study is the entire text of the short story, while the sample consists of excerpts of dialogue and narration containing religious values and filial piety toward parents. The research instrument used was the researcher herself, assisted by a data recording sheet. Data collection was conducted through intensive reading and note-taking. Data analysis employed a qualitative descriptive method using a content analysis approach. The results of the study indicate the presence of religious values such as trustworthiness, honesty, and gratitude, as well as values of filial piety toward parents, including obedience, mutual aid, responsibility, and efforts to restore trust. These values are relevant for integration into Indonesian language education, particularly in children’s literary appreciation and the character development of students.
Analisis Mantra Pengobatan "Tawar" Pada Masyarakat Dayak Limbai Kabupaten Melawi Kalimantan Barat (Kajian Semiotik) Yelsi Fitri; Arni Arni; Ramadhan Kusuma Yuda
Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2025): Ksatra
Publisher : LPPM STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/75pp8h56

Abstract

This study aims to describe the meanings of icons, indices, and symbols in the “tawar” healing mantras of the Dayak Limbai community in Melawi Regency, West Kalimantan. This research employs a descriptive qualitative method with Charles Sanders Peirce’s semiotic approach. The data consist of ten healing mantras obtained through interviews and audio-recording techniques. The findings reveal 16 icons, 18 indices, and 18 symbols. Icons represent resemblance, indices indicate causal relationships, and symbols reflect cultural conventions and spiritual beliefs. These results indicate that the “tawar” mantra functions as traditional medicine as well as a form of local wisdom that can be integrated into Indonesian language learning.
ANALISIS BUTIR SOAL PENILAIAN AKHIR TAHUN (PAT) BAHASA INDONESIA KELAS XI SMA NEGERI 1 POLANHARJO KLATEN Yanuar Bagas Arwansyah; Kodrat Eko Putro Setiawan; Ramadhan Kusuma Yuda
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6620

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kualitas butir soal dalam penilaian akhir tahun (PAT) dalam pembelajaran bahasa Indonesia Kelas XI di SMA Negeri 1 Polanharjo Klaten tahun 2021. Soal dianalisis tingkat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan fungsi pengecoh (distractor). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data matematis dengan analisis statistic dengan program Item and Test Analysis (ITEMAN). Objek dalam riset ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Polanharjo Klaten. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik analisis dokumen butir-butir soal, kunci jawaban, dan nilai hasil tes. Penelitian ini menunjukkan hasil: (1) Validitas tinggi pada ketiga tipe soal, yaitu soal tipe A: 87.5%; tipe B: 75%; tipe C 75%. (2) Koefisien reliabilitas tinggi dengan reliabilitas soal tipe A sebesar 0,833; soal tipe B sebesar 0,803; dan soal tipe C sebesar 0,768. (3) Tingkat kesukaran rendah dengan nilai soal tipe A: 62.5%; soal tipe B: 65%; dan 47.5% untuk soal tipe C. (4) Daya beda soal dikategorikan baik, yaitu soal tipe A: 55%; soal tipe B: 57.5%; dan soal tipe C: 57.5%. (5) Fungsi pengecoh berkualitas sangat baik dengan nilai soal tipe A: 62,5%; soal tipe B: 40%; dan soal tipe C: 35%.Kata kunci: analisis butir soal, penilaian akhir tahun
ANALISIS TINDAK TUTUR PERLOKUSI DALAM AKUN YOUTUBE KHALID BASALAMAH OFFICIAL SEBAGAI PLATFORM HIJRAH INSPIRATIF DI INDONESIA Ramadhan Kusuma Yuda; Ryan Hidayat
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i1.11115

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis tindak tutur perlokusi dalam akun youtube Khalid Basalamah Official. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini menyarankan bahwa data kualitatif dapat dikumpulkan, diorganisasikan, ditafsirkan, dianalisis, dan dikomunikasikan untuk mengatasi masalah dunia nyata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian ini yaitu kutipan dalam youtube terkait dengan tindak tutur perlokusi. Sumber data platform youtube Ustadz Khalid Basalamah menjadi pokok bahasan penelitian ini, sebagai platform hijrah inspiratif muslim di Indonesia. Hasil penelitian terkait tema-tema sebagai platform hijrah inspiratif sebagai berikut: (1) Tauhid, (2) Surga dan Neraka, (3) Sirah Nabawiyah, (4) Kisah Sahabat Nabi, (5) Dosa dan Pahala, (6) Rumah Tangga Islami, dan (7) Kematian.Kata kunci: Analisis, tindak tutur, hijrah inspiratif, youtube
Peningkatan Kapasitas Wirausaha dan Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Promosi Produk bagi Ibu Rumah Tangga Mai Yuliastri Simarmata; Rini Agustina; Fitriani; Yuyun Safitri; Ramadhan Kusuma Yuda
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3837

Abstract

This Community Service (PKM) activity aims to improve the entrepreneurial capacity and ability to utilize social media as a means of product promotion for housewives at P.H. Mukhsin Mega Mas, Sungai Raya Dalam, Kubu Raya Regency. Based on pre-observations, it was found that most participants had never attended formal entrepreneurship training, lacked understanding of product marketing strategies, and had not yet optimally utilized social media to support their businesses. The activity was implemented through training and mentoring methods, including an introduction to local product-based business opportunities, digital marketing strategies, and practical use of social media for product promotion. The activity involved 15 housewives who owned micro-enterprises. The results of the activity showed an increase in the participants' understanding of business management and digital marketing. Furthermore, participants began to develop the ability to create simple promotional content and utilize social media as a means of product marketing. This activity is expected to increase entrepreneurial motivation, expand marketing reach, and support sustainable family economic growth.
Pemaknaan Ruang dan Simbol Arsitektural dalam Puisi Monumen Tanpa Bayang di Khatulistiwa Karya Alfarid Rahman Hakim untuk Pembelajaran Apresiasi Sastra: Kajian Ruang dan Simbol Arsitektural Ramadhan Kusuma Yuda; Andrian Andrianaan
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v14i2.10007

Abstract

Penelitian ini umumnya menggunakan pendekatan semiotik dan/atau strukturalisme genetik untuk membongkar makna tersembunyi, terutama yang berkaitan dengan konteks sosial dan budaya di balik simbol-simbol arsitektural.Fokus:Analisis Fokus utama adalah pada bagaimana elemen arsitektur (seperti monumen, bayang-bayang, khatulistiwa, dll.) tidak hanya berfungsi sebagai latar fisik, tetapi juga sebagai simbol yang merefleksikan isu-isu sosial, politik, atau eksistensial. Konsep ruang dianalisis sebagai wadah makna yang berinteraksi dengan subjek (manusia) dan sejarah.. Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi ini kaya akan metafora arsitektural yang menyiratkan tema-tema seperti kehilangan identitas, krisis spiritual, pengabaian sejarah, atau kontradiksi antara janji ideal (monumen) dan realitas tanpa makna (tanpa bayang). Monumen di sini sering dimaknai bukan sebagai struktur kejayaan, melainkan sebagai pengingat akan kehampaan atau ironi..Analisis mendalam ini sangat relevan untuk pembelajaran apresiasi sastra.Puisi ini dapat digunakan untuk mengajarkan siswa:Analisis Simbol:Mengidentifikasi dan menafsirkan simbol-simbol kompleks di luar makna literal.Pemahaman Konteks: Menghubungkan karya sastra dengan konteks sejarah, budaya, dan geografisnya (dalam hal ini, konsep Khatulistiwa).Keterampilan Menafsirkan Ruang: Memahami bagaimana elemen fisik seperti ruang dan bangunan diolah menjadi tema dan pesan oleh penyair. Kata Kunci:Puisi, Monumen Tanpa Bayang di Khatulistiwa, Alfarid Rahman Hakim, Semiotika, Simbol Arsitektural, Apresiasi Sastra. This research generally uses a semiotic and/or genetic structuralism approach to uncover hidden meanings, particularly those related to the social and cultural context behind architectural symbols.Analysis Focus: The primary focus is on how architectural elements (such as monuments, shadows, the equator, etc.) function not only as physical settings but also as symbols reflecting social, political, or existential issues. The concept of space is analyzed as a container of meaning that interacts with the subject (human) and history. The analysis shows that this poem is rich in architectural metaphors that imply themes such as: loss of identity, spiritual crisis, historical neglect, or the contradiction between an ideal promise (the monument) and a meaningless reality (without shadows). The monument here is often interpreted not as a structure of glory, but as a reminder of emptiness or irony. This in-depth analysis is highly relevant to learning literary appreciation. This poem can be used to teach students:Symbol Analysis: Identifying and interpreting complex symbols beyond their literal meaning.Understanding Context: Connecting a literary work to its historical, cultural, and geographical context (in this case, the concept of the Equator).Interpreting Space: Understanding how physical elements such as space and buildings are transformed into themes and messages by the poet.Keywords: Poetry, Monument Without Shadows on the Equator, Alfarid Rahman Hakim, Semiotics, Architectural Symbols, Literary Appreciation
Stilistika dalam Puisi Laboratorium Kasih Sayang Karya Vera Amanda dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Kajian Puisi Dini Hajjafiani; Ramadhan Kusuma Yuda; Yulita Ningsih
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.10677

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek stilistika dalam puisi Laboratorium Kasih Sayang karya Vera Amanda serta relevansinya terhadap pembelajaran kajian puisi di tingkat perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Laboratorium Kasih Sayang karya Vera Amanda dominan menggunakan metafora, personifikasi, dan citraan visual untuk memperkuat tema kasih sayang yang reflektif dan eksperimental. Penggunaan metafora membangun pemaknaan simbolik terhadap kasih sayang sebagai ruang pengujian batin, sementara personifikasi menghidupkan konsep abstrak menjadi lebih konkret dan ekspresif. Citraan visual memperjelas gambaran emosional yang ingin disampaikan penyair. Pemilihan diksi yang konotatif dan simbolik semakin mempertegas karakter puitis serta menciptakan suasana emosional yang mendalam dan kontemplatif. Secara keseluruhan, unsur stilistika yang digunakan menunjukkan kekhasan gaya penyair dalam mengolah bahasa secara estetis dan bermakna. Hasil penelitian ini relevan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran kajian puisi di tingkat perguruan tinggi. Kata Kunci: stilistika, relevansi, puisi
KONSTRUKSI NILAI BUDI PEKERTI DALAM CERPEN TERKEPUNG GONGGONGAN BAGI PENDIDIKAN KARAKTER REMAJA Ramadhan Kusuma Yuda; Arni Arni; Fitriani Fitriani; Rifki Hilman
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 17, No 1 (2026): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v17i1.6270

Abstract

ABSTRAKRepresentasi nilai budi pekerti dalam sastra anak menghadapi persoalan utama berupa kecenderungan penyajian nilai secara normatif tanpa menjelaskan proses konstruksinya dalam struktur cerita. Cerpen Terkepung Gonggongan karya Rindi Yani menghadirkan konflik yang memungkinkan penelusuran pembentukan makna moral secara naratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi nilai budi pekerti dalam cerpen tersebut serta relevansinya bagi pendidikan karakter remaja. Penelitian menggunakan metode analisis struktural-naratif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tanggung jawab dan keberanian dikonstruksi melalui hubungan kausal antara alur konflik, penokohan, dan situasi ujian karakter yang dialami tokoh utama, serta diperkuat melalui interaksi sosial. Nilai dibangun secara implisit melalui perkembangan peristiwa dan perubahan sikap tokoh, sehingga merepresentasikan proses transformasi karakter dalam struktur naratif.Kata Kunci: konstruksi nilai, budi pekerti, cerpen, pendidikan karakter, remajaABSTRACTThe representation of moral values in children’s literature faces a major challenge: the tendency to present values normatively without explaining their construction within the narrative structure. Rindi Yani’s short story Terkepung Gonggongan presents a conflict that allows for a narrative exploration of the formation of moral meaning. This study aims to analyze the construction of moral values in this short story and its relevance to character education for adolescents. The study employs a structural-narrative analysis method with a qualitative approach. The results indicate that the values of responsibility and courage are constructed through causal relationships between the conflict plot, characterization, and the character-testing situations experienced by the protagonist, and are reinforced through social interactions. These values are built implicitly through the progression of events and changes in the characters’ attitudes, thereby representing a process of character transformation within the narrative structure.Keywords: value construction, morals, short stories, character education, teenagers