Claim Missing Document
Check
Articles

UJI SIFAT MEKANIK PAPAN KOMPOSIT BERBAHAN TONGKOL JAGUNG DAN SERAT BATANG PISANG Yusriani Yusriani; Sahara Sahara; Muh. Said Lanto
Teknosains Vol 16 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i1.24490

Abstract

Kekayaan alam berupa serat alam yang ada di Indonesia sangat berlimpah dan beberapa dari serat alam tersebut berpotensi untuk dijadikan sebagai pengisi dalam pembuatan papan komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik papan komposit berbahan dasar serat bonggol jagung dan batang pisang serta umengetahui apakah papan yang dihasilkan memenuhi standar baku mutu SNI 03-2105-2006. Penelitian ini dilakukan dengan terlebih dahulu mempersiapkan bahan baku yang akan digunakan kemudian membuat papan komposit berukuran 25x25x1 cm3. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian ini adalah tongkol jagung, serat batang pisang dan resin epoksi. Alat yang digunakan untuk membuat papan adalah hotpress. Temperatur yang digunakan pada saat pembuatan papan adalah 180°C dengan waktu 15 menit pada tekanan 25 kg/cm3. Ada dua pengujian papan komposit, yaitu pengujian kelenturan elastik (modulus of elasticity) dan pengujian kelenturan patah (modulus of rupture). Hasil yang diperoleh adalah modulus elastisitas (MOE) (10127,08-1295,20) kg/cm2, dan modulus of rapture (MOR) (132,53-176,50) kg/cm2. Berdasarkan data tersebut, uji modulus elastisitas tidak memenuhi standar SNI 03-2105-2006. Hal ini kemungkinan karena ukuran partikel yang digunakan dalam pembuatan papan partikel masih besar yaitu berukuran 18 mesh.
UJI SIFAT FISIS KOMPOSIT LIMBAH SERBUK KAYU DAN TEMPURUNG KELAPA Nurul Fuadi; Muh. Said Lanto; Muhammad Aswad Asaf
Teknosains Vol 16 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i1.26647

Abstract

Kayu merupakan salah satu bahan dasar yang sering dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari seperti perabot rumah tangga dan lain sebagainya. Industri pengolahan kayu saat ini banyak mengalami kekurangan bahan baku khususnya dalam bentuk kayu bundar, karena kemampuan produksi kayu tersebut terutama dari hutan alam semakin menurun dan terbatas. Pemanfaatan limbah untuk pembuatan komposit papan partikel seperti serbuk kayu dan tempurung kelapa menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan kayu bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dari pembuatan hingga pengujian papan komposit dalam hal ini sifat fisis papan komposit (kerapatan, kadar air, dan pengembangan tebal dari bahan baku serbuk kayu, tempurung kelapa dengan perekat lem fox. Metode penelitian dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap pembuatan papan komposit dan tahap pengujian. Pada tahap pembuatan sampel dilakukan dengan variasi komposisi antara serbuk kayu, tempurung kelapa dan bahan perekat lem fox yaitu (60:30:10)%, (45:45:10)% dan (30:60:10)%). Pada tahap pengujian dilakukan perhitungan dengan parameter yaitu kerapatan, kadar air, dan pengembangan tebal. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai pengujian kerapatan sebesar 0,436 gr/cm3, 0,498 kg/cm3 dan 0,527 kg/cm3. Kadar air sebesar 8,594%, 8,627% dan 8,823%. Pengembangan tebal sebesar 8,027%, 7,167% dan 4,230%. Papan komposit yang dibuat berdasarkan sifat fisisnya telah memenuhi SNI 03-2105-2006.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS CHILDREN LEARNING IN SCIENCE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 3 PINRANG reski sudirman; Nur Salam; Muh. Said L
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 5 No 1 (2017): Vol 5, No 1, 2017
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.264 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v5i1.2975

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Gambaran motivasi dan hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan model problem based learning berbasis children learning in science dan model pembelajaran langsung pada kelas XI.IPA 3; 2) Gambaran motivasi dan hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan model problem based learning berbasis children learning in science dan model pembelajaran langsung pada kelas XI.IPA 4; 3) Perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar yang dimiliki siswa antara siswa yang diajar dengan model problem based learning berbasis children learning in science dan model pembelajaran langsung . Desain penelitian yang digunakan adalah the matching-only posttest-only kontrol group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar fisika yang signifikan antara siswa yang diajar dengan model problem based learning berbasis children learning in science dan yang diajar dengan model pembelajaran langsung pada kelas XI IPA SMAN 3 Pinrang.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN STUDENT TEAM LEARNING MODIFICATION Nurfaidah Nurfaidah; Suprapta Suprapta; Muhammad Said
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.4 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v6i1.3118

Abstract

Masalah penelitian ini adalah seberapa besar hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran student team learning modification, seberapa besar hasil belajar siswa tanpa menggunakan metode pembelajaran student team learning modification, dan apakah terdapat penigkatan hasil belajar siswa setelah diajar dengan menggunakan metode pembelajaran student team learning modification, dengan menggunakan teknik purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 31 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data statistik deskriptif. Hasil belajar siswa predikat B sebesar 65 %, sedangkan sebelum diajar dengan menggunakan metode student team learning modification rata-rata hasil belajar siswa predikat B sebesar 90 % dari 31 siswa. Artinya bahwa ada peningkatan perolehan hasil belajar sebelum dan sesudah diajarkan metode student team modification.
PENERAPAN MEDIA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR (PLTA) TERHADAP KETERAMPILAN SISWA Hasriani Hasriani; Muh Said L; Andi Ferawati Jafar
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 5 No 2 (2017): Vol 5, No 2, 2017
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.178 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v5i2.3228

Abstract

dan pengaruh penerapan media (PLTA) terhadap keterampilan siswa. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar observasi keterampilan siswa, angket respon siswa terhadap media dan proses pembelajaran serta instrumen penilaian produk. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis skor keterampilan eksperimen siswa mencapai nilai rata-rata 86,78. Rata-rata hasil keterampilan siswa termasuk kategori tinggi melebihi standar KKM yakni 75. Analisis data respon siswa terhadap media dan proses pembelajaran menunjukkan bahwa 87,07 % dan 88,27 %  dari jumlah keseluruhan siswa memberi respon positif dan sangat positif dengan menyatakan senang dan sangat senang mengikuti proses pembelajaran. Hasil analisis data penilaian produk menunjukkan bahwa 100 % observer dan guru-guru memberi respon yang sangat positif dengan menyatakan sesuai dan sangat sesuai hasil produk dengan indikator-indikator yang ditetapkan. Hal tersebut membuktikan bahwa media, proses pembelajaran dan hasil produk sangat efektif karena berada pada penilaian > 80 %.
PENGARUH EKSPERIMEN PEMBUATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR SEDRHANA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS Muh. Hermadi J; Muh. Said L
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 3 No 2 (2015): Vol 3, No 2, 2015
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.064 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v3i2.3740

Abstract

Skripsi  ini  membahas  tentang  perbedaan keterampilan proses sains peserta didik kelas VIII antara yang diajar dan melakukan eksperimen langsung pembuatan pembangkit listrik tenaga air sederhana dengan yang tidak melakukan pembautan pembangkit listrik tenaga air sederhana di SMP Negeri 1 Sinjai Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains peserta didik yang diajar dan melakukan eksperimen dengan peserta didik yang diajar tanpa melakukan eksperimen. Variabel yang diteliti adalah keterampilan proses sains peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah  kelas VIII SMP Negeri 1 Sinjai Utara yang berjumlah 360 orang. Dan yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah kelas VIII 2 yang berjumlah 30 orang dan kelas VIII 3 yang berjumlah 30 0rang. Desain penelitian yang digunakan The Matching-Only Posttest-Only Control Grouf Design. Peneliti menggunakan instrumen berupa lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data keterampilan proses sains peserta didik, pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata keterampilan proses sains peserta didik sebesar 81,7. Jika dikategorikan, 10,00 % dari 30 peserta didik berada pada kategori keterampilan proses sains baik dan 90,00 % berada pada kategori sangat baik . Pada kelas kontrol  diperoleh nilai rata-rata keterampilan proses sains peserta didik sebesar 78,1. Jika dikategorikan, 100,00 % dari 30 orang peserta didik kelas kontrol berada hanya berada pada kategori baik. Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai t hitung sebesar 3,05. Jika dibandingkan dengan nilai t tabel sebesar 2,00 maka dapat dinyatakan bahwa 3,05 > 2,00. Hal ini menunjukkan bahwa Ha pada penelitian ini diterima. Dari hasil ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains peserta didik yang diajar dan melakukan eksperimen langsung pembuatan pembangkit listrik tenaga air sederhana dengan peserta didik yang diajar tanpa melakukan eksperimen pembuatan pembangkit listrik tenaga air sederhana Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi bagi jurusan untuk senantiasa mempertahankan atau meningkatkan kontrol diri mahasiswa dalam upaya peningkatan keterampilan proses sains peserta didik
APLIKASI PROGRAM MATLAB DALAM MEMECAHKAN KASUS FISIKA: DINAMIKA SISTEM MASSA DAN PEGAS (PRINSIP NILAI DAN VEKTOR EIGEN) Muh. Said L
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 3 No 1 (2015): Vol 3, No 1, 2015
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.974 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v3i1.4090

Abstract

Software Matlab diaplikasikan dalam pemecahan kasus fisika menggunakan program perhitungan nilai dan vektor eigen. Kasus fisika yang dipecahkan adalah suatu benda yang bergerak secara osilator terdiri dari sistem empat massa dan empat pegas. Tujuan aplikasi program ini adalah untuk menentukan seberapa besar simpangan pegas, sehingga nilai (harga) dan vektor eigen dapat diperoleh. Metode yang dilakukan adalah memanfaatkan persoalan nilai dan vektor eigen untuk menghitung simpangan pegas dalam program Matlab. Pada kasus gerak osilator, penentuan besar masing-masing sistem massa dan konstanta pegas telah ditetapkan sesuai sistem. Persamaan gerak untuk sistem massa dan pegas masing-masing ditinjau setiap titik massa dan fungsi yang digunakan adalah , yang disebut sebagai fungsi anzats, kemudian didiferensialkan dua kali terhadap waktu. Dengan menggunakan aplikasi program Matlab maka hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan perintah eig (eigen) program matlab dapat menunjukkan secara perhitungan akurat hasil running (eksekusi) nilai dan vektor eigen.
PENGGUNAAN ALAT PERAGA PENGUKURAN SUHU BERBASIS DIGITAL TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS Santih Anggereni; Muh Said L; Hasan Nur; Anas Irwan
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 9 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v9i2.23292

Abstract

this is a pre-experiment research which aims: 1) to know to what extent the students’ skill of science process in learning to measure the temperature by using digital based thermometer to the first semester students of Physics Education of Tarbiyah and Teaching Science Faculty at UIN Alauddin Makassar,? 2) to know how to use effective digital based thermometer toward the skill of science process to the first semester students of Physics Education of Tarbiyah and Teaching Science Faculty at UIN Alauddin Makassar? The research design used here is one shot case study. The population consists of 77 first semester students of Physics Education in UIN Alauddin Makassar. This population is divided into two classes. Meanwhile, It takes the sample type of simple radom sampling with the total of 30 people. The result of this study showed that the average score of students’ skill in science process after using digital based thermometer was 83,17. This score was in the level of category of high and very high. The result was also strengthened by the result of hypothesis test which utilized t-test. It was found that the tcalculate was 6,748 and the score of ttable was 1,697. Since the score of tcalculate was bigger than the ttable (tcalculate   >  ttable), thus the H0 was accepted and the Ha was rejected. Then, It could be concluded that the use of digital based thermometer was effective toward the skill of science process of the first semester students of Physics Education of Tarbiyah and Teaching Science Faculty in UIN Alauddin Makassar. The implication of this research can train students skill in learning science that are obtained in class. So they can develop students science process skill in the laboratory. The shortcomings of this research connot be maximized because of the lack of learning time, the next researcher is expected use more time to apply teaching aids to material that has many concepts
PENERAPAN PEMBELAJARAN DISCOVERY TERBIMBING BERBASIS LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS Muh. Said L.; Syahriani Syahriani; Utami Rezki
Vidya Karya Vol 33, No 1 (2018): April 2018
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.136 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v33i1.5414

Abstract

Abstract.  This study aimed at determining students’ achievement on science process skills  after being taught using guided discovery instruction based on Student Worksheets (LKPD) and also at finding out the influence of the instruction used in this study to the students’ science process skills. This research is a pre-experimental study with a research design that is one shut case study. The population of this study were 123 people who were spread into 4 classes. The sample in this study were 30 people who obtained based on purposive sampling technique. Based on descriptive analysis, it is obtained an average score of student mastery of 83.30 which is greather than minimum score of student’s mastery (KKM) of 75. The hypothesis testing is done using binomial test. Therefore, based on these findings, it can be concluded that the implementation of guided discovery instruction based on student worksheets (LKPD) can affect science process skills.  Keywords: science process skills, guided discovery, student worksheets Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keterampilan proses sains peserta didik setelah diajar dengan menggunakan pembelajaran discovery terbimbing berbasis Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan untuk mengetahui adanya pengaruh keterampilan proses sains peserta didik setelah diajar dengan menggunakan metode pembelajaran discovery terbimbing berbasis lembar kerja peserta didik (LKPD). Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan  desain penelitian  one shut case study. Populasi penelitian ini sebanyak 123 orang yang tersebar ke dalam 4 kelas. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang yang diperoleh berdasarkan teknik pengambilan purposive sampling. Berdasarkan analisis deskriptif diperoleh nilai rata-rata 83,30 yang mana lebih besar dari pada nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yakni 75. Adapun pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji binomial. Berdasarkan pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran discovery terbimbing berbasis lembar kerja peserta didik (LKPD) dapat berpengaruh terhadap keterampilan proses sains.  Kata kunci: keterampilan proses sains, penemuan terbimbing, Lembar kerja peserta didik
PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR MENGGUNAKAN METODE PENCITRAAN SATELIT DI KABUPATEN ENREKANG SULAWESI SELATAN Paisa Paisa; Muh Said L; Ayusari Wahyuni
JURNAL GEOCELEBES Vol. 5 No. 1: April 2021
Publisher : Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/geocelebes.v5i1.12503

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk pembuatan peta zona rawan longsor di Kabupaten Enrekang. Daerah yang dianggap rawan terhadap longsor dapat dianalisis dan diinterpretasi dengan menggunakan data raster berupa citra pengindraan jauh satelit dan SIG (Sistem Informasi Geografis). Penelitian ini menggunakan beberapa data seperti curah hujan, geologi, jenis tanah, penggunan lahan, geomorfologi vegetasi serta kemiringan lereng. Hasil yang diperoleh dari analisis data tersebut berupa peta rawan longsor di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan yang diklasifikasikan menjadi tiga kelas yaitu kelas tidak rawan, kelas rawan dan kelas sangat rawan. Tingkat tertinggi adalah rawan sebesar 56,19% atau sekitar 101.364,81 Ha yang meliputi Kecamatan Butu Batu, Maiwa, Kulo, Pancariajang, Pituriawa, Bungi, Baraka, Aggaraja, Alla, Masselle, Curio, dan sebagian kecil daerah di Kecamatan Enrekang serta Candana.