Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PERANCANGAN STRATEGI PROMOSI PRODUK HEAVENLY BLUSH TUMMY YOGURT BAR Alizha, Nabila Nurul; Lawe, I Gusti Agung Rangga; Utama, Jiwa
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup sehat saat ini sedang banyak dijadikan perbincangan dan menjadi sebuah kebutuhan terutama bagi setiap orang di perkotaan yang memiliki aktivitas padat dan tetap ingin menjaga penampilan. Maka dari itu, saat ini banyak bermunculan makanan ringan yang kandungannya lebih sehat serta mudah dan instan untuk menjadi alternatif makanan berkalori rendah yang dapat dikonsumsi ditengah kesibukan. Salah satunya adalah Tummy Yogurt Bar dari Heavenly Blush, memiliki keunikan berbahan dasar yogurt serta multigrain yang rendah kalori dan kaya akan serat sehingga dapat memperlancar pencernaan dan membantu menjaga berat badan. Sejauh ini, promosi khusus Tummy Yogurt Bar hanya dilakukan di media sosial dan sering dibarengi dengan produk Heavenly Blush lainnya, informasi yang disampaikan tidak pernah fokus pada pembahasan produk ini. Serta tampilan desain dan juga konten promosi yang jarang sekali ada perbaruan dengan hanya menunjukan foto produk serta informasi secara singkat membuat keunggulan dari produk ini jarang diketahui oleh masyarakat. Oleh karena itu, pada penelitian ini dirancanglah sebuah strategi promosi menggunakan metode penelitian kualitatif melalui observasi, wawancara, penyebaran kuesioner dan studi pustaka. Kemudian dianalisis menggunakan SWOT, AOI, AISAS dan matriks perbandingan. Hasilnya berupa strategi promosi dengan media utama berupa event dan media pendukung berupa media sosial (Instagram dan Tiktok) serta media cetak (Poster, T-Banner, X-Banner dan Point of Purchase).Kata kunci : camilan sehat, produk, promosi, strategi promosi.
PERANCANGAN STRATEGI PROMOSI UNTUK PRODUK EKSTRAK TEH HIJAU KAPSUL (ULTEA) DI KOTA SURABAYA Firdausi, Nadia Rahma; Lawe, I Gusti Agung Rangga; Utama, Jiwa
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teh hijau merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki kandunganantioksidan tinggi. Karena antioksidannya yang tinggi, teh hijau dapat digunakan sebagaipencegah dan pengobatan penyakit kanker. Pada tahun 2020 Ultea, produk ekstrak tehhijau kapsul dibuat oleh Prof. Dr. Djoko Agus Purwanto, Apt., M.Si., Guru Besar KimiaFarmasi Universitas Airlangga, dan dijual secara publik pada tahun 2022. Meskipun telahdilakukannya branding pada Ultea, tetapi masih ditemukannya permasalahan padastrategi promosi, khususnya pada tagline <Semua lebih mudah dengan Ultea= yang masihterlalu luas pengertiannya. Karena permasalahan tersebut, maka diperlukannya strategikomunikasi, perancangan media, dan visual yang tepat untuk Ultea. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (kualitatif dan kuantitatif),metode analisis AISAS (Attention, Interest, Search, Action, dan Share), SWOT (Strength,Weakness, Opportunity, dan Threat), dan AIO (Activity, Interest, Opinion). Hasil akhir daripenelitian ini adalah berupa desain dengan percampuran media digital dan konvensional.Media-media tersebut meliputi sosial media, iklan radio, brosur, flyer, experientialmarketing (terdapat point of purchase, permainan kartu, user experience, x-banner, danstand booth), poster, dan merchandise.Kata kunci : strategi promosi, teh hijau, kanker, antioksidan.
PERANCANGAN STRATEGI BRANDING UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MEREK PROJECT 1945 Jesica, Evelyn Artha; Utama, Jiwa; Lawe, I Gusti Agung Rangga
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, terbentuk secara signifikanoleh era digital. Survei yang dilakukan oleh Data Indonesia (2023) terhadap 300 respondenGenerasi Z menunjukkan bahwa 56% dari mereka mengalami gejala gangguan mental,menegaskan kesadaran Generasi Z terhadap kesehatan mental. Dataindonesia.id (2023)mencatat bahwa 59,52% responden memilih melakukan perjalanan dan healing untukmengatasi kondisi mental mereka. Healing, yang populer sepanjang tahun 2023, melibatkanaktivitas seperti jalan-jalan, nongkrong, dan mengunjungi tempat-tempat yang memberikanketenangan, seperti wisata alam Indonesia. Project 1945 mencerminkan kekayaan alamIndonesia melalui produk-produknya, tetapi saat ini memiliki tingkat kesadaran merek yangrendah. Persepsi terhadap Project 1945 masih berkaitan dengan kemerdekaan, denganinteraksi yang minim dengan audiens karena belum optimalnya pemanfaatan Unique SellingProposition (USP) sebagai positioning dan kurang konsistennya penyampaian pesan melaluimedia yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan "Perancangan StrategiBranding Untuk Meningkatkan Kesadaran Merek Project 1945." Dengan menggunakanmetode kualitatif dan teknik pengumpulan data seperti studi pustaka, observasi, wawancara,dan kuisioner, penelitian ini memberikan manfaat secara akademis sebagai referensipembelajaran di bidang Desain Komunikasi Visual periklanan, serta manfaat praktis untukmembantu Project 1945 dalam menyelesaikan masalahnya terkait strategi branding. Kata kunci: komunikasi merek, visual, strategi branding, media, healing
Perancangan Webseries Wisata Budaya Kampung Adat Cikondang Bersama Bobobox Dalam Meningkatkan Awarness Untuk Generasi Z Ghani Rizki, Irham; Rangga Lawe, I Gusti Agung; Syafikarani, Aisyi
KalaTanda Vol 6 No 1 (2024): Kalatanda
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/kalatanda.v6i1.8369

Abstract

Tourist destinations that implement sustainable tourism, provide education, and empower local communities have a greaterappeal to tourists. One example is visiting cultural village tourism, where visitors can enjoy local life and culture, gainingunforgettable experiences. In West Java, there are several cultural village tourism sites that preserve Sundanese culturalheritage well, such as Lamajang Village in Pangalengan. The natural and cultural potential of Lamajang Village in Pangalengan needs to be optimally utilized to attract tourists. One such potential is Kampung Adat Cikondang, which preservesancestral customs and offers an experience of traditional Sundanese community life from the past. However, the main challenge currently faced is the lack of awareness and knowledge among tourists about this cultural village, hindering its visitorpotential. To address this issue, a promotional strategy needs to be designed along with the appropriate media selectionto ensure visitors receive information that increases the number of visitors to Kampung Adat Cikondang. To support thisdesign, qualitative research methods will be employed, including data collection through observation, interviews, and questionnaires. Several analytical methods such as SWOT analysis, 4A analysis, AOI analysis, AISAS and Matrix analysis willbe used to formulate the promotional media design. A webseries video commercial will be chosen as the primary media,supported by other media to strengthen the campaign and enhance awareness of Kampung Adat Cikondang.
Perancangan Webseries Wisata Budaya Kampung Adat Cikondang Bersama Bobobox Dalam Meningkatkan Awarness Untuk Generasi Z Irham Ghani Rizki; I Gusti Agung Rangga Lawe; Aisyi Syafikarani
KalaTanda Vol 6 No 2 (2024): Kalatanda
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/kalatanda.v6i2.8725

Abstract

Tourist destinations that implement sustainable tourism, provide education, and empower local communities have a greaterappeal to tourists. One example is visiting cultural village tourism, where visitors can enjoy local life and culture, gainingunforgettable experiences. In West Java, there are several cultural village tourism sites that preserve Sundanese culturalheritage well, such as Lamajang Village in Pangalengan. The natural and cultural potential of Lamajang Village in Pangalengan needs to be optimally utilized to attract tourists. One such potential is Kampung Adat Cikondang, which preservesancestral customs and offers an experience of traditional Sundanese community life from the past. However, the main challenge currently faced is the lack of awareness and knowledge among tourists about this cultural village, hindering its visitorpotential. To address this issue, a promotional strategy needs to be designed along with the appropriate media selectionto ensure visitors receive information that increases the number of visitors to Kampung Adat Cikondang. To support thisdesign, qualitative research methods will be employed, including data collection through observation, interviews, and questionnaires. Several analytical methods such as SWOT analysis, 4A analysis, AOI analysis, AISAS and Matrix analysis willbe used to formulate the promotional media design. A webseries video commercial will be chosen as the primary media,supported by other media to strengthen the campaign and enhance awareness of Kampung Adat Cikondang.
2D Animation Storyboard Design "Mira and The Batik Fairy: Batik Sawat Pengantin Cirebon for Children" Lionardi, Angelia; Lawe, I Gusti Agung Rangga; Aulia, Farah; Firdaus, Yasmin Zahra; Tobing, Sheril Luthfiana
Rekam Vol 19, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/rekam.v19i2.9216

Abstract

Batik, a cultural artifact full of philosophical values, is now seen as just a part of fashion style and a sweetening element. Many people, especially children, do not understand the symbolic meanings of the aesthetic elements of batik. This problem is commonplace in Indonesia, including Cirebon. As batik centers, only a few schools in Cirebon provide opportunities for their students to learn batik. If the meaning of batik is to be taught to the younger generation, then an approach using new media can be an alternative to introduce it persuasively. One medium that is close and has the potential to introduce batik to children is 2D animation. The research method that will be used is qualitative. The animation process starts with several stages, from collecting data about the batik we want to make into a story theme: Batik Sawat Pengantin Cirebon. Data collection was done by direct observation and interviews. After the data is collected, the next step is to search for story ideas, create scenarios, design visual concepts, and create storyboards. Then, the animation production process can be carried out. This research will focus on the storyboard design part, namely the clean-up storyboard and animatic storyboard, which will guide in making 2D animation.
Implementasi Prinsip Multimedia Learning pada E-Book Interaktif Popout! The Tale Of Peter Rabbit Lawe, I Gusti Agung Rangga; Hidayat, Dicky
Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media Vol. 1 No. 3 (2020): DESKOMVIS: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media
Publisher : Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia (Asprodi DKV)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38010/deskomvis.v1i3.18

Abstract

Di era kemajuan teknologi seperti saat ini, beberapa aspek dalam kehidupan manusia berevolusi menjadi serba digital, contohnya buku yang kemudian menjadi e-book. Seiring berjalannya waktu, sekarang e-book tidak hanya berupa buku versi digital yang hanya menampilkan gambar dan teks, tapi juga ditambah unsur interaktivitas yang kemudian disebut sebagai e-book interaktif. Tidak hanya sebagai hiburan, e-book interaktif juga dapat berfungsi sebagai media pembelajaran untuk anak-anak. Agar bisa disebut media pembelajaran, e-book interaktif harus menerapkan prinsip multimedia learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah e-book interaktif “PopOut! The Tale of Peter Rabbit” sudah menerapkan prinsip multimedia learning. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data-data dikumpulkan dengan observasi dan studi literatur, yang kemudian di analisis menggunakan pendekatan analisis konten dengan tahapan description, analysis, interpretation, serta judgement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh prinsip multimedia learning sudah diterapkan dengan baik pada e-book interaktif “PopOut! The Tale of Peter Rabbit”, sehingga e-book interaktif ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran tentang nilai-nilai moral yang ada dalam ceritanya.