Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Dialek Mandarin Tiongkok Dan Dialek Mandarin Taiwan Dari Film The Ex-File 3 : The Return Of The Exes (Tiongkok) Dan Film Our Times (Taiwan) Amanda, Amelia; Anggraeni, Anggraeni; Irawati, Retno Purnama; Marsuki, Ria Riski
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v4i1.32576

Abstract

Bahasa Mandarin merupakan bahasa dengan penutur terbanyak di dunia, termasuk merupakan bahasa nasional yang digunakan di Taiwan. Meskipun berasal dari sumber yang sama yaitu Beifanghua, namun terdapat perbedaan yang dapat dijumpai diantara keduanya terutama pada aspek fonologi dan leksikal. Untuk itu peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan sumber data berupa film untuk membahas perbedaan yang ditemukan dalam film tersebut.Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Mendeskripsikan perbedaan fonologis dialek Mandarin Tiongkok dan dialek Mandarin Taiwan yang ditemukan di dalam film, (2) Mendeskripsikan perbedaan leksikal dialek Mandarin Tiongkok dan dialek Mandarin Taiwan yang ditemukan di dalam film. Hasil penelitian dari total 85 kosa kata data fonologi yang ditemukan dalam film The Ex-File 3 : The Return Of The Exes (Tiongkok) dan film Our Times (Taiwan) ditemukan perubahan konsonan dan nada yang meliputi konsonan zh [tʂ], ch [tʂ‘], sh [ʂ] dimana dialek Mandarin Taiwan pelafalannya menyerupai konsonan z [ts], c [ts‘] dan s [s], perubahan konsonan r [ʐ] menjadi l [l] dan pengurangan konsonan g [k] pada dialek Mandarin Taiwan, serta perubahan nada dimana dialek Mandarin Tiongkok didominasi oleh nada ringan sedangkan dialek Mandarin Taiwan lebih bervariasi tanpa mengubah arti kata.Mandarin is the most spoken language in the world, including the national language spoken in Taiwan. Even though they come from the same source, namely Beifanghua, there are differences that can be found between the two, especially in the phonological and lexical aspects. For this reason, researchers conducted research using a data source in the form of a film to discuss the differences found in the film.The objectives of this study were: (1) Describing the phonological differences between Mandarin Chinese dialects and Mandarin Taiwanese dialects found in the film, (2) Describing the lexical differences between Mandarin Chinese dialects and Mandarin Taiwanese dialects found in the film. The research results from a total of 85 vocabulary words of phonological data found in The Ex-File 3: The Return of the Exes (China) and Our Times (Taiwan) films found changes in consonants and tones including the consonants zh [tʂ], ch [tʂ '], sh [ʂ] where the Chinese Taiwanese dialect is pronounced like the consonant z [ts], c [ts'] and s [s], changes the consonant r [ʐ] to l [l] and the reduction of the consonant g [k] in the dialect Mandarin Taiwan, as well as the change in tone where the Mandarin Chinese dialect is dominated by light tones while the Mandarin Taiwan dialect is more varied without changing the meaning of the word. 
Literature Review: Analisis Kepuasan Pasien di Fasilitas Kesehatan Dengan Metode Service Quality Amanda, Amelia; Andarini , Desheila
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/jlkm.v2i3.52

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator yang penting untuk meningkatkan kualitas layanan di fasilitas rumah sakit. Pasien yang merasa puas dengan layanan rumah sakit akan berdampak baik terhadap citra rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis 5 dimensi kualitas layanan yaitu Kehandalan (Realibility), daya tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), empati (Emphaty), dan bukti fisik (Tangible) terhadap kepuasan pasien di fasilitas kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Hasil dari penelitian ini mayoritas seluruh artikel menyebutkan dimensi Servqual ini berdampak positif terhadap kepuasan pasien. Saran yang diberikan berdasarkan hasil literature review yang terkait dengan dimensi kualitas layanan yaitu pihak rumah sakit harus melakukan tarining atau pelatihan kepada tenaga kesehatan, melakukan pengamatan serta evaluasi secara berkala mengenai kepuasan pasien dengan menggunakan metode Service Quality di fasilitas pelayanan kesehatan.
Systematic Literatur Review : Dampak Penerapan Model Pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar Amanda, Amelia; Siregar, Amseni; Silalahi, Taruli Marito
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2771

Abstract

Penelitian ini merupakan systematic literatur review yang bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa sekolah dasar. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi esensial yang perlu dimiliki siswa dalam menyelesaikan masalah matematika secara logis, sistematis, dan kreatif. Model pembelajaran MEA dipandang mampu mendorong siswa untuk mengidentifikasi masalah, menyusun tujuan, dan memilih solusi secara reflektif. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis enam jurnal nasional yang relevan, dengan kriteria tahun terbit lima tahun terakhir, relevansi dengan variabel yang dikaji, dan publikasi dalam jurnal ilmiah. Hasil studi menunjukkan bahwa model MEA memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis matematika siswa SD. Penerapan MEA memfasilitasi proses berpikir mendalam dan pemecahan masalah, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Studi ini merekomendasikan penerapan MEA sebagai salah satu alternatif model pembelajaran dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pembuatan Cairan Pembersih Lantai dengan Memanfaatkan Minyak Atsiri dan Hidrosolnya Desfitri, Erda Rahmilaila; Desmiarti, Reni; Verdana, Sandy Yuda; Amanda, Amelia
REACTOR: Journal of Research on Chemistry and Engineering Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/reactor.v3i1.56

Abstract

Floor cleaning products on the market usually use synthetic active that can interfere with health and the environment. Therefore, highly recommended to substitute synthetic active with natural active substances such as essential oils. The by-product of essential oils is hydrosol which is also not safe for the environment. This research aims to analyze hydrosol's effectiveness as an antibacterial and get an optimal formulation of oil essential and hydrosol as antibacterial in floor cleaning products. Kaffir lime leaf oil, lemongrass oil, and its hydrosol have been used as an additive in floor cleaners. pH value, free alkaline level, viscosities, and antibacterial effectiveness have been analyzed for floor cleaning products produced in this research. This research found a pH value of 6-8, viscosities is 1516-1867 cP, and free alkaline level of 0,1519-0,1627 b/b. The most antibacterial effectiveness found in the composition of kaffir lime leaf oil and its hydrosol is 15% and 30%, have bacteria inhibition of 10 mm. pH value, free alkaline, and viscosities have been fulfilled the standard of SNI 1842:2019.
Analisis Perkembangan Teknologi Informasi pada Sistem Online Public Access Catalog di Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Zahra, Firdza Rahmania; Zidan, Mohamad Alfan; Amanda, Amelia; Hildansyah, Irdan
UNILIB : Jurnal Perpustakaan Vol. 16 No. 2 2025
Publisher : Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara perpustakaan menyediakan layanan informasi, termasuk melalui penerapan sistem Online Public Access Catalog (OPAC) sebagai sarana pencarian koleksi secara digital. Namun, Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung masih menggunakan versi lama dan belum menyesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan teknologi informasi pada sistem Online Public Access Catalog (OPAC) dengan menggunakan teori difusi inovasi dari Everett M. Rogers (1995) sebagai kerangka analisis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pustakawan serta enam pemustaka terpilih dari total 28 pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keunggulan OPAC relatif telah dirasakan pengguna dalam efisiensi pencarian informasi, namun masih terdapat keterbatasan pada aspek compatibility, complexity, dan observability karena minimnya fitur visual yang interaktif. Selain itu, belum tersedia mekanisme uji coba sistem dan tenaga teknis yang kompeten. Disimpulkan bahwa pengembangan OPAC memerlukan pembaruan berbasis teknologi modern, peningkatan kompetensi pustakawan, serta penyediaan tim teknis agar sistem dapat berfungsi optimal dan relevan dengan kebutuhan pengguna di era digital.
Community Empowerment in Rural Areas Through the Cultivation and Production of Traditional Medicines Based on Medicinal Plants in Batu Tanjung Village, Talawi, Sawahlunto City Dillasamola, Dwisari; Putri, Biomechy Oktomalio; Noverial; Fadil, Muhammad Syukri; Marwan; Hasibuan, Ahmad Daniel; Pratiwi, Eghinna Elsa; Hafsah, Nur; Oktafani, Reni; Fadhilla, Naylatul; Oktaviani, Dilla; Hendriansah; Putri, Popy Dwi; Amanda, Amelia; Muhadzid, Fayyadh Atsil; Dewi, Lativa Andam; Thoriq, Muhammad; Andrisyah, Fauzi; Azizi, Adni Salsabil; Yazid, Muhammad; Amalina, Azka; Naufal, Muhammad; Hanisa, Najma Syakina; Ramadhani, Nasywa Anjani; Mufadhdhal, Muhammad Asad
Warta Pengabdian Andalas Vol 32 No 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.32.04.446-454.2025

Abstract

The utilization of Family Medicinal Plants (TOGA) is a strategic effort to enhance community health self-reliance, reduce dependence on synthetic drugs, and preserve local biodiversity. In Nagari Batu Tanjung, Talawi District, Sawahlunto City, the potential for TOGA is high due to favorable geography and extensive backyard land. However, its use remains limited because of low herbal literacy, minimal organic cultivation skills, and the absence of a properly managed communal garden. This community service program aimed to empower residents through education, direct practice, and guidance in cultivating and processing medicinal plants. Activities included awareness sessions on TOGA’s benefits, land preparation, planting of herbal seeds (ginger, turmeric, cardamom, sungkai, Java turmeric, aloe vera), and the establishment of a model TOGA garden. Based on pre- and post-test results from 40 participants, knowledge and cultivation skills improved significantly—from 40% to 95% of participants understanding proper TOGA cultivation. Active collaboration among residents, village officials, and students ensured the program’s success. Through Q&A sessions and hands-on practice, the community gained practical skills suited to local conditions. The established TOGA garden now serves as a learning medium, a health-supporting initiative, and a foundation for developing herbal products that promote sustainable economic empowerment.
Evaluasi Pemantauan Pengobatan Tuberkulosis di Puskesmas Kampus Kota Palembang Amanda, Amelia; Syakurah, Rizma Adlia
Jumantik Vol 11 No 1 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v11i1.7355

Abstract

Jumlah penemuan kasus TB di Sumatera Selatan terus meningkat, dengan total 23.256 kasus pada 2023. Puskesmas Kampus Kota Palembang salah satu fasilitas kesehatan utama, menghadapi tantangan serupa dengan prevalensi tinggi penderita TB di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi komponen input dalam pemantauan pengobatan TB, yaitu sumber daya manusia (SDM), pendanaan, sarana/prasarana, dan metode yang berperan krusial dalam kelancaran pemantauan TB. Penelitian kualitatif dilakukan pada bulan September 2024 dengan menggunakan wawancara mendalam observasi terhadap dokter, petugas koordinator TB, petugas laboratorium serta kader yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan meskipun pemantauan pengobatan TB di Puskesmas Kampus didukung oleh SDM terlatih dan pendanaan yang memadai, tantangan muncul akibat keterbatasan jumlah petugas dan ketergantungan pada komunikasi WhatsApp yang kurang efektif. Selain itu, sistem kartu kuning masih terbatas karena pasien kurang memperhatikan kartu kontrol. Pasokan obat anak-anak juga tergantung pada permintaan Dinas Kesehatan. Pengelolaan sumber daya dan sistem komunikasi perlu ditingkatkan untuk meningkatkan efektivitas pemantauan pengobatan TB. Penelitian ini menyimpulkan faktor-faktor yang mendukung kelancaran pemantauan TB di Puskesmas Kampus dipengaruhi oleh sumber daya manusia (SDM), dana, metode, serta sarana dan prasarana. Pengelolaan sumber daya yang lebih optimal seperti mendelegasikan tugas non-TB ke tenaga lain, mengembangkan aplikasi pengingat pengobatan, dan melibatkan kader untuk kunjungan rutin pasien yang rawan absen pengobatan TB.
TEACHERS' STRATEGIES IN TEACHING LISTENING COMPREHENSION AT SENIOR HIGH SCHOOLS IN KARAWANG: A CASE STUDY Amanda, Amelia; Kodir Al- Baekni, Abdul; Fitriyana, Wahyudin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.56305

Abstract

This study aims to analyze the strategies used by an English teacher in teaching listening comprehension at a high school in Karawang. This study employs a qualitative approach using a case study design. The research participant was an English teacher selected through purposive sampling. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation. The data were analyzed using the qualitative data analysis model proposed by Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings indicate that the teacher employed a combination of top-down and bottom-up strategies in teaching listening comprehension. Additionally, the teacher implemented listening instruction through three stages: pre-listening, during listening, and post-listening. These strategies effectively helped students understand the material by activating prior knowledge, focusing on linguistic features, and engaging them in structured listening activities. This study concludes that the integration of various listening strategies and systematic teaching stages contributes positively to the effectiveness of oral comprehension instruction in EFL classrooms and supports the development of students’ listening skills.