Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PERBAIKAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI (RUTILAHU) BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) DI KAWASAN WISATA KABUPATEN PANGANDARAN Yuyun Taufik; Santy Sriharyati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.076 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kawasan Wisata Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini memfokuskan tentang evaluasi pelaksanaan program perbaikan rutilahu di Kabupaten Pangandaran, dimana pada tahun 2019 Kabupaten Pangandaran memperoleh 820 unit rumah yang diperbaiki atau 820 KK yang merupakan Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Populasi penelitian ini, difokuskan kepada penerima bantuan, sampel yang terpilih sebanyak 100 sampel dan stakeholder yang terkait. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara terstruktur menggunakan kuesioner dan melakukan wawancara mendalam kepada tim pelaksana kegiatan. Pada tahap pengolahan data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni sangat membantu, jelas sangat efektif untuk penuntasan rumah tidak layak huni, hal ini ditunjukan bahwa skor rata-rata dari evaluasi pelaksanaan perbaikan rumah tidak layak huni sebesar 3,84 yang berarti tinggi/setuju dan pemerintah daerahpun tidak lelah berhenti untuk mengusulkan program ini. Dari penelitian ini, bahwa pentingnya evaluasi pelaksanaan program perbaikan rutilahu di Kabupaten Pangandaran dan menjadi perhatian penting bagi stakeholder terkait dalam menangani permasalahan rumah tidak layak huni serta dapat memberikan rekomendasi terhadap perbaikan kedepannya.
SYLLABUS DESIGN Teti Sumarni; Yuyun Taufik, S.Pd., M.Si.
TEMATIK Vol 3 No 2 (2016): TEMATIK : Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi - Desember 2016
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v3i2.89

Abstract

Abstract : Curriculum is designed to be the guidelines for lecturers to provide clearer, achievable, and measurable teaching goals. Instructions in a good curriculum should be effective. Students require a suitable curriculum for what they need to learn and for characteristics they have. This research applies qualitative methods with descriptive case study as its framework, to analyze the syllabus of an English Course in Politeknik LP3I Bandung called English for Specific Purposes One: English for Job Seekers. The theories adapted from Hunkins and Allan (2009), Posner (1992), Johnson (1989), Nunan (1988), and McGrath (2002) and Richard (2001). The data were gained from document analysis and interview. The result of the analysis showed that the syllabus of the course has partially met all required aspects expected to meet students’ characteristics and to fulfill the characteristic of quality syllabuses that would enable students to achieve maximum learning achievement. This situation indicates that the syllabus in need of further improvement.
Urgensi Pengembangan Regulasi Pengelolaan Ziswaf Lembaga Pendidikan Pesantren Zuhirsyan, Muhammad; Supaino, Supaino; Suhendar, Asep Dadan; Taufik, Yuyun; Nurmansyah, Andry
Jurnal Hukum Kaidah: Media Komunikasi dan Informasi Hukum dan Masyarakat Vol 22, No 2 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jhk.v22i2.6496

Abstract

The establishment of OJK is to organize an overall supervisory and regulatory system, especially in financial sector activities, both in non-bank and banking institutions. OJK has three objectives, namely creating a financial services sector that is contributive to equal distribution of wealth, creating a financial services sector that is stable, foreign-powered, and realizing financial services that are inclusive for society by providing credible protection to the consumers. This study aims to find out what regulations are issued by the Financial Services Authority institutions to protect the consumers who use peer to peer lending services and what sanctions are issued by the Financial Services Authority institutions if the perpetrators of financial services violate the provisions in the Financial Services Authority regulations. The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach.In this case the Financial Services Authority issues regulations concerning the Consumer Protection in the Financial Services Sector. And if a financial service actor violates or does not comply with the regulations made by OJK, he will receive sanctions as stated in the regulation Number: 1/POJK.07/2013, if a financial service actor violates the provisions in OJK regulations, he will be subject to administrative sanctions, namely written regulations, Fines or paying a certain amount of money, Limitation of business activities, Freezing of business activities, as well as revocation of licenses for business activities. Keywords: Role, OJK, Protection, Consumers, Sharia Maqasid.
Analisis Membangun Identitas Merek Pada Instragram PT. Gerbang Sinergi Prima Taufik, Yuyun; Marlina, Milla; Syifa, Salsabila
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi cara membangun identitas merek melalui Instagram pada perusahaan yang berbasis di Bandung. Membangun identitas merek merupakan proses menciptakan citra yang unik dan hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan untuk dapat dikenali dan diingat oleh pelanggan maupun mitra bisnisnya. Untuk membangun identitas merek, perusahaan dapat melakukannya di platform media sosial Instagram. Fitur – fitur bisnis yang disediakan oleh Instagram akan sangat membantu untuk perusahaan membangun identitas merek perusahaan di akun instagramnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analitis, dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui tinjauan literatur dan interview terstruktur untuk menggambarkan bagaimana fenomena yang terjadi dari hasil observasi penulis dan menganalisa data–data yang diperoleh selama penelitian. Penelitian ini memperluas pemahaman tentang membangun identitas merek pada instagram pada perusahaan dan pentingnya elemen dalam membangun identitas merek yaitu nama merek, logo merek, slogan merek dan kisah merek. Temuan ini menyarankan bahwa perusahaan perlu mengoptimalkan lagi elemen kisah merek dalam membangun identitas merek di media sosial instagram.
Autensitas Merek dan Loyalitas Konsumen Dilihat dari Perspektif Kualitatif Pada UMKM di Bandung Amandasari, Nur Azyani; Harto, Budi; Taufik, Yuyun
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana autentisitas merek mempengaruhi loyalitas konsumen di merek UMKM di Bandung, dengan fokus pada peran media sosial dan personalisasi komunikasi. Masalah utama yang ditangani adalah kurangnya pemahaman tentang pengaruh faktor-faktor tersebut pada persepsi autentisitas merek, terutama di kalangan UMKM. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis, data dikumpulkan melalui review literatur, wawancara semi-terstruktur, dan grup diskusi untuk mengeksplorasi dinamika antara autentisitas merek dan loyalitas konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, narasi merek, transparansi, keterlibatan sosial, dan aktivitas serta personalisasi melalui media sosial signifikan dalam mempengaruhi persepsi autentisitas merek. Personalisasi komunikasi melalui media sosial teridentifikasi sebagai faktor baru yang sangat mempengaruhi persepsi autentisitas. Penelitian ini memperluas pemahaman tentang autentisitas merek dengan menekankan pentingnya media sosial dan strategi pemasaran yang berfokus pada konsumen. Temuan ini menyarankan bahwa UMKM perlu mengadopsi pendekatan yang lebih personal dalam strategi pemasaran mereka untuk membangun dan mempertahankan hubungan autentik dengan konsumen. Batasan penelitian ini termasuk fokus geografis yang sempit dan pendekatan metodologi yang terbatas, yang menunjukkan kebutuhan untuk penelitian masa depan yang lebih luas dan beragam.
Analisis Implementasi Arsip Digital Dokumen Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bandung Qolby, Apriliany Nur; Taufik, Yuyun
Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Volume 28 Nomor 1
Publisher : Faculty of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/aamama.v28i1.278

Abstract

This study examined the implementation of digital archiving at the DPMPTSP Kota Bandung and its impact on administrative processes, transparency, and operational efficiency. The transition from manual to digital archives aimed to improve document accessibility, minimize paper usage, and streamline administrative workflows. Data were collected through interviews with key personnel in different departments, including Administration, Secretariat, Archive Management, and IT. The findings revealed that digital archiving significantly accelerated document retrieval and processing, reducing administrative delays. Paper consumption decreased, particularly in communication and internal documentation, yet some legal processes still required physical documents. Transparency improved as digital tracking ensured accountability and minimized the risk of data loss. Furthermore, real-time document access enhanced work flexibility, although challenges such as network instability and suboptimal storage structures remained. Despite efficiency gains, challenges persisted, including the need for standardized document formats, enhanced cybersecurity measures, and continuous employee training. To maximize the benefits of digital archiving, recommendations included optimizing storage structures, strengthening IT infrastructure, and improving digital literacy among employees. If fully integrated and continuously developed, digital archives could serve as a foundation for a more effective and modern public administration system.
Peran Social Media Marketing dan Brand Awareness Terhadap Purchase Intention Produk Es Teh Indonesia Yuyun Taufik; Ade Risna Sari; Aminatus Zakhra; Ivonne Ayesha; Ade Perdana Siregar; Iwan Henri Kusnadi; Ratnawati; Hendy Tannady
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3090

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang pengaruh brand awareness dan social media marketing terhadap minat beli di es teh indonesia di Jakarta. Terdapat tiga variabel dalam penelitian ini, yaitu kesadaran merek, pemasaran media sosial sebagai variabel bebas dan niat beli sebagai variabel terikat. Maka objek penelitian ini adalah Es Teh Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan google form sebagai alat penyebaran kuesioner dan SPSS 22 sebagai alat untuk menghitung data dengan sampel sebanyak 150 responden yang berdomisili di DKI Jakarta, menggunakan teknik non-probability sampling dan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran merek dan pemasaran media sosial berpengaruh terhadap minat beli Es Teh Indonesia. Kata Kunci: Brand Awareness, Social Media Marketing, Minat Beli, Es Teh Indonesia.
Urgensi Pengembangan Regulasi Pengelolaan Ziswaf Lembaga Pendidikan Pesantren Zuhirsyan, Muhammad; Supaino, Supaino; Suhendar, Asep Dadan; Taufik, Yuyun; Nurmansyah, Andry
Jurnal Hukum Kaidah: Media Komunikasi dan Informasi Hukum dan Masyarakat Vol 22, No 2 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jhk.v22i2.6496

Abstract

The establishment of OJK is to organize an overall supervisory and regulatory system, especially in financial sector activities, both in non-bank and banking institutions. OJK has three objectives, namely creating a financial services sector that is contributive to equal distribution of wealth, creating a financial services sector that is stable, foreign-powered, and realizing financial services that are inclusive for society by providing credible protection to the consumers. This study aims to find out what regulations are issued by the Financial Services Authority institutions to protect the consumers who use peer to peer lending services and what sanctions are issued by the Financial Services Authority institutions if the perpetrators of financial services violate the provisions in the Financial Services Authority regulations. The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach.In this case the Financial Services Authority issues regulations concerning the Consumer Protection in the Financial Services Sector. And if a financial service actor violates or does not comply with the regulations made by OJK, he will receive sanctions as stated in the regulation Number: 1/POJK.07/2013, if a financial service actor violates the provisions in OJK regulations, he will be subject to administrative sanctions, namely written regulations, Fines or paying a certain amount of money, Limitation of business activities, Freezing of business activities, as well as revocation of licenses for business activities. Keywords: Role, OJK, Protection, Consumers, Sharia Maqasid.
Analisis Kerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bandung II Nurmansyah, Andry; Taufik, Yuyun; Ayuningtyas, Fadhila; Linda Daniati Melinda
ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) Vol. 9 No. 1 (2023): ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal)-Juni 2023
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/atrabis.v9i1.1439

Abstract

Work motivation is a driving force in a person to behave and work diligently in accordance with the duties and obligations that have been given to him. Employee work motivation is needed in a company or government agency. If employees in a company or government agency do not have enough work motivation, it will affect the productivity and performance of employees in doing a job. So employee motivation is very important to be investigated further. This research study aims to find out the observations of employee motivation at Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bandung II, find out the constraints on solutions and alternatives in solving problems based on motivational theories so that work motivation can be given more attention and can improve the quality of work for its employees. . The data collection method used is the quantitative method with direct observation in the field so that the writer can explain the results of the research using numbers in the data collection process to the interpretation of the research. After analyzing and discussing the problem, the writer concludes that the review of employee motivation at Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bandung II has been carried out quite well. Motivasi kerja merupakan pendorong dalam diri seseorang untuk berperilaku dan bekerja dengan giat sesuai dengan tugas dan kewajiban yang telah diberikan kepadanya. Motivasi kerja pegawai sangat dibutuhkan dalam sebuah perusahaan maupun instansi pemerintahan. Apabila para pegawai dalam sebuah perusahaan maupun instansi pemerintah tidak cukup memiliki motivasi kerja, maka akan mempengaruhi produktivitas dan kinerja pegawai dalam melakukan sebuah pekerjaan. Maka motivasi kerja pegawai sangat penting untuk diteliti lebih lanjut. Studi penelitian ini bertujuan untuk mengetahui amatan motivasi kerja pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bandung II, mengetahui kendala solusi dan alternatif dalam pemecahan masalah berdasarkan teori-teori motivasi sehingga motivasi kerja dapat lebih diperhatikan lagi dan dapat memberikan peningkatan kualitas kerja bagi para pegawainya. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan observasi secara langsung pengamatan di lapangan sehingga penulis dapat menjelaskan hasil penelitian menggunakan angka dalam proses pengumpulan data hingga penafsiran dari penelitiannya. Setelah melakukan analisis dan pembahasan masalah, penulis memperoleh kesimpulan bahwa tinjauan motivasi kerja pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bandung II sudah terlaksana dengan cukup baik.
Inovasi dan Resiliensi Untuk Mengoptimalkan Transformasi Digital di Sektor Kreatif Taufik, Yuyun; Harto, Budi; Sumarni, Teti; Panji Pramuditha; Marhanah, Sri
ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal) Vol. 9 No. 2 (2023): ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal)-Desember 2023
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/atrabis.v9i2.1756

Abstract

Era digital saat ini menuntut sektor kreatif untuk beradaptasi dan berinovasi secara berkelanjutan guna mempertahankan relevansi dan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi inovasi dan resiliensi yang diterapkan oleh sektor kreatif dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan studi kasus dari berbagai organisasi kreatif yang berhasil mengimplementasikan transformasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara inovasi dalam proses kreatif dan resiliensi organisasi merupakan kunci utama dalam mengoptimalkan transformasi digital. Peneliti menemukan bahwa adaptasi terhadap teknologi baru, penerapan model bisnis yang fleksibel, dan pengembangan budaya organisasi yang mendorong pembelajaran berkelanjutan dan kolaborasi merupakan salahsatu faktor penting dalam membangun resiliensi. Lebih lanjut, penelitian ini membahas implikasi dari strategi inovasi dan resiliensi terhadap kinerja dan keberlanjutan bisnis di sektor kreatif. Temuan ini memberikan wawasan praktis bagi para pemangku kepentingan sektor kreatif untuk merumuskan dan menerapkan strategi yang efektif dalam menghadapi dinamika pasar dan teknologi. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut dalam mengembangkan kerangka kerja yang dapat mendukung sektor kreatif dalam merespons tantangan dan memanfaatkan peluang yang muncul dari transformasi digital.