Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Integrasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran Abad 21: Tinjauan Literatur tentang Penerapan Learning Management System (LMS) di Sekolah Menengah Suryanti, Tri; Utari, Retno
MANDALA WIDYA: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1: MANDALA WIDYA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Agustus 2025
Publisher : CV. Global Cendekia Inti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/mandalawidya.v1i1.12

Abstract

The integration of digital technology into 21st-century learning demands a paradigm shift in education, particularly at the secondary school level, where the use of Learning Management Systems (LMS) is becoming increasingly central. This article presents a literature review that aims to analyze the implementation of LMS in secondary education by focusing on three key aspects: effectiveness, challenges, and pedagogical integration models. The review is conducted through a systematic examination of recent international and national publications addressing LMS use within the context of 21st-century learning. Findings indicate that LMS significantly contributes to enhancing students’ digital competencies, improving the effectiveness of online learning, and fostering 21st-century skills such as collaboration, communication, critical thinking, and creativity. However, its implementation continues to face various challenges, including limited digital literacy among teachers, varying levels of student readiness, infrastructure constraints, resistance to change, and difficulties in embedding LMS into innovative pedagogical strategies. To address these barriers, the study recommends an integrative approach that incorporates the TPACK framework, the SAMR model, and adaptive digital competencies. With the support of appropriate policies, teacher training, and effective managerial strategies, LMS holds strong potential as a transformative tool for building an inclusive, sustainable, and future-oriented 21st-century education ecosystem.
Analisis Makna Majas Metonimia pada Manga Suzume No Tojimari Nurhasti, Nita; Utari, Retno
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the meaning of metonymy in the manga Suzume no Tojimari. This manga was chosen because it contains a lot of dialog that is in accordance with the metonymic style that reflects the social, cultural, and emotional background of the characters. The purpose of this study is to indetify the meaning and function of metonymic majas used by the characters in the manga.This research uses descriptive method with qualitative approach. The technique used in data collection is content analysis. The results show that the use of metonymic figures of speech in this manga does nos only function as languase decoration, but also plays an important role in building characters, conveying emotions, and reinforcing the Japanese cultural context.
Penguatan Literasi Remaja melalui Program Sosialisasi Literasi di Yayasan Cakra Budaya Nusantara, Sukoharjo Suryadmaja, Gading; Putranto, Muhammad Fajar; Utari, Retno
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS, Desember 2025
Publisher : CV. Global Cendekia Inti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jppmi.v3i1.161

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi remaja melalui program sosialisasi literasi berbasis komunitas di Yayasan Cakra Budaya Nusantara, Sukoharjo. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya kemampuan literasi baca-tulis dan literasi digital di kalangan remaja, yang ditandai dengan minimnya minat baca, keterbatasan kemampuan memahami informasi secara kritis, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital secara produktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif dengan model sosialisasi interaktif yang melibatkan peserta secara aktif melalui diskusi, praktik, dan refleksi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, sosialisasi, praktik literasi, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi baca-tulis, kesadaran literasi digital, serta minat baca peserta. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya literasi sebagai praktik sosial dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas yang partisipatif dan kontekstual efektif dalam mengembangkan kompetensi literasi remaja secara holistik. Oleh karena itu, program literasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pendampingan Pengelolaan Laboratorium Biologi di SMAN 4 Tanah Putih Rokan Hilir Ferazona, Sepita; Suryanti; Fitriani; Muna Rosiyah, Miftah; Utari, Retno; Hajar, Ibnu
Community Education Engagement Journal Vol. 5 No. 1 (2023): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v5i1.14584

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih Pengelolaan laboratorium Biologi di SMAN 4 Tanah Putih Rokan Hilir. Agar guru atau tenaga labor bisa memaksimalkan labor yang ada secara baik terutama dalam proses mengajar dan belajar. Kegiatan pendampingan pengelolaan laboratorium IPA (Biologi, Kimia dan Fisika) meliputi beberapa kegiatan terkait penataan alat labor serta inventarisasi laboratorium. Dilakukan wawancara dengan Guru Labor dan pengelola labor kegiatan pengabdian yang sudah di lakukan sangat bermafaat untuk sekolah. Hasil kegiatan ini adalah dibuatnya inventaris alat bahan praktikum, tata tertib kegiatan praktikum, dan membuat jadwal kegiatan praktikum. Disamping itu dilakukan pula penataan ruang alat seperti lemari alat, ruang praktikum, meja praktikum, dan pendampingan membersihkan alat-alat praktikum. kegiatan pengabdian mendapatkan respon positif dari pihak sekolah.