Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Faktor Exacta

Analisis Overal Equipment Effectiveness Pada Mesin Plat Rool Ironer Sebagai Acuan Penerapan Total Produktive Maintenance Pada Laundry Hotel Sari Pan Pacific Endang Suhendar
Faktor Exacta Vol 3, No 1 (2010)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.028 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v3i1.12

Abstract

Target of this Research is optimation efectifity of equipments, lessening sudden damage and improve the operator independence in conservancy of the Plate of Rool Ironer at laundry department PT HSPP. Method used by a researcher using analysis OEE. From this research result in obtaining value OEE equal to 70,55% , where this value show the value which still below/under ideal value or standard from JIPM ( Japan Industrial of Standard of Plant Maintenance) tired 85%. Even though basically laundry of HSPP have very ready for applying Total Productive Maintenance (TPM), because factor supporter for the applying of TPM have in running and with the Execution TPM therewith elements it expected by self-supporting job environment (autonomus Maintenance) can be created. Keywords: TPM, OEE, Autonomus Maintenance, PT HSPP
ANALISIS AVAILABILITY DAN RELIABILITY KOMPONEN KRITIS MESIN DENTAL CX-9000 PADA DENTAL CLINIC X Endang Suhendar; Murdianti Soleha
Faktor Exacta Vol 4, No 4 (2011)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.348 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v4i4.176

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis Availibility (ketersediaan) dan Reliability (keandalan) komponen kritis mesin dental unit CX-9000 sebagai upaya untuk menentukan biaya optimum perawatan dan melakukan perbaikan untuk meningkatkan fungsi dan kinerja mesin dalam keadaan optimum. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis ketersedian dan kandalan komponen kritis dental unit CX-9000 yang dalam hal ini merupakan bagian dari proses pembuatan keputusan. Berdasarkan hasil perhitungan waktu reparasi dan waktu operasional kedua komponen kritis, diperoleh nilai MTTR selama 1,630 jam yaitu menunjukan rata-rata waktu perbaikan yang dibutuhkan untuk komponen high speed bor dan MTTF 192,073 jam yaitu rata-rata waktu terjadinya kerusakan pada komponen high speed bor, sehingga tingkat ketersediaan komponen yaitu sekitar 99,16% dan tingkat kandalan 49,59%. Sedangkan nilai MTTR untuk komponen selang air selama 3,179 jam rata-rata waktu reparasi yang dibutuhkan komponen selang air serta nilai MTTF selama 170,449 jam rata-rata waktu terjadinya kerusakan pada komponen selang air, sehingga tingkat ketersediaan komponen yaitu sekitar 98,17% dan tingkat keandalan 44,84%. Sehingga penentuan interval waktu pemeliharaan optimum komponen high speed bor pada interval waktu (jam) tp10-294 dan total biaya optimum pada interval waktu yang ke 73 jam sebesar Rp. 8.182,86,13,-/ jam dan tp 1-448 dan pada interval waktu yang ke 75 jam dengan total biaya Rp. 8.184,86,- / jam. Sedangkan untuk komponen selang air pada interval waktu (jam) tp 1-268 total biaya optimum pada interval waktu yang ke 10 jam sebesar Rp. 8.856,545,- / jam dan tp 1-320 total biaya adalah pada interval waktu ke 12 jam sebesar Rp. 8.868.151,- / jam. Kata Kunci: Komponen kritis, Availability, Reliability, MTTR, MTTF,
PERANCANGAN SIKLUS PRODUKTIVITAS SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KINERJA DAN DAYA SAING PT X (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Packaging) Endang Suhendar
Faktor Exacta Vol 3, No 3 (2010): Faktor Exacta
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.921 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v3i3.27

Abstract

P.T. X is a plastic packaging company are always trying to maintain customer and able to compete with rival firms in order to be able to maintain Suistainabillity. One indicator that the company is able to retain customers and to be able to maintain Suistainabillity is productivity level. Productivity cycle which introduced by David J Sumanth expected able to improve the productivity P.T X. Productivity to be measured, analysed, planned and improved are the parsial productivity of labour, material productivity, productivity of energy and capital productivity. Products that are considered to give the greatest konribusi contribution in productivity are Noodle, Shampoo, Oilpack and Saucepack. Through the sequential steps in the implementation cycle obtained productivity targets to increase the productivity of labor productivity is expected to reach 49.52, to reach the productivity of materials 1.36, to achieve energy productivity of the last to 261.90 and the productivity of capital is expected to reach 113.44. With this value the company expected a company can improve its performance and competitiveness. Keywords : Productivity, Productivity Cycle, Performance, Competitivenes, Sumanth
OPTIMASI PENJADWALAN TRANSPORTASI PADA PERUSAHAAN JASA PENGANGKUTAN LIMBAH MEDIS ENDANG SUHENDAR
Faktor Exacta Vol 5, No 4 (2012)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.33 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v5i4.208

Abstract

PT. ARAH ENVIROMENTAL INDONESIA (PT.AEI), merupakan salah satu perusahaan pengelola limbah medis. Limbah medis diangkut dari setiap pelanggannya baik rumah sakit ataupun perusahaan dengan menggunakan kendaraan pick-up, namun saat ini belum ada penjadawalan khusus yang dianggap optimal.Dalam penelitian ini dengan menggunakan programa linier telah dapatkan bahwa model jalur dan penjadwalan transportasi yang palin optimal adalah model 4, model 9 dan model 14. Model tersebut memiliki jalur yang sama yaitu dimulai pada hari pertama dari tempat penampungan limbah di Cileungsi ? Puskesmas Kebon Jeruk ? Puskesmas Tambora? RS Gigi USAKTI ? Puskesmas Tambora ? Puskesmas Cengkareng ? Cileungsi, kemudian padaHari kedua dari Cileungsi ? RS Harapan Kita ? Puskesmas Palmerah ? Puskesmas Kembangan ? Puskesmas Sawah Besar ? PT. RS PELNI ? Cileungsi dan berikutnya pada hari ketiga dari Cileungsi ? PT. BMJ KDY ? Lab.Amerind Bio Clinic ? RS Royal Taruma ? Lab.Klinik Taman semanan Indah ? PT. BMJ CKRG ? Cileungsi; begitu selanjutnya dengan periodik perputaran per 3 hari dengan hasil gross Rp 14.719.000,- per 3 hari jika diasumsikan mengangkut berat rata-rata dan Rp 5.461.000,- per 3 hari jika diasumsikan menangkut berat minimal. Kata Kunci: limbah medis, optimal, program linier
PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN AKADEMIK PADA UB ENDANG SUHENDAR
Faktor Exacta Vol 7, No 4 (2014)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/faktorexacta.v7i4.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan atribut-atribut pelayanan akademik yang menjadi prioritas berdasarkan harapan mahasiswa, selain itu penuls berharap dapat memberikan masukan/usulan kepada pihak manajemen universitas dalam upaya peningkatan layanan akademik di UB. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey terhadap pelayanan akademik UB baik berupa harapan/keinginan maupun tingkat kepuasan oleh mahasiswa. Selain itu pene,iti juga menggunakan metode wawancara dan observasi untuk mendapatkan data parameter teknik yang merupakan jawaban atas keinginan dan harapan para konsumen. Selanjutnya data informasi atribut jasa pelayanan yang diperoleh dari mahasiswa diolah dan dianalisis dengan menggunakan model Quality Function Deployment (QFD) dan matrix House of Quality (HOQ). Kesimpulan dari hasil analisis dengan menggunakan model QFD terhadap atribut jasa pelayanan akademik di UB dapat diketahui 5 prioritas pengembangan dan perbaikan adalah sebagai berikut: 1) Memberikan Pelatihan dan Pengembangan softskill, dan sistem pelayanan prima kepada staff administrasi, 2) Mempersiapkan FAQ untuk staff administrasi, 3) Rapat rutin dosen dengan koordinator MK dan Kaprodi, 4) Meningkatkan pelayanan sistem informasi akademik di portal BIG, 5) Meningkatkan pengawasan dan evaluasi kesesuiaan Silabus dengan BAP. Kata Kunci: Universitas, Pelayanan Akademik, QFD, HOQ
Analisis Pemilihan Supplier Menggunakan Metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) pada PT XYZ Endang Suhendar Mochamad Miftah Farid
Faktor Exacta Vol 12, No 4 (2019)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/faktorexacta.v12i4.5025

Abstract

Pilihan pemasok adalah pertanyaan multikriteria di mana setiap kriteria yang digunakan memiliki kepentingan yang berbeda dan informasi tentang hal ini tidak dapat diterima secra tepat. Dalam hal ini pemilihan pemasok atas harga yang sudah tidak efisien lagi. Untuk mendapatkan rantai pasok yang maksimal harus sesuai dengan kriteria yang relevan dengan tujuan perusahaan. Pemasok yang belum stabil Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap pemasok. AHP merupakan metode yang digunakan untuk mengambil keputusan tentang suatu masalah kompleks. Penggunaan Fuzzy AHP adalah mengakomodir sifat samar (keputusan) yang terjadi saat mengambil keputusan.
Analisis Pengukuran Kinerja Supply Chain Management Pendistribusian Barang Pada PT Alfaria Trijaya Dengan Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) dan Analitycal Hierarchy Process (AHP) Suhendar, Endang; Nurfida, Arifia; Borman, Mohammad Riski; Nursahim, Khabib
Faktor Exacta Vol 18, No 1 (2025)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/faktorexacta.v18i1.25971

Abstract

Competition in the industrial world is a major challenge for companies in carrying out the production activities. PT Alfaria Trijaya is a company that produces frozen chicken processing. The SCM (Supply Chain Management) concept has been implemented to regulate the flow of products from suppliers to the hands of end consumers. However, the company's supply chain experienced problems due to poor delivery processes such as production planning inconsistencies, demand fluctuations and late deliveries. The company felt the need to measure the performance of the company's supply chain. The objective to be achieved in this study is to find out how effective the supply chain implementation is at PT Alfaria Trijaya. The method used is the Supply Chain Operation Reference (SCOR) which is divided into five processes, namely Plan, Source, Make, Deliver and Return, and the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The final score is 89.72. Thus, the performance calculation in the case study into the good attribute performance position has a major influence, namely on the Make and Return processes and each return with a final value of 20.90 and 22.83 for the attribute needs to be maintained. However, there are three attributes with low final values, namely the Plan, Source, and Deliver processes, it is necessary to propose a strategy to be able to increase their value.