Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Beban Kerja Bagian Produksi dengan Metode Defence Research Agency Workload Scale (DRAWS) dan Modified Cooper Harper (MCH) di PT. Sendang Biru Tuban Andhini Ayu Widyasti; Sunardi; Tranggono
JUMINTEN Vol. 2 No. 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.234

Abstract

PT. Sendang Biru adalah perusahaan manufaktur penghasil bahan campuran pupuk salah satunya adalah clay. Dengan target produksi 100 ton tiap harinya dengan jam kerja hamper 24 jam dengan sistem kerja shift dan menggunakan alat produksi yang sama mengakibatkan sering terjadinya trouble mesin sehingga proses produksi terhambar dan terjadilah kerja lembur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beban kerja yang dialami pekerja kemduian membandingkan beban kerja antar shift serta untuk mengetahui perbaikan apa yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode Defence Research Agency Workload Scale (DRAWS) dan akan dianalisis lebih lanjut menggunakan metode Modified Cooper Harper (MCH) untuk mengukur beban kerja dan mengetahui aktivitas apa saja yang berpengaruh di dalamnya. Berdasarkan metode DRAWS didapatkan perbandingan beban kerja yang berbeda-beda setiap shiftnya yaitu shift 1 60,47%, shift 2 64,61% dan shift 3 70,32% (Overload) dan berdasarkan metode MCH didapatkan hasil 6 aktivitas yang tergolong overload. Variabel Input Demand menjadi penyebab tertinggi adanya beban kerja dan tergolong dalam beban kerja fisik (shift 1), Time Pressure sebagai beban kerja mental (shift 2),dan Time Pressure sebagai beban kerja mental (shift 3) Perbaikan sistem kerja shift menjadi linta-san, penambahan personil, juga perbaikan kondisi lingkungan kerja dirasa perlu sebagai usulan per-baikan guna menghasilkan proses produksi yang lebih baik.
Analisis Hubungan Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan Outsorching pada PT. PLN UP3 Surabaya Selatan Grandhika Pratama Widiyarta Nugraha; Sunardi; Tranggono
JUMINTEN Vol. 2 No. 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i5.303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor fasilitas kerja (X1), kepemimpinan (X2), kompetensi (X3), motivasi kerja (X4) dan pengembangan karir (X5) terhadap kinerja karyawan (Y1) dengan metode Structural Equation Modelling-PLS (SEMPLS) dengan software SMARTPLS pada PT. PLN UP3 Surabaya Selatan, yang merupakan perusahaan penyedia layanan sumberdaya listrik negara untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat pada area kerja kecamatan Darmo permai, Dukuh kupang, Gedangan, Ngagel dan Rungkut. Tidak maksimalnya karyawan dalam bekerja menjadi permasalahan yang amat penting karena dapat membuat masyarakat tidak puas akan pelayanan dan membuat turunnya kepercayaan masyarakat kepada perusahaan. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil sebagai berikut yaitu faktor kepemimpinan, faktor kompetensi dan faktor Motivasi kerja memliki hubungan secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai T-statistics secara berurutan sebesar 2.037,5.886,2.366, sedangkan untuk fasilitas kerja memiliki hubungan positif namun tidak signifikan dengan nilai T-statistics sebesar 0.635 dan untuk pengembangan karir memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan dengan nilai T-statistics sebesar 0.344. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan tambahan pimpinan dalam mengevaluasi kinerja karyawan.
Analisis Risiko K3 Pada Kegiatan Reparasi Kapal dengan Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) dan Metode Job Safety Analysis (JSA) pada PT. NF Nurul Faizah; Erlina Purnamawati; Tranggono
JUMINTEN Vol. 2 No. 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i5.316

Abstract

Industri galangan kapal adalah industri yang bergerak di bidang jasa pembuatan kapal dan jasa perbaikan kapal. Kegiatan perbaikan kapal banyak mengandung risiko, salah satunya adalah aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pengendalian atau kontrol dilakukan dengan menajemen risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat risiko dalam aktivitas reparasi kapal atau perbaikan kapal, pengendalian risiko serta usulan perbaikan. penelitian ini mengidentifikasi risiko berdasarkan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) dan Metode Job Safety Analysis (JSA), selanjutnya dilakukan penilaian risiko dan kemudia metode JSA digunakan untuk membuat penentuan yang lebih rinci untuk pekerjaan berisiko tinggi. Langkah terakhir dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiaman mengelola risiko dan memeberikan usulan perbaikan. Hasil identifikasi risiko dan penilaian dengan matriks risiko dari 4 pekerjaan yang diamati pada kegiatan reparasi kapal, 1 pekerjaan berisiko sedang dan 3 pekerjaan berisiko tinggi. Dari tiga pekerjaan dengan level risiko tinggi tersebut terdapat 6 risiko ekstrim.
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Departemen Produksi dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) di PT. Romi Violeta Sidoarjo Fiki Marchel Perdana; Endang P. Widjajati; Tranggono
JUMINTEN Vol. 2 No. 6 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i6.335

Abstract

PT. Romi Violeta Sidoarjo merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri mebel. PT. Romi memiliki kualitas terbaik untuk memastikan bahwa konsumen menerima produk yang diinginkan. Produk tersebut adalah hasil utama perusahaan yang dipabrikasi oleh dukungan mesin serta tenaga ahli. Dalam perindustrian terutama pada keselamatan kerja karyawan saat melakukan proses produksi merupakan hal yang wajib diperhatikan oleh perusahaan. Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) digunakan sebagai upaya untuk pencegahan kecelakaan kerja yang dilaksanakan melalui cara mengenali potensi risiko di setiap pekerjaan yang berhubungan dengan langkah pekerjaan. Hal ini juga digunakan sebagai solusi yang diberikan untuk menghilangkan dan mengkontrol adanya bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis risiko kecelakaan kerja pada departemen produksi PT. Romi Violeta Sidoarjo dengan pengaplikasian Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahaya kecelakaan kerja PT. Romi Violeta pada tahun 2017 terdapat 6 kecelakaan kerja, tahun 2018 terdapat 16 kecelakaan kerja, tahun 2019 terdapat 14 kecelakaan kerja, tahun 2020 terdapat 9 kecelakaan kerja, dan tahun 2021 terdapat 3 kecelakaan kerja. Terdapat 12 proses yang memiliki tingkat risiko rendah, 34 proses yang memiliki tingkat risiko sedang dan 2 proses yang memiliki tingkat risiko tinggi. Sumber bahaya yang tergolong dalam kategori rendah sebesar 25%, kategori sedang sebesar 71%, sedangkan sumber bahaya yang tergolong tinggi sebesar 4%.
Analisis Korelasi Manajemen Waktu dengan Tingkat Beban Kerja Mental pada Mahasiswa Teknik Industri UPN “Veteran” Jawa Timur Siti Wahyu Nida; Moch. Tutuk Safirin; Tranggono
JUMINTEN Vol. 2 No. 6 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i6.349

Abstract

Perguruan tinggi senantiasa melakukan pembenahan berkelanjutan untuk memperbaiki kualitas mahasiswa. Pembenahan secara berkelanjutan ini mengharuskan mahasiswa beradaptasi dengan tuntutan akademik yang berubah seiring dengan perkembangan zaman. Perubahan model pembelajaran ini mempengaruhi kondisi mental mahasiswa. Ditandai dengan munculnya indikasi beban mental seperti rasa lelah, cemas bahkan stres. Dalam beberapa penelitian, terjadinya beban kerja mental diduga dipengaruhi oleh faktor kemampuan mahasiswa ketika melaksanakan manajemen waktu. Tujuan penelitian ini yakni guna mengetahui korelasi antara manajemen waktu dengan tingkat beban kerja mental pada model perkuliahan luring dan model perkuliahan daring. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 76 orang mahasiswa program studi teknik industri UPN Veteran Jawa Timur angkatan 2018 serta 2019. Teknik analisis yang dipakai yakni uji korelasi. Sesuai hasil analisis korelasi Spearsman’s didapatkan koefisien korelasi sebanyak -0,365 yang menunjukan adanya korelasi lemah antara manajemen waktu pada perkuliahan luring (XL) dan tingkat beban kerja mental (Y). Sedangkan koefisien korelasi sebanyak -0,752 memperlihatkan terdapatnya korelasi yang kuat antara manajemen waktu pada perkuliahan daring (XD) dengan tingkat beban kerja mental (Y). Nilai koefisien korelasi negatif memiliki arti bahwasanya terdapat hubungan tidak searah yang signifikan antara variabel bebas dengan variabel terikat, dimana makin menurunnya kinerja manajemen waktu (X) maka tingkat beban kerja mental (Y) akan makin meningkat begitu pula sebaliknya.
Analisis Safety Culture di CV. Jaya Tehnik dengan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) Tino Aprilyanto; Rusindiyanto; Tranggono
JUMINTEN Vol. 3 No. 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v3i1.361

Abstract

Dalam lingkungan bisnis saai ini, produktivitas tinggi diperoleh dengan mem-pertimbangkan aktivitas mengubah bahan mentah menjadi barang jadi. Tenaga kerja atau pekerja sebagai pe-nopang utama berjalannya industry sangat rentan mengalami risiko kesehatan dan bahaya kerja. Banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja pada perusahaan, salah satunya adalah ke-lalaian manusia. Ku-rang diperhatikan dan tidak dijalankannya prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan baik oleh karyawan menjadi permasalahan utama. Penelitian ini dil-akukan dengan tujuan mengidentifikasi potensi kecelakaan kerja pada proses produksi dan mem-berikan usulan perbaikan untuk meningkatkan safety culture pada perusahaan. Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) diajukan dalam penelitian ini guna menge-tahui poten-si kecelakaan kerja dengan menggunakan skala likert, kemudian menentukan risk assessment keparahan, nilai frekuensi, risking rating number (RRN), indeks risiko bahaya, priori-tas risiko. Hasil menunjukkan risiko bahaya yang diperoleh yaitu tangan pekeraj terkena sudut tajam dari plat, terkena percikan dari gerindra pemotog, tangan pekerja tersayat mata pahat, tangan pekerja tergulung mata pahat mesin frais, dan pekerja mengalami luka terkena sisi tajam. Perbaikan jalur produksi menggunakan pengukuran tata letak gudang dan penggunaan material handling ber-dasarkan standarisasi umum perusahaan Indonesia diusulkan. Penataan mesin produksi yang lebih efektif dan efesien, pengadaan cahaya penerangan dan ventilasi udara di dalam ruang produksi, penempatan kerja karyawan agar disesuaikan dengan usia, melakukan training rutin kepada seluruh karyawan mengenai pentingnya K3 dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan kerja.
Perancangan Alat Tambal Ban dengan Menggunakan Metode Design For Manufacturing and Assembly (DFMA) Premadi R Putra; Tranggono
JUMINTEN Vol. 4 No. 1 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v4i1.647

Abstract

Kendaraan bermotor adalah salah satu kebutuhan yang penting untuk masyarakat. Menurut beberapa pengendara masalah yang sering terjadi adalah ban kehabisan angin dan ban terkena paku atau lainnya. Tetapi pengendara mengeluhkan saat malam hari ketika bengkel tambal ban tutup pengendara mengalami kesulitan untuk mencari bengkel tambal ban yang masih buka.Perancangan dan pengembangan produk alat tambal ban portable ini menggunakan metode DFMA. DFMA merupakan metode gabungan dari design for manufacture (DFM) dengan design for assembly (DFA). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi biaya dan waktu produksi serta mengurangi penggunaan komponen – komponen yang tidak perlu. Hasil pengembangan produk alat tambal ban portabel inovasi ini memiliki harga yang relatif murah dibandingkan dengan produk sebelumnya, dan harga produk awal Rp. 427.000 dan produk inovasi Rp. 366.000 dengan selisih harganya yaitu Rp. 61.000. Usulan produk alat tambal ban portable ini memiliki timer untuk mengatur waktu dan bahan bakarnya menggunakan aki. Alat ini dapat dimasukkan kedalam jok sepeda motor sehingga bisa dibawa kemana saja. Pada alat tambal ban portable ini dalam sekali penambalan memerlukan waktu kurang lebih 2-3 menit untuk sekali penambalannya.
DEVELOPMENT OF AN OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY (OHS) VIOLATION EARLY WARNING SYSTEM THROUGH THE INTEGRATION OF CNN–YOLOV8–BASED SMART CAMERAS IN THE COMPANY XYZ Maula Aringga Maghfur; Tranggono; Mega Cattleya Prameswari Annissa Islami
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 3 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is a crucial aspect of industrial warehouse operations that involve high workplace risk, particularly regarding compliance with the use of Personal Protective Equipment (PPE). This study aims to develop an early warning system for OHS violations through the integration of smart cameras based on Convolutional Neural Networks (CNN) and the You Only Look Once (YOLOv8) algorithm to automatically and real-time detect PPE non- compliance in the Company XYZ. The research employed a Research and Development (R&D) method, consisting of needs analysis, system design, program coding, testing, as well as system implementation and maintenance. The detection objects include compliant and non-compliant PPE classes (hardhat, mask, and safety vest) and neutral objects, namely persons, safety cones, vehicles, and machinery. Experimental results show a significant improvement in model performance, with precision increasing from approximately 0.6 to 0.9, recall from 0.3 to 0.7, mAP@0.5 from 0.3 to 0.8, and mAP@0.5–0.95 from 0.1 to 0.5 at the 100th epoch. These results indicate that the proposed system can reliably detect PPE violations under dynamic working conditions and support the formulation of measurable internal OHS regulations and sanction mechanisms.
Co-Authors -, Dira Ernawati A Zulfia Da’iyatu Rohmah Afiady Fitsal Ubaidillah Afita D. Parastiwi Afrul Mufdi T Ahmad Baheshti Ahmad Zidane Albany Ahyaliya, Marsya Laila Akmal Suryadi Albertus A. S. Prakosa Alfian Fakhri Amriel, Egan Evanzha Yudha Andhini Ayu Widyasti Aneke Putri Nadila Araminta, Calyca D. Arya Dany Ardhiansah Bintara Putra Dicya Danendra, Raffi Dira Ernawati Dita Putri Mayangsari Donoriyanto, Dwi S. Dwi Sukma Donoriyanto Emon Leonardo N Endang P. Widjajati Endang Sholihatin Ergilia N. Cholifah Erlina Purnamawati Favian J. Prastian Febby Ficha Shekina Fiki Marchel Perdana Fitriatus Sholeha Grandhika Pratama Widiyarta Nugraha Hayati, Kinanti R. Hayati, Kinanti Resmi Hayati, Kinanti Resmi Ihdinassayyida Eliza Islami, Mega Cattleya Prameswari Anissa Jordyan A. Cahyono Jovansa N.K. Dheva Juniarto, Daniel Dwi Kinanti R. Hayati Krisnayana Pranata Laily, Nisfal M Satria Adiyatma Nugraha Maghfur, Maula A. Maula Aringga Maghfur Mega Cattleya Prameswari Annissa Islami Moch. Tutuk Safirin Mohammad Nailul Falah Nadya Novianti Ramadhani Nanang Haryono Nur Cholifah Sastya Nur Rahmawati Nurul Faizah Prasetya, Reihan Rafly Prastiwi, Afita D. Premadi R Putra Putri, Shelany Andhika Raden S.M. Setiaji Radityo Anggoro Ramadhan, Noviar Rizky Rara Mulya Novitri Rauhul Rahman Adam Riyadi, Attila Daffa Rizki Meidianto Rusindiyanto Sandrina Wielda Sasmito, Zinedine A. Simon B.S. Purba Siti Wahyu Nida Sudarman, Kezia G. Sunardi Teo Billy Chandra Yunanto Tino Aprilyanto Wiranty Tiara Wijaya Siagian Yanita Vidya Pramesthi Yekti C. Winursito Yekti Condro Winursito Yohanes Nababan Zulfamil Ulum