Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Safety Culture di CV. Jaya Tehnik dengan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) Tino Aprilyanto; Rusindiyanto; Tranggono
JUMINTEN Vol. 3 No. 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v3i1.361

Abstract

Dalam lingkungan bisnis saai ini, produktivitas tinggi diperoleh dengan mem-pertimbangkan aktivitas mengubah bahan mentah menjadi barang jadi. Tenaga kerja atau pekerja sebagai pe-nopang utama berjalannya industry sangat rentan mengalami risiko kesehatan dan bahaya kerja. Banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja pada perusahaan, salah satunya adalah ke-lalaian manusia. Ku-rang diperhatikan dan tidak dijalankannya prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan baik oleh karyawan menjadi permasalahan utama. Penelitian ini dil-akukan dengan tujuan mengidentifikasi potensi kecelakaan kerja pada proses produksi dan mem-berikan usulan perbaikan untuk meningkatkan safety culture pada perusahaan. Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) diajukan dalam penelitian ini guna menge-tahui poten-si kecelakaan kerja dengan menggunakan skala likert, kemudian menentukan risk assessment keparahan, nilai frekuensi, risking rating number (RRN), indeks risiko bahaya, priori-tas risiko. Hasil menunjukkan risiko bahaya yang diperoleh yaitu tangan pekeraj terkena sudut tajam dari plat, terkena percikan dari gerindra pemotog, tangan pekerja tersayat mata pahat, tangan pekerja tergulung mata pahat mesin frais, dan pekerja mengalami luka terkena sisi tajam. Perbaikan jalur produksi menggunakan pengukuran tata letak gudang dan penggunaan material handling ber-dasarkan standarisasi umum perusahaan Indonesia diusulkan. Penataan mesin produksi yang lebih efektif dan efesien, pengadaan cahaya penerangan dan ventilasi udara di dalam ruang produksi, penempatan kerja karyawan agar disesuaikan dengan usia, melakukan training rutin kepada seluruh karyawan mengenai pentingnya K3 dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan kerja.
Perancangan Alat Tambal Ban dengan Menggunakan Metode Design For Manufacturing and Assembly (DFMA) Premadi R Putra; Tranggono
JUMINTEN Vol. 4 No. 1 (2023): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v4i1.647

Abstract

Kendaraan bermotor adalah salah satu kebutuhan yang penting untuk masyarakat. Menurut beberapa pengendara masalah yang sering terjadi adalah ban kehabisan angin dan ban terkena paku atau lainnya. Tetapi pengendara mengeluhkan saat malam hari ketika bengkel tambal ban tutup pengendara mengalami kesulitan untuk mencari bengkel tambal ban yang masih buka.Perancangan dan pengembangan produk alat tambal ban portable ini menggunakan metode DFMA. DFMA merupakan metode gabungan dari design for manufacture (DFM) dengan design for assembly (DFA). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi biaya dan waktu produksi serta mengurangi penggunaan komponen – komponen yang tidak perlu. Hasil pengembangan produk alat tambal ban portabel inovasi ini memiliki harga yang relatif murah dibandingkan dengan produk sebelumnya, dan harga produk awal Rp. 427.000 dan produk inovasi Rp. 366.000 dengan selisih harganya yaitu Rp. 61.000. Usulan produk alat tambal ban portable ini memiliki timer untuk mengatur waktu dan bahan bakarnya menggunakan aki. Alat ini dapat dimasukkan kedalam jok sepeda motor sehingga bisa dibawa kemana saja. Pada alat tambal ban portable ini dalam sekali penambalan memerlukan waktu kurang lebih 2-3 menit untuk sekali penambalannya.