Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Logistik

PERKEMBANGAN DAN SISTEM PENGANGKUTAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI INDONESIA Tri Mulyono; Kencana Verawati
LOGISTIK Vol 14 No 2 (2021): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v14i2.23569

Abstract

Industrial development besides having a positive impact on the economy, also has a negative impact such as the waste industry. Non-hazardous and non-toxic material waste no to be handled as strictly as hazardous and toxic material waste, although the waste industry. This issues (1) How is the development of hazardous and toxic waste transportation?; and (2) How is the hazardous and toxic waste transportation system? The response to the issues are the aims of this research. The method used is a literature study and analyzed descriptively. The results of the search for hazardous and toxic waste transportation data for the 2015–19 period and analysis shows: (1) The amount of hazardous and toxic waste in Indonesia decreasing, but the waste transportation companies increase by 40.98% (3650 waste transportation service companies) from 2589 in 2018; (2) the number of permits increased by an average of 23.58%/year; (3) the number of vehicles hazardous transporting is 8,984 vehicles or 4 times from 2015; and (5) the contributing sectors for hazardous are Mining, Energy and Oil and Gas; Manufacture; Infrastructure and Services; and Agro Industry.
PERSEPSI KEBUTUHAN SNI DESAIN TEKNIS PADA PELABUHAN DI INDONESIA Puspa Wangi, Intan; Tri Mulyono; Nur Azisah
LOGISTIK Vol. 18 No. 02 (2025): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan memerlukan standarisasi desain teknis karena beberapa alasan penting yang mendukung kelancaran dan efektivitas operasional, serta peningkatan daya saing dalam skala global. Meskipun begitu, Indonesia belum memiliki SNI atau standarisasi desain teknis pelabuhan yang berlaku secara nasional. Selama ini dalam pembangunan Pelabuhan, standar yang digunakan masih mengacu pada SNI terkait konstruksi struktur beton, ketahanan terhadap gempa, dan juga standar internasional (OCDI 2009 dan BS-6349). Untuk itu diperlukan analisis kebutuhan mengenai perlunya penyusunan standarisasi desain teknis pelabuhan yang diaplikasikan secara nasional. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket (kuesioner) yang diberikan kepada stakeholder yaitu operator dan regulator bidang pelabuhan sebagai sampelnya. Analisis menggunakan skala likert, tes validitas dan tes reliabilitas untuk mengetahui hasil analisis kebutuhan standar teknis. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa evaluasi standarisasi yang berlaku saat ini hanya memenuhi 68% kepuasan stakeholder dan sebanyak 92% responden memberikan dukungan penuh adanya standar desain teknis Pembangunan Pelabuhan di Indonesia.